Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gaduh di Jatiluwih, Gagal Sejahterakan Petani?? , Ajus Linggih Nyatakan Dukungan Penuh Terhadap Langkah Pansus TRAP

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TABANAN, Matakompas.com | Polemik penertiban bangunan di Kawasan Subak Jatiluwih kembali memanas. Ketua Komisi II DPRD Bali, Agung Bagus Pratiksa Linggih atau Ajus Linggih menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pansus TRAP DPRD Bali dalam menindak tegas berbagai pelanggaran yang terjadi di kawasan yang telah diakui UNESCO tersebut.

“Pelanggaran disana emang harus ditindak tegas. Saya bingung kenapa baru sekarang ditindak? Waktu pembangunan gimana? Dan sudah berapa lama beroperasi? Kemana selama ini pengawasannya?,” tanya Ajus Linggih di Denpasar, Minggu, 7 Desember 2025.

Ia mengkritisi lemahnya pengawasan OPD terkait yang baru melakukan tindakan setelah sidak berlangsung. “Jangan baru disidak, baru menemukan pelanggaran. Pahlawan kesiangan namanya,” bebernya.

Ajus mendukung penutupan restoran yang menyalahi aturan, namun meminta pengkajian ulang terhadap penertiban gubuk-gubuk usaha mikro yang dikelola petani. “Tapi, terkait gubuk-gubuk yang juga ditindak ini perlu dikaji ulang,” harapnya.

Dirinya juga mempertanyakan peran pemerintah dalam menciptakan kesejahteraan petani. “Apakah justru pemerintah yang gagal menciptakan pendapatan yang cukup bagi petani untuk sejahtera,” ujarnya.

Menurutnya, tuntutan petani meminta kontribusi pariwisata adalah hal wajar. “Ya benerlah petaninya minta bagian dari pariwisata. Karena sawahnya jadi objek wisata,” imbuhnya.

Banjir Respons: Akademisi, Pengamat hingga Tokoh Nasional Turut Bersikap

Kondisi Kawasan Subak Jatiluwih memicu reaksi luas, mulai dari Anggota DPR RI, akademisi, praktisi pariwisata, hingga tokoh kebudayaan. Kritik datang atas maraknya alih fungsi, kapitalisme pariwisata, dan minimnya keberpihakan terhadap petani yang menjadi penjaga lanskap budaya subak.

Sejumlah tokoh menilai penertiban menjadi bentuk keberanian politik. Namun di sisi lain, dianggap belum memberikan solusi konkret bagi petani yang menggantungkan hidup dari sektor pariwisata.

Pariwisata disebut menjadi sumber ketimpangan karena mengejar keuntungan tanpa memperhatikan hak-hak masyarakat sekitar. Bentuk perlawanan petani pun dianggap sebagai reaksi atas perlakuan yang tidak berimbang.

Desakan Solusi: Bebaskan Pajak Petani, Jamin Harga Panen, dan Prioritaskan APBD

Pakar kebijakan publik meminta pemerintah tidak hanya menindak tetapi memberi solusi konkret diantaranya pembebasan pajak lahan pertanian, jaminan pembelian hasil panen, serta prioritas anggaran daerah untuk sektor pertanian.

Instruksi Gubernur Bali tentang larangan alih fungsi lahan dinilai tidak akan efektif tanpa kesejahteraan petani sebagai fondasi. Ketimpangan pariwisata dikhawatirkan memicu semakin hilangnya subak sebagai warisan peradaban agraris Bali.

UNESCO pun memberi perhatian serius terhadap ancaman kelestarian lansekap subak dan sumber air yang menjadi inti sistem irigasi turun-temurun.

“Jika komitmen pelestarian tidak tercermin dalam APBD, maka dianggap hanya sebatas lip service,” menjadi pesan penutup kritik yang disampaikan para pengamat. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buka Orientasi Penyusunan RPJMD dan Renstra Perangkat Daerah 2025-2029, Wabup Syaefudin Tekankan Pentingnya Program Konkret Atasi Isu Daerah.

    Buka Orientasi Penyusunan RPJMD dan Renstra Perangkat Daerah 2025-2029, Wabup Syaefudin Tekankan Pentingnya Program Konkret Atasi Isu Daerah.

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.419
    • 0Komentar

    INDRAMAYU Jarrak Pos.Com – Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin memberikan arahan dalam kegiatan Orientasi Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Workshop Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah Kabupaten Indramayu Tahun 2025-2029. Acara yang berlangsung di Aula Bappeda Litbang Kabupaten Indramayu, Senin (24/2/2025) tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah, Aep Surahman, Kepala Bappeda Litbang, Iin Indrayati, […]

  • Laporan APSP Ditindaklanjuti Satgas PKH, Hasri Jack Ucapkan Terimakasih ke Kejagung

    Laporan APSP Ditindaklanjuti Satgas PKH, Hasri Jack Ucapkan Terimakasih ke Kejagung

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com PASANGKAYU – Langkah mengejutkan dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) dengan menyita seluas 861,7 hektar lahan sawit yang selama ini dikuasai PT. Pasangkayu, anak usaha dari PT. Astra Agro Lestari (AAL), di Kabupaten Pasangkayu, Sulbar, Kamis 10 Juli 2025. Penyitaan dilakukan berdasarkan Peraturan Presiden RI No. 5 Tahun 2025. Dan tindakan ini […]

  • Universitas Pertama di Kuningan “UNIKU” Terus Tingkatkan Kerjasama dengan Insan Media

    Universitas Pertama di Kuningan “UNIKU” Terus Tingkatkan Kerjasama dengan Insan Media

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Dalam rangka mempererat tali silaturhami antara Universitas Kuningan (UNIKU) dengan media pers, Uniku menggelar acara Media Gathering 2025 bertempat di Ruang Rapat Rektorat lt.2 Kampus I Uniku, Kamis (30/01/2025). Wakil Rektor IV, Dr. H. Haris Budiman, S.H., M.H., dalam sambutannya mengatakan, Uniku ingin terus meningkatkan kerjasama dengan media pers yang selama ini […]

  • Pansus TRAP Dinilai Bekerja Total, Putu Sudiartana: Ini Tanda Baik untuk Masa Depan Tata Ruang Bali

    Pansus TRAP Dinilai Bekerja Total, Putu Sudiartana: Ini Tanda Baik untuk Masa Depan Tata Ruang Bali

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | CEO Jarrak Media Group sekaligus Pembina LSM Jarrak, Putu Sudiartana, menyampaikan apresiasi kepada Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang Aset dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali atas kerja keras mereka dalam mengawal penataan ruang di Pulau Dewata. Menurutnya, langkah pansus memiliki tujuan mulia dalam memastikan regulasi tata ruang di Bali berjalan sesuai aturan. Ia […]

  • Turun Malam ke SPBU, Wayan Bawa Pastikan Stok BBM Aman dan Beri Perhatian kepada Petugas

    Turun Malam ke SPBU, Wayan Bawa Pastikan Stok BBM Aman dan Beri Perhatian kepada Petugas

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    BADUNG | Di tengah situasi antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali, anggota DPRD Provinsi Bali dari Daerah Pemilihan (Dapil) Badung Fraksi PDI Perjuangan, I Wayan Bawa, S.H., turun langsung memantau kondisi SPBU di wilayah Kabupaten Badung pada Sabtu (17/10/2026) malam. Kehadiran I Wayan Bawa bukan sekadar untuk melihat situasi […]

  • Kelestarian Gambut Bukan Hanya Menanam: BPGMN Tekankan Peran Desa dan Ekonomi Langsung bagi Warga OKI

    Kelestarian Gambut Bukan Hanya Menanam: BPGMN Tekankan Peran Desa dan Ekonomi Langsung bagi Warga OKI

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Matacompas.com OKI– Pemulihan ekosistem gambut tidak cukup hanya dengan menghentikan kebakaran. Kawasan yang telah rusak perlu dipulihkan, sementara masyarakat di sekitarnya harus memiliki sumber penghidupan agar gambut tetap terjaga. Pendekatan itu mulai diuji melalui penanaman bambu dan jelutung dengan teknik tumpang sari di demplot plasma Kelurahan Kedaton, Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Jumat (30/10/2026). […]

expand_less