Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Wamen Imipas dan Arya Wedakarna Dorong Kebijakan Imigrasi Khusus untuk Bali di Tengah Arus Globalisasi

Wamen Imipas dan Arya Wedakarna Dorong Kebijakan Imigrasi Khusus untuk Bali di Tengah Arus Globalisasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GIANYAR — Bali dinilai membutuhkan perlakuan khusus dalam kebijakan keimigrasian di tengah derasnya arus globalisasi dan meningkatnya jumlah warga negara asing (WNA) yang tinggal maupun beraktivitas di Pulau Dewata. Gagasan tersebut mengemuka dalam Kuliah Umum dan Penghargaan Dies Natalis ke-63 Universitas Mahendradatta yang digelar di The Sukarno Center, Tampaksiring, Gianyar, Jumat (22/5/2026).

Acara yang dihadiri mahasiswa, akademisi, unsur TNI-Polri, hingga tokoh masyarakat Bali itu menghadirkan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim bersama Anggota DPD RI Dapil Bali, Arya Wedakarna. Keduanya menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menjaga Bali di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Dalam kuliah umumnya bertajuk “Peran Imigrasi dan Pemasyarakatan Sebagai Pilar Penegakan Hukum dan Pelayanan Publik”, Silmy Karim menegaskan bahwa Bali tidak bisa diperlakukan sama dengan daerah lain dalam penerapan kebijakan keimigrasian. Menurutnya, Bali memiliki karakteristik unik, baik dari sisi budaya, pariwisata, maupun tingginya mobilitas warga asing.

“Bali merupakan tolok ukur kinerja imigrasi nasional. Penyeragaman kebijakan justru dapat berdampak pada kelestarian budaya dan keseimbangan sosial masyarakat Bali,” ujarnya.

Silmy mengungkapkan, secara nasional jumlah WNA memang masih berada di bawah satu persen dari total populasi Indonesia. Namun, proporsi WNA di Bali disebut jauh lebih tinggi dibanding rata-rata nasional. Kondisi tersebut membuat pemerintah menerapkan kebijakan selective policy guna menyaring wisatawan berkualitas dengan daya belanja tinggi sekaligus mencegah masuknya pihak-pihak yang berpotensi membawa dampak negatif seperti kriminalitas, narkoba, benturan budaya, hingga ancaman terorisme.

Meski pengawasan diperketat, pertumbuhan sektor pariwisata Bali disebut tetap menunjukkan tren positif. Untuk memperkuat pengawasan tersebut, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Direktorat Jenderal Imigrasi kini tengah mengembangkan Aplikasi Pengawasan Orang Asing (APOA) yang nantinya akan terintegrasi dengan Kepolisian, BIN, serta Kementerian Pariwisata.

Selain itu, berbagai inovasi pelayanan publik juga terus dikembangkan. Salah satunya sistem pembayaran visa dari luar negeri menggunakan kartu kredit yang langsung terhubung ke kas negara. Silmy juga memperkenalkan program Global Citizen Indonesia (GCI) yang diluncurkan pada November tahun lalu sebagai wadah bagi diaspora Indonesia agar dapat keluar masuk Indonesia tanpa visa maupun KITAS serta ikut berkontribusi terhadap investasi dan ekonomi nasional.

Sementara itu, Arya Wedakarna memberikan apresiasi terhadap kemajuan layanan imigrasi di Bali, khususnya penerapan autogate bagi pemegang paspor elektronik yang dinilai berhasil mengurai antrean di bandara internasional Bali dan mendapat perhatian positif dari negara-negara ASEAN.

Ia juga menyoroti perkembangan infrastruktur imigrasi di Bali pada tahun 2026, termasuk penambahan sumber daya manusia serta hadirnya kantor imigrasi yang lebih modern di Klungkung dan Tabanan.

Namun demikian, Arya Wedakarna mengingatkan pentingnya perlindungan terhadap masyarakat lokal di tengah meningkatnya jumlah WNA yang menetap di Bali layaknya warga setempat. Menurutnya, revisi Undang-Undang Keimigrasian menjadi langkah penting agar regulasi mampu menjawab dinamika baru yang berkembang di masyarakat.

Dalam forum tersebut, para pembicara sepakat bahwa Bali membutuhkan sistem penanganan keimigrasian yang lebih spesifik dan adaptif demi menjaga identitas budaya serta stabilitas sosial masyarakat lokal. Penguatan pengawasan orang asing melalui APOA, pembenahan kebijakan visa, serta kolaborasi antara DPD RI, Kementerian Imipas, Pemerintah Provinsi Bali, dan institusi pendidikan dinilai menjadi langkah strategis menghadapi tantangan globalisasi di masa depan.

Di sisi lain, generasi muda Bali juga diingatkan agar mempersiapkan diri menghadapi persaingan global yang kini semakin nyata terjadi di tanah sendiri.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panen Iklan Lele, Lapas Sukamiskin Ciptakan Pos Kerja Perikanan Air Tawar di Area Luar Lapas

    Panen Iklan Lele, Lapas Sukamiskin Ciptakan Pos Kerja Perikanan Air Tawar di Area Luar Lapas

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    BANDUNG, jarrakpos.com | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Sukamiskin menunjukan komitmennya dalam mendukung salah satu dari 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, yaitu ketahanan pangan melalui pemberdayaan warga binaan. Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, Lapas Sukamiskin menciptakan pos kerja perikanan air tawar di area luar lapas, yang kali ini ditandai dengan panen ikan lele […]

  • Komitmen Gubernur Koster Sangat Kuat Lestarikan Budaya dan Warisan Leluhur

    Komitmen Gubernur Koster Sangat Kuat Lestarikan Budaya dan Warisan Leluhur

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    BANGLI, Matakompas.com – Wayan Koster menghadiri secara langsung prosesi Bakti Caru Resi Gana dan Pemelaspas Bale Pemaruman di Pura Alas Arum Batur, Desa Pakraman Batur, Kintamani, Bangli, Selasa (3/3), bertepatan dengan Hari Purnama Kesanga. Upacara yang dipuput oleh Ida Pedanda Nabe Putra Ida Pandita Mpu Nabe Tri Dhaksa Natha tersebut, Gubernur turut bersembahyang bersama ratusan […]

  • Gubernur Koster Dorong Etalase Khusus Arak Bali di Bandara Ngurah Rai

    Gubernur Koster Dorong Etalase Khusus Arak Bali di Bandara Ngurah Rai

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com | Gubernur Bali Wayan Koster meninjau area Duty Free serta outlet UMKM di terminal keberangkatan dan kedatangan internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Minggu, 8 Pebruari 2026. Kunjungan ini bertujuan memastikan produk UMKM Bali, khususnya Arak Bali, memperoleh ruang promosi yang layak di bandara internasional tersebut. Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Koster menekankan pentingnya […]

  • PBVSI Sumut Gelar Pelatihan Pelatih dan Wasit Tingkat Dasar

    PBVSI Sumut Gelar Pelatihan Pelatih dan Wasit Tingkat Dasar

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Medan – Pelatihan bagi pelatih dan wasit tingkat dasar bola voli yang diselenggarakan oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sumatera Utara mendapatkan sambutan luar biasa dari masyarakat. Kegiatan yang awalnya menargetkan 15 pelatih dan 15 wasit ini, ternyata sudah menarik lebih dari 50 peserta. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme para praktisi […]

  • Pungli Uji KIR, Petugas Dishub Dicopot dari Jabatanya

    Pungli Uji KIR, Petugas Dishub Dicopot dari Jabatanya

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.013
    • 0Komentar

    BEKASI,JARRAKPOS.COM – Oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi bernama Siswanto minta maaf setelah videonya yang diduga melakukan pungli beredar di masyarakat! Siswanto sebelumnya diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap seorang kakek penarik angkot yang kendaraannya telat menjalani uji kelayakan kendaraan (KIR) selama tiga hari. Video yang memperlihatkan aksi tersebut viral dan memicu reaksi keras […]

  • TPP Cair, ASN di Kuningan Sumringah

    TPP Cair, ASN di Kuningan Sumringah

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.385
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Pemerintah Kabupaten Kuningan akan membayarkan keterlambatan TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) bagi ASN pada Senin, 24 Februari 2025. Pembayaran akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari tunggakan TPP November 2024. Pembayaran ini, menindaklanjuti kegelisahan ASN Kuningan terkait pembayaran TPP yang disampaikan oleh Bupati Kuningan, melalui Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, S.H., M.Kn. “TPP akan […]

expand_less