Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI Jakarta » Program MBG di Jawa Barat Masih Wacana, Segera Realisasikan Dapur Sekolah

Program MBG di Jawa Barat Masih Wacana, Segera Realisasikan Dapur Sekolah

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
  • visibility 164
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jarrakpos.com JAKARTA – Provinsi Jawa Barat dengan 26 kabupaten/kota yang ada menargetkan membangun sebanyak 4.600 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Untuk mewujudkan hal tersebut pemerintah provinsi telah melakukan MoU dengan pemerintah kabupaten/kota.

Menurut Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan beberapa waktu lalu, dari 4,600 dapur MBG yang bakal dibangun di Jawa Barat, sudah dimulai pengerjaanya sebanyak 4.000, masih kurang sekitar 637 dapur MBG, selain itu pemerintah Provinsi bersama pemerintah kabupaten/kota di Jawa Barat juga akan membangun dapur SPPG di daerah dengan kategori (3T) tertinggal, terdepan dan terluar, totalnya sekitar 5 ribu dapur yang ada di Jawa Barat.

Sementara itu berdasarkan data temuan Public Policy Watch (PPW) yang merilis hasil pengawasan terbarunya terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Barat menyebut masih jauh dari harapan. Hasil surveinya menyebut, dari total 4.000 dapur MBG yang telah terbentuk, ditemukan sebagian dapur belum berjalan optimal.

Direktur Eksekutif PPW, Azaz Fauzan, menegaskan bahwa pengawasan oleh lembaganya dilakukan pada Februari hingga Agustus 2025.

Hasil pengawasan, sebanyak 92% dapur telah memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan, sementara 8% masih membutuhkan perbaikan fasilitas.

Lebih lanjut Azaz juga menjelaskan bahwa dalam pengiriman makanan, tercatat 87% dapur sudah tepat waktu, sisanya masih ditemukan ada indikasi keterlambatan, khususnya untuk di daerah terpencil.

Sementara dari sisi kepuasan penerima manfaat, 80% responden menyatakan puas dengan menu yang disajikan, meskipun masih terdapat kritik mengenai variasi makanan, jelasnya.

Sedangkan sebanyak 63% bahan pangan diolah dalam dapur MBG melibatkan rantai pasok lokal, dan kendala utama yang dihadapinya menurut Direktur PPW adalah keterbatasan SDM yang terlatih serta lemahnya pelaporan.

Azaz juga menjelaskan bahwa tujuan utama dai program pengawasan MBG yang dilakukan lembaganya untuk memastikan pelaksanaannya sesuai dengan standar gizi dan kemanan pangan, menjamin akuntabilitas pengguna anggaran, serta memperkuat ekosistem pangan lokal dengan melibatkan UMKM.

Sementara dari hasil survei yang dilakukan oleh Mahardhika Media menyebut masih banyak sekolah yang belum mendapat program MBG. Bahkan banyak siswa yang tidak tahu ada program MBG. Survei dilakukan di Kabupaten Bogor, Kota Sukabumi, Cianjur, Cirebon, Kuningan, dan Garut.

“Rata-rata sekolah-sekolah di Jawa Barat, banyak yang belum mendapat program MBG. Bahkan para murid tidak tahu kalau ada program makan bergizi,” kata Adi Wibowo, Manajer Program Mahardhika Media kepada wartawan, Senin (1/09/25) di Jakarta.

Perlunya Percepatan Dapur Sekolah

Sementara itu, Chairman of Mubarok Intsitute, Fadhil As Mubarok menegaskan bahwa Presiden Prabowo harus segera turun tangan untuk mengatasi persoalan Program MBG yang belum kunjung selesai.

Target pemerintah untuk tahun 2025 ini, lanjut Fadhil mengoperasikan sebanyak 30.000 dapur MBG di seluruh Indonesia, untuk melayani 82,9 juta penerima manfaat, sementara saat ini yang terealisasi masih jauh dari apa yang diharapkan.

Untuk itu Presiden Prabowo perlu bertindak cepat untuk mengatasi masalah ini, beberapa solusi yang diusulkan Mubarok Institute, antara lain ; mobilisasi anggaran dan sumber daya, pemerintah menurut Chairman of Mubarok Institute, bisa mengalokasikan dana darurat dan memperioritaskan program ini.

Perlunya berkolaborsi dengan masyarakat sipil dan swasta, keterlibatan organisasi masyarakat, konuitas lokal dan sektor swasta, guna mempercepat pembangunan dapur MBG.

Penyederhanaan proses, menyederhanakan prosedur birokrasii agar pembangunan dapur bisa dilakukan lebih cepat.

Jika target ini tercapai, menurut Fadhil As Mubarok, jutaan orang yang seharusnya mendapatkan manfaat dari program ini akan terpengaruh. Dan, apabila program ini berhasil, dampaknya akan sangat signifikan bagi peningkatan gizi dan kesehatan masyarakat, terutama pada anak-anak. Hal ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam memprioritaskan kesejahterana rakyat Indonesia.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bertempat di PUSPA Siliwangi, DPD PKS Kuningan Gelar Lomba Hadroh

    Bertempat di PUSPA Siliwangi, DPD PKS Kuningan Gelar Lomba Hadroh

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 761
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang berkah dan penuh dengan pengampunan. Dalam bulan suci Ramadhan tahun ini berbagai kegiatan dilaksanakan oleh DPD PKS Kuningan Jawabarat. Kami Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kuningan menggelar Festival Ramadhan Kareem 1446 dengan tema “Ayo Saling Berbagi dan Peduli” Yang dilaksanakan selama dua […]

  • Awas Hati – Hati !, Uang Palsu Beredar di Magelang, Polresta Magelang Berhasil Tangkap Pelaku

    Awas Hati – Hati !, Uang Palsu Beredar di Magelang, Polresta Magelang Berhasil Tangkap Pelaku

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 580
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM –  Polsek Mertoyudan Polresta Magelang menangkap terduga pemilik uang palsu (upal) di wilayah Tegalrejo, Kabupaten Magelang. Tersangka ES (41) mengakui upal tersebut diperoleh dari artis Sekar Arum Widara. “Pada Kamis (17/4), dengan bantuan dari Resmob Sat Reskrim Polresta Magelang berhasil mengamankan tersangka di jalan wilayah Tegalrejo, Kabupaten Magelang,” kata Kapolresta Magelang Kombes Herbin Garbawiyata […]

  • TRIHITA Resmi Diluncurkan, Bali Bangkit! Desa Adat Kini Bersiap Kuasai Transportasi dan Ekonomi Digital

    TRIHITA Resmi Diluncurkan, Bali Bangkit! Desa Adat Kini Bersiap Kuasai Transportasi dan Ekonomi Digital

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com – Bali memasuki babak baru. Di tengah derasnya arus modernisasi dan dominasi aplikasi digital dari luar daerah, sebuah gerakan besar lahir dari akar budaya Pulau Dewata. Bertempat di Wantilan Desa Adat Beraban, Tabanan, Sabtu (16/5/2026), aplikasi TRIHITA resmi diluncurkan sebagai simbol kebangkitan desa adat dalam membangun kedaulatan ekonomi dan transportasi berbasis masyarakat lokal. […]

  • Komisi 4 DPRD: Pergub BOS Daerah, Solusi Tepat Penghapusan Pungutan Sekolah

    Komisi 4 DPRD: Pergub BOS Daerah, Solusi Tepat Penghapusan Pungutan Sekolah

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 736
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Dalam upaya merealisasikan penghapusan atau pembebasan pungutan sekolah atau komite sesuai dengan edaran Gubernur Bengkulu, Komisi 4 DPRD Provinsi Bengkulu dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  (Dikbu) Provinsi Bengkulu sepakat untuk mencari solusi alternatif. Salah satu solusinya adalah pembukaan rekening Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Daerah melalui Peraturan Gubernur (Pergub). Ketua Komisi IV DPRD […]

  • Operasi Gaktib Gabungan Tegakkan Ketertiban di Akademi Militer

    Operasi Gaktib Gabungan Tegakkan Ketertiban di Akademi Militer

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 702
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Akademi Militer melaksanakan Penegakan Ketertiban (Gaktib) Gabungan di Pintu Kranggan Akademi Militer. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Bagian Pengamanan Sdirum Akmil, Letkol Inf Iif Soifana, S.Pd., dengan melibatkan berbagai unsur pengamanan. Operasi Gaktib ini melibatkan personel dari Bagian Pengamanan Sdirum Akmil dan Provos, Subdenpom Magelang, Bagpam Menchandra Akademi TNI, serta Bagpam Dikmapa Pa […]

  • Wayan Koster Tegaskan Turyapada Tower Jadi Ikon Dunia Baru Bali Utara: “Bukan Sekadar Tower, Tapi Masa Depan Ekonomi Baru”

    Wayan Koster Tegaskan Turyapada Tower Jadi Ikon Dunia Baru Bali Utara: “Bukan Sekadar Tower, Tapi Masa Depan Ekonomi Baru”

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    BULELENG — Gubernur Bali Wayan Koster akhirnya buka suara secara lengkap mengenai pembangunan Kawasan Turyapada Tower di Pegayaman, Sukasada, Buleleng, yang belakangan menjadi sorotan publik. Melalui keterangan resminya, Koster menegaskan proyek strategis tersebut bukan hanya menghadirkan menara pemancar televisi modern, tetapi diproyeksikan menjadi destinasi wisata kelas dunia sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi baru di Bali Utara. […]

expand_less