Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sekjen KPI I Dewa Nyoman Budiasa Tegaskan ABK Asing di Kapal Gamsunoro Sesuai Aturan Internasional

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Viralitas kapal Gamsunoro milik Pertamina memicu beragam persepsi di tengah publik, terutama terkait penggunaan awak kapal (ABK) asing. Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI), I Dewa Nyoman Budiasa, menegaskan bahwa praktik tersebut merupakan hal yang lazim dalam industri pelayaran internasional.

Budiasa menjelaskan, kapal Gamsunoro yang dikelola Pertamina International Shipping (PIS) sejak awal telah diregistrasi dengan bendera Panama. Dalam praktik global, hal ini dikenal sebagai flag of convenience (FOC) atau bendera kemudahan, di mana hukum yang berlaku di atas kapal mengikuti negara tempat kapal tersebut terdaftar.

“Dalam industri pelayaran, aturan yang berlaku mengikuti bendera kapal. Karena itu, penggunaan awak kapal dari berbagai negara adalah hal yang biasa,” ujarnya di Denpasar, Rabu (22/4/2026).

Ia menambahkan, penentuan awak kapal juga sangat dipengaruhi oleh skema penyewaan kapal (charter). Dalam praktik pelayaran internasional, terdapat dua skema utama, yakni bareboat charter dan time charter.

Pada skema bareboat charter, penyewa kapal memiliki kendali penuh atas operasional, termasuk penentuan awak kapal. Sementara pada time charter, kapal disewa lengkap dengan awaknya sehingga pemilik kapal masih memiliki peran dalam operasional.

“Gamsunoro saat ini menggunakan skema bareboat charter. Artinya, seluruh operasional, termasuk penentuan ABK, sepenuhnya menjadi kewenangan penyewa,” jelasnya.

Tidak Melanggar Regulasi Nasional

Budiasa memastikan bahwa penggunaan ABK asing pada kapal berbendera asing tidak melanggar aturan di Indonesia. Ia menegaskan, kebijakan asas cabotage hanya berlaku bagi kapal berbendera Indonesia, sebagaimana diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2005.

“Ini tidak melanggar aturan. Yang perlu dipahami adalah perbedaan antara kapal berbendera nasional dan kapal berbendera asing,” tegasnya.

PIS Dinilai Jadi Contoh Perlindungan Pelaut

Lebih lanjut, Budiasa menilai Pertamina International Shipping sebagai salah satu perusahaan yang telah menerapkan standar perlindungan pelaut yang baik. Hal ini tercermin dari penerapan Perjanjian Kerja Bersama (Collective Bargaining Agreement/CBA) bersama KPI di seluruh armadanya.

“PIS bisa menjadi benchmark dalam perlindungan hak pelaut, baik di kapal berbendera Indonesia maupun asing,” ujarnya.

Peluang Pelaut Indonesia Tetap Terbuka

Menanggapi kekhawatiran soal berkurangnya peluang kerja bagi pelaut Indonesia, Budiasa menegaskan bahwa peluang di pasar global masih sangat besar. Indonesia bahkan secara konsisten masuk dalam lima besar negara pemasok pelaut dunia.

“Banyak pelaut Indonesia bekerja di kapal asing, termasuk di Korea Selatan dan Belanda. Ini praktik yang sama,” katanya.

Ia mengingatkan, jika aturan dibuat terlalu ketat tanpa memahami dinamika industri global, justru dapat merugikan pelaut Indonesia sendiri.

Dua Kapal Tertahan di Selat Hormuz

Dalam kesempatan tersebut, Budiasa juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat dua kapal terkait Pertamina yang tertahan akibat konflik di kawasan Selat Hormuz, yakni Gamsunoro dan Pertamina Pride.

Gamsunoro diketahui diawaki kru asal India, sementara Pertamina Pride menggunakan awak multinasional, termasuk empat pelaut Indonesia dari total 22 ABK.

“Proses pelepasan kapal sepenuhnya bergantung pada dinamika geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Tidak ada yang bisa memastikan kapan selesai,” jelasnya.

Dorongan Tingkatkan Literasi Maritim

Budiasa menilai polemik yang berkembang saat ini tidak lepas dari kurangnya pemahaman terhadap industri pelayaran, khususnya terkait peran charterer dan sistem hukum kapal berbendera asing.

Ia menekankan bahwa dalam skema bareboat charter, penyewa kapal memiliki otoritas penuh, termasuk menentukan komposisi awak kapal sesuai kebutuhan bisnis global.

Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa hukum di atas kapal mengikuti negara bendera (flag state), bukan lokasi operasionalnya.

“Kita sering keliru membedakan kapal berbendera Indonesia dengan kapal berbendera asing yang beroperasi di perairan Indonesia,” ujarnya.

Untuk itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan—mulai dari pemerintah, DPR, hingga pelaku industri—untuk meningkatkan literasi maritim agar tidak terjadi kesalahpahaman yang berpotensi merugikan.

“Pahami charterer, pahami industri pelayaran, baru ambil sikap,” tegasnya.

Budiasa menegaskan, klarifikasi ini tidak hanya untuk meluruskan isu viral, tetapi juga sebagai dorongan agar pemahaman teknis terhadap industri pelayaran di Indonesia semakin kuat.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Keringat Lahir Juara, Dari Karakter Lahir Pemimpin: Resep Dispora Cetak Generasi Emas

    Dari Keringat Lahir Juara, Dari Karakter Lahir Pemimpin: Resep Dispora Cetak Generasi Emas

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 103
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com – Olahraga ternyata bukan hanya sekadar aktivitas fisik yang menghasilkan keringat, melainkan sebuah wahana pendidikan karakter yang esensial bagi pembentukan generasi muda. Kadispora Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, meyakini bahwa setiap tetes keringat yang jatuh di lapangan adalah investasi berharga bagi masa depan pemuda Bengkulu. “Disiplin, kerja keras, sportivitas, dan ketahanan mental adalah nilai-nilai […]

  • DPRD Bali Soroti Alih Fungsi 82 Hektare Mangrove, Gung Cok: Ini Ancaman Serius bagi Pulau Bali

    DPRD Bali Soroti Alih Fungsi 82 Hektare Mangrove, Gung Cok: Ini Ancaman Serius bagi Pulau Bali

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Ketua Fraksi Golkar DPRD Provinsi Bali, Anak Agung Bagus Tri Candra Arka alias Gung Cok, mengaku heran dan tidak habis pikir atas pengambilalihan lahan seluas 82 hektare oleh PT BTID. Pasalnya, kawasan tersebut diketahui masuk dalam wilayah konservasi dan kawasan lindung mangrove yang memiliki fungsi vital bagi ekosistem Bali. Menurut Gung Cok, […]

  • Hari Obesitas Sedunia, Dispora Bengkulu: Olahraga dan Pola Makan Sehat Kunci Lawan Obesitas

    Hari Obesitas Sedunia, Dispora Bengkulu: Olahraga dan Pola Makan Sehat Kunci Lawan Obesitas

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 744
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Memperingati Hari Obesitas Sedunia yang jatuh pada 4 Maret 2025 , Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu mengajak masyarakat untuk melawan obesitas dengan rutin berolahraga dan menerapkan pola makan sehat . Kepala Dispora Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, S.Sos. , menekankan bahwa obesitas merupakan masalah kesehatan global yang perlu mendapat perhatian […]

  • Dispora Serukan: Pemuda Bengkulu, Garda Terdepan dalam Menjaga Persatuan

    Dispora Serukan: Pemuda Bengkulu, Garda Terdepan dalam Menjaga Persatuan

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 78
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com –Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, S.E., M.M., mengajak seluruh pemuda Bengkulu untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Kadispora menekankan pentingnya peran pemuda dalam membangun kerukunan, menghargai perbedaan, dan memupuk semangat gotong royong. “Indonesia adalah bangsa yang majemuk. Keberagaman ini adalah kekayaan yang harus kita […]

  • Tepat di Anniversary ke-24, SPENDA CUP ke-17 Digelar, WABUP : Diharapkan Siswa Untuk Mencintai Olahraga dan Seni

    Tepat di Anniversary ke-24, SPENDA CUP ke-17 Digelar, WABUP : Diharapkan Siswa Untuk Mencintai Olahraga dan Seni

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 329
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – SMP Negeri 2 Cibingbin menggelar acara SPENDA CUP KE-XVII sekaligus Anniversary ke-24 SMPN 2 Cibingbin. Acara tersebut merupakan turnamen olahraga yang mengusung tema “Kembangkanlah Olahraga dan Lestarikan Budaya”, Kamis (24/04/2025) Dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, S.H., Mkn yang memberikan dukungan penuh sebagai bentuk apresiasi terhadap pengembangan […]

  • Dr. Somvir Desak Pemprov Bali Tuntaskan Aset Mangkrak Pusat Kebudayaan India di Renon, Terbengkalai Lebih dari Dua Dekade

    Dr. Somvir Desak Pemprov Bali Tuntaskan Aset Mangkrak Pusat Kebudayaan India di Renon, Terbengkalai Lebih dari Dua Dekade

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR – Polemik aset milik Pemerintah Provinsi Bali yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan India Cultural Centre Bali (ICCB) atau Pusat Kebudayaan India di kawasan Jalan Tantular, Renon, kembali mencuat ke permukaan. Setelah lebih dari dua dekade sejak pertama kali direncanakan pada tahun 2004, proyek yang digadang-gadang menjadi simbol hubungan budaya Bali dan India itu hingga […]

expand_less