Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gawat, Kasus Silfester Matutina Sudah Inkracht Sejak 2019 Kini Heboh Lagi

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
  • visibility 407
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jarrakpos.com Jakarta – Banyak keanehan dalam sejumlah kasus atau perkara yang ditangani Jaksa di era Joko Widodo. Salah satunya, kasus yang melibatkan Silfester Matutina yang merupakan Relawan Jokowi.

Perkara ini mencuat lagi di era Presiden Prabowo Subianto ini, padahal, kasus Silfester Matutina itu sudah inkracht atau berkekuatan hukum tetap segera dieksekusi sejak tahun 2019 lalu.

Barisan Rakyat 1 Juni (Barak 106) menyoroti fenomena terpidana masih bebas berbicara di televisi dan ruang publik yang mencoreng profesionalitas Kejaksaan Agung.

Seperti yang dilakukan Silfester Matutina tersebut. Padahal sudah jelas-jelas sebagai Terpidana sejak 2019 lalu, namun tidak kunjung dieksekusi oleh Jaksa. Malah, Silfester Matutina bebas melenggang dan berkoar-koar di publik, bahkan masih mendapat posisi Komisaris di salah satu BUMN.

Oleh karena itu, Ketua Umum DPP Barak 106, Martin Siahaan, mengungkapkan, Jaksa yang menangani perkara ini sejak 2019 lalu itu harus segera diperiksa dan dibebastugaskan.

“Kami meminta kepada Presiden Prabowo agar segera membebastugaskan Anang Supriatna yang merupakan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pada saat kasus Silfester Matutina tersebut sudah dinyatakan Inkracht sejak 2019 namun tak kunjung dilakukan eksekusi,” tutur Martin Siahaan, dalam keterangan persnya yang diterima redaksi, Kamis (7/8/2025).

Barisan Rakyat 1 Juni (Barak 106) juga meminta Anang Supriatna yang kini sudah menjabat sebagai Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum), untuk bertanggung jawab demi keadilan dan kehormatan.

“Pada saat Putusan Kasasi 20 Mei 2019 dan diberitahukan untuk dilakukan eksekusi oleh Kejari Jakarta Selatan namun tidak dilakukan oleh Kajari pada saat itu, Anang Supriatna,” jelas Martin Siahaan.

Perbuatan lalai yang dilakukan Anang Supriatna dinilai Martin membuka tabir aib. Terlebih lagi terpidana Silfester Matutina juga diangkat menjadi Komisaris BUMN, ID Food.

“Jika seandainya, Anang Supriatna profesional dan patuh terhadap hukum maka fenomena Silfester tidak akan terjadi. Dan ini memalukan,” kata Martin.

Kondisi penegakan hukum saat ini, lanjut Martin, sungguh tak bisa bisa dipercaya lagi. Dia menambahkan agar Presiden Prabowo membebastugaskan sementara Anang Supriatna untuk diperiksa apakah karena faktor kesengajaan atau karena ada kekuatan politik di balik kelalaian eksekusi Silfester.

Perlu diketahui, Anang Supriatna menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dari Mei 2019 hingga April 2021.

Selama hampir dua tahun menjabat, Anang tidak melaksanakan perintah Mahkamah Agung. Dimana diketahui juga Silfester Matutina adalah relawan solidaritas Merah Putih (Solmet) yang mendukung Joko Widodo.

Putusan Mahkamah Agung Nomor 287K/Pid/2019 kembali heboh 6 tahun kemudian, di saat Anang Supriatna telah menjabat Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung. Dalam putusan tersebut Silfester Matutina dipidana penjara selama 1 tahun 6 bulan.

Sebagaimana diketahui, Anang Supriatna telah menempati berbagai posisi strategis di lingkungan Kejaksaan.

Anang tercatat pernah menjabat sebagai Kajari Bontang pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur pada 2014.

Kemudian setelah itu, dia menjabat sebagai Asisten Pembinaan Kejati Bali pada kurun waktu 2016/2017 sebelum menjadi Kepala Subdirektorat atau Kasubdit Pemantauan pada Jaksa Muda Bidang Intelijen atau Jamintel Kejagung.

Lalu pada Senin, 29 April 2019, Anang Supriatna dilantik menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kajari Jaksel).

Selanjutnya pada Maret 2021, Anang lagi-lagi mendapatkan promosi jabatan sebagai Asisten Pembinaan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Pada 28 Januari 2023, Anang Supriatna kembali mendapatkan promosi jabatan di Kejaksaan Agung. Dia menjadi Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus atau Jampidsus Kejagung RI.

Pada Mei 2024, Anang kemudian menjadi Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara atau Wakajati Sultra.

Atas persoalan ini, Anang Supriatna yang kini menjadi Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum), akan terlebih dahulu melakukan pengecekan perkara yang diputuskan oleh Mahkamah Agung (MA) untuk atas nama Silfester Matutina tersebut.

“Saya pelajari dulu. Saya lacak dulu kapan penerimaan di Kejari Jaksel, dan bagaimana posisinya. Kita ini tidak hafal dan banyak perkara,” ujar Anang Supriatna ketika dikonfirmasi wartawan.

Dalam Putusan Kasasi perkara No 100/Pid.B/2018/PN.JKT.SEL dengan Terdakwa Silfester Matutina, tercantum nama Jaksa Penuntut Umum (JPU) adalah Yenita Sufniwati, SH. Pada waktu itu, Anang Supriatna menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kajari Jaksel).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saraswati, Momentum Memuliakan Ilmu Pengetahuan: Made Supartha Ajak Umat Jadikan Pengetahuan sebagai Jalan Membangun Kehidupan

    Saraswati, Momentum Memuliakan Ilmu Pengetahuan: Made Supartha Ajak Umat Jadikan Pengetahuan sebagai Jalan Membangun Kehidupan

    • calendar_month Sabtu, 31 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DENPASAR, MATACOMPAS.COM – Umat Hindu di Bali dan seluruh Indonesia memperingati Hari Raya Saraswati pada Sabtu, 31 Oktober 2026, bertepatan dengan Saniscara Umanis Watugunung. Hari suci ini menjadi momentum penting untuk memuliakan ilmu pengetahuan sebagai anugerah suci yang menjadi pedoman manusia dalam menjalani kehidupan. Hari Raya Saraswati dikenal sebagai hari turunnya ilmu pengetahuan suci yang […]

  • Polres Dumai Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Dumai Kota Tanam Jagung Pipil di Lahan Seluas 1 Hektar

    Polres Dumai Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Dumai Kota Tanam Jagung Pipil di Lahan Seluas 1 Hektar

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DUMAI,MATAKOMPAS.COM – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Polsek Dumai Kota melaksanakan kegiatan penanaman jagung pipil di lahan Kebun Jagung Ketahanan Pangan Polsek Dumai Kota yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, RT 08, Kelurahan Bintan, Kecamatan Dumai Kota, Kota Dumai, Rabu (17/6/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh […]

  • Ujan Intensitas Tinggi di Hulu Kali Bekasi Menyebabkan Banjir Besar

    Ujan Intensitas Tinggi di Hulu Kali Bekasi Menyebabkan Banjir Besar

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 881
    • 0Komentar

    BEKASI,JARRAKPOS.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Jawa Barat, menyatakan banjir yang membuat lumpuh sejumlah wilayah Bekasi disebabkan oleh hujan intensitas tinggi dan luapan air yang melimpah dari wilayah hulu Kali Bekasi. BPBD mencatat banjir Bekasi tersebar di 20 titik dan tujuh wilayah kecamatan terdampak usai diguyur hujan deras sejak Senin (3/3) malam […]

  • Pansus TRAP Perketat Pengawasan Jatiluwih Siapkan Solusi Tanpa Merusak Sawah

    Pansus TRAP Perketat Pengawasan Jatiluwih Siapkan Solusi Tanpa Merusak Sawah

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Pansus TRAP (Tata Ruang, Aset dan Perizinan) DPRD Bali mengambil langkah tegas untuk menjaga Jatiluwih tetap terjaga. Agar tidak nantinya malah status WBD (Warisan Budaya Dunia) oleh UNESCO dicabut. Aksi – aksi yang muncul di masyarakat tetap akan diawasi, dan tidak membuat Pansus surut untuk mempertahankan status WBD untuk Jatiluwih. Ketua Pansus […]

  • Masyarakat Adat Nabire: Investasi Buka Akses Pembangunan, Dialog Lebih Penting Daripada Hanya Tuduhan

    Masyarakat Adat Nabire: Investasi Buka Akses Pembangunan, Dialog Lebih Penting Daripada Hanya Tuduhan

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Matacompas.com Papua – Kehadiran PT Kristalin Ekalestari di mata masyarakat murni keputusan warga adat sebagai bentuk mempertahankan hak, aset dan sumber penghidupan warga sebagai roda penggerak ekonomi daerah. Kepala Suku Kampung Nifasi Dominggus Monei, mengatakan merupakan hak masyarakat adat untuk menjaga aset dan memperjuangkan masa depan kampung yang dinilai masih membutuhkan perhatian pembangunan. Menurutnya, kehadiran […]

  • DPRD Badung Matangkan Regulasi Tata Beracara Badan Kehormatan

    DPRD Badung Matangkan Regulasi Tata Beracara Badan Kehormatan

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    BADUNG |DPRD Kabupaten Badung terus mematangkan pembahasan Rancangan Peraturan DPRD tentang Tata Beracara Badan Kehormatan melalui rapat Panitia Khusus (Pansus) yang digelar di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kabupaten Badung, Senin, 8 Juni 2026. Rapat tersebut dipimpin langsung Ketua Badan Kehormatan sekaligus Ketua Pansus, I Putu Parwata, didampingi Sekretaris Pansus I Made Yudana. Hadir pula, Anggota […]

expand_less