Breaking News
light_mode
Trending Tags

50 Hektar Sawah Terendam , Kuwu desa Krasak Isma Gercep Kerja Nyata.

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
  • visibility 251
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INDRAMAYU JarrakPos.Com- Hujan deras yang melanda kabupaten Indramayu beberapa hari yang lalu meninggalkan banjir yang melanda hampir disetiap wilayah, selain itu banjir juga menggenangi areal persawahan yang mulai tananam. Salah satu daerah yang terdampak adalah desa Krasak Kecamatan Jatibarang khususnya di blok lapangan sepak bola dimana 50 hektar sawah siap tanam kini berubah menjadi lautan air yang menggenang. Selain itu pula beberapa rumah penduduk yang dekat dengan sawah ikut terendam hal iru pula berdampak pada anak-anak yang ingin sekolah untuk melalui daerah tersebut terpaksa harus lepas sepatu untuk dapat melewati jalan yang terendam.

Saat ditemui dilokasi kuwu desa Krasak khairul isma Arif ” bahwa benar desa Krasak khususnya blok lapangan bola sampai dengan tapal batas desa Jatisawit lor mengalami banjir setinggi kurang lebih lutut orang tua, kalau dihitung seluas 50 hektar sawah yang telah tanam menjadi tergenang hal ini berakibat kerugian ratusan juta selain itu pula memutuskan jalan penghubung antar blok yang ada dengan masyarakat bahu membahu membuat sodetan ini dari 4 hari kemarin, sebab kalau menunggu bantuan dari kabupaten khususnya PUPR Indramayu memakan waktu yang lama serta birokrasinya ribet” ujar Isma.

Ya jadi kita sepakat untuk mengerjakan secara manual dan gotong royong saja bersama masyarakat dan kelompok tani, biar lebih praktis dan cepat”tamba Isma.

Sementara itu salah seorang ketua RW wa Lemu saat di minta tanggapannya ” kami semua masyarakat desa Krasak khususnya blok lapangan bola merasa bertanggung jawab harus segera membuat langkah nyata karena selain untuk para petani agar bisa kesawah lagi juga kasihan anak sekolah ketika pulang dan berangkat harus melewati daerah yang banjir, coba bayangkan mereka sedang semangat belajar tapi terkendala karena banjir oleh sebab itu masyarakat semua sepakat membuat sodetan air dan dikerjakan dengan gotong royong” ucap wa Lemu.

Kuwu Krasak ini sungguh luar biasa tidak ada pagi maupun malam selalu turun bekerja dengan kami para masyarakat, andai semua pejabat perduli kepada masyarakatnya saja mungkin tidak ada demo-demo” lanjut wa Lemu.

Semoga apa yang dilakukan masyarakat blok lapangan bola menjadi solusi yang nyata dalam menangani banjir dan perlu dibuat kesadaran kepada masyarakat lainnya bila ingin membangun rumah tolong perhatikan saluran drainasenya agar tidak menimbulkan masalah di kemudian waktu. *****( GUS Wahyu )*****

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Secercah Harapan Agar Kejati Banten Usut Temuan BPK Soal Dana BOS

    Secercah Harapan Agar Kejati Banten Usut Temuan BPK Soal Dana BOS

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Matahukum meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten untuk merespon temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait dugaan penyelewengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dengan nilai fantastis mencapai Rp10,6 miliar pada tahun anggaran 2024. Hal tersebut dikatakan oleh Sekjen Matahukum Mukhsin Nasir, Sabtu (25/7/2025) “Memang semua kasus korupsi berawal dari indikasi, salah satunya seperti laporan […]

  • Anak Sulit Fokus Saat Belajar? Ternyata Otot Core Berperan Penting dalam Konsentrasi

    Anak Sulit Fokus Saat Belajar? Ternyata Otot Core Berperan Penting dalam Konsentrasi

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 37
    • 0Komentar

    DENPASAR – Kesulitan anak berkonsentrasi saat belajar tidak selalu disebabkan oleh kurangnya motivasi atau gangguan perhatian. Para ahli menjelaskan bahwa kemampuan fokus juga dipengaruhi kondisi fisik, terutama kekuatan otot inti atau core yang berfungsi menjaga stabilitas tubuh. Saat berada di kelas, tubuh anak terus bekerja mempertahankan keseimbangan. Kepala harus tetap stabil, mata mengikuti tulisan di […]

  • Hari Pertama, Program Makan Bergizi Gratis di Magelang Raya Berjalan Lancar

    Hari Pertama, Program Makan Bergizi Gratis di Magelang Raya Berjalan Lancar

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 297
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Program Makan Bergizi Gratis untuk siswa sekolah dasar dan menengah yang dilaksanakan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) mulai diterapkan hari ini, Senin (06/01/2025). Demikian halnya di Magelang Raya (Kabupaten dan Kota Magelang) juga dimulai hari ini dengan sasaran 2.630 pelajar. Hal itu diungkapkan Pj. Bupati Magelang Sepyo Achanto, S.H., M.H. saat mengunjungi pelaksanaan […]

  • Pansus TRAP DPRD Bali Disorot Publik, Komitmen Jaga Alam Diuji Pembuktian

    Pansus TRAP DPRD Bali Disorot Publik, Komitmen Jaga Alam Diuji Pembuktian

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Dukungan terhadap Panitia Khusus Tata Ruang, Perizinan, dan Aset (Pansus TRAP) DPRD Bali terus menguat dari berbagai lapisan masyarakat. Tidak hanya dari kalangan legislatif, apresiasi kini datang dari tokoh seni hingga Gubernur Bali, menandai besarnya harapan publik terhadap langkah nyata penyelamatan alam Pulau Dewata. Ketua Yayasan Kesenian Bali, Kadek Arimbawa alias Lolak, […]

  • Langgar Tata Tertib DPRD? Pansus TRAP Siapkan Laporan ke Badan Kehormatan, Sinyal Konflik Internal Makin Memanas

    Langgar Tata Tertib DPRD? Pansus TRAP Siapkan Laporan ke Badan Kehormatan, Sinyal Konflik Internal Makin Memanas

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    DENPASAR – Polemik penarikan anggota Fraksi Golkar dari Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali memasuki babak baru. Jika hasil pembahasan internal DPRD menyatakan surat penarikan tersebut tidak sesuai dengan Tata Tertib (Tatib) DPRD Provinsi Bali dan dinyatakan tidak sah, Pansus TRAP memastikan akan membawa persoalan itu ke Badan […]

  • Aturan Harus Ditegakan Demi Bali, Tegas Suyasa Ketua Komisi III DPRD Bali

    Aturan Harus Ditegakan Demi Bali, Tegas Suyasa Ketua Komisi III DPRD Bali

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 27
    • 0Komentar

    DENPASAR , Matakompas.com – Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Suyasa, ST, menegaskan pentingnya penegakan aturan dan pengawasan ketat terhadap setiap aktivitas pembangunan di Bali, terutama yang berpotensi merusak lingkungan. Legislator asal Dapil Karangasem dari Partai Gerindra ini menyampaikan pandangannya saat ditemui di Gedung DPRD Bali, Denpasar, pada Selasa (11/11/2025). Menurut Suyasa, keberadaan […]

expand_less