Breaking News
light_mode
Trending Tags

Polemik Penjor Galungan dan Kabel PLN, DPRD Bali Geram: “Bukan Penjor yang Harus Menyesuaikan”

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Polemik terkait imbauan PLN mengenai jarak minimal pemasangan penjor dari kabel listrik kembali memicu reaksi keras dari masyarakat Bali. Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Oka Antara, menjadi salah satu pihak yang dengan tegas menolak kebijakan tersebut.

Menurutnya, aturan ini bukan sekadar urusan teknis, tetapi menyentuh langsung jantung kebudayaan Hindu Bali.

Oka Antara menilai imbauan agar penjor dipasang minimal 2-2,5 meter dari kabel listrik menunjukkan ketidakpahaman PLN terhadap tradisi Bali yang telah berlangsung turun-temurun.

“Penjor itu sudah dibuat sejak ratusan tahun lalu. Setiap Galungan orang Hindu di Bali selalu memasang penjor. Baru kali ini muncul peringatan seperti ini dari PLN,” ujarnya.

Soroti Kabel PLN yang Dinilai Semrawut

Menurutnya, penjor bukanlah bagian yang harus disesuaikan, justru penataan kabel listriklah yang semestinya dibenahi.

“Kalau listrik ini berbahaya, justru merekalah yang harus mengatur kabel-kabel itu. Jangan kabel ditarik rendah di pinggir jalan, di depan rumah orang. Jadi, bukan penjor yang harus menyesuaikan PLN,” tegasnya.

Ia juga menyindir penempatan pejabat PLN yang dinilai kurang memahami nilai budaya Bali.

“Bukan orang yang ingin menggeser atau mengerdilkan budaya Bali. Orang Bali sangat tersinggung. Penjor itu bukan sekadar hiasan. Ada lambang kemenangan Dharma melawan Adharma,” ucapnya.

Penjor Galungan Tidak Bisa Disamakan dengan Penjor Pernikahan

Oka Antara menegaskan bahwa penjor Galungan memiliki makna suci.

“Penjor Galungan itu disembahyangi setiap hari hingga batas waktu setelah Kuningan. Tidak bisa diperlakukan sama seperti penjor nikahan,” jelasnya.

PLN Sudah Minta Maaf, Tapi Dinilai Belum Cukup

Meski PLN telah menyampaikan permohonan maaf, ia menilai persoalan tidak berhenti di situ. “Kita maafkan, tapi tidak sesederhana, itu bukan hal sepele,” katanya.

Ia menyoroti kabel rendah yang kerap mengganggu prosesi adat, termasuk saat pemangku atau masyarakat melintas dalam upacara suci.

Dugaan Bisnis Saat Upacara: Tarif Bongkar Kabel Capai Ratusan Juta

Oka Antara juga mengungkap dugaan pungutan tinggi ketika masyarakat menggelar upacara besar.

“Ada yang diminta bayar 25 juta, 50 juta, bahkan sampai ratusan juta hanya untuk menaikkan atau memindahkan kabel. Ini apa? Bisnis?,” tegasnya.

Ia bahkan mencontohkan pengalamannya sendiri saat prosesi ngaben di Karangasem yang nyaris terhambat kabel rendah.

Usulkan Bali Tanpa Kabel Udara

Melihat berbagai persoalan tersebut, ia akan mengusulkan regulasi khusus agar jaringan kabel udara di Bali dihapuskan.

“Saya akan usulkan, ketetapan bahwa tidak boleh ada kabel di atas, khusus di Bali,” ujarnya.

Menurutnya, selain mengganggu estetika, kabel udara sangat berpotensi menghambat kegiatan adat.

PLN Diminta Tidak Atur Budaya Bali Oka Antara menegaskan bahwa penjor adalah simbol suci yang tidak boleh diganggu oleh aturan teknis.

“Jangan PLN sekarang datang dan menyuruh orang Bali menyesuaikan aturan mereka. Itu sangat keliru,” katanya.

Ia menutup dengan desakan agar PLN Pusat menempatkan pejabat yang benar-benar memahami Bali.

“Bali mayoritas Hindu. Siapa pun yang bertugas di sini harus menghormati adat dan kultur kami,” tegasnya. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polresta Cirebon Ikuti Zoom Meeting Panen Raya Jagung Serentak Tahap I

    Polresta Cirebon Ikuti Zoom Meeting Panen Raya Jagung Serentak Tahap I

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 982
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Polresta Cirebon mengikuti kegiatan Zoom Meeting yang dipimpim Kapolri JENDERAL POL. Drs. LISTYO SIGIT PRABOWO M.Si., dengan agenda Panen Raya Jagung Serentak Tahap I di Lahan Perkebunan Jagung Atau Yang Lainnya Dalam Rangka Mendukung Swasembada Pangan Tahun 2025, Rabu (26/2/2025). Kegiatan tersebut dilaksanakam di Ds. Kedongdong Kidul Kec. Dukupuntang Kab. Cirebon. Dalam […]

  • LHMB Dumai Timur Endus Dugaan Kongkalikong Serta Kecam Rekruitmen Tenaga Kerja TA 2026 di Pertamina Dumai

    LHMB Dumai Timur Endus Dugaan Kongkalikong Serta Kecam Rekruitmen Tenaga Kerja TA 2026 di Pertamina Dumai

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 34
    • 0Komentar

      Mata kompas. Com DUMAI – Panglima Bungsu Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB) Kecamatan Dumai Timur, Tengku Harfansyah, melontarkan pernyataan keras kepada pihak Pertamina RU II Dumai terkait proses penerimaan tenaga kerja Turn Around (TA) 2026. Tengku Harfansyah menegaskan bahwa proses penerimaan tenaga kerja harus dilakukan secara transparan, jujur, dan tanpa praktik kecurangan. Ia juga […]

  • Upacara Kenaikan Pangkat Prajurit Taruna ke Kopral Taruna

    Upacara Kenaikan Pangkat Prajurit Taruna ke Kopral Taruna

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 178
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Gubernur Akademi Militer, Mayor Jenderal TNI Arnold A.P. Ritiauw, sebagai Inspektur Upacara melantik kenaikan Pangkat Taruna Akademi Militer Tingkat I dari Pratar (Prajurit Taruna) ke Koptar (Kopral Taruna) Tahun Pendidikan 2024/2025. Upacara yang berlangsung di Lapangan Pancasila Akademi Militer ini menjadi momen penting bagi para Taruna yang telah menyelesaikan tahap awal pendidikan dan […]

  • Sidak Pansus TRAP Temukan Pelanggaran Berat, Pembangunan JW Marriott Resmi Dihentikan Sementara

    Sidak Pansus TRAP Temukan Pelanggaran Berat, Pembangunan JW Marriott Resmi Dihentikan Sementara

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    GIANYAR, Matakompas.com | Pembangunan Hotel JW Marriott di Desa Puhu, Kecamatan Payangan, Gianyar, resmi dihentikan sementara oleh Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, Kamis, 27 November 2025.  Keputusan ini diambil setelah sidak menemukan dugaan pelanggaran berat berupa saluran irigasi subak yang tertutup dan kini berada didalam struktur bangunan hotel. Dalam […]

  • Mutasi Personil Polda Kepri 2025 : Komitmen Pelayanan Prima Polri Wujudkan Harapan Masyarakat

    Mutasi Personil Polda Kepri 2025 : Komitmen Pelayanan Prima Polri Wujudkan Harapan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Batam, jarrakpos.com | Mengawali tahun 2025, Polda Kepri lakukan alih tugas jabatan dan mutasi kepada 198 Personel Polda Kepri dan Jajaran berdasarkan Surat Telegram Kapolda Kepri Nomor STR/5/I/KEP./2025, STR/6/I/KEP./2025, STR/7/I/KEP./2025, dan STR/8/I/KEP./2025 Tanggal 6 Januari 2025. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., di Ruang Kerja Kabidhumas […]

  • PBVSI Sumut Dukung Hatunggal Siregar Sebagai ketua KONI Sumut

    PBVSI Sumut Dukung Hatunggal Siregar Sebagai ketua KONI Sumut

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 574
    • 0Komentar

    Medan – Bursa bakal Calon Ketua Umum (Caketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara (Sumut ) periode 2025-2029 menghangat, menyusul kesediaan Kol (Purn) ikut bertarung. Pria yang juga menjabat Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Petanque Sumatera Utara ini menyatakan siap maju jika didukung cabang olahraga (cabor) maupun KONI kabupaten dan kota. Gayung pun bersambut, Pengprov […]

expand_less