Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Gaduh di Jatiluwih, Gagal Sejahterakan Petani?? , Ajus Linggih Nyatakan Dukungan Penuh Terhadap Langkah Pansus TRAP

Gaduh di Jatiluwih, Gagal Sejahterakan Petani?? , Ajus Linggih Nyatakan Dukungan Penuh Terhadap Langkah Pansus TRAP

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TABANAN, Matakompas.com | Polemik penertiban bangunan di Kawasan Subak Jatiluwih kembali memanas. Ketua Komisi II DPRD Bali, Agung Bagus Pratiksa Linggih atau Ajus Linggih menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pansus TRAP DPRD Bali dalam menindak tegas berbagai pelanggaran yang terjadi di kawasan yang telah diakui UNESCO tersebut.

“Pelanggaran disana emang harus ditindak tegas. Saya bingung kenapa baru sekarang ditindak? Waktu pembangunan gimana? Dan sudah berapa lama beroperasi? Kemana selama ini pengawasannya?,” tanya Ajus Linggih di Denpasar, Minggu, 7 Desember 2025.

Ia mengkritisi lemahnya pengawasan OPD terkait yang baru melakukan tindakan setelah sidak berlangsung. “Jangan baru disidak, baru menemukan pelanggaran. Pahlawan kesiangan namanya,” bebernya.

Ajus mendukung penutupan restoran yang menyalahi aturan, namun meminta pengkajian ulang terhadap penertiban gubuk-gubuk usaha mikro yang dikelola petani. “Tapi, terkait gubuk-gubuk yang juga ditindak ini perlu dikaji ulang,” harapnya.

Dirinya juga mempertanyakan peran pemerintah dalam menciptakan kesejahteraan petani. “Apakah justru pemerintah yang gagal menciptakan pendapatan yang cukup bagi petani untuk sejahtera,” ujarnya.

Menurutnya, tuntutan petani meminta kontribusi pariwisata adalah hal wajar. “Ya benerlah petaninya minta bagian dari pariwisata. Karena sawahnya jadi objek wisata,” imbuhnya.

Banjir Respons: Akademisi, Pengamat hingga Tokoh Nasional Turut Bersikap

Kondisi Kawasan Subak Jatiluwih memicu reaksi luas, mulai dari Anggota DPR RI, akademisi, praktisi pariwisata, hingga tokoh kebudayaan. Kritik datang atas maraknya alih fungsi, kapitalisme pariwisata, dan minimnya keberpihakan terhadap petani yang menjadi penjaga lanskap budaya subak.

Sejumlah tokoh menilai penertiban menjadi bentuk keberanian politik. Namun di sisi lain, dianggap belum memberikan solusi konkret bagi petani yang menggantungkan hidup dari sektor pariwisata.

Pariwisata disebut menjadi sumber ketimpangan karena mengejar keuntungan tanpa memperhatikan hak-hak masyarakat sekitar. Bentuk perlawanan petani pun dianggap sebagai reaksi atas perlakuan yang tidak berimbang.

Desakan Solusi: Bebaskan Pajak Petani, Jamin Harga Panen, dan Prioritaskan APBD

Pakar kebijakan publik meminta pemerintah tidak hanya menindak tetapi memberi solusi konkret diantaranya pembebasan pajak lahan pertanian, jaminan pembelian hasil panen, serta prioritas anggaran daerah untuk sektor pertanian.

Instruksi Gubernur Bali tentang larangan alih fungsi lahan dinilai tidak akan efektif tanpa kesejahteraan petani sebagai fondasi. Ketimpangan pariwisata dikhawatirkan memicu semakin hilangnya subak sebagai warisan peradaban agraris Bali.

UNESCO pun memberi perhatian serius terhadap ancaman kelestarian lansekap subak dan sumber air yang menjadi inti sistem irigasi turun-temurun.

“Jika komitmen pelestarian tidak tercermin dalam APBD, maka dianggap hanya sebatas lip service,” menjadi pesan penutup kritik yang disampaikan para pengamat. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Lucky Hakim Jelaskan Perubahan Nama Alun-Alun Indramayu*

    Bupati Lucky Hakim Jelaskan Perubahan Nama Alun-Alun Indramayu*

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 795
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com – Nama Alun-Alun Puspawangi dirubah menjadi Alun Alun Indramayu dikembalikan pada identitas daerah sebagai kebanggan Wong Dermayu. Sontak pergantian nama Alun-Alun Puspawangi tersebut menjadi perbincangan hangat di media sosial dan sebagain besar netizen sangat setuju langkah yang dilakukan oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim dalam mengubah ikon daerah tersebut menjadi Alun-Alun Indramayu. “Banyak yang […]

  • Sidang Paripurna DPRD ke-28, Gubernur Koster Sampaikan Apresiasi Hingga Empat Kali Kepada Pansus TRAP 

    Sidang Paripurna DPRD ke-28, Gubernur Koster Sampaikan Apresiasi Hingga Empat Kali Kepada Pansus TRAP 

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali mendapat apresiasi tinggi dari Gubernur Bali, Wayan Koster, atas kinerjanya dalam mengawal kebijakan strategis penataan ruang daerah. Apresiasi tersebut disampaikan pada Agenda Rapat Paripurna ke-28 tahun sidang 2025-2026, hari Rabu, tanggal 25 Maret 2026, bertempat di Ruang Sidang Utama gedung […]

  • Polresta Denpasar Gelar Sertijab Kabagops, Kapolsek Jajaran serta Penyerahan Jabatan Kasatreskrim dan Kasatresnarkoba

    Polresta Denpasar Gelar Sertijab Kabagops, Kapolsek Jajaran serta Penyerahan Jabatan Kasatreskrim dan Kasatresnarkoba

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 1
    • 0Komentar

    𝐃𝐄𝐍𝐏𝐀𝐒𝐀𝐑, 𝐌𝐚𝐭𝐚𝐊𝐨𝐦𝐩𝐚𝐬.𝐜𝐨𝐦 – Polresta Denpasar Polda Bali melaksanakan Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kabagops, Kapolsek jajaran, serta penyerahan jabatan Kasatreskrim dan Kasatresnarkoba, Selasa (20/1/2026). Kegiatan berlangsung di Gedung Pesat Gatra Lantai III Polresta Denpasar dan dipimpin langsung oleh Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Muhammad Iqbal Simatupang, S.I.K., M.H. Adapun pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan yakni […]

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bantu Pembangunan Gereja

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bantu Pembangunan Gereja

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 789
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Bukit Keramat kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat perbatasan dengan turut serta membantu pembangunan Gereja Santo Petrus Lourdes di Desa Sei Limau, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat serta bentuk dukungan terhadap kehidupan beragama di wilayah perbatasan. Para prajurit bahu-membahu […]

  • Pemkab Cirebon Berupaya Tangani Persoalan Banjir di Timur Dan Barat

    Pemkab Cirebon Berupaya Tangani Persoalan Banjir di Timur Dan Barat

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 165
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya menggelar rapat koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung, Kamis (30/1/2025). Dalam rapat yang digelar di kantor BBWS Cimanuk-Cisanggarung itu, Wahyu menyampaikan terkait penanganan banjir yang dilakukan Pemkab Cirebon bersama BBWS dari wilayah timur hingga barat. Ia mengatakan, sejumlah perbaikan infrastruktur yang rusak akibat banjir, […]

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Ikuti Bimtek Penguatan Kapasitas LKD dan LAD di Perbatasan Kalimantan Utara

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Ikuti Bimtek Penguatan Kapasitas LKD dan LAD di Perbatasan Kalimantan Utara

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 350
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM — Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad turut ambil bagian dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dan Lembaga Adat Desa (LAD), serta Fasilitas Pemberdayaan Masyarakat Desa Terdepan Perbatasan Negara sebagai bagian dari Sistem Pertahanan dan Keamanan (Hankam) Tahun Anggaran 2025. Kamis,(24/4/2025). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa hingga […]

expand_less