Breaking News
light_mode
Trending Tags

DPW FBN RI Bali Teguhkan Bela Negara Lewat Sarasehan Budaya dan Hukum

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADUNG, Matakompas.com | Peringatan Hari Bela Negara (HBN) ke-77 dimanfaatkan sebagai momentum strategis untuk memperkuat kesadaran hukum, budaya, dan lingkungan hidup ditengah derasnya arus digitalisasi.

Untuk itu, DPW Forum Bela Negara Republik Indonesia (FBN RI) memperingati Hari Bela Negara (HBN) ke-77 di Monumen Perjuangan Bangsal Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Jumat, 19 Desember 2025.

HBN ke-77 mengusung tema “Peningkatan Kesadaran Hukum, Budaya dan Lingkungan Hidup di Era Digitalisasi Guna Meneguhkan Bela Negara”.

Bela Negara dimaknai sebagai sikap dan perilaku warga negara, baik secara individu maupun kolektif, yang dilandasi ketulusan dan keikhlasan dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal ini sejalan dengan amanat Pasal 27 ayat 3 dan Pasal 30 ayat 1 Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam mempertahankan kedaulatan negara.

Ketua DPW FBN RI Bali, Ida Bagus Putu Parta SE., SH., menegaskan bahwa peringatan Hari Bela Negara (HBN) ke-77 tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang relevan dengan tantangan zaman.

“Hari Bela Negara (HBN) ke-77 dibarengi dengan sarasehan dengan tema peningkatan kesadaran hukum, budaya dan lingkungan hidup di era digitalisasi guna meneguhkan Bela Negara, sesuai dengan kebutuhan dan regulasi perubahan budaya dan lingkungan hidup,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Hari Bela Negara (HBN) memiliki nilai historis penting bagi bangsa Indonesia.

“Hari Bela Negara (HBN) merupakan hari bersejarah bagi Indonesia dalam rangka memperingati deklarasi Pemerintah Darurat Indonesia (PDRI) pada tanggal 19 Desember 1948 di Sumatera Barat, oleh sebab itu, ditetapkan Presiden Republik Indonesia dalam keputusan Presiden nomor 28 tahun 2006,” terangnya.

Lebih lanjut disampaikan, semangat bela negara menjadi fondasi penting dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Tantangan global yang semakin kompleks, mulai dari dinamika geopolitik, krisis energi, disrupsi teknologi hingga manipulasi informasi menuntut kesiapsiagaan seluruh elemen bangsa.

“Hari Bela Negara bukan sekedar seremonial dalam mengenang hereoisme masa lalu, namun Bela Negara diwujudkan melalui tindakan dan perilaku,” tegasnya.

Narasumber dari Kesbangpol Provinsi Bali yang diwakili Kabid Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa, I Komang Kusuma Edy (IKK) menyampaikan apresiasi kepada DPW FBN RI Bali atas konsistensi menyelenggarakan sarasehan sebagai ruang strategis penguatan kesadaran Bela Negara di era digital.

“Bela Negara merupakan tekad, sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai cinta tanah air serta komitmen dalam menjaga keutuhan wilayah, kedaulatan negara serta kesatuan Republik Indonesia dari berbagai bentuk Ancaman Tantangan Hambatan Gangguan (ATHG) yang bersifat militer maupun non militer,” paparnya.

Menurutnya, ancaman terhadap negara kini tidak lagi bersifat konvensional, melainkan berkembang ke arah perang siber, radikalisme, hingga perang algoritma yang berpotensi melemahkan persatuan bangsa.

“Apalagi jaman sekarang cyber world, atau perang algoritma (perang sistematis dengan berbagai teknologi) tahapan-tahapan untuk mencapai tujuan, mendeskripsikan bangsa kita dan melemahkan perjuangan kita, hal tersebut sudah terbukti dengan teknologi,” urainya.

Dalam konteks Bali, nilai-nilai Bela Negara dinilai memiliki relevansi kuat dengan kearifan lokal yang berpadu dengan nilai nasional dalam menghadapi tantangan global. Sarasehan ini dinilai mampu memperkuat kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya cinta tanah air, disiplin dan ketangguhan bangsa.

Kegiatan peringatan HBN ke-77 juga diisi dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur, doa, dan kebersamaan serta sarasehan yang dipandu moderator Dr. Ida Bagus Angga Purana, SH., MH.

Hadir sebagai Narasumber Akademisi dan Praktisi Hukum, yakni Dr. Anak Agung Putu Sugiantiningsih S.IP., M.AP., serta Dr. I Made Adiwidya Yowana SH., M.HLi., dengan fokus pembahasan pada peningkatan kesadaran budaya, hukum, dan lingkungan hidup di era digitalisasi dalam rangka meneguhkan Bela Negara menuju Indonesia maju. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi II DPR RI Respon Baik Program Jaksa Peduli Sertifikat Tanah Rumah Ibadah

    Komisi II DPR RI Respon Baik Program Jaksa Peduli Sertifikat Tanah Rumah Ibadah

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Wakil Ketua Komisi II DPR Dede Yusuf merespon baik Program Jaksa Peduli Penyertifikatan Rumah Ibadah yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sanggau dan BPN Kalimantan Barat. Karena kata Dede, masih banyak rumah-rumah ibadah yang tidak memiliki berkas-berkas legal atau seritikat. “Sangat bagus penyerahan sertifikat tanah 15 rumah ibadah oleh Kejari Sanggau yang […]

  • Gawat, Desak Pemeriksaan Seluruh Perusahaan Sawit di Sulbar Diduga Langgar Kewajiban Plasma 20 Presen

    Gawat, Desak Pemeriksaan Seluruh Perusahaan Sawit di Sulbar Diduga Langgar Kewajiban Plasma 20 Presen

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Mamuju – Gelombang kritik terhadap perusahaan perkebunan sawit kembali mencuat di Sulawesi Barat. Seluruh perusahaan sawit yang beroperasi di provinsi ini diduga kuat telah mengabaikan kewajiban konstitusional untuk membangun kebun masyarakat (plasma) seluas minimal 20 persen dari total konsesi yang mereka kuasai. Kewajiban pembangunan kebun plasma merupakan amanat Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang […]

  • Kreativitas Pemuda, Aset Bangsa: Dispora Bengkulu Galakkan Program Pengembangan

    Kreativitas Pemuda, Aset Bangsa: Dispora Bengkulu Galakkan Program Pengembangan

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 99
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Generasi muda memiliki peran strategis dalam memajukan bangsa melalui kreativitas dan inovasi. Untuk mendukung hal tersebut, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu terus menggalakkan berbagai program pengembangan kepemudaan, salah satunya melalui Pekan Kreativitas Pemuda Indonesia (Kreativinesia). Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Bengkulu, Indara Jaya Syam, menegaskan bahwa pemberdayaan pemuda merupakan langkah […]

  • Rayakan Bulan Bung Karno dan HUT ke-53 PDI Perjuangan, Kader Se-Bali Serentak Jalankan Gerakan Merawat Pertiwi

    Rayakan Bulan Bung Karno dan HUT ke-53 PDI Perjuangan, Kader Se-Bali Serentak Jalankan Gerakan Merawat Pertiwi

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11
    • 0Komentar

    DENPASAR — Semangat menjaga alam dan merawat bumi kembali digaungkan DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali melalui gerakan serentak bertajuk Merawat Pertiwi yang dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota se-Bali dalam rangka Bulan Bung Karno 2026 dan peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan. Gerakan yang dipusatkan di Pantai Telaga Waja, Tanjung Benoa, Kabupaten Badung itu dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, […]

  • Mahfud MD Melihat Pengadilan tidak Proporsional dalam Menangani Kasus Ijazah Jokowi

    Mahfud MD Melihat Pengadilan tidak Proporsional dalam Menangani Kasus Ijazah Jokowi

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 270
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Polemik keaslian ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo alias Jokowi yang dikeluarkan Universitas Gadjah Mada (UGM) masih menjadi perbincangan hangat. Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menilai, perkara ini semestinya sudah selesai dan tidak perlu terus dipersoalkan, apalagi menyeret UGM ke dalam pusaran konflik hukum yang tak berdasar. “UGM itu yang mengeluarkan ijazah bukan yang […]

  • Oknum Polisi Rudapaksa Tahanan Wanita

    Oknum Polisi Rudapaksa Tahanan Wanita

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 358
    • 0Komentar

    PACITAN,JARRAKPOS.COM – Inilah tampang Aiptu Lilik Cahyadi, oknum polisi Polres Pacitan, Jawa Timur.Seperti diketahui, nama Aiptu Lilik Cahyadi belakangan ini tengah ramai jadi perbincangan publik karena tersandung dalam skandal tindak asusila berupa rudapaksa. Ironisnya, pelaku disinyalir seorang polisi aktif. Lebih mencengangkan, korban adalah tahanan wanita di bawah pengawasan Polres Pacitan. Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro […]

expand_less