Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bahas UMP Tanpa Buruh: DPRD Bali Dinilai Abaikan Partisipasi Bermakna dan Aspek Keadilan.

  • account_circle Redaksi Bali
  • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matacompas.com – Rapat Dengar Pendapat (RDP) pembahasan Upah Minimum Provinsi (UMP) Bali 2026 yang digelar Komisi II DPRD Bali pada Selasa, 15 September 2026, menuai kritik tajam karena tidak mengikutsertakan elemen serikat pekerja.

Pengabaian ini terjadi di tengah tingginya ketimpangan biaya hidup Bali dengan proyeksi Kebutuhan Hidup Layak (KHL) mencapai Rp5,2 juta.

DPRD Bali berdalih bahwa ketiadaan buruh disebabkan oleh sekat birokrasi internal di mana Komisi II hanya membidangi ekonomi dan dunia usaha, sementara urusan ketenagakerjaan berada di Komisi IV.

Namun, alasan administratif tersebut dinilai memicu asimetri informasi dan bias advokasi modal karena forum resmi tersebut secara eksklusif hanya dihadiri oleh regulator dan asosiasi pengusaha (seperti Bank Indonesia, BPS, APINDO, KADIN, HIPMI, dan PHRI).

Secara yuridis, tindakan mengecualikan buruh dari pembahasan pengupahan ini dinilai mengabaikan substansi dari berbagai regulasi.

Pande Puru Jiyesta Nugraha, Wakil Ketua BEM FH Unud

Praktik tersebut mencederai semangat keseimbangan Tripartit dalam UU No. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan, menafikan kedudukan hukum serikat pekerja sebagai representasi sah pembela hak buruh berdasarkan UU No. 21/2000, serta mengabaikan kewajiban penjaringan aspirasi publik dan partisipasi masyarakat yang bermakna (meaningful participation) sebagaimana diatur dalam UU No. 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah dan UU No. 12/2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan.

Meskipun Peraturan Tata Tertib DPRD Bali secara formal memberi kewenangan untuk menentukan peserta rapat, secara substantif pelaksanaan kewenangan tersebut gagal menghadirkan representasi kepentingan masyarakat yang seimbang.

Sebagai perbandingan, pengelolaan aspirasi ketenagakerjaan di daerah lain seperti Balikpapan membuktikan efektivitas keterlibatan penuh Tripartit Plus (pekerja, pengusaha, pemerintah, dan legislatif), di mana RDP digunakan secara responsif untuk mengawal masalah upah, kepastian kerja, hingga jaminan sosial.

Belajar dari studi komparatif tersebut, DPRD Provinsi Bali didesak untuk tidak menjadikan pembagian kerja internal sebagai kendala dan segera menggelar RDP lanjutan yang inklusif bersama serikat pekerja.

Pelibatan buruh harus ditempatkan sebagai kebutuhan substantif dalam proses pembentukan kebijakan, bukan sekadar formalitas prosedural, agar rekomendasi UMP Bali 2026 yang dihasilkan benar-benar adil, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. (red).

Sumber : Rilis FH Unud.

  • Penulis: Redaksi Bali

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Koster Serap Aspirasi Pelaku Usaha Taksi dan Dorong Percepatan Elektrifikasi Transportasi di Bali

    Gubernur Koster Serap Aspirasi Pelaku Usaha Taksi dan Dorong Percepatan Elektrifikasi Transportasi di Bali

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 27
    • 0Komentar

    DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster menggelar Rapat Koordinasi Elektrifikasi Taksi bersama para pelaku usaha transportasi dan pengurus koperasi taksi di Ruang Rapat Kerthasabha, Jayasabha, Denpasar, pada Kamis (14/5). Pertemuan tersebut digelar untuk mendengarkan langsung berbagai keluhan dan masukan (aspirasi) dari pelaku usaha transportasi sekaligus memperkuat percepatan elektrifikasi transportasi di Bali. Dalam arahannya, Gubernur Koster […]

  • Dengan Sigap Polsek Sungai Sembilan Polres Dumai Gagalkan Puluhan Migran Ilegal

    Dengan Sigap Polsek Sungai Sembilan Polres Dumai Gagalkan Puluhan Migran Ilegal

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Matakompas. Com Dumai – Pengungkapan kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang kembali berhasil dilakukan jajaran Polsek Sungai Sembilan, Kota Dumai, dalam sebuah operasi yang menyasar praktik pengiriman pekerja migran secara ilegal.28/04/26 Kegiatan pengungkapan tersebut berlangsung pada Jumat, 24 April 2026, di Jalan Raya Lubuk Gaung, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, setelah polisi menerima informasi […]

  • Jelang HPN 2026, PLN Tambah 80 kW Pembangkit untuk Perkuat Keandalan Listrik Pulau Ternate

    Jelang HPN 2026, PLN Tambah 80 kW Pembangkit untuk Perkuat Keandalan Listrik Pulau Ternate

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Matakompas.com- Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026, PT PLN (Persero) Unit Induk Dwipantara melalui Unit Layanan Pusat Listrik (ULPL) Atambua terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pasokan listrik yang andal di pulau Ternate. Komitmen tersebut diwujudkan dengan penambahan pembangkit sebesar 80 kW untuk pulau Ternate. Penambahan pembangkit tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan tambahan terhadap […]

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Ikuti Bimtek Penguatan Kapasitas LKD dan LAD di Perbatasan Kalimantan Utara

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Ikuti Bimtek Penguatan Kapasitas LKD dan LAD di Perbatasan Kalimantan Utara

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 374
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM — Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad turut ambil bagian dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dan Lembaga Adat Desa (LAD), serta Fasilitas Pemberdayaan Masyarakat Desa Terdepan Perbatasan Negara sebagai bagian dari Sistem Pertahanan dan Keamanan (Hankam) Tahun Anggaran 2025. Kamis,(24/4/2025). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa hingga […]

  • Anton Suratto: Partai Kuat Dimulai Saat Setiap Kader Mengerti Tujuannya

    Anton Suratto: Partai Kuat Dimulai Saat Setiap Kader Mengerti Tujuannya

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Matacompas.com Bandung — Kepemimpinan yang kokoh tidak dibangun dari jabatan semata, melainkan dari kader yang paham arah, mengerti nilai, dan siap turun ke tengah masyarakat. Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Anton Sukartono Suratto, menegaskan hal tersebut saat menyoroti pentingnya Pendidikan Politik (Dikpol) sebagai tulang punggung penguatan organisasi. Melalui unggahannya di akun media sosial, Anton […]

  • PBVSI Sumut Dukung Hatunggal Siregar Sebagai ketua KONI Sumut

    PBVSI Sumut Dukung Hatunggal Siregar Sebagai ketua KONI Sumut

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 571
    • 0Komentar

    Medan – Bursa bakal Calon Ketua Umum (Caketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara (Sumut ) periode 2025-2029 menghangat, menyusul kesediaan Kol (Purn) ikut bertarung. Pria yang juga menjabat Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Petanque Sumatera Utara ini menyatakan siap maju jika didukung cabang olahraga (cabor) maupun KONI kabupaten dan kota. Gayung pun bersambut, Pengprov […]

expand_less