Breaking News
light_mode
Trending Tags

“Kenapa Tidak Gunung Sampah Saja yang Ditukar Guling?” — Somvir Sentil BTID di Tengah Polemik Mangrove Bali

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Polemik tukar guling lahan mangrove yang melibatkan PT Bali Turtle Island Development (BTID) kembali memanas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, Senin (11/5).

Namun di tengah pembahasan serius soal kawasan lindung, satu pernyataan tajam dari Wakil Sekretaris Pansus TRAP, Dr Somvir, langsung menyita perhatian forum.

“Kalau memang peduli Bali, kenapa tidak gunung sampah saja yang ditukar gulingkan?” sentilnya keras di hadapan jajaran BTID dan peserta rapat.

Pernyataan itu muncul saat Somvir menyoroti masifnya pembangunan kawasan BTID yang dinilai mulai menggerus fungsi ekologis mangrove dan ruang hidup masyarakat pesisir Pulau Serangan.

Menurutnya, investasi tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan marina, hotel, dan kawasan komersial, sementara persoalan mendasar Bali seperti sampah justru terus dibiarkan menjadi beban masyarakat.

“Jangan hanya bangun kawasan mewah. Bali ini juga sedang menghadapi ancaman gunung sampah. Kalau BTID benar-benar peduli Bali, tunjukkan tanggung jawab sosialnya,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, Somvir secara terbuka mengkritik ekspansi kawasan yang disebut sudah mendekati 500 hektare. Ia mempertanyakan alasan pengembangan sebesar itu jika pada akhirnya menimbulkan keresahan sosial dan dugaan kerusakan kawasan lindung.

Ia bahkan mengingatkan agar Bali tidak berubah menjadi “lautan beton” akibat pembangunan yang terlalu agresif.

“Jangan sampai air jadi daratan, daratan jadi air. Mangrove itu benteng alami Bali,” tegasnya.

Menurut Somvir, kawasan yang belum dibangun seharusnya dikembalikan menjadi ruang hijau dan hutan mangrove. Ia menilai keseimbangan alam jauh lebih penting dibanding ambisi ekspansi tanpa batas.

Ia juga menyinggung ancaman abrasi dan tsunami jika kawasan pesisir terus direklamasi dan dibebani pembangunan besar-besaran.

“Kalau tsunami datang, kawasan yang dibangun terlalu dekat laut bisa habis. Alam Bali harus dijaga,” katanya.

Tak hanya soal lingkungan, Somvir juga mengangkat persoalan keadilan bagi masyarakat Karangasem dan Jembrana yang lahannya masuk dalam skema tukar guling. Ia meminta adanya kompensasi khusus karena nilai ekonomi kawasan di Serangan kini melonjak sangat tinggi.

Selain itu, ia meminta BTID segera menyelesaikan persoalan warga yang disebut belum menerima pembayaran lahan secara tuntas.

“Kalau masih ada warga belum dibayar, duduk bersama dan selesaikan sekarang. Jangan tunggu konflik membesar,” ujarnya.

Di akhir penyampaiannya, Somvir mengajak seluruh pihak menghentikan ego sektoral dan mulai mencari solusi bersama demi kepentingan Bali secara menyeluruh.

Ia menegaskan Bali membutuhkan investasi, namun investasi yang tetap menghormati lingkungan, budaya, dan masyarakat lokal.

“Cari win-win solution. Bali harus maju, tapi jangan sampai rakyatnya kehilangan tanah, laut, dan ruang hidupnya sendiri,” tutupnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bareskrim ‘Turun’ ke Diskotik New Star Denpasar? Diskotik New Star Dimiliki oleh seorang wanita berinisial YAL yang diduga anggota dewan di Kabupaten Badung

    Bareskrim ‘Turun’ ke Diskotik New Star Denpasar? Diskotik New Star Dimiliki oleh seorang wanita berinisial YAL yang diduga anggota dewan di Kabupaten Badung

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Salah satu tempat hiburan malam di Kota Denpasar, Diskotik New Star (NS) yang berlokasi di Jalan Gunung Soputan, Denpasar Barat, dikabarkan digerebek oleh aparat dari Mabes Polri. Informasi yang beredar menyebutkan penggerebekan tersebut terjadi pada Minggu dini hari (15/3/2026). Kabar ini pertama kali ramai beredar di media sosial dan kalangan wartawan. Dalam […]

  • Angin Puting Beliung Menerjang 109 Rumah dan Pasum di 2 desa Kecamatan Pasekan.

    Angin Puting Beliung Menerjang 109 Rumah dan Pasum di 2 desa Kecamatan Pasekan.

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 865
    • 0Komentar

      INDRAMAYU JarrakPos.Com- Angin Puting beliung yang menerjang 2 (Pabean ilir dan Totoran) desa di kecamatan Pasekan. Ketika meninjau di lokasi blok tegur desa Pabean ilir terdapat 3 rumah yang roboh dan beberapa rumah mengalami kerusakan berat dan ringan. Sedangkan dilokasi kedua blok Taman (desa Pabean ilir dan desa Totoran) terdapat 3 rumah roboh beberapa […]

  • Diskusi Publik IWO Bali: Pansus TRAP Bongkar Arah Tata Kelola Ruang Bali

    Diskusi Publik IWO Bali: Pansus TRAP Bongkar Arah Tata Kelola Ruang Bali

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Wacana mengenai siapa yang sebenarnya mengendalikan tata ruang Bali kembali mengemuka dalam ruang publik. Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mengambil peran penting dalam mengangkat isu strategis tersebut melalui Diskusi Publik yang digelar Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali. Mengusung tema “Siapa Pengendali Tata Ruang Bali: Pemerintah […]

  • DPRD Badung Perkuat Komitmen Kelola Sampah dari Sumber, Anom Gumanti Resmikan Fasilitas Pengolahan Organik

    DPRD Badung Perkuat Komitmen Kelola Sampah dari Sumber, Anom Gumanti Resmikan Fasilitas Pengolahan Organik

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    BADUNG – DPRD Kabupaten Badung terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengelolaan sampah berbasis sumber. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian fasilitas pengolahan sampah organik di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Selasa (30/6/2026). Peresmian dilakukan langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, didampingi Sekretaris DPRD Badung, Surya Kurniawan. Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bagian dari […]

  • APBD Rp60,22 Miliar untuk BPJS PBI Dinilai Salah Sasaran, ARUN Bali Minta Evaluasi Kebijakan

    APBD Rp60,22 Miliar untuk BPJS PBI Dinilai Salah Sasaran, ARUN Bali Minta Evaluasi Kebijakan

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Klaim Pemerintah Provinsi Bali mengenai capaian angka kemiskinan terendah di Indonesia menuai sorotan publik. Aktivis Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) Bali, Anak Agung Gede Agung Aryawan, ST alias Gung De menilai narasi kebanggaan tersebut bertolak belakang dengan praktik kebijakan jaminan sosial yang dinilai masih membiayai kelompok masyarakat mampu melalui skema BPJS Penerima […]

  • Viral “Pocong Begal” di Monang Maning Ternyata Hoaks, Polisi Ungkap Foto Hasil Rekayasa AI

    Viral “Pocong Begal” di Monang Maning Ternyata Hoaks, Polisi Ungkap Foto Hasil Rekayasa AI

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 26
    • 0Komentar

    DENPASAR, MataKompas.com – Masyarakat Denpasar sempat dihebohkan dengan beredarnya informasi viral di media sosial terkait adanya dugaan “pocong begal” yang disebut-sebut muncul di wilayah Monang Maning, Denpasar Barat. Informasi tersebut ramai diperbincangkan warga setelah salah satu unggahan di Instagram tersebar luas pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 14.00 WITA dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Menindaklanjuti […]

expand_less