Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gung Cok Warning Keras Soal Hibah Pemprov Bali: APBD Jangan Cuma Jadi Formalitas Anggaran

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR — Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali, Anak Agung Bagus Tri Candra Arka alias Gung Cok, melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan belanja hibah Pemerintah Provinsi Bali dalam APBD 2026.

Gung Cok mengingatkan pemerintah daerah agar anggaran hibah tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan untuk memenuhi daftar usulan kelompok atau lembaga penerima. Menurutnya, setiap rupiah yang bersumber dari uang rakyat harus memiliki tujuan yang jelas, manfaat yang terukur, serta dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka.

Pernyataan tersebut disampaikan Gung Cok di tengah besarnya postur APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2026. Dalam APBD tersebut, pendapatan daerah ditetapkan sekitar Rp6,33 triliun, sementara belanja daerah mencapai sekitar Rp7,16 triliun.

Menurut Gung Cok, besarnya belanja daerah harus berbanding lurus dengan kualitas manfaat yang diterima masyarakat. Karena itu, belanja hibah tidak boleh hanya dipandang sebagai pos anggaran yang harus direalisasikan.

«“Jangan sampai hibah hanya menjadi rutinitas anggaran. Setiap rupiah uang rakyat harus bisa dipertanggungjawabkan, baik secara administrasi maupun manfaatnya,” tegas Gung Cok.»

Politisi Golkar tersebut menilai pemerintah daerah harus memperkuat mekanisme verifikasi sebelum sebuah usulan hibah ditetapkan sebagai penerima anggaran.

Kelengkapan proposal, kata dia, tidak boleh menjadi satu-satunya ukuran. Pemerintah perlu melihat tingkat urgensi, skala prioritas, pemerataan, manfaat sosial, hingga kemampuan penerima dalam mempertanggungjawabkan penggunaan dana.

Gung Cok meminta agar jangan sampai proposal yang secara administratif lengkap justru mengalahkan kebutuhan masyarakat yang jauh lebih mendesak.

“Harus ada skala prioritas. Jangan sampai kebutuhan yang lebih mendesak justru kalah dengan usulan yang sifatnya tidak prioritas,” ujarnya.

Ia menegaskan, APBD memiliki ruang fiskal yang terbatas sementara kebutuhan pembangunan Bali sangat besar. Anggaran daerah harus mampu menjawab berbagai persoalan strategis, mulai dari pendidikan, kesehatan, infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat, hingga perlindungan sosial.

Karena itu, menurut Gung Cok, kebijakan hibah harus ditempatkan sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah, bukan sekadar mekanisme distribusi anggaran.

Gung Cok Soroti Transparansi Penerima Hibah

Selain soal prioritas, Gung Cok juga menyoroti aspek transparansi. Ia menilai masyarakat memiliki hak untuk mengetahui secara jelas siapa penerima hibah, berapa nilai anggaran yang diberikan, untuk kepentingan apa dana tersebut digunakan, serta apa hasil yang diperoleh setelah anggaran direalisasikan.

Transparansi tersebut penting untuk memastikan tidak terjadi kesenjangan antara tujuan pemberian hibah dengan realisasi di lapangan.

Bagi Gung Cok, pengawasan terhadap hibah juga tidak boleh dilakukan hanya setelah muncul persoalan. Pengawasan harus dimulai sejak tahap perencanaan, verifikasi penerima, penetapan nilai, pencairan, hingga pertanggungjawaban.

«“Pengawasan jangan hanya dilakukan setelah ada masalah. Dari awal harus dipastikan perencanaannya benar, penerimanya tepat, penggunaannya sesuai dan pertanggungjawabannya jelas,” katanya.»

Ia menilai semakin besar anggaran yang digelontorkan melalui skema hibah, semakin besar pula tuntutan publik terhadap keterbukaan dan akuntabilitas pemerintah.

Karena itu, Fraksi Golkar DPRD Bali mendorong agar belanja hibah benar-benar diarahkan untuk menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat Bali.

Gung Cok menegaskan, APBD bukan sekadar angka dalam dokumen anggaran. Di balik setiap rupiah yang dibelanjakan, terdapat kepentingan masyarakat yang harus dipastikan mendapatkan manfaat.

Jangan sampai APBD hanya selesai sebagai formalitas anggaran, tetapi minim dampak dan tidak menjawab kebutuhan rakyat.

Reporter: Gung K

Redaktur Ivan Ernawan

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diplomasi Olahraga Jadi Senjata Baru, Indonesia Satukan Asia Tenggara Lewat Forum Menteri Pemuda 2026 di Bali

    Diplomasi Olahraga Jadi Senjata Baru, Indonesia Satukan Asia Tenggara Lewat Forum Menteri Pemuda 2026 di Bali

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 58
    • 0Komentar

    DENPASAR , Matakompas.com — Indonesia mengambil langkah strategis dalam memperkuat posisi kawasan Asia Tenggara melalui jalur non-tradisional: diplomasi olahraga. Untuk pertama kalinya, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menggelar Southeast Asia Ministerial Meeting on Youth and Sports 2026 yang berlangsung pada 3–5 Mei 2026 di The Meru Sanur. Forum tingkat tinggi ini mempertemukan […]

  • Pemberantasan Premanisme di Kuningan, Dipastikan Tidak Pandang Bulu

    Pemberantasan Premanisme di Kuningan, Dipastikan Tidak Pandang Bulu

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 900
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Premanisme dalam bentuk apapun merupakan ancaman bagi stabilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, kehadiran Satgas diharapkan dapat berperan aktif dalam mencegah serta menindak tegas pelaku premanisme sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Hal itu diutarakan Bupati Kuningan Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si pada Apel Siaga Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Premanisme […]

  • SKO Bengkulu Perketat Seleksi: Cetak Atlet Berkualitas dengan Pembinaan Terbaik

    SKO Bengkulu Perketat Seleksi: Cetak Atlet Berkualitas dengan Pembinaan Terbaik

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 86
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Bengkulu kembali membuka kesempatan bagi calon atlet muda berbakat untuk bergabung dan mengembangkan potensinya di berbagai cabang olahraga. Namun, untuk bisa menjadi bagian dari SKO Bengkulu, para calon atlet harus melewati serangkaian seleksi ketat. Asisten Pelatih Futsal SKO Bengkulu, Heris Tian, menjelaskan bahwa seleksi ini bertujuan untuk menjaring […]

  • Imigrasi Ngurah Rai Tangkap Buronan Interpol Asal Inggris, Tegaskan Bali Tertutup bagi Kriminal Internasional

    Imigrasi Ngurah Rai Tangkap Buronan Interpol Asal Inggris, Tegaskan Bali Tertutup bagi Kriminal Internasional

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com— Komitmen menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah kembali ditegaskan jajaran Imigrasi di pintu gerbang utama Bali. Kantor Imigrasi Ngurah Rai berhasil mengamankan seorang warga negara Inggris berinisial SL (45), yang masuk dalam daftar buronan internasional melalui Red Notice Interpol. Penangkapan dilakukan saat SL tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai melalui penerbangan rute Singapura–Denpasar. […]

  • PS Malaka Gelar Latihan Pemantapan Jelang Laga Penentu di Piala ETMC 2025

    PS Malaka Gelar Latihan Pemantapan Jelang Laga Penentu di Piala ETMC 2025

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 27
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- PS Malaka menggelar sesi latihan pemantapan sebagai bagian dari persiapan menghadapi putaran ketiga Piala ETMC 2025. Latihan yang berlangsung intens di lapangan setempat itu dipantau langsung oleh para official dan Direktur Olahraga PS Malaka, dr. Dion Bria Seran, yang memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik. “Semua pemain siap tempur. Fokus kami adalah […]

  • Koster Ajak Ribuan Kader PDI Perjuangan Tabanan Mengingat Masa Lalu, Memahami Sejarah dan Perjalanan Partai

    Koster Ajak Ribuan Kader PDI Perjuangan Tabanan Mengingat Masa Lalu, Memahami Sejarah dan Perjalanan Partai

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 32
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wayan Koster, mengukuhkan pengurus PAC, ranting, dan anak ranting PDI Perjuangan se-Kabupaten Tabanan untuk masa bakti 2025–2030. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung I Ketut Marya, Kecamatan Tabanan, Selasa (24/3/2026). Pengukuhan ini dihadiri sejumlah tokoh partai, di antaranya Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDIP Bali […]

expand_less