Breaking News
light_mode
Trending Tags

BWS Bali Penida Paparkan Rencana Pengendalian Banjir, Curah Hujan Ekstrem dan Sampah Jadi Pemicu Utama

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida memaparkan langkah-langkah penanganan serta rencana strategis pengendalian banjir di Bali, menyusul terjadinya dua peristiwa banjir besar yang melanda sejumlah wilayah pada September dan Desember 2025. Curah hujan ekstrem yang diperparah oleh penumpukan sampah di alur sungai disebut menjadi penyebab utama terjadinya luapan air di berbagai daerah.

Kepala BWS Bali Penida, Gunawan Suntoro, ST., MDM., M.Eng, menjelaskan bahwa banjir besar yang terjadi pada 10 September 2025 dipicu oleh hujan dengan intensitas lebat hingga ekstrem. Data dari Pos Klimatologi Penatih mencatat curah hujan mencapai 493 mm, angka yang jauh di atas kondisi normal.

“Kondisi tersebut diperparah oleh banyaknya sampah yang terbawa arus dan menyumbat aliran sungai, sehingga menyebabkan air meluap di beberapa titik,” ungkap Gunawan Suntoro.

DAS Tukad Badung, Mati, dan Ayung Paling Terdampak

Banjir September lalu tercatat menyebar di berbagai wilayah Provinsi Bali, dengan dampak terparah terjadi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Tukad Badung, Tukad Mati, dan Tukad Ayung yang bermuara di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. Selain merendam kawasan permukiman, banjir juga mengakibatkan kerusakan infrastruktur sumber daya air, seperti tanggul sungai, saluran irigasi, serta bangunan pengambilan air baku (intake).

Sementara itu, banjir kembali terjadi pada 14 dan 15 Desember 2025, meskipun dengan intensitas yang lebih rendah. Curah hujan yang tercatat di Pos Curah Hujan Buagan mencapai 96 mm. Namun demikian, genangan tetap terjadi di sejumlah wilayah, antara lain Jl. Kunti–Legian (Badung), Desa Batuan–Sukawati, Desa Saba–Blahbatuh, dan Ubud di Kabupaten Gianyar.

“Banjir Desember ini dipengaruhi oleh kondisi cuaca ekstrem akibat terbentuknya Siklon 93S di selatan perairan Indonesia,” jelas Gunawan.

Langkah Cepat Penanganan dan Pemulihan

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BWS Bali Penida telah melakukan sejumlah upaya penanggulangan dan pemulihan jangka pendek, di antaranya:

* Koordinasi intensif dengan Pemerintah Daerah, BPBD, TNI, dan Polri dalam penanganan pascabencana.

* Pengoperasian mobil pompa untuk menyedot genangan air di titik-titik rawan seperti Underpass Simpang Dewa Ruci, Pasar Badung, Jl. Kunti, dan lokasi lainnya.

* Mobilisasi alat berat (excavator) untuk pembersihan material dan sampah pascabanjir.

* Pemeliharaan serta rehabilitasi infrastruktur sumber daya air yang mengalami kerusakan akibat banjir.

Normalisasi Sungai dan Pemantauan Dini

Sebagai langkah pencegahan jangka pendek, BWS Bali Penida juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan normalisasi sungai, termasuk pengerukan sedimen di alur sungai serta Waduk Muara Nusa Dua, guna mengembalikan kapasitas tampung air.

Selain itu, BWS Bali Penida secara aktif melakukan pemantauan peringatan dini cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG, serta mengoperasikan infrastruktur sungai khususnya pintu air bendung dan waduk sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Langkah ini penting untuk meminimalisir dampak apabila kembali terjadi hujan dengan intensitas tinggi,” katanya.

Masterplan Pengendalian Banjir Disiapkan Tahun 2026

Untuk solusi jangka panjang, BWS Bali Penida telah mengusulkan studi Masterplan dan Detail Engineering Design (DED) Pengendalian Banjir bagi Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, khususnya di wilayah DAS Tukad Ayung, Tukad Mati, dan Tukad Badung. Studi tersebut direncanakan mulai dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2026.

Dalam kajian itu, BWS Bali Penida juga akan menelaah kebutuhan sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS) guna mengurangi risiko korban jiwa dan dampak banjir. Selain itu, akan dilakukan kajian terkait sempadan sungai sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri PUPR Nomor 28 Tahun 2015.

“Pengendalian banjir tidak bisa hanya mengandalkan penanganan darurat. Diperlukan perencanaan terpadu, kesadaran lingkungan, dan kepatuhan terhadap aturan tata ruang,” tegas Gunawan Suntoro.

Dengan langkah penanganan jangka pendek hingga perencanaan jangka panjang tersebut, BWS Bali Penida berharap risiko banjir di Bali dapat ditekan, sekaligus meningkatkan ketahanan wilayah terhadap dampak cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pimpin Apel Pasukan Bersama Kapolda, Gubernur Koster Ingin Bali Tetap Aman dan Kondusif

    Pimpin Apel Pasukan Bersama Kapolda, Gubernur Koster Ingin Bali Tetap Aman dan Kondusif

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster ingin keamanan dan kondusivitas Daerah Bali tetap terjaga selama rangkaian perayaan Nyepi Tahun Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah yang tahun ini dilaksanakan berhimpitan. Harapan tersebut disampaikan Gubernur Koster kepada awak media usai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat 2026” dalam rangka pelayanan perayaan Nyepi […]

  • Wujudkan Generasi Berkarakter, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Tanamkan Wawasan Kebangsaan di Taman Baca Masyarakat

    Wujudkan Generasi Berkarakter, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Tanamkan Wawasan Kebangsaan di Taman Baca Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 746
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Dalam upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini, personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 11 Kostrad Pos Bambangan menggelar kegiatan pembelajaran dan pemberian wawasan kebangsaan di Taman Baca Masyarakat (TBM) Desa Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air serta meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai Pancasila, […]

  • Komisi I DPR RI Akan Perjuangkan RUU Keamanan Laut, Ternyata Ini Alasannya

    Komisi I DPR RI Akan Perjuangkan RUU Keamanan Laut, Ternyata Ini Alasannya

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta- Wakil ketua Komisi I DPR RI Anton Sukartono Suratto menyebut pentingnya pembuatan RUU Keamanan Laut, yang mana di dalamnya juga akan berisikan terkait tugas Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI. Hal ini diperlukan, guna memperkuat tugas dan fungsi Bakamla dalam menjalankan tugasnya di wilayah laut Indonesia. Untuk diketahui, saat ini dasar pembentukan Bakamla baru […]

  • Demokrat Badung Gelar Jalan Sehat dan Lomba Rakyat, Made Sunarta: Bersama Rakyat, Demokrat Semakin Kuat

    Demokrat Badung Gelar Jalan Sehat dan Lomba Rakyat, Made Sunarta: Bersama Rakyat, Demokrat Semakin Kuat

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    BADUNG – Semangat kebersamaan dan kegembiraan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Badung. Ribuan masyarakat bersama kader dan simpatisan mengikuti kegiatan Jalan Sehat dan Lomba Rakyat Berhadiah yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Badung di Lapangan Umum Kelurahan Abianbase, Kecamatan Kuta […]

  • ICCB Bali Mangkrak 22 Tahun, Dr. Somvir Ungkap Hubungan Istimewa Indonesia-India Ingatkan Peran Besar Biju Patnaik Selamatkan Tokoh RI Tembus Blokade Agresi Belanda

    ICCB Bali Mangkrak 22 Tahun, Dr. Somvir Ungkap Hubungan Istimewa Indonesia-India Ingatkan Peran Besar Biju Patnaik Selamatkan Tokoh RI Tembus Blokade Agresi Belanda

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DENPASAR – Rencana pembangunan India Cultural Centre Bali (ICCB) di kawasan Renon, Denpasar kembali menjadi perhatian publik, setelah aset tanah milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali disebut belum terealisasi selama 22 tahun. Tokoh Masyarakat Bali, Dr. Somvir mengingatkan pentingnya penyelesaian proyek tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap hubungan historis Indonesia dan India. Dr. Somvir mengungkapkan hubungan Indonesia […]

  • Kemenangan di Hari Doa: PS Malaka Lolos ke 16 Besar ETMC 2025, Harapan Rakyat Malaka Dijawab

    Kemenangan di Hari Doa: PS Malaka Lolos ke 16 Besar ETMC 2025, Harapan Rakyat Malaka Dijawab

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 24
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Hari Jumat, 21 November 2025, menjadi salah satu hari paling bersejarah bagi Kabupaten Malaka. Di Betun, sejak pukul 09.00 WITA, ribuan umat memadati Misa Agung Pentabisan 9 Imam Baru yang dipimpin Yang Mulia Uskup Atambua, Mgr. Dominicus Saku. Di tengah suasana sakral itu, doa khusus dipanjatkan: semoga PS Malaka menang malam ini. Dan […]

expand_less