Breaking News
light_mode
Trending Tags

VIRAL! Desakan Sidak Kintamani Menggema, Pansus TRAP DPRD Bali Didorong Audit Tata Ruang Kawasan Danau Batur

  • account_circle admin
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANGLI – Gelombang aspirasi publik terkait penataan ruang di Bali kembali menguat. Kali ini, sorotan tertuju pada kawasan wisata Kintamani, Kabupaten Bangli. Melalui media sosial, masyarakat mendesak Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali segera melakukan inspeksi lapangan untuk mengevaluasi dugaan pelanggaran tata ruang di kawasan Danau Batur.

Desakan tersebut mencuat setelah akun media sosial @HARDIYANTA mengunggah permintaan agar Pansus TRAP memantau berbagai bangunan restoran, kafe, hingga fasilitas wisata yang berdiri di kawasan tebing dan sekitar Danau Batur. Salah satu kawasan yang menjadi perhatian publik adalah Toya Devasya, yang dinilai perlu dikaji dari aspek kesesuaian tata ruang, legalitas perizinan, keselamatan konstruksi, serta mitigasi terhadap potensi bencana.

Munculnya aspirasi tersebut mencerminkan meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap keberlanjutan kawasan Kintamani yang dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan pariwisata Bali sekaligus kawasan dengan nilai ekologis, budaya, dan spiritual yang tinggi.

Sorotan terhadap penataan ruang Kintamani juga disampaikan Jro Gede Sudibya, mantan anggota MPR RI Utusan Bali sekaligus Penasehat For HATI Bali. Ia menegaskan bahwa seluruh pembangunan di kawasan Kintamani harus tunduk pada ketentuan tata ruang yang berlaku serta tidak boleh mengabaikan aspek perlindungan lingkungan.

Menurutnya, apabila terdapat pembangunan yang melanggar ketentuan sempadan danau, kawasan lindung, maupun aturan pemanfaatan ruang lainnya, maka harus dilakukan evaluasi sesuai mekanisme hukum yang berlaku. Ia juga berpendapat bahwa apabila terdapat izin yang bertentangan dengan RTRW maupun RDTR, maka izin tersebut perlu ditinjau kembali sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Jro Gede Sudibya menilai pengawasan DPRD bersama pemerintah dan instansi terkait menjadi faktor penting untuk memastikan pemanfaatan ruang berlangsung sesuai aturan. Penegakan hukum terhadap pelanggaran tata ruang, menurutnya, merupakan bagian dari upaya menjaga keseimbangan lingkungan di tengah meningkatnya ancaman perubahan iklim dan potensi bencana hidrometeorologi.

Ia juga menyoroti kondisi Gunung Tampurhyang, yang dalam tradisi Hindu Bali dipandang sebagai kawasan suci pemujaan Dewa Wisnu. Menurutnya, aktivitas wisata yang semakin intensif perlu dikelola secara hati-hati agar tidak mengganggu kelestarian kawasan maupun nilai kesuciannya.

Jro Gede Sudibya menyampaikan bahwa sebagian kawasan lereng gunung kini dimanfaatkan untuk berbagai fasilitas wisata. Ia mengingatkan pentingnya keseimbangan antara pengembangan pariwisata dan pelestarian lingkungan agar kerusakan ekosistem maupun degradasi kawasan suci dapat dicegah sejak dini.

Ia bahkan mengaitkan pentingnya menjaga kawasan pegunungan dengan sejarah letusan Gunung Batur tahun 1926 sebagai pengingat bahwa keseimbangan alam tidak boleh diabaikan dalam setiap kebijakan pembangunan.

Selain aspek lingkungan, Jro Gede Sudibya juga menyinggung nilai historis kawasan Danau Batur. Menurutnya, berbagai prasasti kuno yang tersimpan di Desa Batur, Kedisan, dan Buahan menunjukkan bahwa kawasan tersebut sejak dahulu memiliki fungsi sakral yang harus dihormati.

Ia menyebut kawasan dari pertigaan Kedisan menuju Songan di sisi kanan jalan sebagai wilayah Utama Mandala, yang menurut tradisi Bali merupakan kawasan suci sehingga pemanfaatannya perlu dilakukan dengan sangat hati-hati. Ia juga merujuk pada Prasasti Cintamani sebagai salah satu dasar historis yang menegaskan pentingnya menjaga kawasan tersebut.

Di sisi lain, perhatian masyarakat tidak hanya tertuju pada Kintamani. Publik juga mempertanyakan perkembangan penanganan dugaan persoalan perizinan di kawasan Pancasari, Kabupaten Buleleng, termasuk kawasan Bali Handara dan sejumlah resort di sekitarnya. Masyarakat meminta adanya keterbukaan mengenai status perizinan, pemanfaatan kawasan, serta kajian dampak lingkungan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah publik.

Gelombang aspirasi yang berkembang melalui media sosial menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap masa depan tata ruang Bali. Publik berharap pengawasan terhadap pemanfaatan ruang dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan, dengan tetap mengedepankan perlindungan lingkungan, keselamatan masyarakat, serta keberlanjutan sektor pariwisata.

Kini, perhatian publik tertuju pada langkah Pansus TRAP DPRD Provinsi Bali dalam merespons berbagai aspirasi tersebut. Masyarakat berharap dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap izin-izin pembangunan, peninjauan kesesuaian pemanfaatan ruang dengan RTRW dan RDTR, serta penegakan aturan apabila ditemukan pelanggaran, sehingga kawasan Danau Batur sebagai salah satu ikon alam, budaya, dan spiritual Bali tetap terjaga bagi generasi mendatang.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apel KesiapSiagaan Bencana Nasional (HKBN) Tingkat Kabupaten Indramayu 2025.

    Apel KesiapSiagaan Bencana Nasional (HKBN) Tingkat Kabupaten Indramayu 2025.

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 233
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com-Letak geografis Indonesia yang berada di daerah pertemuan lempeng sibuk pasifik dan mediterania yang berdampak daerah di Indonesia menjadi rawan bencana. Bencana itu sendiri bisa diakibatkan oleh beberapa faktor. Untuk mengurangi dampak dari setiap bencana yang terjadi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Indramayu mengadakan Apel KesiapSiagaan Bencana Nasional (HKBN) Tingkat Kabupaten Indramayu 2025 yang […]

  • Sufmi Dasco dan Ikhtiar Menjaga Stabilitas dan Kepercayaan di Era Prabowo, Matahukum: Komitmen Mendengar Publik

    Sufmi Dasco dan Ikhtiar Menjaga Stabilitas dan Kepercayaan di Era Prabowo, Matahukum: Komitmen Mendengar Publik

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta – Pertemuan antara Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco dengan para pendemo mahasiswa pada 19 Juni 2026 kemarin adalah peristiwa yang perlu dicermati secara mendalam. Di tengah tuntutan yang mengkritisi sejumlah kebijakan Pemerintahan Presiden Prabowo yang dinilai publik luas salah arah dan belum berpihak sepenuhnya pada kepentingan rakyat, sikap keberanian untuk turun langsung […]

  • Menjaga Adi Luhung Kebudayaan Bali, Gubernur Koster Terbitkan Pergub Baru Perkuat Pembelajaran Bahasa dan Kearifan Lokal

    Menjaga Adi Luhung Kebudayaan Bali, Gubernur Koster Terbitkan Pergub Baru Perkuat Pembelajaran Bahasa dan Kearifan Lokal

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7
    • 0Komentar

    DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya, bahasa, dan nilai-nilai kearifan lokal Bali melalui pengundangan Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 7 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Mata Pelajaran Muatan Lokal pada Pendidikan Formal dan Pendidikan Berbasis Masyarakat. Regulasi yang ditetapkan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, menjadi langkah strategis dalam memperkuat […]

  • Terkendala Biaya, Pemulangan Jenazah TKI asal Ende yang Meninggal di Malaysia Butuh Uluran Tangan

    Terkendala Biaya, Pemulangan Jenazah TKI asal Ende yang Meninggal di Malaysia Butuh Uluran Tangan

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 963
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com – Kesedihan menimpah keluarga almarhum Efridus Mario, seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang meninggal di Malaysia. Efridus Mario, pria asal Kabupaten Ende, Kecamatan Nangapanda, Desa Tiweria. Saat ini jenazah TKI tersebut berada di Kupang namun masih terkendala biaya untuk pemulangan ke Flores kampung halamannya. Jenazah saat ini sedang disemayamkan di rumah Singgah Susteran […]

  • Ketua Komisi II DPRD Rodi S.Kom: Usia 306 Tahun Jadi Momentum Kota Bengkulu Terus Berkarya, Berinovasi, dan Berbenah

    Ketua Komisi II DPRD Rodi S.Kom: Usia 306 Tahun Jadi Momentum Kota Bengkulu Terus Berkarya, Berinovasi, dan Berbenah

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 43
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Memasuki usia ke-306 tahun, Kota Bengkulu dinilai telah melalui perjalanan panjang sejarah yang patut diapresiasi dan dijadikan refleksi untuk menghadirkan pembangunan yang lebih berkelanjutan. Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu, Rodi S.Kom., MM, turut menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi Kota Bengkulu ke-306 dan menyuarakan harapannya agar momentum ini menjadi semangat baru untuk […]

  • APBD Badung 2026 Ditetapkan Rp 12,1 Trilyun, DPRD Badung dan Bupati Badung Sepakati Empat Ranperda Ditetapkan Jadi Perda

    APBD Badung 2026 Ditetapkan Rp 12,1 Trilyun, DPRD Badung dan Bupati Badung Sepakati Empat Ranperda Ditetapkan Jadi Perda

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com | DPRD Kabupaten Badung menggelar Rapat Paripurna dengan Agenda Pengambilan Keputusan, Penandatanganan Berita Acara/Nota Kesepakatan dan Sambutan Bupati Badung terhadap empat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) di Ruang Sidang Utama Gosana Lantai III, Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Senin, 24 November 2025. Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti didampingi Wakil […]

expand_less