Bupati Sanjaya Buka Marga Fest II 2026, Perkuat Pelestarian Budaya dan Potensi Lokal Tabanan
- account_circle admin
- calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TABANAN – Semangat pelestarian seni budaya dan penguatan potensi lokal kembali digaungkan melalui penyelenggaraan Marga Fest II Tahun 2026 yang secara resmi dibuka oleh Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya. Festival yang digelar di Kecamatan Marga ini menjadi wadah strategis untuk menampilkan kekayaan budaya, kreativitas masyarakat, serta berbagai potensi unggulan desa yang menjadi identitas daerah. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, seniman, pelaku UMKM, dan generasi muda dalam menjaga warisan budaya Bali agar tetap lestari di tengah arus modernisasi.
Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menegaskan bahwa festival budaya tidak sekadar menjadi ajang hiburan masyarakat, tetapi juga merupakan sarana edukasi dan pelestarian nilai-nilai tradisi yang diwariskan oleh leluhur. Menurutnya, kekuatan utama Bali terletak pada budaya, adat istiadat, serta kearifan lokal yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Karena itu, penyelenggaraan Marga Fest menjadi ruang ekspresi sekaligus upaya memperkuat identitas budaya daerah melalui berbagai pertunjukan seni, pameran budaya, dan keterlibatan aktif masyarakat.
Lebih lanjut, Sanjaya menilai Marga Fest II juga memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Berbagai produk UMKM, kerajinan lokal, kuliner tradisional, hingga hasil pertanian unggulan mendapat kesempatan untuk dipromosikan kepada masyarakat luas. Kehadiran festival ini diharapkan mampu membuka peluang pasar yang lebih besar bagi pelaku usaha lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis potensi desa.
Marga Fest II Tahun 2026 menghadirkan beragam atraksi seni dan budaya yang melibatkan seniman lokal, sekaa teruna, komunitas budaya, serta partisipasi desa-desa di Kecamatan Marga. Berbagai pertunjukan tradisional, pameran produk unggulan, hingga kegiatan edukatif menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang hadir. Festival ini sekaligus menunjukkan bahwa budaya dapat menjadi fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan dengan tetap memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap Marga Fest dapat terus berkembang menjadi agenda budaya tahunan yang tidak hanya memperkuat jati diri masyarakat, tetapi juga menjadi daya tarik wisata berbasis budaya. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, Marga Fest II Tahun 2026 diharapkan mampu menjadi simbol kebangkitan budaya lokal sekaligus sarana mempromosikan potensi Tabanan kepada khalayak yang lebih luas.
- Penulis: admin



Saat ini belum ada komentar