Breaking News
light_mode
Trending Tags

Menjaga Adi Luhung Kebudayaan Bali, Gubernur Koster Terbitkan Pergub Baru Perkuat Pembelajaran Bahasa dan Kearifan Lokal

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya, bahasa, dan nilai-nilai kearifan lokal Bali melalui pengundangan Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 7 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Mata Pelajaran Muatan Lokal pada Pendidikan Formal dan Pendidikan Berbasis Masyarakat.

Regulasi yang ditetapkan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, menjadi langkah strategis dalam memperkuat fondasi kebudayaan Bali di tengah derasnya arus globalisasi dan modernisasi. Pergub ini sekaligus menggantikan Pergub Bali Nomor 20 Tahun 2013 agar lebih adaptif terhadap perkembangan hukum, pendidikan, serta dinamika sosial masyarakat Bali saat ini.

Dalam regulasi tersebut, Pemerintah Provinsi Bali menegaskan bahwa pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab keluarga dan masyarakat adat, tetapi juga harus terintegrasi secara sistematis dalam dunia pendidikan formal maupun pendidikan berbasis masyarakat. Kebijakan ini berlandaskan pada nilai-nilai luhur Sad Kerthi sebagai filosofi pembangunan Bali yang bertujuan menjaga kesucian dan keharmonisan alam, manusia, serta kebudayaan Bali.

Pergub Bali Nomor 7 Tahun 2026 mengatur secara khusus dua mata pelajaran muatan lokal yang berdiri sendiri, yakni Mata Pelajaran Bahasa Bali dan Mata Pelajaran Kearifan Lokal Bali. Mata Pelajaran Bahasa Bali mencakup pembelajaran bahasa, aksara, dan sastra Bali, sedangkan Mata Pelajaran Kearifan Lokal Bali memuat nilai-nilai Sad Kerthi, adat-istiadat, budaya Bali, serta visi Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Bali Era Baru 2025–2125.

Sebagai bentuk penguatan implementasi, seluruh satuan pendidikan formal di Bali diwajibkan memberikan pembelajaran Bahasa Bali dan Kearifan Lokal Bali paling sedikit dua jam pelajaran setiap minggu. Tidak hanya itu, bahasa Bali juga ditetapkan sebagai bahasa pengantar utama dalam proses pembelajaran kedua mata pelajaran tersebut sehingga peserta didik dapat memahami sekaligus membiasakan penggunaan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari.

Pergub ini juga mengatur pola pembelajaran yang terstruktur sesuai jenjang pendidikan. Pada tingkat pendidikan dasar, pembelajaran Kearifan Lokal Bali diperkenalkan sejak kelas awal melalui pendekatan tematik, sementara Bahasa Bali diajarkan secara bertahap hingga jenjang SMP. Pada tingkat pendidikan menengah, pembelajaran Bahasa Bali diberikan pada kelas X dan XI, sedangkan kelas XII difokuskan untuk pendalaman Mata Pelajaran Kearifan Lokal Bali sebagai bekal memasuki kehidupan bermasyarakat.

Untuk menjamin kualitas pembelajaran, mata pelajaran tersebut wajib diampu oleh guru Bahasa Bali yang ditetapkan sebagai tenaga profesional melalui keputusan gubernur maupun bupati/wali kota sesuai kewenangannya. Pemerintah daerah juga berkewajiban melakukan pembinaan, monitoring, evaluasi, serta penguatan kapasitas tenaga pendidik secara berkala.

Tidak hanya menyasar sekolah formal, Pergub ini turut memperluas ruang pelestarian budaya melalui pendidikan berbasis masyarakat. Pengajaran bahasa dan kearifan lokal Bali dapat diselenggarakan melalui pasraman, desa adat, sekaa, sanggar seni, serta berbagai komunitas masyarakat yang bergerak dalam bidang pelestarian budaya. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan proses pewarisan nilai-nilai budaya berlangsung secara berkelanjutan lintas generasi.

Seluruh pelaksanaan program tersebut didukung melalui pembiayaan yang bersumber dari APBD Provinsi Bali, APBD kabupaten/kota, maupun sumber pendanaan lain yang sah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Gubernur Bali, Wayan Koster, menegaskan bahwa Pergub Nomor 7 Tahun 2026 bukan sekadar produk hukum, melainkan benteng budaya sekaligus investasi peradaban untuk masa depan Bali. Menurutnya, pembangunan yang maju dan modern harus tetap berakar kuat pada identitas serta jati diri budaya Bali.

“Dengan mewajibkan internalisasi bahasa, aksara, sastra, dan filosofi Sad Kerthi sejak dini secara terstruktur, kita sedang mencetak generasi masa depan SDM Bali unggul yang tidak hanya berdaya saing global, tetapi juga tetap mengakar kuat pada tanah leluhur dan kearifan adi luhung Bali. Ini adalah kepastian hukum sekaligus warisan konkret untuk menjamin agar roh kebudayaan Bali tetap hidup, relevan, terjaga, dan menyala lintas generasi,” tegas Koster.

Melalui regulasi ini, Pemerintah Provinsi Bali berharap pelestarian bahasa, aksara, sastra, adat istiadat, serta nilai-nilai kearifan lokal tidak hanya menjadi simbol budaya, melainkan menjadi bagian integral dalam pembentukan karakter generasi muda Bali menuju Bali Era Baru yang berdaulat secara budaya, unggul secara sumber daya manusia, dan berdaya saing di tingkat global.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pakar Komunikasi Soal Gelar Pahlawan Soeharto: Sudah Memimpin Indonesia Puluhan Tahun dan Banyak yang Dibangun

    Pakar Komunikasi Soal Gelar Pahlawan Soeharto: Sudah Memimpin Indonesia Puluhan Tahun dan Banyak yang Dibangun

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Sejumlah akademisi di Bali menyatakan dukungannya terhadap Presiden ke-2 RI, Soeharto yang menjadi salah satu kandidat penerima gelar pahlawan nasional pada 10 November atau pada hari pahlawan. Soeharto dianggap sebagai sosok yang memiliki jasa besar bagi Indonesia. “Kalau kita melihat dari segi objektifnya, Bapak Soeharto memimpin kita puluhan tahun loh ya, kita […]

  • Yayasan Dedikasi Wanita Srikandi dan Perempuan ICMI Bali Dorong Aksi Nyata Green Leadership

    Yayasan Dedikasi Wanita Srikandi dan Perempuan ICMI Bali Dorong Aksi Nyata Green Leadership

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    DENPASAR – Yayasan Dedikasi Wanita Srikandi bersama Perempuan ICMI Bali melaksanakan Talkshow bertajuk “Green Leadership, Perempuan : Dari Kesadaran ke Aksi Nyata” di Aula Lantai III Ruang Melati, UPTD Pengembangan Kompetensi SDM Provinsi Bali, Jalan Hayam Wuruk Nomor 152 Denpasar, Sabtu, 18 Juli 2026. Talkshow menghadirkan Narasumber Ketua Yayasan Dedikasi Wanita Srikandi yang juga Pokli […]

  • Sumbang 55% Devisa Pariwisata, Bali Butuh Percepatan Infrastruktur, Koster Dapat Dukungan DPR RI

    Sumbang 55% Devisa Pariwisata, Bali Butuh Percepatan Infrastruktur, Koster Dapat Dukungan DPR RI

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7
    • 0Komentar

    JAKARTA, Matakompas – Di balik gemerlap pariwisata Bali yang mendunia, tersimpan berbagai tantangan yang kian kompleks. Hal inilah yang disampaikan Gubernur Bali, Wayan Koster, saat memaparkan kondisi Pulau Dewata dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI, Rabu (8/4/2026). Bali, dengan luas wilayah hanya 5.590 kilometer persegi dan penduduk sekitar 4,4 juta jiwa, mampu menarik hingga […]

  • Jaga Kamtibmas, Polres Magelang Kota Gelar Patroli Ramadhan

    Jaga Kamtibmas, Polres Magelang Kota Gelar Patroli Ramadhan

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 728
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Polres Magelang Kota menggelar kegiatan Patroli Ramadhan untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Magelang Kota, AKBP Anita Indah Setyaningrum, S.I.K., M.H., yang didampingi oleh jajaran setempat. Patroli tersebut menyasar berbagai titik rawan di Kota Magelang. Sabtu (8/3/2025) Dalam kegiatan patroli kali ini, Kapolres […]

  • KPU Kota Denpasar Bangun Budaya Literasi Demokrasi, Bedah Buku “Demokrasi yang Bertumbuh” Dorong Masyarakat Kritis

    KPU Kota Denpasar Bangun Budaya Literasi Demokrasi, Bedah Buku “Demokrasi yang Bertumbuh” Dorong Masyarakat Kritis

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DENPASAR | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar terus memperkuat komitmennya dalam membangun demokrasi yang berkualitas melalui penguatan literasi publik. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan menggelar Bedah Buku Seri Pertama bertajuk Demokrasi yang Bertumbuh: Jejak Historis dan Evolusi Kelembagaan Politik Indonesia dari Masa Kolonial Hingga Kontemporer, yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom, Jumat (3/7/2026). […]

  • Pansus TRAP DPRD Bali Selidiki Marina Internasional di Serangan, Isu Abrasi hingga Lokasi Jadi Sorotan

    Pansus TRAP DPRD Bali Selidiki Marina Internasional di Serangan, Isu Abrasi hingga Lokasi Jadi Sorotan

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com |  Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali meningkatkan pengawasan terhadap proyek Marina Internasional di kawasan Serangan yang dikembangkan PT Bali Turtle Island Development (BTID). Fokus perhatian Pansus tidak hanya pada aspek perizinan, tetapi juga kewenangan pengelolaan wilayah laut serta potensi dampak lingkungan pesisir. Sekretaris Pansus TRAP DPRD Bali, […]

expand_less