Breaking News
light_mode
Trending Tags

Protes Perlakuan Berbeda, Pasek Suardika Pertanyakan Bedanya Lift Nusa Penida dan Badung

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Advokat sekaligus mantan anggota DPR dan DPD RI Dapil Bali, I Gede Pasek Suardika (GPS) angkat suara mengenai polemik penghentian proyek Lift Kelingking di Nusa Penida.

GPS menilai langkah Gubernur Bali sebaiknya diuji melalui jalur hukum agar ada kepastian dan keadilan bagi investor maupun masyarakat.

GPS menegaskan bahwa proyek tersebut bukan bangunan ilegal, karena investor sudah mengantongi sebagian izin dan telah menyetorkan kontribusi ke kas daerah. “Investor bukannya tidak berijin, tetapi ijinnya belum lengkap,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa kontribusi itu sudah menjadi PAD, masuk APBD, dan dipakai Pemkab Klungkung, sehingga dana investor sudah diberikan ke rakyat Klungkung.

Ia juga menyoroti dukungan masyarakat setempat terhadap proyek tersebut karena diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan.

Selain itu, menurut informasi yang ia terima, investor juga sudah memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat sekitar.

Pasek menilai persoalan ini harus dilihat sebagai proses kelengkapan izin, bukan pelanggaran total.

“Itu bangunan yang sudah berijin tetapi belum komplit. Berbeda maknanya dengan bangunan tanpa izin,” tegasnya.

Ia mempertanyakan mengapa proyek dihentikan ketika hampir rampung, padahal penolakan seharusnya muncul sejak awal bila dianggap tidak sesuai.

Soroti Ketidakadilan dan Pilih Kasih

GPS menyoroti potensi munculnya sentimen negatif akibat dugaan perlakuan tidak adil antara Bali Selatan dan Nusa Penida.

“Selama Pemerintah Provinsi pilih kasih maka bisa memunculkan sentimen negatif jika kemajuan Nusa Penida selalu dianggap saingan Bali Selatan dalam berebut kue pariwisata di Bali,” terangnya.

GPS membandingkan kondisi proyek tebing di berbagai kawasan Bali Selatan yang tetap berjalan lancar, sementara proyek di Nusa Penida justru dihentikan.

“Ayoo kapan Rockbar dibongkar, kapan yang belah belah tebing di Bali Selatan diproses hukum? Di Bali Selatan juga ada Lift turun di tebing,” ungkapnya.

GPS menilai bahwa Nusa Penida memiliki potensi pariwisata kelas dunia dan seharusnya tidak terus-menerus terhambat.

“Sudah saatnya ketandusan Nusa Penida berubah menjadi daerah Gemah Ripah Loh Jinawi dan itu dengan pariwisata,” kata GPS.

Pertanyakan Perbedaan Perlakuan

Dalam pernyataannya, GPS menyampaikan sederet pertanyaan retoris yang menyoroti perbedaan perlakuan antara dua wilayah tersebut.

“Apa beda nasib lift di Nusa Penida dengan lift di Badung? Apa beda Bar di atas karang di Badung dengan bangunan di pinggir tebing di Nusa Penida, apa beda loloan yang diurug di Badung dikelola Investor dengan penataan cut off tebing di Nusa Penida,” tanyanya.

GPS menegaskan bahwa inti persoalan ada pada keadilan hukum, bukan semata soal izin bangunan.

“Problem terbesar dalam penegakan hukum adalah perlakuan yang sama tidak berbeda yang disebut equality before the law. Mampukah pemerintah kita,” tanya GPS. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Putusan PTUN Kelingking, Minta Banding Perkuat Bukti Tata Ruang dan Lingkungan

    Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Putusan PTUN Kelingking, Minta Banding Perkuat Bukti Tata Ruang dan Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DENPASAR — Polemik pembangunan Lift Kaca Pantai Kelingking, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, memasuki babak baru setelah Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Denpasar mengabulkan seluruh gugatan PT Indonesia Kaishi Tourism Property Investment Development Group. Putusan tersebut dibacakan secara elektronik pada Kamis (3/9/2026) dalam perkara Nomor 17/G/2026/PTUN.DPS. Putusan tingkat pertama itu kini menjadi perhatian Pemerintah […]

  • Di KM 40 Nabire Ada Ekskavator Aparat, Peter Worabay: Penertiban Harus Sama untuk Semua

    Di KM 40 Nabire Ada Ekskavator Aparat, Peter Worabay: Penertiban Harus Sama untuk Semua

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Matacompas.com Papua – Ketua Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPR Papua Tengah, Peter Worabay, meminta penertiban aktivitas pertambangan dilakukan secara konsisten secara tebang pilih dan mengkritik pelaksanaan penegakan hukum oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Menurut Peter Worabay DPR Papua Tengah pada prinsipnya mendukung langkah Satgas PKH dalam menertibkan […]

  • Revolusi Sampah dari Rumah: Bupati Tabanan Keluarkan “Ultimatum” Pilah Sampah dari Sumber

    Revolusi Sampah dari Rumah: Bupati Tabanan Keluarkan “Ultimatum” Pilah Sampah dari Sumber

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan mengambil langkah tegas dalam menghadapi persoalan sampah yang kian kompleks. Melalui Surat Edaran Bupati Nomor 07/DLH/2026, Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi mengakselerasi pengelolaan sampah berbasis sumber—sebuah pendekatan yang menempatkan rumah tangga sebagai garda terdepan perubahan. Kebijakan ini bukan sekadar imbauan, melainkan penegasan arah baru tata kelola lingkungan: […]

  • Dalam Moment Mudik Lebaran, Menhub RI Bertemu Bupati Dian di Pendopo Kuningan

    Dalam Moment Mudik Lebaran, Menhub RI Bertemu Bupati Dian di Pendopo Kuningan

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 824
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi putra daerah asal Desa Purwasari, Kecamatan Garawangi, memanfaatkan momentum mudik Lebaran bersama sejumlah alumni SMA 2 Kuningan, berkunjung ke Pendopo yang diterima langsung Bupati Kuningan, H. Dian Rachmat Yanuar, Jumat (4/4/2025). Sebelumnya, Kementerian Perhubungan sudah memberikan bantuan kendaraan oprasional Bus ke sekolah SMAN 2 Kuningan. Pada kesempatan […]

  • Mangrove Bali Jadi Contoh Nasional, Koster dan Kemendagri Gaungkan Lingkungan Lestari

    Mangrove Bali Jadi Contoh Nasional, Koster dan Kemendagri Gaungkan Lingkungan Lestari

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 63
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Komitmen Bali dalam menjaga keseimbangan antara pariwisata dan kelestarian lingkungan kembali ditegaskan melalui kegiatan “Gerakan Penanaman Bibit Mangrove untuk Lingkungan yang Berkelanjutan” yang digelar di kawasan Mangrove Arboretum Park, Denpasar, Jumat (10/4/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, bersama Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) Kementerian Dalam […]

  • Ubud Food Festival Siap Digelar Akhir Mei, Chef Internasional Ramaikan Bali

    Ubud Food Festival Siap Digelar Akhir Mei, Chef Internasional Ramaikan Bali

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Ubud Food Festival 2026 kembali siap digelar pada 28 hingga 31 Mei mendatang dengan menghadirkan deretan chef ternama dari berbagai negara. Festival kuliner tahunan yang memasuki tahun ke-11 ini akan berlangsung di Taman Kuliner Ubud dengan mengusung tema Farmers: Guardians of Land and Sea. Ajang ini menjadi ruang pertemuan bagi chef, petani, […]

expand_less