Breaking News
light_mode
Trending Tags

DJKI Dorong Sinergi ASEAN dan Penguatan Regulasi AI dalam Perlindungan Kekayaan Intelektual

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADUNG, Matakompas.com — Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum Republik Indonesia, Hermansyah Siregar, menegaskan pentingnya sinergi antarnegara ASEAN dalam memperkuat perlindungan dan pengelolaan kekayaan intelektual di tengah pesatnya perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI).

Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan utama para pimpinan kantor kekayaan intelektual negara-negara ASEAN bersama mitra strategis dari World Intellectual Property Organization (WIPO) pada forum ASEAN Working Group on Intellectual Property Cooperation (AWGIPC) yang digelar di Padma Resort Legian, Senin (6/4/2026).

Dalam forum tersebut, Hermansyah menekankan pentingnya kolaborasi lintas negara, khususnya dalam pertukaran data dan penyelarasan kebijakan kekayaan intelektual di tingkat regional maupun global. Menurutnya, ASEAN harus mampu bergerak bersama agar tidak tertinggal dalam dinamika global yang semakin kompetitif.

“Negara-negara ASEAN perlu bersinergi, saling bertukar data, serta mengharmonisasikan kebijakan kekayaan intelektual agar mampu bersaing di tingkat internasional,” ujarnya.

Ia juga menyoroti perkembangan pesat kecerdasan buatan atau AI yang kini menjadi isu global dalam perlindungan kekayaan intelektual. Pemerintah Indonesia, kata dia, tengah merumuskan kebijakan terkait pemanfaatan AI agar tidak menghilangkan peran manusia sebagai pencipta utama karya intelektual.

“AI tidak bisa dihindari karena merupakan tuntutan zaman. Namun, prinsipnya tetap harus ada intervensi akal budi manusia dalam setiap karya. AI hanyalah alat bantu, bukan pengganti,” tegasnya.

Selain itu, Hermansyah mengungkapkan sejumlah isu strategis yang menjadi fokus pembahasan, di antaranya peningkatan kapasitas tata kelola pertukaran data, penguatan layanan paten, hingga optimalisasi komersialisasi kekayaan intelektual. Isu lain yang turut menjadi perhatian adalah tata kelola royalti musik digital lintas negara.

Ia menyoroti ketimpangan penerimaan royalti antara kreator di berbagai negara meskipun memiliki jumlah streaming yang sama. Menurutnya, perbedaan standar antarnegara menyebabkan kreator Indonesia belum memperoleh remunerasi yang setara.

“Kami mendorong adanya transparansi dan standar yang lebih adil dalam sistem royalti musik digital global, agar para kreator mendapatkan hak ekonomi yang layak,” katanya.

Dalam konteks global, Hermansyah juga menyinggung posisi indeks inovasi negara-negara ASEAN yang rata-rata masih berada di peringkat 30 hingga 50 dunia. Oleh karena itu, diperlukan langkah konkret untuk meningkatkan daya saing melalui penguatan ekosistem kekayaan intelektual dalam lima tahun ke depan.

Kegiatan AWGIPC ini berlangsung selama 6 hingga 10 April 2026. Pemerintah Indonesia berharap forum ini mampu menghasilkan kebijakan strategis yang tidak hanya memperkuat perlindungan hukum, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kreativitas.

Lebih lanjut, Hermansyah mengingatkan pentingnya pencatatan dan perlindungan kekayaan intelektual, khususnya di daerah yang kaya akan budaya seperti Bali. Ia menegaskan bahwa tanpa perlindungan yang memadai, karya-karya lokal berpotensi diklaim oleh pihak lain.

“Tidak ada negara maju yang mengabaikan kekayaan intelektual. Semua pihak harus bertanggung jawab untuk melindungi dan memajukan karya anak bangsa agar memiliki nilai ekonomi dan daya saing global,” pungkasnya. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bentuk Pelayanan dan Penyengker Ikatan dengan Krama, LPD Desa Adat Duda Bagikan 3.500 Kalender Jelang Akhir Tahun

    Bentuk Pelayanan dan Penyengker Ikatan dengan Krama, LPD Desa Adat Duda Bagikan 3.500 Kalender Jelang Akhir Tahun

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 7
    • 0Komentar

    KARANGASEM, Matakompas.com — Menjelang berakhirnya tahun 2025, Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Duda kembali menunjukkan komitmennya dalam mempererat hubungan dengan krama (warga) adat. Sebanyak 3.500 kalender dibagikan secara gratis kepada seluruh krama di wilayah Desa Adat Duda sebagai bagian dari program rutin tahunan lembaga keuangan adat tersebut. Pembagian kalender dilakukan secara bertahap sejak awal […]

  • Program GPM di Kabupaten Cirebon Bantu UMKM dan Kendalikan Inflasi

    Program GPM di Kabupaten Cirebon Bantu UMKM dan Kendalikan Inflasi

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM — Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), sebagai langkah menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus mendukung pelaku usaha kecil. Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor DKPP Kabupaten Cirebon, Rabu (12/2/2025). Kepala DKPP Kabupaten Cirebon, Erus Rusmana, mengatakan bahwa program ini dilaksanakan untuk menekan laju […]

  • Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2025 dari Keluarga Besar HP2SK Provinsi NTT

    Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2025 dari Keluarga Besar HP2SK Provinsi NTT

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.266
    • 0Komentar
  • PT TSM Hadir Sebagai Solusi Sumber Pendapatan Daerah di Tapanuli Selatan

    PT TSM Hadir Sebagai Solusi Sumber Pendapatan Daerah di Tapanuli Selatan

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 988
    • 0Komentar

    Tapsel, (JarrakPos)- Struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tapanuli Selatan tahun 2025 menghadapi tekanan berat akibat keterbatasan ruang fiskal. Kondisi ini menyebabkan banyak program pembangunan daerah harus tertunda. Menghadapi tantangan ini, Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan, menegaskan komitmennya dalam mencari solusi. “Kami sedang memperjuangkan program pusat dan provinsi agar dapat masuk ke sini, serta […]

  • Bangunan Bekas Pos Pengamanan Pemilu dan Nataru di Lebak Kumuh Tak Terawat

    Bangunan Bekas Pos Pengamanan Pemilu dan Nataru di Lebak Kumuh Tak Terawat

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Lebak – Keberadaan bangunan bekas Pos pengamanan Pilkada dan Nataru yang terletak di Alun – alun rangkasbitung Kabupaten Lebak mendapat kritikan tajam dari masyarakat. Alasannya karena keberadaannya tidak terawat hingga membuat kumuh serta mengganggu aktipitas masyarakat. “karena bangunan tersebut menggunakan bahu jalan dan trotoar sehingga mengganggu pejalan kaki, apalagi ketika pada hari minggu yang […]

  • Rapat Paripurna Dalam Rangka Serah Terima Jabatan Bupati Indramayu Lucky Hakim di Lanjutkan Mendengarkan Pidato Bupati Terpilih.

    Rapat Paripurna Dalam Rangka Serah Terima Jabatan Bupati Indramayu Lucky Hakim di Lanjutkan Mendengarkan Pidato Bupati Terpilih.

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 734
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com- Pemilihan serentak bupati dan wakil bupati telah usai dilaksanakan, pelantikanpun telah dilakukan kini mulai babak baru pemerintahan bupati dan wakil bupati mulai momentum untuk dapat bekerja dan mewujudkan janji-janji politik sewaktu masa kampanye untuk mewujudkan tata kelola dan pemerintahan yang lebih baik menuju masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur. Bertempat di gedung musyawarah […]

expand_less