Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dharma Uluwatu Diterpa Badai Dugaan: Dari Polemik Simbol Suci hingga Isu PHK Sepihak dan Intimidasi Karyawan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADUNG, Matakompas.com – Sorotan terhadap Restaurant Dharma Uluwatu kian meluas dan tidak lagi terbatas pada kontroversi penempatan simbol keagamaan. Kasus ini berkembang menjadi rangkaian dugaan persoalan serius yang menyentuh aspek ketenagakerjaan, etika manajemen, hingga transparansi pengelolaan usaha.

Perhatian publik bermula dari laporan masyarakat terkait penempatan simbol Dewa-Dewi di area toilet yang dinilai tidak pantas. Meski belakangan beredar informasi bahwa simbol tersebut telah diganti setelah kunjungan media, hingga kini belum ada klarifikasi resmi dari pihak manajemen. Ketiadaan penjelasan terbuka memunculkan kesan bahwa perubahan dilakukan tanpa pertanggungjawaban kepada publik.

Di balik polemik tersebut, muncul dugaan lain terkait struktur kendali usaha. Informasi internal sebelumnya menyebut kepemilikan berada pada WNI bernama Yuliana. Namun, sejumlah sumber mengungkap bahwa operasional harian diduga justru dikendalikan oleh seorang WNA asal Australia berinisial J.M. Perbedaan informasi ini memicu pertanyaan serius mengenai transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Situasi semakin memanas setelah mencuat dugaan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara verbal terhadap lima karyawan pada 26 Februari 2026. Karyawan berinisial RA, E, DS, VN, dan A disebut terdampak dalam proses yang dilakukan secara bertahap. PHK tersebut diduga melibatkan langsung sosok WNA berinisial J.M., meskipun secara administratif perusahaan masih menggunakan tanda tangan direktur lokal. Praktik ini dinilai tidak lazim dan berpotensi melanggar prosedur ketenagakerjaan yang seharusnya dilakukan secara formal dan tertulis.

Lebih lanjut, salah satu PHK bahkan disebut terjadi saat hari libur karyawan dan di luar area properti restoran. Kondisi ini menimbulkan dugaan adanya pengambilan keputusan yang tidak hanya sepihak, tetapi juga mengabaikan etika serta standar perlindungan tenaga kerja.

Dari enam karyawan yang terdampak, hanya satu orang yang disebut telah menerima haknya, itupun diduga setelah melakukan tuntutan secara langsung. Sementara lima lainnya hingga kini belum memperoleh pesangon maupun hak normatif lainnya. Situasi ini menimbulkan kesan bahwa pemenuhan hak pekerja tidak berjalan sebagai kewajiban perusahaan, melainkan bergantung pada keberanian individu.

Tak hanya itu, dugaan kebijakan internal yang merugikan juga turut mencuat. Salah satu eks karyawan mengungkap adanya penghapusan uang makan tanpa penjelasan yang jelas. Kebijakan tersebut disebut memicu ketidakpuasan hingga mendorong sejumlah karyawan memilih mengundurkan diri.

Sorotan semakin tajam dengan munculnya dugaan sikap intimidatif dari pihak internal, termasuk HRD berinisial F.R. Ia disebut merespons keluhan karyawan dengan nada menantang, bahkan mempersilakan untuk melapor ke instansi ketenagakerjaan dengan kesan meremehkan. Jika benar, hal ini dinilai mencerminkan lemahnya peran HRD sebagai jembatan antara manajemen dan pekerja.

Kesaksian lain yang tak kalah serius datang dari peristiwa kecelakaan kerja yang dialami salah satu karyawan. Dalam kondisi darurat tersebut, penanganan awal justru dilakukan oleh rekan kerja, termasuk dalam hal pembayaran deposit rumah sakit. Peran internal perusahaan dinilai tidak hadir secara maksimal, sehingga memunculkan dugaan lemahnya tanggung jawab terhadap keselamatan karyawan.

Selain itu, mantan karyawan berinisial RA juga mengaku mengalami dugaan intimidasi melalui media sosial pribadinya. Hal ini semakin memperpanjang daftar persoalan yang kini menyeret nama Restaurant Dharma Uluwatu ke ruang publik.

Upaya konfirmasi kepada pihak HRD berinisial F.R. telah dilakukan melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan yang diberikan. Di tengah sorotan yang terus berkembang, publik kini menanti apakah pihak manajemen akan memberikan klarifikasi terbuka atau membiarkan polemik ini terus bergulir tanpa kepastian. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Peran Kader, Ny. Putri Koster Buka Bina Posyandu Angkatan IV

    Perkuat Peran Kader, Ny. Putri Koster Buka Bina Posyandu Angkatan IV

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DENPASAR – Komitmen untuk memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat kembali ditegaskan oleh Ny. Putri Koster saat membuka kegiatan Bina Posyandu Angkatan IV Tahun 2026 yang berlangsung pada 5–7 Mei 2026 di Bapelkesmas Provinsi Bali. Dalam arahannya, Selasa (5/5), Ny. Putri Koster menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh bagi para kader dalam menjalankan fungsi Posyandu. […]

  • Terpilih lagi, Zainul Tetap Optimis Suplay Atlet NPC Sumut

    Terpilih lagi, Zainul Tetap Optimis Suplay Atlet NPC Sumut

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Medan – Zainul Kahfi Lubis kembali pimpin National Paralympic Committee (NPC) Kota Medan 2025-2030, setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) NPC Medan, Senin (20/1/2025). Zainul Kahfi Lubis kembali pimpin NPC Kota Medan 2025-2030, setelah seluruh peserta Musorkot dengan suara bulat memberikan kepercayaan memimpin induk olahraga penyandang disabilitas di Kota Medan untuk lima tahun […]

  • Penutupan Festival Ramadhan Pegadaian 2025 Tingkat Kabupaten Indramayu.

    Penutupan Festival Ramadhan Pegadaian 2025 Tingkat Kabupaten Indramayu.

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 843
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com- Festival Ramadhan Pegadaian 2025 tingkat Nasional di kabupaten Indramayu yang bertempat di alun-alun Indramayu Jum’at (14/03/25) telah resmi ditutup oleh Bupati Indramayu yang di wakili oleh Asda 2 bidang perekonomian Suwenda. Hadir pada acara tersebut Asda 2 Indramayu Suwenda, Deputi Bisnis Pegadaian area Cirebon Sunarwati, kepala Cabang Pegadain Indramayu, kepala Cabang Pegadaian Syariah, […]

  • Gubernur Koster Dukung Forum Investasi yang Bermanfaat untuk Masyarakat Tanpa Korbankan Budaya dan Lingkungan

    Gubernur Koster Dukung Forum Investasi yang Bermanfaat untuk Masyarakat Tanpa Korbankan Budaya dan Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi jajaran Nawa Cita Pariwisata Indonesia (NCPI) Provinsi Bali di Ruang Tamu Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Selasa (10/2). Audiensi tersebut membahas penguatan investasi pariwisata yang sejalan dengan visi pembangunan Bali yang berlandaskan pelestarian alam, budaya, dan kearifan lokal. NCPI Bali merupakan organisasi yang beranggotakan praktisi multidisiplin di […]

  • Fraksi PDI Perjuangan Bali Soroti PAD, Infrastruktur hingga SiLPA: APBD Harus Terasa Manfaatnya bagi Rakyat

    Fraksi PDI Perjuangan Bali Soroti PAD, Infrastruktur hingga SiLPA: APBD Harus Terasa Manfaatnya bagi Rakyat

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 31
    • 0Komentar

    DENPASAR – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali menegaskan bahwa Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2026 tidak boleh berhenti sebagai dokumen administratif semata. Perubahan APBD harus menjadi instrumen kebijakan publik yang mampu menjawab dinamika pembangunan sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Bali. Sikap tersebut disampaikan Fraksi PDI […]

  • Buntut Video Asusila Viral, Imigrasi Ngurah Rai Berhasil Amankan Dua WNA Saat Akan Tinggalkan Bali

    Buntut Video Asusila Viral, Imigrasi Ngurah Rai Berhasil Amankan Dua WNA Saat Akan Tinggalkan Bali

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Kantor Imigrasi Ngurah Rai berhasil mengamankan dua Warga Negara Asing (WNA) yang diduga terlibat dalam video asusila yang sempat viral di media sosia dan platform digital lainnya. Kedua WNA tersebut adalah MMJ (Perempuan, 23 tahun) asal Prancis dan NBS (Laki-laki, 24 tahun) asal Italia. Keduanya diamakan oleh Petugas. Pemeriksaan di Tempat Pemeriksaan […]

expand_less