Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Forum PHDI Bali Bahas BTID Serangan, Supartha Tegaskan Bali Tidak Boleh Dikalahkan Investasi

Forum PHDI Bali Bahas BTID Serangan, Supartha Tegaskan Bali Tidak Boleh Dikalahkan Investasi

  • account_circle admin
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matacompas.com– Polemik akses umat Hindu menuju pura-pura yang berada di kawasan pengembangan PT Bali Turtle Island Development (BTID) di Serangan kembali menjadi perhatian berbagai elemen masyarakat. Persoalan tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam forum yang digelar oleh Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali di Aula PHDI Bali, Kamis (25/6/2026).

Pertemuan yang menghadirkan sulinggih, tokoh adat, akademisi, unsur pemerintah, DPRD, serta perwakilan masyarakat itu digelar sebagai tindak lanjut atas berbagai aspirasi dan dinamika yang berkembang terkait akses persembahyangan, keberadaan pura, serta status pelaba pura yang berada di dalam kawasan BTID.

Dalam forum tersebut, Ketua Panitia Khusus Tata Ruang dan Aset Publik (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali, Dr. (C) I Made Supartha, S.H., M.H., menyampaikan keprihatinannya terhadap berbagai persoalan yang muncul akibat aktivitas investasi dan pengelolaan kawasan yang dinilai perlu dievaluasi secara menyeluruh.

Menurut Supartha, berbagai kegiatan yang dilakukan oleh pemodal atau investor selama ini harus menjadi bahan evaluasi bersama demi menjaga kepentingan masyarakat Bali, khususnya terkait keberlangsungan tempat-tempat suci dan hak umat dalam menjalankan ibadah.

“Kita perlu mengevaluasi kembali berbagai kegiatan yang dilakukan para pemodal. Semua pihak yang memiliki kepentingan investasi tentu ingin mendapatkan keuntungan, tetapi Bali juga harus dijaga. Kalau kita tidak bersama-sama menjaga, maka yang dirugikan adalah masyarakat Bali sendiri,” tegas Supartha yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali.

Ia menilai terdapat sejumlah indikasi yang perlu mendapat perhatian serius, terutama menyangkut keberadaan pura dan aset-aset keagamaan yang berada dalam kawasan berstatus Hak Guna Bangunan (HGB).

“Fakta yang kita lihat hari ini menunjukkan adanya berbagai persoalan yang perlu dikaji lebih mendalam. Bayangkan, pura berada dalam kawasan berstatus HGB. Ini tentu harus menjadi perhatian bersama. Jika tidak kita evaluasi dan jaga sekarang, lalu kapan lagi?” ujarnya di hadapan peserta forum.

Supartha menegaskan bahwa upaya penyelamatan aset-aset keagamaan dan ruang-ruang publik Bali tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Menurutnya, diperlukan sinergi seluruh elemen, mulai dari tokoh agama, akademisi, masyarakat adat, pemerintah daerah, hingga lembaga legislatif.

Ia juga mengapresiasi semakin luasnya dukungan terhadap langkah-langkah evaluasi yang selama ini diperjuangkan oleh Pansus TRAP DPRD Bali. Jika sebelumnya pembahasan tata ruang dan aset publik lebih banyak menjadi perhatian pansus, kini berbagai kalangan mulai menunjukkan kepedulian yang sama terhadap masa depan Bali.

“Kita semua hadir di sini, tokoh-tokoh Bali, pemerintah, DPRD, PHDI, para akademisi dan pemerhati sejarah Bali. Ini menunjukkan bahwa semangat menjaga Bali semakin kuat. Yang sebelumnya bergerak sendiri-sendiri, sekarang sudah mulai bersatu mendukung upaya evaluasi dan perlindungan kepentingan rakyat Bali,” katanya.

Forum yang digelar PHDI Bali tersebut diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi konkret terkait perlindungan pura, pelaba pura, akses persembahyangan umat Hindu, serta penataan kawasan yang tetap menghormati nilai-nilai budaya, adat, dan spiritualitas Bali.

Bagi Supartha, persoalan Serangan bukan semata-mata soal investasi dan pembangunan kawasan, melainkan juga menyangkut identitas, sejarah, dan hak masyarakat Bali untuk menjaga warisan leluhur yang telah ada sejak lama.

“Prinsipnya adalah menjaga Bali dan rakyat Bali. Itu yang harus menjadi dasar dalam setiap kebijakan maupun pengelolaan kawasan di masa mendatang,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Giri Prasta Dampingi Kepala Staf Kepresidenan RI Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Karangasem

    Wagub Giri Prasta Dampingi Kepala Staf Kepresidenan RI Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Karangasem

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 4
    • 0Komentar

    KARANGASEM, Matakompas.com – Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, mendampingi Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Muhammad Qodari, meninjau pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Bali di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem pada Senin (Soma Pon, Sinta), 6 April 2026. Pembangunan Sekolah Rakyat yang berpusat di Kabupaten Karangasem ini memiliki nilai kontrak Rp255.500.000.000 yang bersumber dari […]

  • Mentri LH Setuju Beri Perpanjangan Waktu, Gubernur Koster Sebut Penutupan TPA Suwung di Tunda

    Mentri LH Setuju Beri Perpanjangan Waktu, Gubernur Koster Sebut Penutupan TPA Suwung di Tunda

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Pemerintah pusat akhirnya memberikan perpanjangan waktu penutupan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional Sarbagita Suwung. Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, secara resmi memutuskan memberikan tambahan waktu hingga 28 Februari 2026, dari rencana semula yang dijadwalkan ditutup total pada 23 Desember 2025. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat […]

  • Wayan Koster Kobarkan Semangat Pendidikan di HUT SMKN 3 Kintamani, Ungkap Perjuangan dari Buruh hingga Gubernur Bali

    Wayan Koster Kobarkan Semangat Pendidikan di HUT SMKN 3 Kintamani, Ungkap Perjuangan dari Buruh hingga Gubernur Bali

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 5
    • 0Komentar

    BANGLI – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-17 SMKN 3 Kintamani yang berlangsung di Desa Dausa, Kintamani, Bangli, Senin (11/5). Kehadiran Gubernur Koster didampingi Sang Nyoman Sedana Arta serta dua mantan Bupati Bangli, I Nengah Arnawa dan Made Gianyar, disambut hangat ribuan siswa, guru, serta masyarakat setempat. Dalam suasana penuh kekeluargaan, […]

  • Safari Ramadhan, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Serahkan Santunan

    Safari Ramadhan, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Serahkan Santunan

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 70
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com– BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) cabang Bengkulu kembali menyerahkan santunan jaminan kematian (JKM). Kali ini santunan diberikan kepada ahli waris Edi Hartono sebesar total Rp 307 Juta, termasuk beasiswa untuk 2 orang anak sejumlah Rp 120 juta. Asisten II Provinsi Bengkulu Raden Ahmad Denni secara simbolis menyerahkan santunan kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan dalam kegiatan […]

  • TMMD ke – 123 Kodim 0603/Lebak Bawa Kebahagiaan Bagi Anak Sekolah di Desa Terpencil

    TMMD ke – 123 Kodim 0603/Lebak Bawa Kebahagiaan Bagi Anak Sekolah di Desa Terpencil

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Lebak – Kehadiran anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke- 123 Kodim 0603/Lebak, di Desa Parungkujang Kecamatan Cileles Kabupaten Lebak, memberikan kesan baik bagi anak – anak sekolah di Desa Parungkujang Kecamatan Cileles Kabupaten Lebak Banten, begitu antusias dan menyambut dengan gembira, bahkan anak-anak sekolah itu sangat gembira bisa dekat dengan anggota TMMD. Hal […]

  • Ketua RJW Arta Wirawan Ajak Semua Pihak Redam Polemik BPJS PBI Demi Kepentingan Warga

    Ketua RJW Arta Wirawan Ajak Semua Pihak Redam Polemik BPJS PBI Demi Kepentingan Warga

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Polemik penonaktifan peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Denpasar memicu perhatian publik setelah sejumlah pasien kronis dilaporkan sempat mengalami penolakan layanan kesehatan. Kondisi ini berkaitan dengan penyesuaian data kepesertaan berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025. Secara normatif, kebijakan pembaruan data bertujuan meningkatkan akurasi […]

expand_less