Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dr. Somvir Pertemukan CEO Patanjali dengan Ketua DPRD Bali, Usadha Bali Dilirik Dunia Internasional

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Peluang kerja sama internasional di bidang pengembangan tanaman herbal, pengobatan tradisional, dan pendidikan kembali terbuka bagi Bali. CEO sekaligus tokoh penting di perusahaan herbal terbesar India, Patanjali Ayurved, Acharya Balkrishna, melakukan kunjungan resmi ke DPRD Bali dan bertemu Ketua DPRD Bali I Dewa Made “Jack” Mahayadnya, Kamis (4/6).

Pertemuan yang berlangsung di ruang Ketua DPRD Bali itu turut dihadiri Anggota DPRD Bali Dapil Buleleng, Dr. Somvir, yang selama ini aktif membangun jejaring kerja sama antara Bali dan India, khususnya di bidang kesehatan tradisional, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia.

Dalam dialog yang berlangsung hangat tersebut, Acharya Balkrishna menyampaikan ketertarikannya terhadap kekayaan tanaman obat tradisional Bali atau yang dikenal dengan Usadha Bali. Menurutnya, Bali memiliki potensi besar karena masih menyimpan berbagai jenis tanaman herbal yang tumbuh dalam lingkungan relatif alami dan belum banyak terpapar polusi.

“Bali memiliki kekayaan tanaman obat yang luar biasa. Kami melihat banyak potensi yang dapat dikembangkan bersama untuk kepentingan kesehatan masyarakat dan pengembangan industri herbal berbasis kearifan lokal,” ujar Acharya Balkrishna.

Tokoh yang juga dikenal sebagai ahli Ayurveda dan Rektor Universitas Patanjali itu memperkenalkan berbagai produk herbal yang telah dikembangkan oleh Patanjali Ayurved. Saat ini, perusahaan tersebut tercatat memproduksi lebih dari dua ribu jenis produk berbasis herbal dan kesehatan yang dipasarkan ke berbagai wilayah di India maupun mancanegara.

Selain menjajaki kerja sama di sektor herbal, Acharya Balkrishna juga menawarkan peluang kolaborasi pendidikan. Ia menyatakan kesiapan pihaknya menerima mahasiswa asal Bali untuk mengikuti program pembelajaran, penelitian, maupun pertukaran pelajar di India.

“Kami membuka peluang pertukaran pelajar dan kerja sama akademik. Mahasiswa dari Bali dapat belajar langsung mengenai Ayurveda, tanaman obat, hingga pengembangan industri herbal modern,” katanya.

Tak hanya itu, Patanjali Ayurved juga menyatakan kesiapannya mengirim tenaga ahli ke Bali untuk memberikan pelatihan dan edukasi terkait budidaya tanaman organik, pengolahan herbal, serta pengembangan produk kesehatan berbasis bahan alam.

Menurut Acharya, pusat aktivitas Patanjali yang berdiri di kawasan dekat Sungai Gangga memiliki fasilitas penelitian dan pengembangan yang sangat luas, dengan area mencapai sekitar seribu hektar yang didedikasikan untuk pendidikan, penelitian, pertanian organik, dan industri herbal.

Sementara itu, Anggota DPRD Bali Dr. Somvir menilai pertemuan tersebut menjadi langkah awal yang sangat strategis dalam membangun sinergi antara Bali dan India. Menurutnya, kedua wilayah memiliki kesamaan nilai budaya serta tradisi pengobatan berbasis alam yang telah berkembang selama berabad-abad.

Dr. Somvir menjelaskan bahwa Ayurveda di India dan Usadha Bali sesungguhnya memiliki banyak titik temu, terutama dalam pendekatan kesehatan yang menempatkan keseimbangan tubuh, pikiran, dan lingkungan sebagai fondasi utama.

“Bali memiliki warisan Usadha yang sangat kaya. Di sisi lain, India memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan Ayurveda secara ilmiah dan industri. Jika keduanya dipertemukan, akan lahir kolaborasi yang sangat bermanfaat bagi dunia kesehatan, pendidikan, maupun ekonomi masyarakat,” ujar Dr. Somvir.

Ia juga menilai Bali memiliki peluang besar untuk menjadi pusat pengembangan herbal tropis berbasis kearifan lokal yang terintegrasi dengan riset modern. Karena itu, kerja sama dengan Patanjali Ayurved dinilai dapat membuka akses terhadap teknologi, penelitian, hingga pasar internasional.

Menurut Dr. Somvir, pertukaran mahasiswa dan tenaga ahli menjadi bagian penting dari kerja sama yang sedang dijajaki. Generasi muda Bali, kata dia, perlu mendapatkan kesempatan belajar langsung mengenai pengelolaan tanaman obat, riset kesehatan tradisional, hingga pengembangan industri herbal yang telah berhasil diterapkan di India.

“Ini bukan sekadar kerja sama bisnis. Yang lebih penting adalah transfer ilmu pengetahuan, pertukaran pengalaman, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia. Bali memiliki potensi besar dan perlu didukung dengan jaringan internasional yang kuat,” tegasnya.

Di sisi lain, Ketua DPRD Bali I Dewa Made “Jack” Mahayadnya menyambut positif kunjungan tersebut. Ia mengapresiasi pencapaian Patanjali Ayurved yang mampu berkembang dari sebuah inisiatif perseorangan hingga menjadi perusahaan besar yang dikenal luas di India.

Menurut Dewa Jack, gagasan kerja sama yang ditawarkan memiliki tujuan yang baik dan sejalan dengan upaya pelestarian serta pengembangan potensi lokal Bali.

“Saya menyampaikan terima kasih atas kunjungan ini. Tentu kami akan mempelajari lebih lanjut berbagai peluang kerja sama yang ditawarkan dan berdiskusi bersama pihak-pihak terkait, termasuk Pak Somvir,” ujarnya.

Dewa Jack menegaskan DPRD Bali pada prinsipnya mendukung setiap bentuk kerja sama yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat Bali, khususnya dalam pengembangan pendidikan, kesehatan tradisional, pelestarian tanaman herbal, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Pertemuan tersebut menjadi sinyal awal terbukanya peluang kolaborasi strategis antara Bali dan India. Jika terealisasi, kerja sama ini tidak hanya berpotensi memperkuat pelestarian warisan Usadha Bali, tetapi juga membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda Bali untuk terhubung dengan jaringan pendidikan dan penelitian herbal bertaraf internasional.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Cirebon Siapkan Tahapan Pelaksanaan Program MBG

    Pemkab Cirebon Siapkan Tahapan Pelaksanaan Program MBG

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 529
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM — Pemerintah Kabupaten Cirebon mempersiapkan tahapan pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG), agar dapat berjalan optimal dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Saat ini, pemerintah daerah tengah fokus pada verifikasi lokasi, kesiapan dapur, serta kecukupan bahan baku. Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya mengatakan, program ini membutuhkan sekitar 130 dapur untuk mencakup seluruh […]

  • Polres Magelang Kota Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan serta Pembagian Takjil untuk Warga

    Polres Magelang Kota Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan serta Pembagian Takjil untuk Warga

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 882
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Polres Magelang Kota mengadakan kegiatan buka puasa bersama di Gedung Lantai tiga dan pembagian takjil di depan Musium Musvia dengan para  wartawan Magelang raya, Kamis (13/03/2025). Acara ini dipimpin oleh Kapolres Magelang Kota, AKBP Anita, dan dihadiri oleh Wakapolres, serta Pejabat Utama Polres Magelang Kota. Puluhan wartawan dari berbagai media dihadirkan untuk […]

  • Ibu Putri Koster Pastikan Bimtek Posyandu Berjalan Optimal dan Tepat Sasaran

    Ibu Putri Koster Pastikan Bimtek Posyandu Berjalan Optimal dan Tepat Sasaran

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, meninjau langsung kesiapan pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Bina Kader Posyandu se-Bali di UPTD Bapelkesmas Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Biaung, Denpasar, Selasa (3/3). Peninjauan dilakukan guna memastikan kegiatan berjalan optimal dan tepat sasaran. Dalam kunjungan tersebut, Putri Koster didampingi Kepala UPTD Bapelkesmas Dinas Kesehatan […]

  • Ombudsman NTT Kawal Kasus RS Pratama Wewiku: Pastikan Proses Hukum Transparan dan Bebas Maladministrasi

    Ombudsman NTT Kawal Kasus RS Pratama Wewiku: Pastikan Proses Hukum Transparan dan Bebas Maladministrasi

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 21
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Dugaan penyimpangan dalam proyek pembangunan Rumah Sakit Pratama Wewiku di Kabupaten Malaka kini menjadi sorotan publik. Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Darius Beda Daton, menegaskan komitmen lembaganya untuk memastikan penanganan kasus berjalan sesuai prosedur hukum dan prinsip transparansi. “Kami akan berkoordinasi […]

  • Humanis dan Berlandaskan Tri Hita Karana, Ditintelkam Polda Bali Warnai Hari Jadi Intelijen Polri ke-80

    Humanis dan Berlandaskan Tri Hita Karana, Ditintelkam Polda Bali Warnai Hari Jadi Intelijen Polri ke-80

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com |  Menyambut Hari Jadi Intelijen Polri ke-80, Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) Polda Bali menggelar rangkaian kegiatan sosial, keagamaan, dan kemanusiaan sejak 30 Desember 2025 hingga awal Januari 2026. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, lingkungan, serta keluarga besar Fungsi Intelijen Polri di Bali. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi aksi peduli lingkungan, […]

  • Karang Taruna Dukung Program Pemerintah Wujudkan Swasembada Pangan Lewat Koperasi Merah Putih

    Karang Taruna Dukung Program Pemerintah Wujudkan Swasembada Pangan Lewat Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Dalam rangka mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan berkelanjutan dan pembangunan ekonomi desa, melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025, Presiden Prabowo menginstruksikan untuk mempercepat pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan dengan melibatkan Karang Taruna dan PKK. Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Karang Taruna Nasional Dr. Didik Mukrianto menyampaikan bahwa itu langkah yang tepat dan […]

expand_less