Breaking News
light_mode
Trending Tags

Merawat Pusaka, Merajut Budaya : Tradisi Tumpak Landep di Ponorogo

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
  • visibility 601
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ponorogo – Jarrakpos – Tradisi warisan leluhur terus dilestarikan oleh para pecinta tosan aji di Kabupaten Ponorogo. Salah satu bentuk pelestarian itu adalah gelaran Tumpak Landep yang kembali diadakan di Griya Dhuwung, Desa Beton, Kecamatan Siman, pada Sabtu (22/2/2025).

Tradisi ini menjadi ajang penyucian puluhan pusaka, yang tidak hanya berasal dari Ponorogo, tetapi juga dari berbagai daerah seperti Banyuwangi, Jember, Sidoarjo, hingga Surabaya.

Kang PaySu, pemilik Griya Dhuwung sekaligus ahli mewarangi pusaka, menjelaskan bahwa Tumpak Landep memiliki rangkaian prosesi yang dimulai sejak Jumat hingga Sabtu siang.

Tradisi ini digelar dua kali dalam setahun, bertepatan dengan wuku Landep dalam kalender Jawa.

“Pada hari Jumat, rangkaian acara diawali dengan ziarah ke makam leluhur Ponorogo, dilanjutkan dengan kenduri atau selamatan. Malam harinya, diadakan Macapatan sebagai bagian dari penghormatan kepada para leluhur,” ungkapnya.

Prosesi puncak digelar pada Sabtu dengan ritual jamasan pusaka, yaitu pencucian dan perawatan pusaka agar tetap dalam kondisi baik serta bersih dari hal-hal negatif.

Ritual ini kemudian ditutup dengan larungan, yang diiringi kesenian Reog tua.

“Harapannya, dengan jamasan ini, tidak hanya pusaka yang bersih, tetapi juga pemiliknya mendapatkan keberkahan dan dijauhkan dari hal-hal yang kurang baik. Kami ingin menjaga warisan budaya ini tetap lestari,” tambah Kang PaySu.

Keistimewaan tradisi ini semakin terasa dengan kehadiran kesenian Reog tua yang turut memeriahkan acara. Para pembarong legendaris seperti Mbah Wondo dan Mbah Wandi tampil menghidupkan suasana bersama pelestari budaya Ponorogo lainnya.

Tradisi Tumpak Landep tidak hanya menjadi ajang pelestarian warisan leluhur, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi bagi para pecinta budaya dan pusaka dari berbagai daerah. Keunikan dan makna mendalam dalam ritual ini menjadikannya sebagai salah satu kekayaan budaya yang layak terus dijaga dan dilestarikan oleh generasi mendatang.(dedy)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akademisi di Bali Apresiasi Hilirasi Presiden Prabowo: Tingkatkan Nilai Tambah Produk

    Akademisi di Bali Apresiasi Hilirasi Presiden Prabowo: Tingkatkan Nilai Tambah Produk

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 7
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, I Gede Nandya Oktora, menyambut baik peresmian hilirisasi industri Petrokimia Nafta Crackers terbesar di Asean. Pusat industri petrokimia PT. Lotte Chemical Indonesia yang berada di Cilegon, Banten ini baru saja diresmikan Presiden Prabowo Subianto dengan nilai investasi mencapai Rp62 triliun. Menurut Nandya, hilirisasi merupakan kebijakan […]

  • Dukung Pansus TRAP, Pengamat Minta Pemerintah Bela Wong Cilik dan Selamatkan Subak Bali

    Dukung Pansus TRAP, Pengamat Minta Pemerintah Bela Wong Cilik dan Selamatkan Subak Bali

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 7
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Pengamat Kebijakan Publik Putu Suasta yang juga Pendiri LSM JARRAK dan Yayasan Wisnu, memberikan apresiasi terhadap langkah tegas Pansus TRAP DPRD Bali dalam menutup bangunan liar yang merusak kawasan Subak Jatiluwih.  Menurutnya, tindakan Satpol PP Bali dalam penyegelan saat sidak Pansus di Tabanan, Selasa, 2 Desember 2025 merupakan langkah nyata menjaga wajah […]

  • Banteng Denpasar Pertahankan Tahta Soekarno Cup 2026, Final Dramatis Bungkam Badung 3-2

    Banteng Denpasar Pertahankan Tahta Soekarno Cup 2026, Final Dramatis Bungkam Badung 3-2

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    DENPASAR — Atmosfer panas dan penuh semangat mewarnai partai final Liga Kampung Soekarno Cup III 2026 di GOR Ngurah Rai, Denpasar, Senin (25/5/2026). Dalam laga yang berlangsung dramatis, Banteng Denpasar sukses mempertahankan supremasinya usai menundukkan Banteng Badung dengan skor tipis 3-2. Kemenangan tersebut memastikan Banteng Denpasar kembali keluar sebagai juara dalam ajang pembinaan sepak bola […]

  • Soroti LPD Bermasalah hingga Penipuan Medsos, I Wayan Tagel Winarta Minta Aparat Perkuat Perlindungan Masyarakat Bali

    Soroti LPD Bermasalah hingga Penipuan Medsos, I Wayan Tagel Winarta Minta Aparat Perkuat Perlindungan Masyarakat Bali

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DENPASAR – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali, I Wayan Tagel Winarta, menyoroti sejumlah persoalan yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat dalam Rapat Koordinasi Pengamanan dan Ketertiban Masyarakat terkait meningkatnya aksi kriminalitas di Bali yang digelar di Ruang Rapat Gabungan DPRD Provinsi Bali, Senin (13/7/2026). Dalam forum yang dihadiri unsur Forkopimda, kepolisian, Badan […]

  • Oka Antara Tegas Batasi Toko Modern, UMKM dan Warung Rakyat Harus Dilindungi

    Oka Antara Tegas Batasi Toko Modern, UMKM dan Warung Rakyat Harus Dilindungi

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 7
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali menunjukkan komitmen kuat dalam melindungi pasar tradisional dan warung rakyat dari ekspansi toko modern berjejaring.  Sikap tegas ini tercermin dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Provinsi Bali tentang Pengendalian Toko Modern Berjejaring, yang menitikberatkan pada pembatasan izin, pengaturan jarak, serta kewajiban kemitraan dengan UMKM lokal. […]

  • Manfaatkan Lahan Kosong, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Tanam Sayuran

    Manfaatkan Lahan Kosong, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Tanam Sayuran

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Dalam upaya meningkatkan kemandirian pangan di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Aji Kuning melaksanakan kegiatan Ketahanan Pangan di Pos Aji Kuning, Desa Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan. Program ini bertujuan untuk mengelola lahan pertanian guna memenuhi kebutuhan sayur mayur bagi personel Satgas yang bertugas di Pos Aji Kuning. […]

expand_less