Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Jro Bendesa Cokorda Putra Dorong Pengusaha Lokal dan Pendatang Perkuat LPD Lewat Pendekatan Non-Formal

Jro Bendesa Cokorda Putra Dorong Pengusaha Lokal dan Pendatang Perkuat LPD Lewat Pendekatan Non-Formal

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GIANYAR, Matakompas.com — Dalam upaya memperkuat peran Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai tulang punggung ekonomi kerama Desa Adat Peliatan, Jro Bendesa Adat Peliatan, Cokorda Putra Wisnu Wardana, menegaskan pentingnya partisipasi para pengusaha lokal maupun dari luar desa yang menjalankan usaha di wilayah Desa Peliatan.

Jro Bendesa menjelaskan bahwa strategi komunikasi yang ditempuh oleh prajuru dan pengawas LPD tidak dilakukan melalui pendekatan formal seperti rapat atau pertemuan resmi, melainkan melalui interaksi non-formal yang lebih natural dan efektif.

Pendekatan Non-Formal di Upacara Adat Lebih Efektif Sentuh Pengusaha

Menurut Jro Bendesa, sebagian besar pengusaha di Peliatan memiliki jadwal yang sangat padat, sehingga sulit diundang dalam forum resmi. Karena itu, prajuru LPD memanfaatkan momen kebersamaan saat upacara adat, kegiatan desa, atau pertemuan budaya lainnya.

“Ketika bertemu di suatu upacara, kita duduk bersama sambil menyaksikan jalannya upacara. Di situ kita bercerita tentang perkembangan LPD, layanan kredit, tabungan, dan ajakan untuk ikut membesarkan lembaga milik krama ini,” ujar Jro Bendesa.

Pendekatan non-formal ini, lanjutnya, membuat dialog lebih santai dan tidak mengganggu waktu kerja para pengusaha. Justru di momen inilah para pengusaha memiliki waktu luang dan fokus untuk berbincang.

Banyak Pengusaha Besar Beroperasi di Peliatan

Jro Bendesa menyebut sejumlah nama besar yang menjalankan usaha di wilayah Peliatan, mulai dari pengusaha lokal hingga investor dari luar desa.

Beberapa di antaranya:

* Agung Rai

* Bebek Bengil

* Bebek Tepi Sawah

* Bebek Joni

* Hotel dan Villa

* Komaneka Group dan masih banyak lainya

“Mereka semua adalah pengusaha besar. Ada yang krama Peliatan, ada juga yang dari luar tetapi membuka usaha di sini. Semuanya kita ajak untuk ikut memperkuat LPD,” jelasnya.

Menurutnya, hampir seluruh pengusaha lokal kini telah menjadi nasabah LPD, baik dalam bentuk tabungan, simpanan inklusi, maupun fasilitas kredit.

LPD Beri Pelayanan Kredit Besar bagi Pengusaha

Selain menampung dana masyarakat, LPD Peliatan juga memberikan pelayanan kredit bagi pengusaha yang membutuhkan tambahan modal. Kredit diberikan setelah melalui penilaian kelayakan oleh prajuru dan pengawas.

“Ada beberapa pengusaha, baik lokal maupun luar, yang mendapat kredit cukup besar dari LPD karena dinilai layak dan sehat secara usaha. Itu bagian dari komitmen kita mendukung perkembangan ekonomi wilayah,” terangnya.

Koordinasi antara prajuru dan badan pengawas menjadi kunci kehati-hatian dalam penyaluran kredit agar tetap aman dan tepat sasaran.

Tanggapan Pengusaha Positif, Kredit Terus Bertambah

Jro Bendesa menyebut pendekatan non-formal ini sangat efektif. Para pengusaha tidak hanya mendengarkan, tetapi juga sering menunjukkan minat dan bertanya banyak tentang perkembangan LPD.

“Tanggapannya positif. Bahkan kadang mereka yang mulai banyak bertanya dan ingin tahu lebih jauh tentang kondisi LPD. Dari situ hubungan makin dekat dan akhirnya muncul kerja sama,” ujarnya.

Hasilnya terlihat nyata. Menurutnya, jumlah kredit yang disalurkan kepada nasabah terus meningkat seiring meningkatnya kepercayaan pengusaha kepada LPD.

“Buktinya kredit terus bertambah. Itu menunjukkan pendekatan kami berjalan efektif,” tegasnya.

Tujuan Utama: Membesarkan LPD, Memperkuat Ekonomi Krama

Jro Bendesa menegaskan bahwa ajakan kepada para pengusaha bukan hanya agar mereka memanfaatkan layanan LPD, tetapi juga untuk membesarkan lembaga milik krama Peliatan secara gotong royong.

“LPD ini milik kerama. Ketika pengusaha ikut menabung, ikut mengambil kredit, dan ikut memperkuat likuiditas LPD, itu berarti mereka ikut membangun ekonomi desa,” tutupnya. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IPM Kabupaten Cirebon Terus Meningkat dalam 5 Tahun Terakhir

    IPM Kabupaten Cirebon Terus Meningkat dalam 5 Tahun Terakhir

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 704
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM — Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Cirebon mengalami peningkatan signifikan dalam lima tahun terakhir, sebagaimana dilaporkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Data menunjukkan tren pertumbuhan yang stabil dari tahun 2020 hingga 2024. Pada tahun 2020, IPM Kabupaten Cirebon yang dihitung berdasarkan Umur Harapan Hidup (UHH) hasil Sensus Penduduk (SP) 2010 tercatat sebesar 68,75. […]

  • Rebut Takhta Inovasi, Singkirkan Dominasi Robot Ini Pesan Dispora

    Rebut Takhta Inovasi, Singkirkan Dominasi Robot Ini Pesan Dispora

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 73
    • 0Komentar

    BENGKULU, Jarrakpos.com – Di tengah gelombang revolusi industri 4.0 yang didominasi oleh kecerdasan buatan (AI) dan robotika, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu menyerukan kepada seluruh pemuda untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing. Kadispora, Ika Joni Ikhwan, S.E., M.M., menegaskan bahwa pemuda harus menjadi aktor utama dalam perkembangan teknologi, bukan sekadar penonton pasif. “Kita […]

  • Mulai Agustus TPA Suwung Tutup, 1 April Hanya Menerima Sampah Residu

    Mulai Agustus TPA Suwung Tutup, 1 April Hanya Menerima Sampah Residu

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan seluruh desa, kelurahan, dan Desa Adat di Kabupaten Badung harus segera berkoordinasi dan mensosialisasikan kewajiban pemilahan sampah dari hulu kepada masyarakat. “Sampah organik, sampah non-organik dipisah, dan residu agar dipisah. Kemudian dikelola dengan proses yang ada,” kata Gubernur Koster dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penanganan Persampahan guna […]

  • Persena Menang Dramatis 3-2! Duel Panas Sekota di Grup G Suguhkan Comeback dan Adu Gengsi

    Persena Menang Dramatis 3-2! Duel Panas Sekota di Grup G Suguhkan Comeback dan Adu Gengsi

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 2
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Duel panas dua tim sekota kembali tersaji dan langsung memancing tensi tinggi sejak peluit pertama. Pertarungan antara Persena dan Nirwana 04 bukan sekadar laga pembuka Grup G, melainkan adu gengsi yang mempertaruhkan harga diri kedua kubu. Sejak awal pertandingan pada Jumat 14 November 2025, tempo cepat langsung diperagakan. Nirwana 04 bahkan hampir membuka […]

  • Arumi Siantar Juarai Futsal Piala Bahar Siagian, SMKN2 Medan Juara SMA

    Arumi Siantar Juarai Futsal Piala Bahar Siagian, SMKN2 Medan Juara SMA

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Medan – Tim Arumi dari Pematangsiantar menjuarai turnamen futsal kategori Umum piala Bahar Siagian setelah menaklukan Youngcrows di final lewat adu penalti Sementara di kategori pelajar SMA juaranya SMKN 2 yang di final mengalahkan SMA Mulia di GOR mini Disporasu Jalan Pancing Deli Serdang, Senin (28/1) malam. Pada laga final, Arumi dan , Youngcrows saling […]

  • Sport Tourism Bali Bangkit, Jatiluwih Festival VII Gandeng ASITA Gelar Lari 5K Perdana

    Sport Tourism Bali Bangkit, Jatiluwih Festival VII Gandeng ASITA Gelar Lari 5K Perdana

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    TABANAN – Desa Wisata Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, kembali memperkuat posisinya sebagai destinasi pariwisata unggulan Bali melalui penyelenggaraan Jatiluwih Festival VII pada 20-21 Juni 2026. Festival tahun ini menjadi momentum penting karena resmi masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 Kementerian Pariwisata RI. Masuknya Jatiluwih Festival ke dalam KEN menjadi pengakuan nasional terhadap konsistensi pengelola […]

expand_less