Breaking News
light_mode
Trending Tags

Praperadilan Made Daging Ditolak, Sistem Hukum Disebut Jadi Kabur

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com — Pengadilan Negeri Denpasar menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan Made Daging terhadap Polda Bali. Putusan tersebut dibacakan oleh hakim tunggal I Ketut Somanasa SH, MH dalam sidang praperadilan yang digelar Senin, 09 Februari 2026.

Dalam amar putusannya, hakim menyatakan bahwa penetapan tersangka yang dilakukan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bali telah dilakukan secara prosedural dan sah menurut hukum. Seluruh dalil pemohon dinilai tidak dapat dibuktikan dalam persidangan praperadilan.

Meski permohonan praperadilan ditolak, kritik tajam datang dari tim kuasa hukum pemohon. Gede Pasek Suardika (GPS) menilai putusan hakim berpotensi menimbulkan persoalan serius terhadap asas legalitas dalam hukum pidana.

GPS menyoroti penggunaan pasal-pasal yang menurutnya sudah tidak berlaku atau telah kedaluwarsa, yakni Pasal 4.2.1 dan Pasal 8.3, yang tetap dianggap sah oleh pengadilan untuk mendukung penetapan tersangka.

“Yang kami yakini, asas legalitas adalah asas paling fundamental dalam hukum pidana. Kalau tidak ada pasal yang mengatur pemidanaan, maka tidak mungkin ada tindak pidana, tidak mungkin ada tersangka,” kata GPS.

Ia juga merujuk Pasal 3 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP yang menyatakan bahwa perkara pidana harus dihentikan demi hukum apabila dasar pemidanaannya sudah tidak berlaku.

“Bahasa undang-undang jelas. Dihentikan demi hukum itu artinya berhenti. Baru kali ini saya menemukan dihentikan demi hukum ditafsirkan boleh dilanjutkan,” ujar GPS.

Menurutnya, penafsiran tersebut menciptakan ketidakpastian hukum dan membuka ruang kriminalisasi, terutama bagi masyarakat yang tidak memiliki akses kuat terhadap bantuan hukum.

“Kalau hukum dibaca seperti ini, risikonya besar. Bagaimana dengan masyarakat biasa? Saya khawatir kriminalisasi akan semakin banyak muncul,” tegasnya.

Sejalan dengan itu, kuasa hukum lainnya, Mde Ariel Suardana, menilai putusan hakim praperadilan berpotensi berbahaya karena hakim menyatakan tidak berwenang menguji sah atau tidaknya pasal yang digunakan penyidik, dan hanya memeriksa kecukupan alat bukti.

“Ini berbahaya. Pasal-pasal yang sudah mati bisa tetap dipakai, sementara praperadilan dianggap tidak berwenang mengujinya. Ini tidak memberikan kepastian hukum,” kata Ariel.

Meski menyampaikan kritik keras, tim kuasa hukum menegaskan tetap menghormati putusan pengadilan. Mereka menyatakan akan menunggu pengujian pasal-pasal tersebut dalam persidangan pokok perkara.

“Putusan ini kami hormati. Tapi publik juga berhak menilai. Kita akan lihat nanti di pokok perkara, apakah pasal yang sudah tidak berlaku itu benar-benar bisa dipertahankan,” ujar GPS.

Dengan ditolaknya praperadilan ini, proses hukum terhadap Made Daging akan berlanjut sesuai kewenangan penyidik Polda Bali, menandai babak baru dalam perkara yang sejak awal menyita perhatian luas publik dan memunculkan perdebatan serius tentang batas kewenangan praperadilan dan makna asas legalitas dalam hukum pidana Indonesia. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Sekolah Kedinasan Kemenhub Sepi Peminat: Gratis dan Lulus Kuliah Jadi CPNS

    10 Sekolah Kedinasan Kemenhub Sepi Peminat: Gratis dan Lulus Kuliah Jadi CPNS

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 297
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Kuliah di sekolah kedinasan bisa menjadi pilihan untuk melanjutkan pendidikan setelah lulus sekolah. Jumat,(11/4/2025). Kuliah di sekolah kedinasan menawarkan biaya kuliah gratis sampai lulus dan akan langsung menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) setelah lulus. Berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara (BKN), terdapat 161.216 pelamar yang telah mendaftar dan memilih instansi sekolah kedinasan di […]

  • Perang Timur Tengah Memanas, Umat Muslim Bali Tunjukkan Keteladanan dalam Menjaga Harmoni

    Perang Timur Tengah Memanas, Umat Muslim Bali Tunjukkan Keteladanan dalam Menjaga Harmoni

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 30
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Gejolak di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah terjadinya serangan militer terbuka yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Eskalasi ini menandai pergeseran signifikan dari jalur diplomasi menuju konfrontasi langsung, sekaligus memicu kekhawatiran dunia akan potensi konflik yang lebih luas dan dampaknya terhadap stabilitas global. Situasi tersebut terjadi di tengah bulan […]

  • DR. Cabul, Memperkosa Seorang Anak Pasien

    DR. Cabul, Memperkosa Seorang Anak Pasien

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 308
    • 0Komentar

    BANDUNG,JARRAKPOS.COM – Aksi pemerkosaan dengan modus pengambilan darah dan pembiusan dilakukan Priguna Anugerah alias PAP di Gedung MCHC Lantai 7, Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Kota Bandung Pemerkosaan yang dilakukan dokter residen kepada anak pasien berinisial FH (21) pada pukul 01.00 WIB. Setelah sampai di Gedung MCHC tersangka meminta korban untuk mengganti pakaian dengan baju […]

  • Perse Ende Lengkapi Delapan Besar ETMC XXXIV Ende 2025, Perempat Final Siap Sajikan Duel Panas

    Perse Ende Lengkapi Delapan Besar ETMC XXXIV Ende 2025, Perempat Final Siap Sajikan Duel Panas

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 30
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Perse Ende memastikan langkah ke babak 8 besar ETMC XXXIV Ende 2025 setelah meraih kemenangan meyakinkan 3–0 atas Persematim Manggarai Timur pada laga pamungkas babak 16 besar di Stadion Marilonga, Ende, Kamis (27/11/2025). Kemenangan tersebut sekaligus menutup rangkaian pertandingan fase 16 besar dan melengkapi daftar delapan tim terbaik yang berhak melanjutkan perjalanan menuju […]

  • Wakil Walikota M. Mansyur: Makan Bergizi Gratis Mulai Dibagikan di Kota Magelang

    Wakil Walikota M. Mansyur: Makan Bergizi Gratis Mulai Dibagikan di Kota Magelang

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 256
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mulai mendistribusikan Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Kota Magelang dan Kabupaten Magelang, Senin (6/1/2025). Total sasaran penerima sebanyak 2.629 orang siswa tersebar di 16 sekolah jenjang PAUD/TK, SD, SMP, dan SMA/SMK. Secara seremonial, pembagian dilaksanakan di SDN Jurangombo 4 dan SDN Jurangombo 5 Kota […]

  • Sinergi TNI- Polri di Perbatasan, Dansatgas Pantas Yonarmed 11 Kostrad Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Narkoba

    Sinergi TNI- Polri di Perbatasan, Dansatgas Pantas Yonarmed 11 Kostrad Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Narkoba

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 202
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Komandan Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonarmed 11 Kostrad, Letkol Arm Gde Adhy Surya Mahendra, turut hadir dalam kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika yang diselenggarakan oleh Polres Nunukan. Dalam kegiatan tersebut, sabu-sabu seberat 1.716,93 gram dimusnahkan sebagai bentuk nyata komitmen aparat dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah perbatasan. Senin(14/4/2025). Kegiatan yang digelar di Polres […]

expand_less