Breaking News
light_mode
Trending Tags

Protes Perlakuan Berbeda, Pasek Suardika Pertanyakan Bedanya Lift Nusa Penida dan Badung

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Advokat sekaligus mantan anggota DPR dan DPD RI Dapil Bali, I Gede Pasek Suardika (GPS) angkat suara mengenai polemik penghentian proyek Lift Kelingking di Nusa Penida.

GPS menilai langkah Gubernur Bali sebaiknya diuji melalui jalur hukum agar ada kepastian dan keadilan bagi investor maupun masyarakat.

GPS menegaskan bahwa proyek tersebut bukan bangunan ilegal, karena investor sudah mengantongi sebagian izin dan telah menyetorkan kontribusi ke kas daerah. “Investor bukannya tidak berijin, tetapi ijinnya belum lengkap,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa kontribusi itu sudah menjadi PAD, masuk APBD, dan dipakai Pemkab Klungkung, sehingga dana investor sudah diberikan ke rakyat Klungkung.

Ia juga menyoroti dukungan masyarakat setempat terhadap proyek tersebut karena diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan.

Selain itu, menurut informasi yang ia terima, investor juga sudah memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat sekitar.

Pasek menilai persoalan ini harus dilihat sebagai proses kelengkapan izin, bukan pelanggaran total.

“Itu bangunan yang sudah berijin tetapi belum komplit. Berbeda maknanya dengan bangunan tanpa izin,” tegasnya.

Ia mempertanyakan mengapa proyek dihentikan ketika hampir rampung, padahal penolakan seharusnya muncul sejak awal bila dianggap tidak sesuai.

Soroti Ketidakadilan dan Pilih Kasih

GPS menyoroti potensi munculnya sentimen negatif akibat dugaan perlakuan tidak adil antara Bali Selatan dan Nusa Penida.

“Selama Pemerintah Provinsi pilih kasih maka bisa memunculkan sentimen negatif jika kemajuan Nusa Penida selalu dianggap saingan Bali Selatan dalam berebut kue pariwisata di Bali,” terangnya.

GPS membandingkan kondisi proyek tebing di berbagai kawasan Bali Selatan yang tetap berjalan lancar, sementara proyek di Nusa Penida justru dihentikan.

“Ayoo kapan Rockbar dibongkar, kapan yang belah belah tebing di Bali Selatan diproses hukum? Di Bali Selatan juga ada Lift turun di tebing,” ungkapnya.

GPS menilai bahwa Nusa Penida memiliki potensi pariwisata kelas dunia dan seharusnya tidak terus-menerus terhambat.

“Sudah saatnya ketandusan Nusa Penida berubah menjadi daerah Gemah Ripah Loh Jinawi dan itu dengan pariwisata,” kata GPS.

Pertanyakan Perbedaan Perlakuan

Dalam pernyataannya, GPS menyampaikan sederet pertanyaan retoris yang menyoroti perbedaan perlakuan antara dua wilayah tersebut.

“Apa beda nasib lift di Nusa Penida dengan lift di Badung? Apa beda Bar di atas karang di Badung dengan bangunan di pinggir tebing di Nusa Penida, apa beda loloan yang diurug di Badung dikelola Investor dengan penataan cut off tebing di Nusa Penida,” tanyanya.

GPS menegaskan bahwa inti persoalan ada pada keadilan hukum, bukan semata soal izin bangunan.

“Problem terbesar dalam penegakan hukum adalah perlakuan yang sama tidak berbeda yang disebut equality before the law. Mampukah pemerintah kita,” tanya GPS. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cumlaude Magister Hukum, Auren Nanda Vrista Serukan Itikad Baik Jadi Kompas Penyelenggaraan Pemerintahan

    Cumlaude Magister Hukum, Auren Nanda Vrista Serukan Itikad Baik Jadi Kompas Penyelenggaraan Pemerintahan

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 91
    • 0Komentar

    DENPASAR – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan kader muda Partai Demokrat, Auren Nanda Vrista. Representasi generasi Z ini berhasil menyelesaikan pendidikan Program Magister Hukum di Universitas Dwijendra Bali dengan predikat cumlaude, sekaligus membawa gagasan yang menekankan pentingnya asas itikad baik sebagai fondasi perlindungan hukum dan penyelenggaraan pemerintahan yang berintegritas. Dalam tesis berjudul “Pengaturan Itikad Baik Dalam […]

  • Banteng Bali Siap Tempur! Tiga Laga Menanti di Fase Grup Soekarno Cup 2026 Made Supartha: Bawa Semangat Bali dan Pulang dengan Trofi

    Banteng Bali Siap Tempur! Tiga Laga Menanti di Fase Grup Soekarno Cup 2026 Made Supartha: Bawa Semangat Bali dan Pulang dengan Trofi

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 39
    • 0Komentar

    DENPASAR – Tim Banteng Bali bersiap mengukir prestasi pada putaran nasional Soekarno Cup 2026 yang akan berlangsung di Jawa Timur, 10–24 Agustus 2026. Skuad kebanggaan Bali tersebut akan menjalani seluruh pertandingan babak penyisihan grup di Lapangan THOR, Surabaya. Dukungan dan doa mengalir untuk perjuangan Banteng Bali yang membawa nama Pulau Dewata di ajang sepak bola […]

  • Gubernur Koster Tegaskan Komitmen Jaga Peradaban Bali Saat Tangkil Ngaturang Bhakti di Pura Bukit Mentik

    Gubernur Koster Tegaskan Komitmen Jaga Peradaban Bali Saat Tangkil Ngaturang Bhakti di Pura Bukit Mentik

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 26
    • 0Komentar

    BANGLI, Matacompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlanjutan peradaban Bali melalui penguatan desa adat dan pelestarian kawasan sakral. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Muspayang Bhakti Nganyarin serangkaian Karya Pujawali Ngusaba Purnamaning Sasih Kapat (Ida Betara/Betari Tedun Kabeh) di Pura Bukit Mentik, Desa Adat Batur, Kintamani, Bangli, Kamis (1/10) sore. Dalam kesempatan […]

  • Ketua KPK : Penangguhan Penahanan Hasto, Kewenangan Penyidik

    Ketua KPK : Penangguhan Penahanan Hasto, Kewenangan Penyidik

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.026
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Tim pengacara Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto telah mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan hal itu menjadi hak Hasto sebagai tersangka. “Pengajuan minta penangguhan itu hak tersangka,” kata Setyo kepada wartawan, Selasa (25/2/2025). Pimpinan KPK saat ini belum memberikan keputusan terkait pengajuan penangguhan penahanan yang dilakukan Hasto. Setyo menyebut hal itu […]

  • Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026, Dr Somvir: Momentum Mengenang Sejarah dan Meneguhkan Pancasila

    Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026, Dr Somvir: Momentum Mengenang Sejarah dan Meneguhkan Pancasila

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DENPASAR — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2026 menjadi momentum untuk kembali mengenang perjalanan sejarah bangsa sekaligus meneguhkan Pancasila sebagai dasar negara dan nilai pemersatu kehidupan berbangsa dan bernegara. Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober memiliki keterkaitan erat dengan peristiwa politik dan kekerasan pada akhir September 1965 serta gugurnya sejumlah perwira […]

  • ATLETIK PELAJAR SUMUT KIAN BERKILAU di STUDENTS ATHLETICS CHAMPIONSHIP ( SAC ) INDONESIA 2025

    ATLETIK PELAJAR SUMUT KIAN BERKILAU di STUDENTS ATHLETICS CHAMPIONSHIP ( SAC ) INDONESIA 2025

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 920
    • 0Komentar

    Medan – Ketua Umum Pengprov PASI Sumut Dr. David Luther Lubis mengapresiasi sangat bersyukur atas prestasi pelajar SLTA dari daerah binaan nya setelah berhasil mempertahankan tradisi medali emas pada event Student Athletic Championship (SAC) di Stadion Benteng Tangerang, Provinsi Banten tanggal 21 – 22 Februari 2025 Sejak event ini bergulir tahun 2023 dan 2024 pelajar […]

expand_less