SOUL Reflection Sentuh Hati Guru dan Warga Bogor dalam Aksi “Buka Lembaran Baru”
- account_circle admin
- calendar_month Senin, 11 Mei 2026
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BOGOR, Matakompas.com – Di tengah ritme hidup yang semakin cepat dan penuh tekanan, ruang untuk berhenti sejenak dan mendengarkan diri sendiri terasa semakin langka. Namun suasana berbeda hadir di RA Al Ittihad, Kecamatan Bogor Utara, Sabtu (2/5), ketika Yayasan Cahaya Cinta Kasih (YCCK) bersama SOUL Action menggelar kegiatan refleksi bertajuk “Buka Lembaran Baru”.
Kegiatan yang berlangsung hangat sejak pagi itu bukan sekadar agenda komunitas biasa. Lewat pendekatan sederhana menggunakan buku SOUL Reflection karya Bunda Arsaningsih, peserta diajak membuka halaman secara acak untuk menemukan pesan-pesan reflektif yang diyakini mampu menjawab kegelisahan batin maupun persoalan hidup yang tengah dihadapi.
Dalam suasana yang akrab dan penuh ketenangan, para peserta tampak larut dalam proses perenungan diri. Banyak di antara mereka mengaku menemukan pesan yang terasa sangat dekat dengan kondisi pribadi masing-masing, mulai dari persoalan pekerjaan, keluarga, hingga perjalanan pengembangan diri.
Guru RA Al Ittihad Bogor, Rini Kumari, S.Pd., M.Pd., mengaku terharu saat membaca pesan yang ia dapatkan dari buku tersebut. Menurutnya, isi refleksi yang muncul seolah berbicara langsung tentang pengalaman hidup yang sedang ia jalani.
“Masyaallah banget ya, saya senang sekali karena apa yang saya buka sesuai dengan pengalaman saya. Buku ini seperti menjawab masalah-masalah yang sedang saya hadapi,” ujarnya.
Rini menuturkan, pesan yang ia temukan berkaitan dengan tantangan sebagai pendidik menghadapi tahun ajaran baru dan proses penerimaan murid baru.
“Saya mendapatkan tentang kegagalan sebagai guru pendidik. Ternyata selama ini saya kurang fokus. Dari pesan itu saya belajar bahwa untuk menghindari kegagalan berikutnya, kita harus lebih fokus,” katanya.
Hal senada disampaikan Heni Sofita, S.Pd., yang merasakan banyak pelajaran berharga selama mengikuti kegiatan tersebut. Baginya, refleksi yang didapat menjadi pengingat untuk menjalani kehidupan dengan lebih ikhlas dan tenang.
“Pahala yang baik itu tidak akan hilang kalau kita menjalankan sesuatu dengan ikhlas. Banyak nasihat yang saya dapatkan di sini dan sangat berguna menjadi pengobat dari masalah-masalah dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Sepanjang kegiatan, suasana emosional terasa begitu kuat. Para peserta bukan hanya menemukan jawaban untuk dirinya sendiri, tetapi juga merasakan dukungan moral dan kebersamaan dalam ruang refleksi yang sederhana namun penuh makna.
Yayasan Cahaya Cinta Kasih menilai kegiatan seperti ini penting di tengah meningkatnya tekanan hidup masyarakat modern. Refleksi diri dinilai menjadi salah satu cara sederhana untuk membantu seseorang melihat persoalan dengan lebih jernih dan tidak tenggelam dalam beban pikiran yang dipendam sendiri.
Melalui program SOUL Action “Buka Lembaran Baru”, YCCK berharap dapat terus menghadirkan ruang-ruang reflektif yang mudah diakses masyarakat luas. Harapannya, setiap individu dapat lebih sadar terhadap dirinya sendiri, menemukan ketenangan batin, dan kembali terhubung dengan makna kehidupan.
Sebab pada akhirnya, setiap orang membutuhkan ruang untuk berhenti sejenak, mendengarkan suara hati, lalu melangkah kembali dengan lembaran baru yang lebih jernih dan penuh harapan.
- Penulis: admin



Saat ini belum ada komentar