Sambut HUT Perak ke-25, Demokrat Bali Gelar Gerakan Langit Biru di Danau Batur: Tanam Pohon, Bersih Danau, Tebar Benih Ikan hingga Lepas Burung
- account_circle admin
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 14
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BANGLI – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Bali menggelar Gerakan Langit Biru di kawasan Danau Batur, Kintamani, Kabupaten Bangli, Jumat (24/7/2026). Kegiatan tersebut diisi dengan aksi bersih-bersih lingkungan, penanaman pohon, penebaran benih ikan endemik, serta pelepasan burung ke habitatnya sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.
Kegiatan yang melibatkan sekitar 2.500 kader Partai Demokrat ini dihadiri Ketua DPD Partai Demokrat Bali Made Mudarta, Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Demokrat Tutik Kusuma Wardhani, Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali Komang Nova Sewi Putra, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bangli yang juga Wakil Ketua DPRD Bangli I Komang Carles, jajaran pengurus DPD, DPC, anggota Fraksi Demokrat, kader hingga simpatisan.
Suasana kegiatan semakin istimewa dengan kehadiran wisatawan asal Polinesia Prancis yang secara sukarela ikut dalam aksi bersih-bersih setelah mengetahui adanya kegiatan lingkungan yang digelar Partai Demokrat.
Ketua DPD Partai Demokrat Bali, Made Mudarta, mengatakan dipilihnya kawasan Danau Batur bukan tanpa alasan. Menurutnya, Danau Batur merupakan salah satu anugerah alam terbesar yang dimiliki Bali sehingga harus dijaga bersama.
“Kita memilih Kintamani karena Tuhan telah menciptakan danau yang begitu indah dan gunung yang luar biasa. Kalau bukan kita yang menjaga alam ini, siapa lagi? Alam ini harus kita rawat agar tetap lestari dan bisa diwariskan kepada anak cucu,” ujarnya.
Mudarta mengaitkan gerakan tersebut dengan filosofi Tri Rna dalam ajaran Hindu, yakni tiga hutang kehidupan yang wajib dibalas manusia melalui perbuatan baik.
Ia menjelaskan, hutang pertama adalah kepada Tuhan yang telah menciptakan alam semesta. Cara membalasnya adalah dengan menjaga lingkungan agar tetap lestari. Hutang kedua kepada leluhur, orang tua, guru dan para senior yang telah membimbing kehidupan. Sedangkan hutang ketiga adalah kepada para guru dan ilmu pengetahuan yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.
“Menjaga lingkungan merupakan salah satu bentuk rasa syukur kepada Tuhan. Karena itu Demokrat ingin berada di garda terdepan dalam menjaga kebersihan dan kelestarian alam Bali,” tegasnya.
Selain aksi bersih lingkungan, Demokrat juga melakukan penanaman pohon yang dinilai cocok dengan kondisi alam sekitar Danau Batur.
Tak hanya itu, ribuan benih ikan endemik juga disiapkan untuk ditebar sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat nelayan Danau Batur yang sempat terdampak fenomena kematian massal ikan akibat naiknya kandungan belerang atau sulfur beberapa waktu lalu.
Menurut Mudarta, pelepasan burung yang dilakukan juga memiliki makna simbolis sebagai bentuk kebebasan sekaligus ajakan menjaga keseimbangan ekosistem.

“Burung-burung ini kita beli dari masyarakat untuk kemudian kita lepaskan kembali ke habitatnya. Semoga mereka kembali terbang bebas di langit biru, sekaligus menjadi doa agar Partai Demokrat terus berjaya,” katanya yang disambut yel-yel “Demokrat Jaya”.
Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Demokrat Tutik Kusuma Wardhani mengatakan peringatan HUT Perak Partai Demokrat bukan sekadar seremoni, tetapi momentum memperkuat soliditas kader sekaligus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, arahan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sangat jelas, yakni seluruh kader harus hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi rakyat dan memberikan manfaat nyata.
“Partai Demokrat akan semakin besar apabila seluruh kader mau dekat dengan masyarakat. Turun langsung, mendengar aspirasi rakyat, dan memperjuangkannya melalui jalur politik maupun pemerintahan,” ujarnya.
Ia mengaku bangga melihat antusiasme ratusan kader Demokrat Bali yang hadir dalam kegiatan tersebut. Baginya, semangat kebersamaan menjadi modal utama memperkuat eksistensi Partai Demokrat di Bali menuju Pemilu 2029.
“Kita ingin Demokrat semakin solid, semakin eksis, dan terus melakukan kerja-kerja nyata di tengah masyarakat. Dengan kebersamaan ini saya optimistis Demokrat akan semakin dicintai rakyat,” katanya.
Di sisi lain, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bangli I Komang Carles menjelaskan bahwa Gerakan Langit Biru merupakan program nasional Partai Demokrat yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah.
Ia menyebut kegiatan di Bangli meliputi aksi bersih-bersih di sepanjang pesisir Danau Batur, penebaran benih ikan mujair sebagai upaya pemulihan ekosistem pasca kematian ikan akibat fenomena alam, penanaman pohon, hingga pelepasan burung.
“Benih ikan yang ditebar merupakan ikan khas Danau Batur. Harapan kami bisa berkembang sehingga nantinya membantu meningkatkan hasil tangkapan masyarakat nelayan di kawasan ini,” jelasnya.
Carles menambahkan, masyarakat Desa Buahan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Bahkan seorang wisatawan mancanegara yang semula dijadwalkan meninggalkan Bali memilih memperpanjang masa menginap agar dapat ikut bergabung dalam aksi bersih lingkungan.
“Beliau awalnya sudah akan check out, tetapi setelah mengetahui ada kegiatan bersih-bersih bersama Demokrat, akhirnya memperpanjang masa tinggal satu hari untuk ikut berpartisipasi. Ini menunjukkan bahwa menjaga lingkungan adalah gerakan yang bersifat universal,” katanya.
Melalui Gerakan Langit Biru, Partai Demokrat berharap kepedulian terhadap lingkungan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi budaya bersama dalam menjaga kelestarian alam, khususnya kawasan Danau Batur yang merupakan salah satu ikon wisata dan sumber kehidupan masyarakat Kabupaten Bangli.
Peringatan HUT Perak ke-25 Partai Demokrat di Bali pun menjadi momentum untuk menegaskan komitmen partai berlambang bintang mercy tersebut dalam menggabungkan aksi sosial, pelestarian lingkungan, dan penguatan kedekatan dengan masyarakat sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara.
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar