Ribuan Warga Padati TVRI Bali Nobar Final Piala Dunia 2026, Kebersamaan Menguat, UMKM Ikut Terdongkrak
- account_circle admin
- calendar_month 23 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DENPASAR – Atmosfer Final Piala Dunia 2026 begitu terasa di Lapangan Timur TVRI Bali, Senin (20/7/2026) dini hari. Ribuan masyarakat dari berbagai daerah di Bali memadati lokasi untuk mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan puncak sepak bola dunia yang diselenggarakan TVRI Bali. Antusiasme masyarakat tidak hanya menciptakan suasana meriah layaknya berada di stadion, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan, khususnya bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Sejak beberapa jam sebelum kick-off, masyarakat telah berdatangan bersama keluarga, sahabat, maupun komunitas pecinta sepak bola. Mengenakan atribut tim favorit masing-masing, mereka memenuhi kawasan Lapangan Timur TVRI Bali dengan semangat yang sama, menyaksikan laga paling bergengsi di dunia sepak bola dalam suasana kebersamaan.
Saat pertandingan dimulai, sorak-sorai ribuan penonton menggema di seluruh area nobar. Tepuk tangan, nyanyian dukungan, hingga teriakan penuh semangat mewarnai setiap peluang emas dan gol yang tercipta. Euforia tersebut menghadirkan pengalaman berbeda dibandingkan menyaksikan pertandingan dari rumah, karena seluruh penonton dapat berbagi kegembiraan secara langsung.
Meski dipadati ribuan orang, kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh keakraban. Masyarakat dari berbagai usia, latar belakang, dan profesi tampak larut dalam semangat sportivitas. Nobar ini menjadi ruang publik yang mempererat interaksi sosial sekaligus memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat.
Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali, Ida Bagus Gede Yogi Jenana Putra, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, TVRI Bali telah menunjukkan fungsi strategis sebagai lembaga penyiaran publik yang tidak hanya menghadirkan tayangan berkualitas, tetapi juga menyediakan ruang positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Yang datang ke sini kebanyakan anak muda, dan saya sangat mengapresiasi TVRI yang sudah menyediakan ruang untuk anak-anak muda sekaligus pelaku UMKM. Saya melihat banyak UMKM yang ikut berpartisipasi. Harapannya kegiatan seperti ini terus berlanjut dan TVRI dapat terus berinovasi menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai kegiatan seperti ini memiliki nilai lebih karena mampu menghadirkan hiburan yang sehat, memperkuat kebersamaan, sekaligus membuka ruang bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan UMKM lokal.
Antusiasme serupa juga dirasakan para penonton. Salah satunya, Fikri, yang sengaja datang bersama teman-temannya demi merasakan atmosfer Final Piala Dunia secara langsung bersama ribuan suporter lainnya.
“Saya memang sengaja datang ke sini bersama teman-teman. Suasananya luar biasa ramai, seru, dan berbeda kalau dibandingkan nonton sendiri di rumah. Rasanya seperti berada langsung di stadion,” katanya.
Menurut Fikri, nobar menjadi momentum yang mempertemukan masyarakat dalam satu semangat tanpa memandang perbedaan, sehingga menciptakan pengalaman yang lebih berkesan.
Di balik kemeriahan pertandingan, kegiatan tersebut juga membawa berkah bagi pelaku UMKM. Puluhan stan kuliner yang berjejer di sekitar lokasi dipenuhi pembeli sejak menjelang tengah malam. Berbagai menu makanan berat, jajanan tradisional, camilan, hingga aneka minuman laris diburu ribuan pengunjung yang datang.
Aktivitas transaksi berlangsung hampir tanpa henti sepanjang acara. Banyak pedagang mengaku stok dagangan mereka habis lebih cepat dibandingkan hari biasa karena tingginya jumlah pengunjung yang hadir.
Salah seorang pelaku UMKM, Deni, mengungkapkan rasa syukurnya atas penyelenggaraan nobar tersebut.
“Menurut saya, TVRI sangat berkontribusi bagi masyarakat. Terutama untuk UMKM, kegiatan ini sangat membantu karena kami diberikan ruang secara gratis untuk berjualan. Dampaknya sangat terasa terhadap peningkatan penghasilan kami,” ujarnya.
Menurut Deni, kegiatan publik berskala besar seperti nobar menjadi peluang yang sangat dinantikan para pedagang karena mampu meningkatkan omzet sekaligus memperkenalkan produk kuliner lokal kepada masyarakat yang lebih luas.
Selain menjadi hiburan, kegiatan nonton bareng Final Piala Dunia 2026 di TVRI Bali membuktikan bahwa sebuah acara publik dapat memberikan manfaat yang luas. Kehadiran ribuan masyarakat mampu menggerakkan roda perekonomian melalui peningkatan transaksi UMKM, memperkuat interaksi sosial, serta menghadirkan ruang kebersamaan yang positif di tengah masyarakat.
Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, TVRI Bali kembali menegaskan perannya sebagai lembaga penyiaran publik yang tidak hanya menghadirkan tayangan berkualitas, tetapi juga menjadi katalisator bagi tumbuhnya solidaritas sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Nobar Final Piala Dunia 2026 pun menjadi bukti bahwa olahraga mampu menyatukan berbagai lapisan masyarakat dalam semangat persaudaraan, sportivitas, dan kebersamaan.
Foto: Euforia Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Timur TVRI Bali. Ribuan masyarakat memadati lokasi untuk mengikuti nonton bareng pertandingan final pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 03.00 WITA.
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar