Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » RDP Pansus TRAP DPRD Bali: BPN Tegaskan Lahan BTID di Jembrana–Karangasem Tak Bersertifikat

RDP Pansus TRAP DPRD Bali: BPN Tegaskan Lahan BTID di Jembrana–Karangasem Tak Bersertifikat

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Sengketa lahan yang melibatkan PT Bali Turtle Island Development (BTID) kembali memanas. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus (Pansus) TRAP DPRD Provinsi Bali, Senin (4/5/2026), terungkap fakta yang mengundang tanda tanya besar: lahan hasil tukar guling (ruislag) yang diklaim perusahaan tersebut diduga tidak memiliki sertifikat resmi di dua kabupaten berbeda.

Temuan ini mencuat setelah Pansus TRAP melakukan penelusuran lapangan di Kabupaten Jembrana dan Karangasem. Lahan yang disebut-sebut sebagai bagian dari kompensasi proyek pengembangan kawasan Serangan itu justru terindikasi “bodong” atau tidak memiliki dasar legalitas yang jelas.

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Dr (c) I Made Supartha S.H., M.H secara langsung mencecar pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) dari kedua wilayah tersebut. Hasilnya seragam dan tegas.

“Tidak ada, Pak,” ujar Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Jembrana, I Gede Wita Arsana, di hadapan forum RDP.

Pernyataan itu diperkuat oleh perwakilan Kantor Pertanahan Karangasem yang menyebut tidak ditemukan catatan maupun fisik sertifikat atas nama BTID terkait lahan tukar guling di wilayah mereka.

Seperti diketahui, skema tukar guling tersebut berkaitan dengan pengembangan kawasan pariwisata di Serangan. Dalam kesepakatan, BTID memperoleh lahan strategis dengan kewajiban menyediakan lahan pengganti di wilayah lain, termasuk di Jembrana dan Karangasem.

Di Jembrana, lahan yang dikaitkan dengan rencana pembangunan pelabuhan internasional marina disebut mencapai sekitar 82 hektare, dengan sebagian di antaranya diklaim berasal dari tukar guling seluas 44,4 hektare. Sementara di Karangasem, luas lahan yang disebut mencapai 42 hektare.

Namun, fakta di lapangan justru menunjukkan ketidakjelasan status hukum atas lahan-lahan tersebut. Kondisi ini memicu kekhawatiran adanya potensi pelanggaran administrasi pertanahan hingga kerugian daerah.

DPRD Bali melalui Pansus TRAP menilai persoalan ini tidak bisa dianggap sepele. Selain menyangkut tata kelola aset daerah, kasus ini juga berpotensi memengaruhi kepercayaan investor terhadap kepastian hukum di Bali.

“Kami tidak akan tinggal diam. Ini harus ditelusuri sampai tuntas,” tegas Supartha.

Ia menambahkan, pihaknya menduga terdapat celah prosedur atau kelalaian dalam proses inventarisasi aset yang menjadi bagian dari kesepakatan tukar guling tersebut.

Untuk memperdalam penyelidikan, Pansus TRAP telah menjadwalkan RDP lanjutan pada pekan depan. Sejumlah pihak akan kembali dipanggil, termasuk manajemen BTID, guna memberikan klarifikasi menyeluruh.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik, di tengah meningkatnya tuntutan transparansi dalam pengelolaan ruang dan aset daerah. Kejelasan status lahan dinilai krusial, tidak hanya bagi pemerintah daerah, tetapi juga bagi keberlanjutan investasi dan perlindungan kepentingan masyarakat Bali.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejati Bali Bidik Ruilslag BTID, Dugaan Tukar Guling Kawasan Hutan Masuk Penyidikan Umum

    Kejati Bali Bidik Ruilslag BTID, Dugaan Tukar Guling Kawasan Hutan Masuk Penyidikan Umum

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 4
    • 0Komentar

    KARANGASEM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali menegaskan pengusutan dugaan tukar guling (ruilslag) lahan yang dikaitkan dengan proyek PT Bali Turtle Island Development (BTID) kini telah masuk dalam penyidikan umum yang sedang berjalan sejak awal 2025. Pernyataan itu disampaikan langsung Kepala Seksi Pengendalian Operasi Tindak Pidana Khusus Kejati Bali, Anak Agung Ngurah Jayalantara, saat memimpin pengecekan […]

  • Pansus TRAP Perketat Pengawasan Jatiluwih Siapkan Solusi Tanpa Merusak Sawah

    Pansus TRAP Perketat Pengawasan Jatiluwih Siapkan Solusi Tanpa Merusak Sawah

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Pansus TRAP (Tata Ruang, Aset dan Perizinan) DPRD Bali mengambil langkah tegas untuk menjaga Jatiluwih tetap terjaga. Agar tidak nantinya malah status WBD (Warisan Budaya Dunia) oleh UNESCO dicabut. Aksi – aksi yang muncul di masyarakat tetap akan diawasi, dan tidak membuat Pansus surut untuk mempertahankan status WBD untuk Jatiluwih. Ketua Pansus […]

  • Optimalkan Layanan Pemuda, Dispora Bengkulu Ajak Kolaborasi Lintas Sektor

    Optimalkan Layanan Pemuda, Dispora Bengkulu Ajak Kolaborasi Lintas Sektor

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 920
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com – Untuk memperkuat pelayanan bagi generasi muda, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu berupaya membangun kerjasama yang solid dengan berbagai pihak. Langkah ini diambil untuk menciptakan program kepemudaan yang lebih relevan dan berdampak luas. Ika Joni Ikhwan, Kepala Dispora Bengkulu, menekankan bahwa pengembangan pemuda memerlukan keterlibatan banyak pihak, termasuk pemerintah daerah, pelaku usaha, […]

  • Lanang Umbara Respons Teguran Presiden Prabowo: Sampah Pantai Bali Didominasi Kiriman Luar Pulau

    Lanang Umbara Respons Teguran Presiden Prabowo: Sampah Pantai Bali Didominasi Kiriman Luar Pulau

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com | Presiden Prabowo Subianto menyoroti serius persoalan sampah yang mencemari pantai-pantai di Bali, khususnya di wilayah Kabupaten Badung. Sorotan itu disampaikan Presiden Prabowo, saat memimpin Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, Senin, 2 Pebruari 2026. Dalam pemaparannya, Presiden Prabowo menampilkan tayangan slide berisi kondisi tumpukan sampah di sejumlah […]

  • Ciptakan Lingkungan Layak Anak, Seniasih Giri Prasta: Orang Tua Garda Terdepan

    Ciptakan Lingkungan Layak Anak, Seniasih Giri Prasta: Orang Tua Garda Terdepan

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com- Ketua Forum PUSPA Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, menegaskan bahwa peran orang tua menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang layak bagi anak. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam sosialisasi Kabupaten Layak Anak (KLA) di Badung, Jumat (27/3). Dalam paparannya, ia menekankan bahwa anak merupakan aset masa depan yang wajib mendapatkan […]

  • Pelatihan Pelatih Level Nasional 2025 menjawab kebutuhan

    Pelatihan Pelatih Level Nasional 2025 menjawab kebutuhan

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 941
    • 0Komentar

    Medan – Kursus pelatih level nasional tahun 2025 untuk menjawab kebutuhan dari masyarakat di daerah itu khususnya yang menggeluti olahraga futsal. Plt Asprov PSSI Sumut Arya Sinulingga diwakili Hadi Khai mengatakan kursus tersebut juga tersebut untuk meningkatkan kapasitas pelatih sehingga ke depan dapat menciptakan permainan yang berkualitas. “Karena tujuan kursus itu ialah kami ingin mendapatkan […]

expand_less