Breaking News
light_mode
Trending Tags

Proyek Pembongkaran Total RSUD Wangaya Dikritik: Modernisasi Jangan Hapus Jejak Sejarah Denpasar

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Rencana pembongkaran total gedung lama RSUD Wangaya Kota Denpasar memicu sorotan tajam. Langkah ini dinilai sebagai solusi ekstrem yang mengabaikan nilai historis rumah sakit tertua di Bali tersebut.

Mantan Anggota DPRD Kota Denpasar tiga periode, Ir. Anak Agung Susruta Ngurah Putra, menyuarakan keprihatinannya terhadap kebijakan yang dianggap kontradiktif dengan semangat pelestarian budaya kota.

RSUD Wangaya bukan sekadar fasilitas kesehatan biasa. Didirikan pada tahun 1921, rumah sakit ini merupakan saksi bisu pelayanan publik sejak masa kolonial. Pada awal berdirinya, rumah sakit ini hanya memiliki kapasitas 30 tempat tidur yang terbagi unik: 15 untuk warga keturunan Eropa dan Cina, serta 15 untuk penduduk pribumi (bumiputera).

“RS Wangaya memiliki nilai sejarah yang melekat pada identitas kota dan bagian dari memori kolektif masyarakat Denpasar. Pembongkaran total berarti menghilangkan bukti fisik sejarah pelayanan kesehatan di Bali,” ujar Susruta pada Rabu 4 Februari 2026 di Denpasar

Susruta menegaskan bahwa kebutuhan akan rumah sakit modern dengan standar medis dan teknologi terbaru memang penting. Namun, modernisasi tidak harus dilakukan dengan cara menghapus warisan sejarah.

Ia mencontohkan banyak kota di dunia yang lebih memilih pendekatan revitalisasi ketimbang penghancuran. Ada beberapa alternatif yang bisa diambil pemerintah:
– Konservasi Fasad: Mempertahankan bangunan inti atau bagian depan sebagai identitas.
– Museum Kesehatan: Menjadikan bangunan lama sebagai museum kecil atau pusat edukasi sejarah.
– Zonasi Baru: Membangun gedung modern di area lain dalam kompleks rumah sakit tanpa meratakan gedung bersejarah.

“Pilihan pembongkaran rata dengan tanah adalah solusi yang paling miskin nilai budaya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Susruta mengkritisi inkonsistensi pemerintah jika pembongkaran ini tetap dilakukan. Menurutnya, sangat ironis jika bangunan bersejarah publik dihancurkan dan diganti gedung modern tanpa identitas sejarah di tengah slogan “Denpasar Berwawasan Budaya”.

“Budaya itu bukan hanya soal tari, upacara, atau festival. Budaya juga mencakup arsitektur, ruang kota, dan sejarah institusi publik. Jika bangunan ini hilang, muncul kontradiksi antara slogan dan praktik kebijakan di lapangan,” tambahnya.

Dampak dari pembongkaran total ini dinilai akan memutus mata rantai edukasi bagi generasi muda. Gedung lama RSUD Wangaya sebenarnya memiliki potensi besar untuk menjadi:
– Ruang edukasi bagi siswa dan mahasiswa kedokteran/sejarah.
– Destinasi wisata sejarah di tengah Kota Denpasar.
– Ekonomi kreatif berbasis sejarah.

Dengan hilangnya gedung tersebut, Denpasar akan kehilangan ruang refleksi mengenai perjalanan panjang pelayanan kesehatan di Bali. (Sr/Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tidak Memiliki izin, 5 Titik Reklame Langsung Disegel

    Tidak Memiliki izin, 5 Titik Reklame Langsung Disegel

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.331
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Lima titik reklame tak berizin di Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Cijoho, Kabupaten Kuningan, disegel Bupati , Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, bersama Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Kuningan, Kamis (27/3/2025). Penyegelan dilakukan karena reklame tersebut tidak memiliki izin dan kepatuhan pajak. Bupati Dian menegaskan bahwa ketertiban reklame tidak hanya terkait […]

  • Somvir: Jangan Saling Menyalahkan, Saatnya Benahi Tata Ruang Bali Bersama

    Somvir: Jangan Saling Menyalahkan, Saatnya Benahi Tata Ruang Bali Bersama

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Isu krusial mengenai masa depan tata ruang Pulau Dewata kembali mencuat ke ruang publik. Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mengangkat tema strategis “Siapa Pengendali Tata Ruang Bali: Pemerintah atau Investor?” dalam diskusi publik yang digelar Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali, Sabtu (11/4/2026). Diskusi yang berlangsung […]

  • Injeksi Laptop Kupang Gelar Ibadah Toleransi

    Injeksi Laptop Kupang Gelar Ibadah Toleransi

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 860
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Dalam semangat kebersamaan dan toleransi, Injeksi Laptop Kupang menggelar ibadah toleransi lintas agama. Acara bermartabat ini berlangsung pada Sabtu, 22 Maret 2025 bertempat di lantai 2 toko Injeksi Laptop Kupang. Turut hadir juga dalam acara ini, tokoh agama dari agama Islam, Katolik dan Kristen. Beli Satu Laptop, Gratis Satu Laptop Cuma di Injeksi […]

  • Sangat Mengerihkan, Terungkap Nama Gembong Mafia Minyak Sebenarnya Dibalik Kasus Korupsi Pertamina Rp. 193,7 Triliun

    Sangat Mengerihkan, Terungkap Nama Gembong Mafia Minyak Sebenarnya Dibalik Kasus Korupsi Pertamina Rp. 193,7 Triliun

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.023
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA _ Gegara Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) bersama LP3HI dan ARUKKI mendaftarkan gugatan prapradilan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), gembong mafia yang bakal kembali masuk ingin menguasai bisnis minyak dibalik gencarnya pemberantasan korupsi Pertamina oleh Kejaksaan Agung akhirnya terkuak. Dia bernama Widodo Ratanachaitong, pemilik TIS Petroleum (Asia) Pte Ltd dan Kernel Oil Pte Ltd, […]

  • Wakil Ketua DPRD Bali Terima Aspirasi Mahasiswa, Komang Nova Janji Teruskan Tuntutan ke Pemerintah Pusat

    Wakil Ketua DPRD Bali Terima Aspirasi Mahasiswa, Komang Nova Janji Teruskan Tuntutan ke Pemerintah Pusat

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 30
    • 0Komentar

    DENPASAR – Wakil Ketua III DPRD Provinsi Bali, I Komang Nova Sewi Putra, menerima langsung aspirasi yang disampaikan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Udayana (BEM Unud) bersama Aliansi Bali Bergerak dalam aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Bali, Senin (22/6/2026) sore. Dalam menerima massa aksi, Komang Nova didampingi Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali, I Made […]

  • BEM Persatuan Indonesia: Hukum Harus Berjalan Tanpa Pandang Jabatan

    BEM Persatuan Indonesia: Hukum Harus Berjalan Tanpa Pandang Jabatan

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta – Di tengah berjalannya proses penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan batu bara periode 2018–2026 dan dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang diperkirakan merugikan negara sekitar Rp5 triliun, kalangan mahasiswa menegaskan posisi tegas demi menjaga keutuhan negara hukum. Hal ini disampaikan oleh Presiden Mahasiswa Universitas Jayabaya sekaligus Koordinator Pusat BEM PERSATUAN INDONESIA Maulana […]

expand_less