Breaking News
light_mode
Trending Tags

9 Tahun Pergub Busana Adat Bali: Gubernur Koster Tegaskan Identitas Nak Bali Berdampak Positif bagi Ekonomi Lokal

  • account_circle Redaksi Bali
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BULELENG, Matacompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pentingnya kepatuhan atas kebijakan penggunaan Busana Adat Bali yang telah berjalan selama 9 tahun, sejak diberlakukan Peraturan Gubernur Bali Nomor 79 Tahun 2018.

Penegasan tersebut disampaikan Koster saat menghadiri Karya Ngenteg Linggih di Pura Puncak Duwur Sari, Desa Adat Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Sabtu (26/9/2026), bertepatan dengan Rahina Purnama Kapat.

Mengingat, Pura Puncak Duwur Sari merupakan pura sakral dan bersejarah yang disebut sebagai salah satu titik awal peradaban Bali Kuno.

Gubernur Koster mengatakan, kebijakan penggunaan Busana Adat Bali merupakan kebijakan yang diberlakukannya saat menjabat Gubernur Bali periode 2018-2023. Kebijakan tersebut diatur melalui Pergub Bali Nomor 79 Tahun 2018 yang mulai berlaku pada 26 September 2018 dan diluncurkan pada 11 Oktober 2018.

“Tepat pada hari ini, hari suci yang penuh anugerah ini, angayubagia kebijakan Penggunaan Busana Adat Bali telah berjalan selama 9 tahun,” kata Gubernur Koster.

Dalam Pergub tersebut, penggunaan Busana Adat Bali ditetapkan setiap Hari Kamis, Purnama, Tilem, serta Hari Jadi Provinsi Bali pada 14 Agustus.

Kebijakan tersebut diberlakukan dengan pertimbangan bahwa Busana Adat Bali merupakan bagian dari kekayaan budaya nasional yang perlu dilestarikan dalam rangka pembinaan dan pengembangan budaya nasional.

Penggunaan Busana Adat Bali juga bertujuan menjaga dan memelihara kelestarian busana adat sebagai bagian dari peneguhan jati diri, karakter, dan budi pekerti.

Selain itu, kebijakan tersebut diarahkan untuk menyelaraskan fungsi Busana Adat Bali dengan pemajuan kebudayaan Bali dan Indonesia, mengenali nilai estetika, etika, moral, dan spiritual dalam budaya Bali, serta mendorong peningkatan pemanfaatan produk dan industri busana lokal Bali.
Kebijakan penggunaan Busana Adat Bali berlaku di lingkungan lembaga pemerintahan maupun lembaga swasta.

Sementara itu, masyarakat adat Nusantara lainnya yang tinggal di wilayah Provinsi Bali diperbolehkan menggunakan Busana Adat Bali atau busana adat daerah masing-masing.

Menurutnya, kebijakan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat Bali. Hal itu terlihat dari semakin semaraknya penggunaan Busana Adat Bali oleh pegawai pemerintah, hotel, restoran, bank, pusat perbelanjaan, siswa, generasi muda, hingga berbagai komponen masyarakat lainnya.

Penggunaan Busana Adat Bali juga tidak hanya terlihat pada hari-hari yang telah ditetapkan dalam Pergub, tetapi mulai digunakan masyarakat pada berbagai kesempatan lainnya.

Gubernur Koster menilai penggunaan Busana Adat Bali menjadi bagian dari strategi untuk memperkuat identitas, karakter, jati diri, serta rasa cinta masyarakat Bali dalam menampilkan diri sebagai Nak Bali yang berbudaya.

“Ternyata, penggunaan Busana Adat Bali berdampak sangat positif terhadap perkembangan industri busana adat, meliputi: penenun, penjahit, desain busana adat Bali untuk kegiatan adat dan kantor, peningkatan produksi busana adat Bali, UMKM, Butik, dan mata rantai lainnya yang berkontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian Masyarakat Bali,” kata Gubernur Koster.

Gubernur Koster juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pemerintah kabupaten/kota, instansi vertikal, lembaga pendidikan, hotel, restoran, mall, pelaku usaha, serta seluruh masyarakat Bali yang telah tertib dan disiplin menggunakan Busana Adat Bali sesuai Pergub Bali Nomor 79 Tahun 2018.

Atas restu Ida Bhatara yang berstana di Pura Puncak Duwur Sari, Gubernur Koster mengimbau seluruh pihak, terutama yang belum menerapkan penggunaan Busana Adat Bali, agar mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan.

Gubernur Koster menegaskan, kepatuhan menggunakan Busana Adat Bali merupakan bentuk tanggung jawab bersama masyarakat Bali dalam memuliakan Bali, melestarikan budaya, sekaligus menjaga masa depan Bali bagi generasi penerus.

“Kalau bukan Kita Masyarakat Bali, siapa lagi yang harus bertanggungjawab atas keberlanjutan masa depan Bali. Busana Adat Bali adalah Kita, Nak Bali,” tutupnya.

Reporter: Putu Ivan.
Redaktur: Agus Jaya.

  • Penulis: Redaksi Bali

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kinerja Keuangan Memuaskan, Bank Bengkulu Catat Kinerja Positif di 2024, Aset Tembus Rp 10,35 Triliun, Laba Bersih Rp 100,34 Miliar

    Kinerja Keuangan Memuaskan, Bank Bengkulu Catat Kinerja Positif di 2024, Aset Tembus Rp 10,35 Triliun, Laba Bersih Rp 100,34 Miliar

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.080
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu (Bank Bengkulu) berhasil mencatat pertumbuhan kinerja yang impresif sepanjang tahun 2024 . Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024 yang digelar di Aula Moechtar Azehari, Graha Bank Bengkulu, Kamis (20/3/2025, bank ini melaporkan laba bersih sebesar Rp100,34 miliar , meningkat 20,96% (yoy) di tengah tekanan industri perbankan daerah […]

  • Pansus TRAP Tak Mengejar Satu Objek! Harja Astawa: Semua Temuan Akan Dipertanggungjawabkan di Akhir Masa Tugas

    Pansus TRAP Tak Mengejar Satu Objek! Harja Astawa: Semua Temuan Akan Dipertanggungjawabkan di Akhir Masa Tugas

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 27
    • 0Komentar

    DENPASAR – Ketua Fraksi Gerindra–PSI DPRD Provinsi Bali yang juga Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali, I Gede Harja Astawa, menegaskan bahwa Pansus TRAP memiliki karakter yang berbeda dengan panitia khusus yang dibentuk untuk menangani satu objek atau satu persoalan tertentu. Pernyataan tersebut disampaikan Harja Astawa saat diwawancarai […]

  • Harapan untuk Timnas Indonesia: Wajib Menang Lawan Bahrain!

    Harapan untuk Timnas Indonesia: Wajib Menang Lawan Bahrain!

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.037
    • 0Komentar

    Medan – Timnas Indonesia akan menghadapi Bahrain dalam laga fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (25/3/ 2025). Duel ini diprediksi berlangsung sengit, mengingat kedua tim tengah bersaing ketat di Grup C. Setelah Jepang memastikan satu tiket ke Piala Dunia, Indonesia dan Bahrain masih harus berjuang demi satu tiket otomatis […]

  • Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa Bersama Ketua DPRD I Gusti Anom Gumanti Resmi Buka Piala Bupati Badung Finswimming Open 2026

    Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa Bersama Ketua DPRD I Gusti Anom Gumanti Resmi Buka Piala Bupati Badung Finswimming Open 2026

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 53
    • 0Komentar

    BADUNG – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti secara resmi membuka Piala Bupati Badung Finswimming Open 2026 di Kolam Renang Tirta Arum, Blahkiuh, Abiansemal, Minggu (12/7/2026). Pembukaan kejuaraan berlangsung meriah dan dihadiri jajaran anggota DPRD Kabupaten Badung, pengurus KONI Kabupaten Badung, PB POSSI, serta seluruh pengurus […]

  • HUT ke-14 IWO Indonesia dan HUT ke-1 IWO Bali, Koster Tegaskan Pers Online Harus Kritis, Objektif dan Berpihak Pada Kepentingan Publik.

    HUT ke-14 IWO Indonesia dan HUT ke-1 IWO Bali, Koster Tegaskan Pers Online Harus Kritis, Objektif dan Berpihak Pada Kepentingan Publik.

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pentingnya peran pers, khususnya media online, dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan publik. Hal tersebut disampaikan Koster saat menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia ke-14 sekaligus HUT IWO Provinsi Bali ke-1 yang digelar di Aula […]

  • Kuasa Hukum Pura Dalem Balangan Beberkan Modus Mafia Tanah dan Perjalanan Panjang Sengketa

    Kuasa Hukum Pura Dalem Balangan Beberkan Modus Mafia Tanah dan Perjalanan Panjang Sengketa

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Kuasa Hukum (KH) Pengempon Pura Dalem Balangan Jimbaran memaparkan secara rinci dugaan praktek mafia tanah yang dinilai merusak keutuhan dan kesucian kawasan Pura Dalem Balangan. Demikian disampaikan Adv. Harmaini Idris Hasibuan, SH., didampingi Adv. Tri Sakti Mandala Putra Hanes, SH., dan Boy Barzini Hanes, SH., selaku Kuasa Hukum (KH) Pengempon Pura Dalem […]

expand_less