Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Dr. Somvir Pertemukan CEO Patanjali dengan Ketua DPRD Bali, Usadha Bali Dilirik Dunia Internasional

Dr. Somvir Pertemukan CEO Patanjali dengan Ketua DPRD Bali, Usadha Bali Dilirik Dunia Internasional

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Peluang kerja sama internasional di bidang pengembangan tanaman herbal, pengobatan tradisional, dan pendidikan kembali terbuka bagi Bali. CEO sekaligus tokoh penting di perusahaan herbal terbesar India, Patanjali Ayurved, Acharya Balkrishna, melakukan kunjungan resmi ke DPRD Bali dan bertemu Ketua DPRD Bali I Dewa Made “Jack” Mahayadnya, Kamis (4/6).

Pertemuan yang berlangsung di ruang Ketua DPRD Bali itu turut dihadiri Anggota DPRD Bali Dapil Buleleng, Dr. Somvir, yang selama ini aktif membangun jejaring kerja sama antara Bali dan India, khususnya di bidang kesehatan tradisional, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia.

Dalam dialog yang berlangsung hangat tersebut, Acharya Balkrishna menyampaikan ketertarikannya terhadap kekayaan tanaman obat tradisional Bali atau yang dikenal dengan Usadha Bali. Menurutnya, Bali memiliki potensi besar karena masih menyimpan berbagai jenis tanaman herbal yang tumbuh dalam lingkungan relatif alami dan belum banyak terpapar polusi.

“Bali memiliki kekayaan tanaman obat yang luar biasa. Kami melihat banyak potensi yang dapat dikembangkan bersama untuk kepentingan kesehatan masyarakat dan pengembangan industri herbal berbasis kearifan lokal,” ujar Acharya Balkrishna.

Tokoh yang juga dikenal sebagai ahli Ayurveda dan Rektor Universitas Patanjali itu memperkenalkan berbagai produk herbal yang telah dikembangkan oleh Patanjali Ayurved. Saat ini, perusahaan tersebut tercatat memproduksi lebih dari dua ribu jenis produk berbasis herbal dan kesehatan yang dipasarkan ke berbagai wilayah di India maupun mancanegara.

Selain menjajaki kerja sama di sektor herbal, Acharya Balkrishna juga menawarkan peluang kolaborasi pendidikan. Ia menyatakan kesiapan pihaknya menerima mahasiswa asal Bali untuk mengikuti program pembelajaran, penelitian, maupun pertukaran pelajar di India.

“Kami membuka peluang pertukaran pelajar dan kerja sama akademik. Mahasiswa dari Bali dapat belajar langsung mengenai Ayurveda, tanaman obat, hingga pengembangan industri herbal modern,” katanya.

Tak hanya itu, Patanjali Ayurved juga menyatakan kesiapannya mengirim tenaga ahli ke Bali untuk memberikan pelatihan dan edukasi terkait budidaya tanaman organik, pengolahan herbal, serta pengembangan produk kesehatan berbasis bahan alam.

Menurut Acharya, pusat aktivitas Patanjali yang berdiri di kawasan dekat Sungai Gangga memiliki fasilitas penelitian dan pengembangan yang sangat luas, dengan area mencapai sekitar seribu hektar yang didedikasikan untuk pendidikan, penelitian, pertanian organik, dan industri herbal.

Sementara itu, Anggota DPRD Bali Dr. Somvir menilai pertemuan tersebut menjadi langkah awal yang sangat strategis dalam membangun sinergi antara Bali dan India. Menurutnya, kedua wilayah memiliki kesamaan nilai budaya serta tradisi pengobatan berbasis alam yang telah berkembang selama berabad-abad.

Dr. Somvir menjelaskan bahwa Ayurveda di India dan Usadha Bali sesungguhnya memiliki banyak titik temu, terutama dalam pendekatan kesehatan yang menempatkan keseimbangan tubuh, pikiran, dan lingkungan sebagai fondasi utama.

“Bali memiliki warisan Usadha yang sangat kaya. Di sisi lain, India memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan Ayurveda secara ilmiah dan industri. Jika keduanya dipertemukan, akan lahir kolaborasi yang sangat bermanfaat bagi dunia kesehatan, pendidikan, maupun ekonomi masyarakat,” ujar Dr. Somvir.

Ia juga menilai Bali memiliki peluang besar untuk menjadi pusat pengembangan herbal tropis berbasis kearifan lokal yang terintegrasi dengan riset modern. Karena itu, kerja sama dengan Patanjali Ayurved dinilai dapat membuka akses terhadap teknologi, penelitian, hingga pasar internasional.

Menurut Dr. Somvir, pertukaran mahasiswa dan tenaga ahli menjadi bagian penting dari kerja sama yang sedang dijajaki. Generasi muda Bali, kata dia, perlu mendapatkan kesempatan belajar langsung mengenai pengelolaan tanaman obat, riset kesehatan tradisional, hingga pengembangan industri herbal yang telah berhasil diterapkan di India.

“Ini bukan sekadar kerja sama bisnis. Yang lebih penting adalah transfer ilmu pengetahuan, pertukaran pengalaman, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia. Bali memiliki potensi besar dan perlu didukung dengan jaringan internasional yang kuat,” tegasnya.

Di sisi lain, Ketua DPRD Bali I Dewa Made “Jack” Mahayadnya menyambut positif kunjungan tersebut. Ia mengapresiasi pencapaian Patanjali Ayurved yang mampu berkembang dari sebuah inisiatif perseorangan hingga menjadi perusahaan besar yang dikenal luas di India.

Menurut Dewa Jack, gagasan kerja sama yang ditawarkan memiliki tujuan yang baik dan sejalan dengan upaya pelestarian serta pengembangan potensi lokal Bali.

“Saya menyampaikan terima kasih atas kunjungan ini. Tentu kami akan mempelajari lebih lanjut berbagai peluang kerja sama yang ditawarkan dan berdiskusi bersama pihak-pihak terkait, termasuk Pak Somvir,” ujarnya.

Dewa Jack menegaskan DPRD Bali pada prinsipnya mendukung setiap bentuk kerja sama yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat Bali, khususnya dalam pengembangan pendidikan, kesehatan tradisional, pelestarian tanaman herbal, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Pertemuan tersebut menjadi sinyal awal terbukanya peluang kolaborasi strategis antara Bali dan India. Jika terealisasi, kerja sama ini tidak hanya berpotensi memperkuat pelestarian warisan Usadha Bali, tetapi juga membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda Bali untuk terhubung dengan jaringan pendidikan dan penelitian herbal bertaraf internasional.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • David Herson Tak Ada Dwifungsi ABRI Jangan Mau di Provokasi

    David Herson Tak Ada Dwifungsi ABRI Jangan Mau di Provokasi

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 902
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – DPR RI resmi menetapkan revisi Undang-Undang (RUU) Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi undang-undang. RUU TNI disahkan lewat sidang paripurna di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (20/3/2025), yang dipimpin oleh Ketua DPR RI Puan Maharani didampingi Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, Adies Kadir, dan Saan Mustopa. Hal […]

  • Di Tengah Biaya Upacara yang Kian Tinggi, Gosana Wijaya Hadirkan Ruang Yadnya yang Lebih Sederhana dan Bermakna

    Di Tengah Biaya Upacara yang Kian Tinggi, Gosana Wijaya Hadirkan Ruang Yadnya yang Lebih Sederhana dan Bermakna

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Di Bali, upacara adat bukan sekadar rangkaian ritual seremonial. Ia adalah bagian dari perjalanan hidup masyarakat Hindu Bali, bentuk penghormatan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, leluhur, sekaligus upaya menjaga harmoni antara manusia, alam, dan kehidupan spiritual. Namun di tengah perubahan zaman dan tekanan ekonomi yang semakin terasa, banyak masyarakat mulai menghadapi […]

  • HUT ke-38 WHDI Bali, Gubernur Wayan Koster Titipkan 3 Hal Penguatan Pelestarian Budaya Bali

    HUT ke-38 WHDI Bali, Gubernur Wayan Koster Titipkan 3 Hal Penguatan Pelestarian Budaya Bali

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster memberikan apresiasi atas kontribusi dan konsistensi Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Provinsi Bali dalam mengabdikan diri dan organisasinya di tengah masyarakat Bali secara nyata. Hal ini disampaikannya dalam sambutan serangkaian Peringatan Hari Ulang Tahun ke-38 Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI), di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar, […]

  • Peringatan May Day di Renon,Pekerja Tuntut Hapus Perbudakan Halus Dan Revisi UU Cipta Kerja 

    Peringatan May Day di Renon,Pekerja Tuntut Hapus Perbudakan Halus Dan Revisi UU Cipta Kerja 

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.Com | Peringatan Hari Buruh International ( May Day) yang jatuh tiap tanggal 1 Mei umumnya diperingati oleh kalangan pekerja swasta. Untuk wilayah Propinsi Bali tahun 2026 dilaksanakan secara terpusat di areal Lapangan Niti Mandala Renon pada hari Jumat pagi (1/5/2026) dengan mengusung tema “Satu Tekad Satu Tujuan Sejahtera Bersama” yang di motori oleh […]

  • Kejati Bali Bidik Ruilslag BTID, Dugaan Tukar Guling Kawasan Hutan Masuk Penyidikan Umum

    Kejati Bali Bidik Ruilslag BTID, Dugaan Tukar Guling Kawasan Hutan Masuk Penyidikan Umum

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 4
    • 0Komentar

    KARANGASEM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali menegaskan pengusutan dugaan tukar guling (ruilslag) lahan yang dikaitkan dengan proyek PT Bali Turtle Island Development (BTID) kini telah masuk dalam penyidikan umum yang sedang berjalan sejak awal 2025. Pernyataan itu disampaikan langsung Kepala Seksi Pengendalian Operasi Tindak Pidana Khusus Kejati Bali, Anak Agung Ngurah Jayalantara, saat memimpin pengecekan […]

  • Pj Bupati Cirebon Soroti Optimalisasi IKD dan Ketersediaan Blanko KTP

    Pj Bupati Cirebon Soroti Optimalisasi IKD dan Ketersediaan Blanko KTP

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 167
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya menyoroti sejumlah hal terkait layanan administrasi kependudukan, khususnya optimalisasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), serta ketersediaan blanko KTP. “Saat ini, penerapan IKD masih di bawah rata-rata. Perlu ada peningkatan lebih optimal,” kata Wahyu saat mengunjungi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cirebon, Senin (10/2/2025). Ia menyebut […]

expand_less