Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gawat, Desak Pemeriksaan Seluruh Perusahaan Sawit di Sulbar Diduga Langgar Kewajiban Plasma 20 Presen

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
  • visibility 306
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jarrakpos.com Mamuju – Gelombang kritik terhadap perusahaan perkebunan sawit kembali mencuat di Sulawesi Barat. Seluruh perusahaan sawit yang beroperasi di provinsi ini diduga kuat telah mengabaikan kewajiban konstitusional untuk membangun kebun masyarakat (plasma) seluas minimal 20 persen dari total konsesi yang mereka kuasai.

Kewajiban pembangunan kebun plasma merupakan amanat Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan, yang ditegaskan kembali dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja serta Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2021. Peraturan ini mewajibkan perusahaan perkebunan untuk memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat sekitar paling lambat tiga tahun setelah Hak Guna Usaha (HGU) diterbitkan.

Namun, menurut temuan lapangan yang dihimpun oleh Asosiasi Petani Sawit di Sulbar (APSS) dan tim kuasa hukumnya, sebagian besar perusahaan sawit di Sulbar tidak memenuhi kewajiban tersebut. Bahkan, banyak di antaranya diduga sengaja menyamarkan bentuk kemitraan melalui pola-pola manipulatif yang tidak memberikan manfaat riil bagi masyarakat.

Hasri Jack, pengacara yang getol dibidang agraria dan juru bicara tim advokasi Asosiasi Petani Sawit, menegaskan bahwa pihaknya akan membawa persoalan ini ke level nasional. Mengapa harus ke level nasional, karena kami anggap pemerintah daerah, baik kabupaten dan provinsi tak punya “nyali” untuk itu.

“Kami telah mengantongi sejumlah bukti kuat mengenai dugaan pelanggaran kewajiban plasma oleh perusahaan-perusahaan besar, termasuk grup korporasi besar yang sudah puluhan tahun mengeruk keuntungan dari tanah rakyat di Sulbar. Kami akan bawa masalah ini ke Komisi IV DPR RI, Menteri Pertanian, dan Menteri ATR/BPN. Negara harus hadir melindungi petani dan masyarakat adat,” tegas Hasri Jack dalam pernyataan resminya, Sabtu (10/5).

Menurut Hasri, pelanggaran terhadap kewajiban plasma tidak hanya mencerminkan sikap abai terhadap hukum, tetapi juga menjadi akar ketimpangan struktural dan konflik agraria yang terus memburuk di tingkat akar rumput.

“Ini bukan semata-mata soal administrasi. Ini soal keadilan sosial. Rakyat yang hidup di sekitar kebun tidak punya akses atas tanah, sementara perusahaan menguasai ribuan hektare tanpa membagi hasil. Itu bentuk kolonialisme gaya baru,” tambahnya.

Dalam waktu dekat, pihak kelompok tani diberbagai kabupaten di sulbar bersama kuasa hukum akan mengajukan laporan resmi ke Komisi IV DPR RI dan kementerian terkait, dengan tuntutan sebagai berikut:

1. Audit menyeluruh terhadap seluruh perusahaan sawit di Sulawesi Barat, termasuk evaluasi realisasi kebun plasma berdasarkan izin HGU.

2. Sanksi tegas, termasuk pencabutan HGU bagi perusahaan yang terbukti tidak melaksanakan kewajiban plasma.

3. Transparansi data perizinan, termasuk pemetaan areal HGU dan pelaporan progres kemitraan plasma kepada publik.

4. Pemulihan hak masyarakat, termasuk redistribusi lahan dan restitusi ekonomi bagi masyarakat yang dirugikan.

Sebagai informasi, pemerintah pusat telah menyatakan akan menaikkan kewajiban plasma menjadi 30 persen dari total lahan HGU untuk perpanjangan izin tahap ketiga. Namun menurut Hasri, kebijakan itu tidak akan berarti jika pelanggaran 20 persen pun tidak pernah ditindak tegas.

“Kalau yang 20 persen saja tidak dijalankan, bagaimana kita bicara soal 30 persen? Negara harus lebih berani terhadap oligarki kebun,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bobby Apresiasi Asprov PSSI Sumut

    Bobby Apresiasi Asprov PSSI Sumut

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Medan – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menyerahkan piala juara pertama Liga 4 zona Sumut, pada Klub Victory Dairi usai menang 1-0 dari Persatuan Sepakbola (PS) Kwarta Deliserdang, di Stadion Mini, Jalan Williem Iskandar, Deliserdang, Senin (7/4/2025). Selanjutnya, dua klub tersebut akan berlaga di Liga 4 tingkat nasional.  Bobby Nasution  mengharapkan sepakbola Sumut semakin […]

  • Lestarikan Budaya Lokal, Bhabinkamtibmas Polres Magelang Kota

    Lestarikan Budaya Lokal, Bhabinkamtibmas Polres Magelang Kota

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 622
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Aipda Ridha Susadam, seorang Bhabinkamtibmas yang bertugas di Kelurahan Tidar Selatan, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang, dikenal tidak hanya sebagai anggota kepolisian yang berdedikasi, tetapi juga sebagai sosok yang peduli terhadap pelestarian budaya daerah. Di tengah kesibukannya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Aipda Ridha meluangkan waktu untuk mengajarkan kesenian tradisional kepada generasi […]

  • Sambut HPN 2025, APPI Magelang Raya Gelar Bakti Sosial Bersama Cimory Group Bagikan Susu Gratis untuk Siswa SD

    Sambut HPN 2025, APPI Magelang Raya Gelar Bakti Sosial Bersama Cimory Group Bagikan Susu Gratis untuk Siswa SD

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 192
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Dalam rangka menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2025, Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (APPI) Magelang Raya menggelar bakti sosial pemberian susu kepada siswa-siswi SD Negeri 2 Karangtalun Ngluwar dan TK ABA Karangtalun, Kabupaten Magelang, Jumat (07/02/2025). Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian insan pers terhadap ketahanan pangan dan kesehatan generasi muda, sejalan dengan tema HPN […]

  • Sate Laut Khas Pesinggahan Hadir di PKB 2026, Anak Muda Klungkung Kenalkan Warisan Rasa Pesisir Klungkung

    Sate Laut Khas Pesinggahan Hadir di PKB 2026, Anak Muda Klungkung Kenalkan Warisan Rasa Pesisir Klungkung

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 42
    • 0Komentar

    DENPASAR – Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026 tidak hanya menjadi ruang untuk menampilkan seni dan budaya, tetapi juga menjadi panggung bagi kekayaan kuliner tradisional Bali yang diwariskan secara turun-temurun. Salah satunya hadir melalui Kedai Soeltan by Pawon Mesari yang membawa cita rasa khas pesisir Kabupaten Klungkung melalui menu andalannya, Sate Laut Khas Pesinggahan. Di balik […]

  • Bupati Dian Siap Berikan Sanksi Tegas Kepada ASN yang Mangkir Kerja Usai Libur Lebaran

    Bupati Dian Siap Berikan Sanksi Tegas Kepada ASN yang Mangkir Kerja Usai Libur Lebaran

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak hadir tanpa keterangan pada hari pertama kerja usai libur Idul Fitri 1446 H dipastikan akan dikenai sanksi. Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menegaskan hal tersebut saat menjadi Pembina apel pagi di halaman Setda Kuningan, Selasa (8/4/2025). “Tidak ada lagi kompromi. ASN yang tidak […]

  • Gempa di Thailand, Gedung Puluhan Lantai Roboh

    Gempa di Thailand, Gedung Puluhan Lantai Roboh

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.695
    • 0Komentar

    THAILAND,JARRAKPOS.COM – gedung banyak runtuh-runtuh di Bangkok akibat gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Thailand pada Jumat (28/3/2025) siang waktu setempat. Hingga kini, tim penyelamat Thailand masih mencari korban yang terjebak di bawah reruntuhan. Menurut petugas penyelamat Songwut Wangpon, tujuh orang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dari bangunan yang awalnya merupakan gedung tinggi yang masih dalam […]

expand_less