Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ketua Komisi I DPRD Bali: Peran MDA dan Pararem Sangat Penting Cegah Kriminalitas, Pecalang Jangan Tumpang Tindih dengan Polisi

  • account_circle admin
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Budiutama, menegaskan bahwa keterlibatan Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat sistem keamanan dan ketertiban masyarakat di Pulau Dewata. Menurutnya, pencegahan kriminalitas tidak cukup hanya mengandalkan aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan sinergi dengan desa adat melalui aturan-aturan adat yang berlaku.

Pernyataan tersebut disampaikan Budiutama saat memimpin Rapat Koordinasi Pengamanan dan Ketertiban Masyarakat terkait Aksi Kriminalitas yang Terjadi di Bali bersama Komisi I DPRD Provinsi Bali di Ruang Rapat Gabungan Lantai III DPRD Bali, Senin (13/7/2026). Rapat tersebut dihadiri pimpinan DPRD Bali, anggota Komisi I, perwakilan Polda Bali, Pemerintah Kota Denpasar, Pemerintah Kabupaten Badung, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali, Badan Intelijen Daerah (Binda) Bali, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bali, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, jajaran Kapolres se-Bali, Satpol PP Provinsi Bali, Bendesa Agung Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali, Ketua Pecalang Provinsi Bali, serta kelompok pakar dan tim ahli Komisi I DPRD Bali.

Dalam rapat tersebut, Budiutama mengungkapkan bahwa Komisi I DPRD Bali telah berulang kali mengundang MDA untuk membahas persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat. Bahkan, menurutnya, sudah lima kali MDA dilibatkan dalam forum serupa sebagai bentuk komitmen membangun sistem pengamanan berbasis desa adat.

“Sudah lima kali kami mengundang MDA terkait upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ini menjadi catatan bagi kami untuk menyusun rekomendasi yang lebih konkret mengenai bagaimana keterlibatan MDA dalam membantu mencegah kriminalitas di Bali,” ujarnya.

Ia menilai kehadiran MDA sangat strategis karena memiliki kewenangan membina desa adat dalam menyusun pararem, yaitu aturan adat yang mengatur berbagai aspek kehidupan masyarakat desa.

Menurut Budiutama, pararem bukan hanya mengatur tata kehidupan adat dan sosial kemasyarakatan, tetapi juga dapat menjadi instrumen dalam memperkuat keamanan lingkungan. Salah satunya melalui penyusunan pararem mengenai penduduk pendatang, yang bertujuan memperjelas mekanisme pendataan, pengawasan, hingga tanggung jawab sosial masyarakat sehingga potensi gangguan keamanan dapat diminimalkan sejak dini.

“Pararem sangat penting untuk menjaga ketertiban di desa adat, termasuk mengatur penduduk pendatang agar keberadaan mereka tetap terdata dan menjadi bagian dari sistem pengawasan masyarakat. Ini merupakan langkah preventif dalam mencegah terjadinya tindak kriminalitas di lingkungan desa,” jelasnya.

Selain menyoroti peran MDA, Ketua Komisi I DPRD Bali juga menyinggung keberadaan pecalang yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pengamanan kegiatan adat dan keagamaan di Bali. Ia mengingatkan agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan antara pecalang dengan aparat kepolisian.

Menurutnya, pecalang memiliki fungsi utama mengamankan pelaksanaan upacara adat, kegiatan keagamaan, serta menjaga ketertiban di wilayah desa adat. Namun, kewenangan tersebut tidak boleh melampaui tugas aparat kepolisian, termasuk dalam pengaturan lalu lintas maupun penutupan jalan umum di luar kebutuhan kegiatan adat yang telah dikoordinasikan.

“Jangan sampai terjadi overlap kewenangan antara pecalang dengan kepolisian. Pecalang sudah mendapatkan pembekalan dari pihak kepolisian sehingga memahami tugas dan batas kewenangannya. Selama ini tidak ada pecalang yang secara sembarangan menutup jalan tanpa koordinasi,” tegas Budiutama.

Ia berharap seluruh unsur, mulai dari kepolisian, pemerintah daerah, MDA, desa adat, hingga pecalang dapat memperkuat koordinasi dan membangun sistem pengamanan yang terintegrasi. Dengan demikian, Bali tetap menjadi daerah yang aman, tertib, serta mampu menjaga citranya sebagai destinasi pariwisata internasional yang nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.

Hasil rapat koordinasi tersebut selanjutnya akan menjadi bahan penyusunan rekomendasi Komisi I DPRD Provinsi Bali kepada pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan sebagai langkah memperkuat sistem keamanan daerah melalui kolaborasi antara aparat negara dan lembaga adat.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek FSRU LNG Bali, Ditolak Warga Malah Proyek Energi Jalan Terus, Pengamat: Klaim Gas Itu Energi Bersih Hanya Mitos

    Proyek FSRU LNG Bali, Ditolak Warga Malah Proyek Energi Jalan Terus, Pengamat: Klaim Gas Itu Energi Bersih Hanya Mitos

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Pro kontra rencana pembangunan Terminal Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) Liquefied Natural Gas (LNG) di kawasan Serangan terus bergulir. Bahkan, masyarakat Desa Adat Serangan bersama wilayah terdekat, seperti Sanur dan Sidakarya mengaku khawatir menjadi pihak yang paling terdampak oleh proyek energi tersebut. Meski mendapat penolakan, Menteri Lingkungan Hidup (LH) sekaligus Kepala […]

  • Polresta Cirebon Laksanakan Pengecekan Jalur Mudik Lebaran Tahun 2025

    Polresta Cirebon Laksanakan Pengecekan Jalur Mudik Lebaran Tahun 2025

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 665
    • 0Komentar

    Cirebon’ Jarrakpos.com – Polresta Cirebon melaksanakan kegiatan Pengecekan Jalur Mudik Lebaran Tahun 2025 di Wilkum Polresta Cirebon, Rabu (13/3/2025). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon KOMBES POL SUMARNI, S.I.K. ,S.H., M.H., didampingi Kadishub Kab. Cirebon HILMAN FIRMANSYAH, S.T. Adapun rute jalur yang dilakukan pengecekan antara lain Weru – Plumbon – Klangenan – Palimanan – […]

  • Bupati Tabanan Sanjaya Raih Anugerah Sahabat Pers Indonesia, Komitmen Dukung Kebebasan Pers dan Literasi Digital Diapresiasi SMSI

    Bupati Tabanan Sanjaya Raih Anugerah Sahabat Pers Indonesia, Komitmen Dukung Kebebasan Pers dan Literasi Digital Diapresiasi SMSI

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    DENPASAR – Komitmen Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya dalam menjaga kemerdekaan pers, memperkuat keterbukaan informasi publik, serta membangun kemitraan yang harmonis dengan media massa mendapat apresiasi di tingkat nasional. Pengurus Pusat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menganugerahkan Anugerah Sahabat Pers Indonesia kepada Sanjaya sebagai bentuk penghargaan atas konsistensinya mendukung ekosistem pers yang sehat […]

  • Polemik Dugaan Korupsi Di Desa Wanasaba Kidul Berbuntut Panjang, Warga Kecewa Gagal Audensi Dengan BPD.

    Polemik Dugaan Korupsi Di Desa Wanasaba Kidul Berbuntut Panjang, Warga Kecewa Gagal Audensi Dengan BPD.

    • calendar_month Minggu, 9 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 669
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Penyegelan Rumah milik Kuwu (Kepala Desa-Kades) Desa Wanasaba Kidul oleh warga terkait dugaan kasus proyek bersamaan dengan BLT yang belum di bayar  memunculkan ketidak percayaan warga kepada Pemerintah Desa Wabasaba Kidul. Atas ketidak percayaan tersebut Warga masyarakat Desa Wanasaba Kidul sempat melakukan demo pada  sabtu 1 Pebruari 2025 dan menuntut Kades Desa […]

  • 41 Temuan Tata Ruang dan Aset Daerah, Pansus TRAP DPRD Bali Siap Bawa Rekomendasi ke Rapat Paripurna

    41 Temuan Tata Ruang dan Aset Daerah, Pansus TRAP DPRD Bali Siap Bawa Rekomendasi ke Rapat Paripurna

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 4
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Enam bulan bekerja menyisir dugaan pelanggaran tata ruang, aset daerah, dan perizinan, Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali mengantongi 41 temuan hasil inspeksi mendadak. Seluruh temuan itu kini difinalisasi dalam bentuk laporan dan rekomendasi sebelum resmi diputuskan dalam rapat paripurna DPRD Bali. Ketua Pansus TRAP DPRD […]

  • Koster Kembali Dikaitkan dengan Isu Lama, Publik Diminta Jangan Terkecoh Narasi Viral

    Koster Kembali Dikaitkan dengan Isu Lama, Publik Diminta Jangan Terkecoh Narasi Viral

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 5
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Dunia maya kembali menunjukkan satu kebiasaan lama yang seolah sudah menjadi hukum tidak tertulis: jika sebuah isu pernah ramai, cukup hilangkan tahunnya, lalu kemas ulang sebagai “berita terbaru”. Kali ini, sorotan kembali mengarah pada isu dugaan pembebasan lahan proyek Jalan Tol Mengwi–Gilimanuk. Nama Gubernur Bali, I Wayan Koster kembali beredar di linimasa […]

expand_less