Hari Jadi ke-68 Bali, Gung Cok Ajak Perkuat Sinergi Wujudkan Bali Maju, Sejahtera dan Harmonis
- account_circle admin
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DENPASAR – Menjelang peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali yang jatuh pada 14 Agustus 2026, Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali, Anak Agung Bagus Tri Candra Arka (Gung Cok), mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam membangun Bali yang semakin maju, sejahtera dan harmonis.
Pesan tersebut disampaikan Gung Cok di Denpasar, Kamis (13/8/2026). Menurutnya, peringatan Hari Jadi Provinsi Bali hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga keberlanjutan pembangunan Pulau Dewata.
“Mari perkuat sinergi dan komitmen bersama untuk mewujudkan Bali yang semakin maju, sejahtera, dan harmonis berlandaskan nilai-nilai Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” ujarnya.
Gung Cok mengatakan, pembangunan Bali ke depan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Pemerintah daerah, DPRD, masyarakat, dunia usaha, tokoh adat, generasi muda dan berbagai komponen lainnya harus berjalan dalam satu semangat untuk memastikan pembangunan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, kemajuan Bali tidak cukup hanya dilihat dari pertumbuhan ekonomi maupun pembangunan infrastruktur. Kemajuan juga harus diiringi dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, perlindungan lingkungan, serta pelestarian adat, budaya dan tradisi Bali.
Ia menilai nilai-nilai Nangun Sat Kerthi Loka Bali harus terus menjadi landasan dalam setiap langkah pembangunan. Keseimbangan antara manusia, alam dan kehidupan sosial menjadi bagian penting untuk memastikan Bali tetap memiliki karakter dan jati diri di tengah perubahan zaman.
“Bali memiliki kekayaan alam dan budaya yang menjadi kekuatan sekaligus identitas kita. Karena itu, pembangunan harus mampu menjaga keseimbangan antara kemajuan dengan kelestarian lingkungan, adat dan budaya,” katanya.
Gung Cok juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga masa depan Bali. Menurutnya, generasi penerus harus diberikan ruang untuk berkontribusi dalam pembangunan sekaligus dibekali kesadaran untuk mempertahankan nilai-nilai budaya Bali.
Ia berharap momentum Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali dapat menjadi energi positif untuk memperkuat persatuan, gotong royong dan rasa memiliki terhadap Bali. Seluruh masyarakat diharapkan dapat mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing dalam menjaga keamanan, lingkungan, budaya serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Sebagaimana diketahui, Hari Jadi Provinsi Bali diperingati setiap 14 Agustus. Provinsi Bali dibentuk pada 14 Agustus 1958 berdasarkan undang-undang. Pada 2026, Provinsi Bali memasuki usia ke-68 tahun.
Bagi Gung Cok, perjalanan 68 tahun Provinsi Bali merupakan momentum penting untuk menatap masa depan dengan optimisme. Pembangunan Bali harus terus diarahkan agar mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat tanpa kehilangan akar budaya dan nilai-nilai kearifan lokal.
“Mari kita jadikan Hari Jadi ke-68 ini sebagai momentum memperkuat kebersamaan. Kita bangun Bali bersama, kita jaga alam dan budaya, serta kita wujudkan Bali yang semakin maju, sejahtera dan harmonis,” pungkasnya.
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar