Breaking News
light_mode
Trending Tags

DPRD Badung Lanang Umbara Dukung Pansus TRAP Dalami Pembangunan di Tahura Ngurah Rai

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADUNG, Matakompas.com | Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Lanang Umbara, mewakili Ketua DPRD Badung menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Bali terkait Penegakan Peraturan Daerah tentang Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (TRAP) di Kantor Sekretariat DPRD Provinsi Bali, Denpasar, Kamis, 29 Januari 2026.

RDP tersebut secara khusus membahas aktivitas pembangunan di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai.

Fokus pembahasan diarahkan pada pendalaman materi serta kelengkapan administrasi menyusul adanya indikasi pelanggaran tata ruang dan perizinan di kawasan mangrove.

Dalam forum tersebut, Lanang Umbara menegaskan DPRD Kabupaten Badung memiliki pandangan sejalan dengan Pansus TRAP DPRD Provinsi Bali, terlebih menyangkut pembangunan yang berdampak langsung terhadap hajat hidup orang banyak.

Lanang Umbara menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap kawasan mangrove yang memiliki fungsi strategis bagi lingkungan.

Lanang Umbara juga menyoroti peran mangrove sebagai penyerap karbon yang sangat besar, sehingga keberadaannya wajib dijaga bersama.

 Lanang Umbara juga sependapat dengan pandangan Ketua Pansus TRAP dan anggota DPR RI terkait anugerah hutan mangrove di Bali. “Jadi, mangrove ini mari kita jaga dengan baik sebisa mungkin,” kata Lanang Umbara.

Terkait persoalan Perumahan Sari Jimbaran, Lanang Umbara menyebut masyarakat Badung justru menjadi korban.

 Menurutnya, masyarakat membeli lahan kapling berdasarkan sertifikat resmi, namun belakangan diketahui sertifikat tersebut bermasalah.

“Saya rasa disini masyarakat kita tidak salah. Yang salah itu adalah yang menjual dan menerbitkan sertifikat. Jika masyarakat dalam konteks pemahaman awam kami,” kata Lanang Umbara.

Lanang Umbara mengakui bahwa masyarakat awam cenderung mempercayai sertifikat sebagai bukti legalitas lahan.

“Tapi, pihak pembuat sertifikat dan pemohon yang menjual lahan tersebut, sehingga masyarakat menjadi korban terkait perumahan di Jimbaran. Untuk itu, harus ada regulasi yang jelas, agar tidak menjadi korban perbuatan oknum-oknum mafia tanah,” tambahnya.

Lanang Umbara menyatakan dukungan penuh terhadap kinerja Pansus TRAP dan siap bekerja sama dalam menegakkan Perda di Kabupaten Badung, khususnya terkait pelanggaran tata ruang dan perizinan di kawasan mangrove.

Lanang Umbara juga menyampaikan bahwa DPRD Badung telah melakukan pendalaman terhadap kawasan mangrove di Nusa Dua dan tidak menemukan pelanggaran signifikan sehingga tidak dilanjutkan dengan rekomendasi.

Sementara itu, terkait MBG, DPRD Badung siap menindaklanjuti sesuai arahan Ketua Pansus TRAP.

“Soal MBG sesuai petunjuk Ketua Pansus TRAP, kami dari DPRD Badung siap untuk mendalami dan menindaklanjuti lebih dalam lagi,” paparnya.

Dalam pembahasan lain, Lanang Umbara turut menanggapi persoalan kelompok nelayan di Tanjung Benoa terkait perlindungan satwa penyu.

 Lanang Umbara menilai penegakan hukum harus tetap berjalan, namun kesejahteraan masyarakat pesisir juga perlu diperhatikan.

“Itu memang betul adanya kelompok nelayan, bahwasanya penyu adalah hewan yang dilindungi, tapi disisi lainnya tidak bisa kita pungkiri, masyarakat Hindu Bali membutuhkan penyu didalam kegiatan adat sesuaikan dengan tingkatannya,” kata Lanang Umbara.

Lanang Umbara menegaskan bahwa aktivitas masyarakat bersifat sosial dan berorientasi pada pelestarian melalui penangkaran penyu.

“Artinya dari sisi kebijakan pemerintah dan sisi hubungan budaya dan adat di Bali khususnya bisa dicover dan dibantu,” tegasnya.

Untuk itu, DPRD Badung berharap dinas terkait dapat membantu legalitas kelompok nelayan pesisir, termasuk masyarakat Kampung Kepiting Tuban, agar tetap dapat berkreasi secara ekonomi tanpa melanggar hukum.

“Di satu sisi bantu masyarakat berkreasi untuk mendapatkan kehidupan yang layak dan sebagainya. Disisi lainnya juga jangan sampai melanggar hukum,” tegasnya.

Sementara itu, dalam RDP tersebut, Pansus TRAP DPRD Provinsi Bali melakukan klarifikasi dan pendalaman terhadap berbagai pihak untuk memastikan seluruh aktivitas pembangunan di kawasan Tahura Ngurah Rai berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta tetap menjaga kelestarian lingkungan hidup.

RDP ini diharapkan menjadi dasar pengambilan langkah strategis dan rekomendasi Pansus DPRD Provinsi Bali dalam penegakan Perda terkait tata ruang, aset daerah, dan perizinan di seluruh wilayah Provinsi Bali. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terbukti Transparan dan Tak Ada Celah Penyelewengan, Koster: Diaduit BPK dan Diawasi Kejaksaan

    Terbukti Transparan dan Tak Ada Celah Penyelewengan, Koster: Diaduit BPK dan Diawasi Kejaksaan

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa kebijakan Pungutan Wisatawan Asing (PWA) di Bali berjalan transparan dan bebas dari praktik penyelewengan. Seluruh proses pemungutan hingga penggunaan dana disebut telah diawasi ketat dan diaudit oleh lembaga negara. Dalam keterangan pers di Gedung Kertha Sabha, Jaya Sabha Rumah Jabatan Gubernur Bali di Denpasar, Sabtu (16/5/2026), […]

  • Kepala Sekolah Gelapkan Dana Akhirnya Ditangkap Polisi

    Kepala Sekolah Gelapkan Dana Akhirnya Ditangkap Polisi

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 906
    • 0Komentar

    BEKASI,JARRAKPOS.COM – Polres Metro Bekasi mengungkap kasus dugaan tindak pidana penggelapan dana sekolah sebesar ratusan juta rupiah. Dua orang ditangkap terkait kasus korupsi tersebut. “Kasus ini melibatkan dua tersangka, yakni Alwi Alatas (Kepala SDIT Atssurayya) dan Holisoh Nurul Hilda (bendahara sekolah),” kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Polisi Mustofa, Jumat (21/3/2025). Kasus dugaan tindak pidana penggelapan […]

  • Bursa KONI Sumut: Hanya Hatunggal

    Bursa KONI Sumut: Hanya Hatunggal

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Medan – Drama Musyawarah Olahraga Propinsi (Musorprov) segera berakhir. Panitia Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) bakal calon Ketua Umum KONI Sumatera Utara (Sumut) periode 2025–2029 resmi mengumumkan hasil verifikasi surat dukungan dari dua kandidat yang telah mendaftarkan diri. Kedua bakal calon tersebut adalah Hatunggal Siregar dan Parluatan Siregar, yang sebelumnya telah mengembalikan berkas pendaftaran dan […]

  • Keterlibatan Sekolah dalam MBG, Bisa Atasi Potensi Makanan Basi

    Keterlibatan Sekolah dalam MBG, Bisa Atasi Potensi Makanan Basi

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Salah satu terjadinya banyaknya makanan basi dan bahkan keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) disebabkan oleh jarak dapur yang terlalu jauh dari sekolah. Hal tersebut menyebabkan makanan tidak sampai tepat waktu dalam kondisi baik, sehingga tidak efektif dalam mencapai tujuan program untuk meningkatkan kesehatan dan gizi anak. Lamanya distribusi makanan yang […]

  • Tak Pernah Puas Menuntut Ilmu, Alit Wiraputra Raih Doktor di Momen Hardiknas

    Tak Pernah Puas Menuntut Ilmu, Alit Wiraputra Raih Doktor di Momen Hardiknas

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Semangat menuntut ilmu tanpa henti tampaknya bukan sekadar ungkapan bagi Anak Agung Alit Wiraputra S.H., M.H. Frasa “tidak pernah ada kata cukup dalam menuntut ilmu” menjadi cerminan perjalanan akademiknya hingga berhasil meraih gelar doktor. Alit Wiraputra resmi diwisuda dalam Wisuda Ke-80 Fakultas Hukum Universitas Warmadewa yang digelar di The Meru Sanur, Sabtu […]

  • Ziarah Sekalian Wisata Kuliner: De Renjana Nawasena Hadirkan Konsep Modern Nusantara di Kaki Merapi

    Ziarah Sekalian Wisata Kuliner: De Renjana Nawasena Hadirkan Konsep Modern Nusantara di Kaki Merapi

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA, Matakompas.com –  Alternatif tujuan kuliner di DIY kembali bertambah dengan hadirnya De Renjana Nawasena Resto, yang Soft Opening restoran berlangsung, Sabtu, 6 Desember 2025. De Renjana Nawasena Resto merupakan sebuah destinasi makan yang mengusung nuansa Modern Nusantara dan berada di lokasi yang cukup tidak biasa: kaki Gunung Merapi, tepat di Jalan Makam Ki Ageng […]

expand_less