Breaking News
light_mode
Trending Tags

Proyek Pembongkaran Total RSUD Wangaya Dikritik: Modernisasi Jangan Hapus Jejak Sejarah Denpasar

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Rencana pembongkaran total gedung lama RSUD Wangaya Kota Denpasar memicu sorotan tajam. Langkah ini dinilai sebagai solusi ekstrem yang mengabaikan nilai historis rumah sakit tertua di Bali tersebut.

Mantan Anggota DPRD Kota Denpasar tiga periode, Ir. Anak Agung Susruta Ngurah Putra, menyuarakan keprihatinannya terhadap kebijakan yang dianggap kontradiktif dengan semangat pelestarian budaya kota.

RSUD Wangaya bukan sekadar fasilitas kesehatan biasa. Didirikan pada tahun 1921, rumah sakit ini merupakan saksi bisu pelayanan publik sejak masa kolonial. Pada awal berdirinya, rumah sakit ini hanya memiliki kapasitas 30 tempat tidur yang terbagi unik: 15 untuk warga keturunan Eropa dan Cina, serta 15 untuk penduduk pribumi (bumiputera).

“RS Wangaya memiliki nilai sejarah yang melekat pada identitas kota dan bagian dari memori kolektif masyarakat Denpasar. Pembongkaran total berarti menghilangkan bukti fisik sejarah pelayanan kesehatan di Bali,” ujar Susruta pada Rabu 4 Februari 2026 di Denpasar

Susruta menegaskan bahwa kebutuhan akan rumah sakit modern dengan standar medis dan teknologi terbaru memang penting. Namun, modernisasi tidak harus dilakukan dengan cara menghapus warisan sejarah.

Ia mencontohkan banyak kota di dunia yang lebih memilih pendekatan revitalisasi ketimbang penghancuran. Ada beberapa alternatif yang bisa diambil pemerintah:
– Konservasi Fasad: Mempertahankan bangunan inti atau bagian depan sebagai identitas.
– Museum Kesehatan: Menjadikan bangunan lama sebagai museum kecil atau pusat edukasi sejarah.
– Zonasi Baru: Membangun gedung modern di area lain dalam kompleks rumah sakit tanpa meratakan gedung bersejarah.

“Pilihan pembongkaran rata dengan tanah adalah solusi yang paling miskin nilai budaya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Susruta mengkritisi inkonsistensi pemerintah jika pembongkaran ini tetap dilakukan. Menurutnya, sangat ironis jika bangunan bersejarah publik dihancurkan dan diganti gedung modern tanpa identitas sejarah di tengah slogan “Denpasar Berwawasan Budaya”.

“Budaya itu bukan hanya soal tari, upacara, atau festival. Budaya juga mencakup arsitektur, ruang kota, dan sejarah institusi publik. Jika bangunan ini hilang, muncul kontradiksi antara slogan dan praktik kebijakan di lapangan,” tambahnya.

Dampak dari pembongkaran total ini dinilai akan memutus mata rantai edukasi bagi generasi muda. Gedung lama RSUD Wangaya sebenarnya memiliki potensi besar untuk menjadi:
– Ruang edukasi bagi siswa dan mahasiswa kedokteran/sejarah.
– Destinasi wisata sejarah di tengah Kota Denpasar.
– Ekonomi kreatif berbasis sejarah.

Dengan hilangnya gedung tersebut, Denpasar akan kehilangan ruang refleksi mengenai perjalanan panjang pelayanan kesehatan di Bali. (Sr/Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Listrik Padam, Aktivitas Lumpuh: Warga Kupang Ibarat Kehilangan “Jantung Kehidupan

    Listrik Padam, Aktivitas Lumpuh: Warga Kupang Ibarat Kehilangan “Jantung Kehidupan

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 8
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Bagi masyarakat Kota Kupang, listrik bukan sekadar penerang, tapi nadi kehidupan. Ketika aliran listrik dari PLN tiba-tiba padam sejak pukul 10.00 WITA dan tak kunjung menyala hingga lebih dari tiga jam kemudian, aktivitas warga pun seolah terhenti. Pemadaman yang terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Maulafa, membuat warga kelimpungan. Usaha kecil, aktivitas belajar, […]

  • Peringati HPN, Pokja Wartawan dan Polres Kuningan Santuni Anak Yatim

    Peringati HPN, Pokja Wartawan dan Polres Kuningan Santuni Anak Yatim

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 161
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2025, Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Polres Kuningan bersama Polres Kuningan menggelar kegiatan sosial berupa santunan dan pemberian bingkisan kepada 25 anak yatim dan piatu, Kamis (20/02/25). Acara yang berlangsung di Mapolres Kuningan, Polda Jabar, menjadi wujud kepedulian insan pers dan kepolisian terhadap masyarakat yang membutuhkan, […]

  • Ketua PGRI NTT Titip Pesan ke Wagub Johni untuk Mantan Plt Kepala SMK Negeri 2 Kota Kupang

    Ketua PGRI NTT Titip Pesan ke Wagub Johni untuk Mantan Plt Kepala SMK Negeri 2 Kota Kupang

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 883
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar rapat pengurus sekaligus buka puasa bersama. Kegiatan yang berlangsung di Umera Kofie pada Selasa, 18 Maret 2024 petang ini dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma. Selain bersilaturahmi, tujuan dari acara ini juga ingin menyampaikan hasil keputusan pengurus PGRI tingkat Kabupaten […]

  • Gubernur Wayan Koster Diundang Khusus Hadiri London Climate Action Week 2026, Bali Jadi Sorotan Dunia dalam Aksi Perubahan Iklim

    Gubernur Wayan Koster Diundang Khusus Hadiri London Climate Action Week 2026, Bali Jadi Sorotan Dunia dalam Aksi Perubahan Iklim

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 33
    • 0Komentar

    LONDON – Kepemimpinan Pemerintah Provinsi Bali dalam membangun daerah berbasis pembangunan hijau dan berkelanjutan kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional. Gubernur Bali, Wayan Koster, menerima undangan resmi untuk menghadiri London Climate Action Week 2026, salah satu forum aksi iklim terbesar dan paling bergengsi di dunia yang berlangsung di London, Inggris, pada 20–24 Juni 2026. Undangan […]

  • Dukung Asta Cita Presiden, Kanwil Kemenkum Bali Siap Sukseskan Peresmian Posbankum Nasional

    Dukung Asta Cita Presiden, Kanwil Kemenkum Bali Siap Sukseskan Peresmian Posbankum Nasional

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Dalam rangka mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan akses keadilan bagi masyarakat, Kanwil Kemenkum Bali mengikuti Rapat Persiapan Peresmian Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Desa/Kelurahan yang akan diresmikan secara nasional oleh Presiden Republik Indonesia. Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Eem Nurmanah, didampingi […]

  • Gubernur Koster Doakan Kerahayuan Jagat Bali di Karya Ngusaba Kadasa Pura Ulun Danu Batur

    Gubernur Koster Doakan Kerahayuan Jagat Bali di Karya Ngusaba Kadasa Pura Ulun Danu Batur

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    BANGLI, Matakompas.comb- Gubernur Bali, Wayan Koster memohon kerahayuan jagat Bali saat melaksanakan persembahyangan pada Karya Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur, Kabupaten Bangli pada, Kamis (Wraspati Wage, Watugunung) 2 April 2026. Persembahyangan yang dilakukan Murdaning Jagat Bali, secara langsung didampingi oleh Pengemong Pura Ulun Danu Batur, Jero Gede Batur, Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana […]

expand_less