Breaking News
light_mode
Trending Tags

RDP Pansus TRAP DPRD Bali: BPN Tegaskan Lahan BTID di Jembrana–Karangasem Tak Bersertifikat

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Sengketa lahan yang melibatkan PT Bali Turtle Island Development (BTID) kembali memanas. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus (Pansus) TRAP DPRD Provinsi Bali, Senin (4/5/2026), terungkap fakta yang mengundang tanda tanya besar: lahan hasil tukar guling (ruislag) yang diklaim perusahaan tersebut diduga tidak memiliki sertifikat resmi di dua kabupaten berbeda.

Temuan ini mencuat setelah Pansus TRAP melakukan penelusuran lapangan di Kabupaten Jembrana dan Karangasem. Lahan yang disebut-sebut sebagai bagian dari kompensasi proyek pengembangan kawasan Serangan itu justru terindikasi “bodong” atau tidak memiliki dasar legalitas yang jelas.

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Dr (c) I Made Supartha S.H., M.H secara langsung mencecar pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) dari kedua wilayah tersebut. Hasilnya seragam dan tegas.

“Tidak ada, Pak,” ujar Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Jembrana, I Gede Wita Arsana, di hadapan forum RDP.

Pernyataan itu diperkuat oleh perwakilan Kantor Pertanahan Karangasem yang menyebut tidak ditemukan catatan maupun fisik sertifikat atas nama BTID terkait lahan tukar guling di wilayah mereka.

Seperti diketahui, skema tukar guling tersebut berkaitan dengan pengembangan kawasan pariwisata di Serangan. Dalam kesepakatan, BTID memperoleh lahan strategis dengan kewajiban menyediakan lahan pengganti di wilayah lain, termasuk di Jembrana dan Karangasem.

Di Jembrana, lahan yang dikaitkan dengan rencana pembangunan pelabuhan internasional marina disebut mencapai sekitar 82 hektare, dengan sebagian di antaranya diklaim berasal dari tukar guling seluas 44,4 hektare. Sementara di Karangasem, luas lahan yang disebut mencapai 42 hektare.

Namun, fakta di lapangan justru menunjukkan ketidakjelasan status hukum atas lahan-lahan tersebut. Kondisi ini memicu kekhawatiran adanya potensi pelanggaran administrasi pertanahan hingga kerugian daerah.

DPRD Bali melalui Pansus TRAP menilai persoalan ini tidak bisa dianggap sepele. Selain menyangkut tata kelola aset daerah, kasus ini juga berpotensi memengaruhi kepercayaan investor terhadap kepastian hukum di Bali.

“Kami tidak akan tinggal diam. Ini harus ditelusuri sampai tuntas,” tegas Supartha.

Ia menambahkan, pihaknya menduga terdapat celah prosedur atau kelalaian dalam proses inventarisasi aset yang menjadi bagian dari kesepakatan tukar guling tersebut.

Untuk memperdalam penyelidikan, Pansus TRAP telah menjadwalkan RDP lanjutan pada pekan depan. Sejumlah pihak akan kembali dipanggil, termasuk manajemen BTID, guna memberikan klarifikasi menyeluruh.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik, di tengah meningkatnya tuntutan transparansi dalam pengelolaan ruang dan aset daerah. Kejelasan status lahan dinilai krusial, tidak hanya bagi pemerintah daerah, tetapi juga bagi keberlanjutan investasi dan perlindungan kepentingan masyarakat Bali.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dharma Bakti di Perbatasan, Satgas Yonarmed 11 Kostrad Bantu Warga Bangun Rumah

    Dharma Bakti di Perbatasan, Satgas Yonarmed 11 Kostrad Bantu Warga Bangun Rumah

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 257
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM  – Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 11 Kostrad Pos Sei Kaca menunjukkan kepedulian dan kedekatannya dengan masyarakat melalui kegiatan karya bhakti pembangunan rumah warga di Kampung Pukat, Desa Sei Bolong, Kecamatan Nunukan Barat, Kabupaten Nunukan. Karya bhakti tersebut dilaksanakan bersama warga sekitar dengan penuh semangat kebersamaan. Sasaran kegiatan kali ini adalah pembangunan rumah milik Bapak […]

  • Universitas Pertama di Kuningan “UNIKU” Resmi Miliki Lembaga Sertifikat Profesi (LSP)

    Universitas Pertama di Kuningan “UNIKU” Resmi Miliki Lembaga Sertifikat Profesi (LSP)

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Universitas Kuningan (Uniku) secara resmi miliki Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Proses resminya lembaga sertifikasi kampus pertama di Kabupaten Kuningan itu, ditandai dengan hadirnya perwakilan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) pusat Arifatun Nurjannah di kampus tersebut. Kehadiran perwakilan BNSP ke kampus kebanggaan masyarakat Kabupaten Kuningan itu, untuk melakukan Witness atau Penyaksian Uji […]

  • Dengarkan Vonis : Ribuan Masa GPK Tepi Barat Kepung Pengadilan Mungkid

    Dengarkan Vonis : Ribuan Masa GPK Tepi Barat Kepung Pengadilan Mungkid

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 773
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Panglima GPK Pimpin Ribuan Massa GPK Aliansi Tepi Barat Kepung Pengadilan Mungkid untuk mengawal sidang putusan kasus kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh KH. Ahmad Labib Asrori, pengasuh Pondok Pesantren Irsyadul Mubtadi’ien di Tempuran. Senen (3/2/2025). Terdakwa dituduh melakukan kekerasan seksual terhadap empat santriwatinya, sebuah kasus yang telah mengguncang masyarakat Magelang sejak pertengahan […]

  • Pansus TRAP DPRD Bali Sepakat Tutup BTID, Status Lahan Tukar Guling Dinilai ‘Abu-Abu

    Pansus TRAP DPRD Bali Sepakat Tutup BTID, Status Lahan Tukar Guling Dinilai ‘Abu-Abu

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    KARANGASEM, Matakompas.com  — Polemik tukar guling lahan mangrove di Bali kembali memanas. Setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT BTID pada 2 Februari 2026, Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali kembali turun langsung ke lapangan, Rabu (15/4/2026), di kawasan Desa Baturinggit, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem. Peninjauan yang dimulai pukul […]

  • Polres Rokan Hulu Intensif Rawat Jagung Hibrida di Musim Kemarau, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    Polres Rokan Hulu Intensif Rawat Jagung Hibrida di Musim Kemarau, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 21
    • 0Komentar

    ROKAN HULU,MATAKOMPAS.COM — Polres Rokan Hulu terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan produktif. Salah satu langkah nyata yang dilakukan yakni perawatan intensif tanaman jagung pipil hibrida dengan kegiatan penyiraman di lahan belakang Mapolres Rokan Hulu pada Minggu (7/6/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin Kabag […]

  • Pansus TRAP DPRD Bali Serahkan Rekomendasi Strategis, Soroti Legalitas Lahan hingga Aktivitas PT BTID di Kawasan Serangan

    Pansus TRAP DPRD Bali Serahkan Rekomendasi Strategis, Soroti Legalitas Lahan hingga Aktivitas PT BTID di Kawasan Serangan

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17
    • 0Komentar

    DENPASAR – Pansus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali menegaskan komitmennya mengawal kepastian hukum, perlindungan lingkungan, dan hak-hak masyarakat dengan menyerahkan rekomendasi hasil pengawasan terhadap pengembangan kawasan yang dikelola PT Bali Turtle Island Development (BTID). Rekomendasi yang disampaikan dalam Rapat Pimpinan DPRD Bali, Selasa (2/6/2026), berisi sejumlah catatan kritis yang meminta pemerintah […]

expand_less