Borong 6 Penghargaan Sekaligus, Imigrasi Ponorogo Tegaskan Komitmen Wujudkan Pelayanan Prima dan Reformasi Birokrasi
- account_circle admin
- calendar_month 0 menit yang lalu
- visibility 1
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MALANG – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ponorogo kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat regional. Dalam kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) Capaian Kinerja Semester I Tahun 2026 yang digelar Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur di Hotel Golden Tulip, Malang, Jumat (31/7/2026), Kantor Imigrasi Ponorogo berhasil memborong enam penghargaan atas capaian kinerja terbaik di berbagai bidang.
Kegiatan evaluasi tersebut dihadiri oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Keimigrasian se-Jawa Timur. Selain menjadi forum untuk mengevaluasi kinerja semester pertama tahun 2026, agenda ini juga menjadi momentum strategis dalam merumuskan langkah-langkah peningkatan kualitas pelayanan publik, pengawasan keimigrasian, penegakan hukum, hingga tata kelola organisasi pada semester berikutnya.
Enam penghargaan yang diterima langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Ponorogo, Anggoro Widy Utomo, menjadi bukti nyata keberhasilan institusinya dalam menjalankan tugas dan fungsi keimigrasian secara optimal.
Adapun penghargaan yang diraih meliputi Terbaik I Pengelola Kehumasan, Terbaik I Kinerja Penegakan Hukum Paling Produktif Kategori Pro Justisia, Terbaik I Pelayanan Publik, Terbaik I Tata Kelola Reformasi Birokrasi, Terbaik II Satuan Kerja Layanan SDM dengan Zero Berkas Tidak Sesuai, serta Terbaik III Pengelola Barang Milik Negara (BMN).
Rangkaian penghargaan tersebut mencerminkan konsistensi Kantor Imigrasi Ponorogo dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Di sisi lain, prestasi itu juga menunjukkan keberhasilan institusi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang akuntabel, memperkuat sistem pengawasan, mengoptimalkan pengelolaan aset negara, serta meningkatkan efektivitas komunikasi publik yang transparan dan partisipatif.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastono, mengapresiasi seluruh satuan kerja yang berhasil mencatatkan kinerja terbaik. Ia berharap prestasi tersebut dapat dipertahankan bahkan terus ditingkatkan, sementara UPT yang belum memperoleh penghargaan didorong untuk terus melakukan pembenahan demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Ponorogo, Anggoro Widy Utomo, menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras, dedikasi, serta sinergi seluruh jajaran dalam menjalankan tugas pelayanan keimigrasian.
Menurutnya, penghargaan yang diraih bukan sekadar simbol keberhasilan, melainkan amanah yang harus dijaga melalui peningkatan kualitas pelayanan dan integritas aparatur.
“Enam penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada Kantor Imigrasi Ponorogo. Penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi atas hasil kerja kami, namun juga menjadi amanah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat pengawasan keimigrasian, serta menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Anggoro.
Ia menambahkan, pencapaian tersebut akan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan yang semakin mudah diakses, profesional, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dengan mengusung semangat “Imigrasi untuk Rakyat”, Kantor Imigrasi Ponorogo menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat reformasi birokrasi, meningkatkan kualitas tata kelola organisasi, serta menghadirkan pelayanan keimigrasian yang profesional, akuntabel, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Keberhasilan meraih enam penghargaan sekaligus menjadi bukti bahwa transformasi birokrasi dan peningkatan kualitas layanan publik yang dijalankan Kantor Imigrasi Ponorogo tidak hanya menghasilkan pengakuan di tingkat regional, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi keimigrasian sebagai garda terdepan pelayanan negara.
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar