Kemenangan di Hari Doa: PS Malaka Lolos ke 16 Besar ETMC 2025, Harapan Rakyat Malaka Dijawab
- account_circle Redaksi Matakompas
- calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NTT, Matakompas.com- Hari Jumat, 21 November 2025, menjadi salah satu hari paling bersejarah bagi Kabupaten Malaka.
Di Betun, sejak pukul 09.00 WITA, ribuan umat memadati Misa Agung Pentabisan 9 Imam Baru yang dipimpin Yang Mulia Uskup Atambua, Mgr. Dominicus Saku.
Di tengah suasana sakral itu, doa khusus dipanjatkan: semoga PS Malaka menang malam ini.
Dan malamnya, di Stadion Marilonga Ende, doa itu dijawab dengan cara paling indah.
PS Malaka berhasil mengalahkan Persewa Waingapu 4–2 dan memastikan langkah mereka ke babak 16 besar El Tari Memorial Cup (ETMC) 2025.
Kemenangan ini bukan sekadar hasil pertandingan, tetapi menjadi kisah tentang kerja keras, keyakinan, dan kekuatan doa yang menyatu dalam satu malam penuh sejarah.
Persewa Waingapu sempat unggul lebih dulu melalui gol Dionisius Umbu Leda. Keheningan sempat menekan, tetapi PS Malaka segera bangkit.
Menit ke-24, Richard menyambar bola hasil sepak pojok dan membuat skor menjadi 1–1. Gol itu memecah ketegangan dan menghidupkan kembali semangat.
Setelah itu, panggung dipenuhi satu nama: Yoko Jehaman, sang kapten.
Menit 38, dari titik putih, Yoko mengeksekusi penalti dengan tenang. Enam menit kemudian, ia kembali melepaskan sepakan terukur yang membuat skor berubah menjadi 3–1.
Dan menjelang akhir laga, Yoko mencetak gol ketiganya hattrick bersejarah yang memastikan kemenangan 4–2 sekaligus mengantar PS Malaka ke babak 16 besar.
Di saat yang sama, suporter di tribun, warga di Betun, hingga umat yang pulang dari misa merayakan hal yang sama: sebuah kemenangan yang terasa sebagai jawaban dari harapan bersama.
Usai pertandingan, Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, menyampaikan rasa syukurnya.
“Puji Tuhan, doa Rakyat Malaka dikabulkan. Terima kasih para pemain, pelatih, penonton, dan panitia. Terima kasih juga kepada aparatur pertandingan,” ujarnya.
Namun ia juga mengingatkan agar kemenangan ini tidak membuat tim terlena.
“Jangan besar kepala. Pemda dan rakyat Malaka selalu setia bersama tim PS Malaka, di mana saja dan kapan saja,” tegasnya.
Pameo yang selalu dipegang masyarakat Malaka, “Proses tidak pernah mengkhianati hasil,” kembali terbukti.
Kerja keras para pemain, doa umat, dan dukungan penuh rakyat Malaka melebur menjadi satu malam penuh kebanggaan.
PS Malaka kini melangkah ke babak 16 besar dengan hati yang kuat, keyakinan yang tumbuh, dan semangat yang tak lagi bisa dipadamkan. Malam ini, Malaka tidak hanya merayakan kemenangan mereka merayakan harapan yang menjelma nyata.*** Eky Luan
- Penulis: Redaksi Matakompas



Saat ini belum ada komentar