Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pansus TRAP DPRD Bali Gelar RDP Tertutup, Bahas Dugaan Pelanggaran Tata Ruang di Empat Kawasan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali kembali menggelar rapat dengar pendapat (RDP), Kamis (19/2). Namun berbeda dari biasanya, rapat yang membahas sejumlah dugaan pelanggaran tata ruang itu digelar secara tertutup.

Rapat berlangsung di Ruang Rapat Gabungan, Lantai III Gedung DPRD Bali, Renon, berdasarkan surat undangan Nomor B.08.000.1.5/5461/PSD/DPRD tertanggal 13 Pebruari 2026 yang ditandatangani Ketua DPRD Bali, Dewa Made Mahayadnya.

Dalam agenda tersebut, Pansus melakukan pendalaman materi terkait indikasi pelanggaran tata ruang dan perizinan di empat lokasi, yakni kawasan mangrove Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, Desa Pancasari (Buleleng), Desa Tianyar (Karangasem), serta Kawasan Adat Desa Kembang Merta (Tabanan).

Sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi vertikal turut diundang, di antaranya Satpol PP Provinsi Bali, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas PUPR, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Dinas Kelautan dan Perikanan, Kanwil BPN Bali, hingga UPTD Taman Hutan Raya Ngurah Rai. Sejumlah kantor pertanahan kabupaten/kota serta kelompok ahli hukum Pemerintah Provinsi Bali juga tercantum dalam daftar undangan.

Usai rapat, Sekretaris Pansus TRAP, Dr. Somvir, memberikan keterangan singkat. Ia menyebut pembahasan lebih bersifat koordinatif antarpejabat.

“Ya itu kan urusan koordinasi dari pejabat saja. Nanti akan diumumkan. Kami mengejar waktu karena akan segera berakhir,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Dr (C) I Made Supartha S.H M.H, menyampaikan bahwa rapat tertutup dilakukan agar pembahasanya lebih serius. ” karena kami dari tim Pansus ingin menggali kajian-kajian yang lebih sangat dalam dari OPD terkait. OPD terkait itu kan yang terkait tata ruang, yang terkait perizinan, yang terkait aset, ” ujar Politisi asal Partai bermoncong putih ini.

Selain itu, pihaknya dikejar deadline, Karena Pansus Trap ini kan berakhir 3 Maret mendatang. “Saya harus meluarkan laporan dan rekomendasi. Jadi harus kerja-kerja lebih terukur, lebih dalam. Supaya mendapatkan informasi yang valid, dan agar ada tanggung jawab dari pada OPD terkait pendalaman-pendalaman atas sidak-sidak Pansus Trap dan RDP yang sudah dijalankan,” Jelas Supartha yang juga Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali.

Tetkait rekomendasi? Kata Supartha, akan menyampaikan sebelum pansus berakhir. “Nanti setelah itu, sebelum Pansus berakhir, baru kita membuat laporan dan rekomendasi kepada pimpinan dan pemerintah Bali,” pungkasnya. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koster Tegas Panggil BTID, Mangrove Bali Tak Bisa Ditawar

    Koster Tegas Panggil BTID, Mangrove Bali Tak Bisa Ditawar

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DENPASAR — Polemik dugaan kerusakan mangrove di kawasan Serangan, yang berkaitan dengan proyek pengembangan KEK Kura-Kura Bali, kian memanas. Gubernur Bali, Wayan Koster, menyatakan sikap tegas dengan memastikan akan memanggil PT Bali Turtle Island Development (BTID) untuk dimintai klarifikasi. Langkah ini diambil menyusul mencuatnya dugaan pembabatan mangrove serta kewajiban penggantian lahan yang dinilai belum sepenuhnya […]

  • Pansus TRAP DPRD Bali Dalami Aset Tanah Provinsi, Temukan Ratusan Bidang Berpotensi Disalahgunakan

    Pansus TRAP DPRD Bali Dalami Aset Tanah Provinsi, Temukan Ratusan Bidang Berpotensi Disalahgunakan

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Tim Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perijinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali mulai mendalami keberadaan aset tanah milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali yang tersebar di seluruh wilayah. Rapat koordinasi Pansus TRAP DPRD Bali bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Bali di Kantor DPRD Bali, Senin, 10 November 2024. […]

  • Sinergi Penguatan Kamtibmas, Ditintelkam Polda Bali dan PW DMI Bali Gelar Silaturahmi serta Buka Puasa Bersama

    Sinergi Penguatan Kamtibmas, Ditintelkam Polda Bali dan PW DMI Bali Gelar Silaturahmi serta Buka Puasa Bersama

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Dalam rangka memperkuat moderasi beragama dan toleransi antar umat beragama menjelang Malam Takbiran Idulfitri 1447 H yang bertepatan dengan pelaksanaan Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1948, Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Bali bersama Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Bali menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama di Hotel Quest […]

  • Kejari Kota Bandung Lacak Aset dan Pulihkan Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi

    Kejari Kota Bandung Lacak Aset dan Pulihkan Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung terus mengupayakan pemulihan keuangan negara melalui pelacakan aset dan pengembalian kerugian negara dari sejumlah kasus tindak pidana korupsi. Dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis, 20 Februari 2025, di Kantor Kejari Kota Bandung, Kepala Kejari Irfan Wibowo mengungkapkan langkah-langkah yang telah dilakukan oleh pihaknya. “Kami berkomitmen untuk mengoptimalkan […]

  • Polda Bali dan Disdikpora Perkuat Sinergi Kawal Siswa ADEM Papua, Bali Ditegaskan sebagai Rumah Kedua

    Polda Bali dan Disdikpora Perkuat Sinergi Kawal Siswa ADEM Papua, Bali Ditegaskan sebagai Rumah Kedua

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR – Pendekatan humanis menjadi kunci dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), khususnya terhadap peserta Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) asal Papua yang sedang menempuh pendidikan di Bali. Semangat itu mengemuka dalam kegiatan silaturahmi yang digelar Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Bali bersama Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, guru pendamping, […]

  • Putri Koster Dorong Endek Jembrana Naik Kelas lewat Seni, Bisnis, dan Perlindungan Hukum.

    Putri Koster Dorong Endek Jembrana Naik Kelas lewat Seni, Bisnis, dan Perlindungan Hukum.

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 26
    • 0Komentar

    JEMBRANA, Matakompas.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, mendorong penguatan ekosistem kain tenun tradisional endek dengan mengintegrasikan tiga aspek utama, yakni seni, bisnis, dan perlindungan hukum. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan nilai ekonomi endek sekaligus menjamin keberlanjutan perajin dan melindungi kekhasan motif yang diwariskan secara turun-temurun. Hal itu […]

expand_less