Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dharma Uluwatu Diterpa Badai Dugaan: Dari Polemik Simbol Suci hingga Isu PHK Sepihak dan Intimidasi Karyawan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADUNG, Matakompas.com – Sorotan terhadap Restaurant Dharma Uluwatu kian meluas dan tidak lagi terbatas pada kontroversi penempatan simbol keagamaan. Kasus ini berkembang menjadi rangkaian dugaan persoalan serius yang menyentuh aspek ketenagakerjaan, etika manajemen, hingga transparansi pengelolaan usaha.

Perhatian publik bermula dari laporan masyarakat terkait penempatan simbol Dewa-Dewi di area toilet yang dinilai tidak pantas. Meski belakangan beredar informasi bahwa simbol tersebut telah diganti setelah kunjungan media, hingga kini belum ada klarifikasi resmi dari pihak manajemen. Ketiadaan penjelasan terbuka memunculkan kesan bahwa perubahan dilakukan tanpa pertanggungjawaban kepada publik.

Di balik polemik tersebut, muncul dugaan lain terkait struktur kendali usaha. Informasi internal sebelumnya menyebut kepemilikan berada pada WNI bernama Yuliana. Namun, sejumlah sumber mengungkap bahwa operasional harian diduga justru dikendalikan oleh seorang WNA asal Australia berinisial J.M. Perbedaan informasi ini memicu pertanyaan serius mengenai transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Situasi semakin memanas setelah mencuat dugaan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara verbal terhadap lima karyawan pada 26 Februari 2026. Karyawan berinisial RA, E, DS, VN, dan A disebut terdampak dalam proses yang dilakukan secara bertahap. PHK tersebut diduga melibatkan langsung sosok WNA berinisial J.M., meskipun secara administratif perusahaan masih menggunakan tanda tangan direktur lokal. Praktik ini dinilai tidak lazim dan berpotensi melanggar prosedur ketenagakerjaan yang seharusnya dilakukan secara formal dan tertulis.

Lebih lanjut, salah satu PHK bahkan disebut terjadi saat hari libur karyawan dan di luar area properti restoran. Kondisi ini menimbulkan dugaan adanya pengambilan keputusan yang tidak hanya sepihak, tetapi juga mengabaikan etika serta standar perlindungan tenaga kerja.

Dari enam karyawan yang terdampak, hanya satu orang yang disebut telah menerima haknya, itupun diduga setelah melakukan tuntutan secara langsung. Sementara lima lainnya hingga kini belum memperoleh pesangon maupun hak normatif lainnya. Situasi ini menimbulkan kesan bahwa pemenuhan hak pekerja tidak berjalan sebagai kewajiban perusahaan, melainkan bergantung pada keberanian individu.

Tak hanya itu, dugaan kebijakan internal yang merugikan juga turut mencuat. Salah satu eks karyawan mengungkap adanya penghapusan uang makan tanpa penjelasan yang jelas. Kebijakan tersebut disebut memicu ketidakpuasan hingga mendorong sejumlah karyawan memilih mengundurkan diri.

Sorotan semakin tajam dengan munculnya dugaan sikap intimidatif dari pihak internal, termasuk HRD berinisial F.R. Ia disebut merespons keluhan karyawan dengan nada menantang, bahkan mempersilakan untuk melapor ke instansi ketenagakerjaan dengan kesan meremehkan. Jika benar, hal ini dinilai mencerminkan lemahnya peran HRD sebagai jembatan antara manajemen dan pekerja.

Kesaksian lain yang tak kalah serius datang dari peristiwa kecelakaan kerja yang dialami salah satu karyawan. Dalam kondisi darurat tersebut, penanganan awal justru dilakukan oleh rekan kerja, termasuk dalam hal pembayaran deposit rumah sakit. Peran internal perusahaan dinilai tidak hadir secara maksimal, sehingga memunculkan dugaan lemahnya tanggung jawab terhadap keselamatan karyawan.

Selain itu, mantan karyawan berinisial RA juga mengaku mengalami dugaan intimidasi melalui media sosial pribadinya. Hal ini semakin memperpanjang daftar persoalan yang kini menyeret nama Restaurant Dharma Uluwatu ke ruang publik.

Upaya konfirmasi kepada pihak HRD berinisial F.R. telah dilakukan melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan yang diberikan. Di tengah sorotan yang terus berkembang, publik kini menanti apakah pihak manajemen akan memberikan klarifikasi terbuka atau membiarkan polemik ini terus bergulir tanpa kepastian. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kembali Pimpin PBVSI Sumut, Wiko Siapkan Program-program Peremajaan

    Kembali Pimpin PBVSI Sumut, Wiko Siapkan Program-program Peremajaan

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 445
    • 0Komentar

    MEDAN – Wiko Lovino Siregar kembali ditetapkan sebagai Ketua Umum (Ketum) Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sumatra Utara periode 2025-2029. Wiko terpilih secara aklamasi sebagai Ketum pada Musyawarah Provinsi (Musprov) PBVSI Sumut yang berlangsung di Aula Dispora Sumut, Jumat (7/2/2025) sore. Kegiatan Musprov itu dihadiri, Sekjen PBVSI Pusat Heyzer Harsono, Pembia […]

  • Kapolresta Cirebon Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional

    Kapolresta Cirebon Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 728
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Papolresta Cirebon KOMBES POL SUMARNI, S.I.K., S.H., M.H, memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional Polri Polresta Cirebon, Senin (17/3/2024). Kegiatan tersebut bertempat di lapangan Apel Mapolresta Cirebon. Upacara Hari Kesadaran Nasional merupakan kegiatan rutin yang diperingati setiap bulannya pada tanggal 17, dan sekaligus sebagai momen untuk mengingat jasa para pahlawan yang telah mendahului […]

  • Bersama Anak-Anak Panti Asuhan Omah Katresnan, Personel Yonarmed 11 Kostrad Berpartisipasi dalam Giat Taddapur Alam

    Bersama Anak-Anak Panti Asuhan Omah Katresnan, Personel Yonarmed 11 Kostrad Berpartisipasi dalam Giat Taddapur Alam

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 197
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Anggota Yonarmed 11/GG/2/2 Kostrad turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial “Taddabur Alam” bersama anak-anak Panti Asuhan Omah Katresnan, yang diselenggarakan bekerja sama dengan Komunitas Indahnya Berbagi Magelang (IBM).Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara masyarakat, komunitas, dan instansi militer, sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak panti asuhan. Minggu,(12/1/2025). Acara yang berlangsung di obyek wisata […]

  • Hari Kebebasan Pers Sedunia: Fenomena ‘Si Paling Wartawan’

    Hari Kebebasan Pers Sedunia: Fenomena ‘Si Paling Wartawan’

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Hari Kebebasan Pers Sedunia yang diperingati setiap 3 Mei semestinya menjadi momentum refleksi bersama. Namun, di tengah peringatan itu, muncul ironi yang kian sulit diabaikan, yakni fenomena “si paling wartawan”, mereka yang merasa paling paham, paling benar, dan paling layak menyandang identitas jurnalis, tanpa benar-benar memahami esensi profesi ini. Hari ini, mengaku sebagai wartawan terasa […]

  • Polsek Babakan Polresta Cirebon Amankan 2 Pelaku Hendak Tawuran Konten melalui Medsos

    Polsek Babakan Polresta Cirebon Amankan 2 Pelaku Hendak Tawuran Konten melalui Medsos

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos com – Polsek Babakan Polresta Cirebon mengamankan dua orang diduga pelaku yang hendak melakukan aksi tawuran konten melalui medsos di Jalan Gili Asmat belakang Pabrik Gula Babakan Desa Kudukeras Kec. Babakan Kab. Cirebon pada Rabu (15/1/2025) sekitar jam 02.20 WIB. Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kapolsek Babakan, AKP Sugiharto, […]

  • Soroti Devisa Pariwisata, LSM ARUN Bali Ungkap Dugaan Kebocoran Pajak hingga Triliunan Rupiah

    Soroti Devisa Pariwisata, LSM ARUN Bali Ungkap Dugaan Kebocoran Pajak hingga Triliunan Rupiah

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17
    • 0Komentar

    DENPASAR — Isu kebocoran potensi pendapatan daerah kembali mencuat. Sekretaris LSM ARUN Bali, Anak Agung Gede Agung Aryawan, menyoroti belum optimalnya kontribusi sektor devisa pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Bali. Dalam pernyataannya pada Jumat, 1 Mei 2026 di Denpasar, ia menegaskan bahwa jika pemerintah daerah serius mengelola devisa, maka pengawasan terhadap peredaran uang […]

expand_less