Breaking News
light_mode
Trending Tags

Patroli Dharma Dewata Bergerak, Imigrasi Bali Jaring 66 WNA dari 27 Negara

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Pengawasan terhadap aktivitas warga negara asing (WNA) di Pulau Dewata terus diperketat. Dalam kurun waktu sepekan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali menjaring sebanyak 66 WNA dari 27 negara yang terindikasi melakukan pelanggaran keimigrasian.

Penindakan tersebut merupakan hasil pelaksanaan Patroli Keimigrasian Dharma Dewata yang digencarkan di seluruh wilayah kerja Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Denpasar, Singaraja, Klungkung, dan Tabanan.

Operasi ini menjadi bagian dari upaya Imigrasi Bali memperkuat pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing sekaligus memberikan respons cepat terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban umum.

Dari puluhan WNA yang terjaring, petugas menemukan beragam bentuk pelanggaran. Tiga kategori pelanggaran yang paling dominan yakni penyalahgunaan izin tinggal sebanyak 24 WNA, overstay atau tinggal melebihi batas waktu izin tinggal sebanyak 20 WNA, serta pelanggaran yang berkaitan dengan gangguan keamanan dan ketertiban umum sebanyak 22 WNA.

Data tersebut menunjukkan bahwa pengawasan terhadap orang asing tidak hanya menyangkut kelengkapan dokumen keimigrasian, tetapi juga berkaitan dengan bagaimana setiap WNA menjalankan aktivitasnya selama berada di wilayah Indonesia.

Satgas Patroli Dharma Dewata pun tidak sekadar melakukan pemeriksaan secara konvensional. Petugas di lapangan turut memanfaatkan sistem data digital terintegrasi untuk mempercepat proses validasi dokumen dan mendeteksi potensi pelanggaran secara lebih akurat.

Pengawasan juga diperluas ke sektor pariwisata. Petugas menyambangi pelaku usaha, hotel, vila, penginapan, hingga pengelola akomodasi lainnya untuk memberikan edukasi mengenai kewajiban pelaporan keberadaan WNA melalui Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA).

Langkah tersebut dinilai penting karena akurasi data keberadaan orang asing menjadi salah satu instrumen utama dalam mendukung efektivitas pengawasan keimigrasian di Bali.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna, menegaskan bahwa keberadaan Patroli Dharma Dewata merupakan bentuk konsistensi Imigrasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Bali.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital membuat proses pengawasan dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat, termasuk dalam mendeteksi potensi pelanggaran yang dilakukan oleh orang asing.

“Pengawasan berbasis digital terbukti efektif mendeteksi potensi pelanggaran lebih cepat dan tepat sehingga membatasi ruang gerak orang asing yang bermaksud melanggar aturan,” ujar Felucia.

Meski penindakan dilakukan secara tegas, Felucia mengingatkan seluruh personel agar tetap menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Ia menekankan agar setiap tindakan di lapangan dilakukan sesuai koridor hukum, tanpa penyalahgunaan kewenangan, serta tetap mengedepankan pendekatan humanis.

“Dalam setiap operasi, saya menekankan agar seluruh personel bekerja secara profesional dan menghindari penyalahgunaan wewenang, melakukan pengawasan secara humanis, namun tetap tegas dan terukur sesuai dengan koridor hukum yang berlaku,” tegasnya.

Di sisi lain, Imigrasi Bali juga membuka ruang bagi masyarakat untuk ikut menjadi bagian dari sistem pengawasan. Masyarakat diminta tidak ragu melaporkan apabila menemukan WNA yang diduga melakukan pelanggaran hukum, menyalahgunakan izin tinggal, atau mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan.

Partisipasi masyarakat dinilai menjadi elemen penting karena pengawasan terhadap orang asing tidak dapat hanya mengandalkan aparat. Kolaborasi antara Imigrasi, instansi terkait, pelaku usaha pariwisata, serta masyarakat dibutuhkan untuk menciptakan sistem pengawasan yang lebih efektif.

Satgas Patroli Dharma Dewata memastikan operasi pengawasan akan terus dilakukan di berbagai wilayah Bali. Langkah tersebut diarahkan untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus memastikan keberadaan orang asing di Pulau Dewata tetap memberikan dampak positif bagi pariwisata dan perekonomian tanpa mengabaikan aturan hukum yang berlaku.

“Jika menemukan WNA yang mengganggu ketertiban atau ada indikasi melanggar hukum, silakan laporkan kepada kantor imigrasi terdekat. Ini sejalan dengan semangat Imigrasi untuk Rakyat, di mana kami hadir bersama masyarakat untuk menjaga kedaulatan dan ketenteraman lingkungan kita bersama,” tutup Felucia.

Dengan terjaringnya 66 WNA dari 27 negara dalam satu pekan, Patroli Dharma Dewata memperlihatkan bahwa pengawasan terhadap orang asing di Bali semakin intensif. Bali tetap menjadi destinasi terbuka bagi wisatawan dunia, namun keterbukaan tersebut berjalan beriringan dengan ketegasan: setiap orang asing yang berada di Pulau Dewata wajib menghormati hukum, menjaga ketertiban, dan mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku di Indonesia.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tabanan Kirim Semangat Juang ke PORJAR Bali 2026, Atlet Pelajar Siap Harumkan Nama Daerah

    Tabanan Kirim Semangat Juang ke PORJAR Bali 2026, Atlet Pelajar Siap Harumkan Nama Daerah

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    TABANAN – Semangat kompetisi dan tekad mengukir prestasi kembali membara di kalangan atlet muda Kabupaten Tabanan. Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar (PORJAR) Provinsi Bali 2026 yang akan berlangsung pada 5–10 Juni mendatang, para atlet pelajar Tabanan menyatakan kesiapan penuh untuk bertarung membawa nama daerah di ajang olahraga paling bergengsi tingkat pelajar di Bali. PORJAR bukan […]

  • KPK Jangan Tutup Mata, KAMAKSI Desak Usut Tuntas Dugaan Keterlibatan Ria Norsan Dalam Pusaran Korupsi BP2TD Mempawah

    KPK Jangan Tutup Mata, KAMAKSI Desak Usut Tuntas Dugaan Keterlibatan Ria Norsan Dalam Pusaran Korupsi BP2TD Mempawah

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 436
    • 0Komentar

    Jakarta, jarrakpos.com – Kasus korupsi proyek Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BP2TD) di Mempawah, Kalimantan Barat, terus menuai sorotan. Kali ini, Kaukus Muda Anti Korupsi (KAMAKSI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mengusut tuntas dugaan keterlibatan Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan dalam skandal yang merugikan negara hingga Rp 32 miliar lebih. Putusan Mahkamah Agung […]

  • 25 Tahun Demokrat Bali, Dewa Badra Bongkar Kunci Besarkan Partai: Kenali Sejarah, Matangkan Kedewasaan, dan Perkuat Refleksi

    25 Tahun Demokrat Bali, Dewa Badra Bongkar Kunci Besarkan Partai: Kenali Sejarah, Matangkan Kedewasaan, dan Perkuat Refleksi

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    DENPASAR |Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Bali memperingati Puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 secara sederhana di Sekretariat DPD Partai Demokrat Provinsi Bali, Rabu, 9 September 2026 Turut hadir, tokoh sesepuh, deklarator, sekaligus pendiri Partai Demokrat Bali, Dewa Bagus Badra, tokoh-tokoh Partai Demokrat Bali, seperti Putu Suasta, Bagus Astawa Merta, Ngurah Wididana (Pak […]

  • Catatan Positif Pemkab Cirebon, dari Stunting hingga Kemantapan Jalan

    Catatan Positif Pemkab Cirebon, dari Stunting hingga Kemantapan Jalan

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 192
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya menyampaikan capaian kinerjanya selama menjabat. Hal tersebut disampaikannya pada saat melakukan silaturahmi bersama insan media di Kabupaten Cirebon, Senin (17/2/2025). Sebanyak 11 program prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon yang digenjot, dari mulai peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) hingga normalisasi sungai dan tanggul. Sekadar diketahui, Wahyu menjabat […]

  • Peringati HUT Intelijen Polri ke-80, Ditintelkam Polda Bali Perkuat Peduli Sosial Hingga Doa Bersama

    Peringati HUT Intelijen Polri ke-80, Ditintelkam Polda Bali Perkuat Peduli Sosial Hingga Doa Bersama

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com  – Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) Polda Bali menggelar rangkaian kegiatan sosial, keagamaan, dan kemanusiaan dalam rangka menyambut Hari Jadi Intelijen Polri ke-80 berlangsung selama beberapa hari, mulai Selasa, 30 Desember 2025 hingga Jumat, 2 Januari 2026. Menariknya, kegiatan tersebut melibatkan personel Polri serta masyarakat umum. Rangkaian kegiatan ini menjadi wujud kepedulian Polri terhadap […]

  • Dewan Pers Sebut 30 Pasal KUHP Baru Potensi Ancam Jurnalis

    Dewan Pers Sebut 30 Pasal KUHP Baru Potensi Ancam Jurnalis

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta — Ketua Komisi Hukum dan Perundang-Undangan Dewan Pers, Abdul Manan, menyatakan terdapat puluhan pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru yang berpotensi mengancam kebebasan pers dan memenjarakan jurnalis. Hal itu disampaikan Abdul Manan dalam kegiatan Coaching Clinic Hukum untuk Jurnalis: Memahami Delik Pers dalam KUHP Baru, yang digelar di Hotel Mahakam, Jakarta, Senin […]

expand_less