Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kagettt!!! Keputusan Kelayakan Lingkungan LNG Bali Picu Aksi Nelayan Serangan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Rencana pembangunan dan pengoperasian Terminal Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) Liquefied Natural Gas (LNG) di Perairan Serangan memicu reaksi keras dari nelayan setempat.

Bendesa Adat Serangan, I Nyoman Gede Pariartha, bersama para nelayan menggelar aksi protes dengan turun langsung ke laut, Kamis, 15 Januari 2026.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penolakan atas terbitnya Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq Nomor 2832 Tahun 2025 tentang Keputusan Kelayakan Lingkungan Hidup Kegiatan Pembangunan dan Pengoperasian Infrastruktur Terminal LNG Provinsi Bali berkapasitas 170 MMSCFD.

Dalam aksinya, para nelayan membentangkan spanduk bertuliskan “Libatkan Nelayan dalam Kebijakan Ruang Laut” dan “Jangan Tutup Ruang Hidup Kami”, sambil mencari titik rencana lokasi proyek di perairan Serangan.

Bendesa Adat Serangan, I Nyoman Gede Pariartha, menyatakan bahwa sikap turun ke laut diambil setelah pihaknya mengetahui informasi proyek tersebut dari pemberitaan media.

“Kenapa tadi bersikap dengan nelayan turun ke laut langsung karena informasi dari media. Dimana titik menghalangi kegiatan nelayan, pertama nelayan pemancing, jasa laut, surving,” kata Gede Pariartha.

Menurutnya, proyek LNG berpotensi besar mengganggu aktivitas nelayan, mulai dari memancing, mencari ikan dan umpan, hingga jalur keluar-masuk dermaga serta akses masyarakat ke laut.

“Kasihanlah kegiatan nelayan terganggu. Nelayanan ribut dengan kami, ada penilaian kami (Desa Adat-red) tidak memberikan perlindungan, keamanan dan kesejahteraan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, ruang laut yang akan digunakan proyek LNG mencakup area sekitar 300 meter dengan lebar 45 meter.

Kondisi ini dinilai dapat menyulitkan nelayan dalam melaut, terutama karena wilayah tersebut selama ini menjadi ruang hidup utama masyarakat Serangan.

Sekitar 75 persen warga Desa Adat Serangan menggantungkan hidupnya dari sektor kelautan. Karena itu, nelayan setempat menolak pembangunan LNG di lokasi yang dinilai tidak sesuai dengan kesepakatan awal.

Pariartha mengaku terkejut dengan terbitnya keputusan kelayakan lingkungan hidup tersebut, lantaran tidak adanya informasi perubahan rencana proyek yang disampaikan secara terbuka kepada masyarakat.

Ia juga menyinggung pernyataan Gubernur Bali Wayan Koster yang hanya menyebut proyek LNG berada di wilayah offshore tanpa menjelaskan titik lokasi secara detail.

Meski demikian, pihak Desa Adat Serangan menegaskan tidak menolak investasi. “Kami tidak tolak investasi yang sudah debat cukup panjang,” bebernya.

Namun, ia menekankan bahwa investasi harus melalui kajian matang, mitigasi risiko, serta konsultasi dan komunikasi yang melibatkan masyarakat dan krama desa adat.

Sementara itu, Pemerhati Lingkungan Hidup Bali, Ketut Gede Dharma Putra, menilai masih terdapat tahapan prosedural yang belum jelas terpenuhi, terutama terkait perubahan lokasi proyek ke lepas pantai.

Ketut Gede Dharma Putra yang juga Ketua Yayasan Pembangunan Berkelanjutan Bali menyampaikan bahwa dirinya tidak terlibat dalam tim penyusun proyek FSRU LNG. Namun, ia mengetahui bahwa kelayakan lingkungan dari kementerian diterbitkan untuk rencana kegiatan yang berlokasi dekat pantai.

“Setahu saya, kelayakan lingkungan dari kementerian itu memang sudah terbit bulan Oktober. Cuma sepertinya itu untuk kegiatan yang lokasinya dekat pantai,” kata Ketut Gede Dharma Putra.

Sebelumnya, rencana proyek LNG di Bali juga menuai kritik dari berbagai tokoh, di antaranya Putu Suasta selaku pendiri Yayasan Wisnu, Pembina LSM JARRAK, Tokoh Forum Merah Putih, hingga Pengamat Kebijakan Publik Jro Gde Sudibya. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perbaiki Komunikasi ke Masyarakat

    Perbaiki Komunikasi ke Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.319
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Jajaran kementerian sampai juru bicara kepresidenan diminta mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto, untuk memperbaiki komunikasi ke rakyat. Hal itu disampaikan Ketua DPR Puan Maharani, di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin. Kamis(27/3/2025). Kami harapkan semua jajaran kementerian dan juga juru bicara kepresidenan mengikuti apa yang diperintahkan oleh presiden. Bisa memberikan informasi yang baik, yang […]

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Laksanakan Giat Wawasan Kebangsaan di SDN 09 Harapan

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Laksanakan Giat Wawasan Kebangsaan di SDN 09 Harapan

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Dalam upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonarmed 11 Kostrad Pos Tembalang menggelar kegiatan Wawasan Kebangsaan bagi siswa dan siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 09 Harapan, di Desa Harapan, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan jiwa patriotisme dan nasionalisme pelajar yang berada […]

  • Soal Aksi Demo Wayan Bulat CS, PT JH Selamatkan Uang Negara, Bukan Halangi Ibadah

    Soal Aksi Demo Wayan Bulat CS, PT JH Selamatkan Uang Negara, Bukan Halangi Ibadah

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Sekitar 50 warga yang mengatasnamakan masyarakat Desa Adat Jimbaran melakukan aksi penyampaian aspirasi di Gedung DPRD Provinsi Bali, Rabu (5/11/2025). Mereka diterima langsung oleh Anggota Pansus Tata Ruang dan Perjanjian DPRD Bali I Ketut Tama Tenaya, didampingi Anggota DPRD Badung I Wayan Luwir Wiana yang memfasilitasi pertemuan ini, serta sejumlah staf ahli […]

  • Kinerja Makro Bali 2025 Melesat, Kemiskinan dan Pengangguran Terendah Nasional

    Kinerja Makro Bali 2025 Melesat, Kemiskinan dan Pengangguran Terendah Nasional

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    DENPASAR , Matakompas.com – Kinerja pembangunan Provinsi Bali pada tahun 2025 menunjukkan capaian yang cukup impresif. Berdasarkan data indikator makro, sejumlah sektor strategis mencatat hasil positif, bahkan melampaui rata-rata nasional. Pertumbuhan ekonomi Bali tercatat mencapai 5,82 persen, lebih tinggi dibandingkan angka nasional sebesar 5,11 persen. Capaian ini menandakan pemulihan ekonomi Bali berjalan stabil dan mampu […]

  • KPK Diminta Segera Bongkar Tiga BUMD di DKI Jakarta yang Diduga Terlibat Korupsi

    KPK Diminta Segera Bongkar Tiga BUMD di DKI Jakarta yang Diduga Terlibat Korupsi

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 520
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com ‎Jakarta – Koalisi Masyarakat untuk Pemberantasan Korupsi (KOMPAK) Indonesia, pernah mengungkap ada 3 perusahaan BUMD yang terlibat dalam dugaan korupsi tersebut. Ketiganya yakni PT Jakarta Propertindo (Perseroda), PD Pasar Jaya, dan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk ‎ ‎Ketiga perusahaan tersebut diduga melakukan kerja sama dengan setidaknya 7 perusahaan swasta dengan pemiliknya diduga atas nama […]

  • Wayan Koster Kobarkan Semangat Pendidikan di HUT SMKN 3 Kintamani, Ungkap Perjuangan dari Buruh hingga Gubernur Bali

    Wayan Koster Kobarkan Semangat Pendidikan di HUT SMKN 3 Kintamani, Ungkap Perjuangan dari Buruh hingga Gubernur Bali

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    BANGLI – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-17 SMKN 3 Kintamani yang berlangsung di Desa Dausa, Kintamani, Bangli, Senin (11/5). Kehadiran Gubernur Koster didampingi Sang Nyoman Sedana Arta serta dua mantan Bupati Bangli, I Nengah Arnawa dan Made Gianyar, disambut hangat ribuan siswa, guru, serta masyarakat setempat. Dalam suasana penuh kekeluargaan, […]

expand_less