Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ghumi Asvatham Bacakan Sikap Demokrat–NasDem, Dr. Somvir Tegaskan Komitmen Kawal Pariwisata Berkualitas dan Pajak Berkeadilan di Bali

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com — Fraksi Demokrat–NasDem DPRD Provinsi Bali menegaskan komitmennya dalam mengawal arah kebijakan strategis daerah, khususnya di sektor pariwisata dan kebijakan fiskal. Sikap tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Bali, Selasa (14/4/2026), melalui pandangan umum fraksi yang dibacakan oleh I Gede Ghumi Asvatham, mewakili Ketua Fraksi Dr. Somvir.

Dalam penyampaiannya, Ghumi menegaskan bahwa Fraksi Demokrat–NasDem mendukung pembahasan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni Raperda tentang Tata Kelola Usaha Pariwisata Bali Berkualitas dan Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Fraksi memberikan apresiasi kepada Gubernur Bali, Wayan Koster, atas inisiatif menyusun regulasi pariwisata berbasis nilai lokal Tri Hita Karana dan Sad Kerthi. Menurut Demokrat–NasDem, langkah tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pariwisata Bali yang berkualitas, berkelanjutan, dan bermartabat.

Namun demikian, fraksi juga memberikan sejumlah catatan kritis. Salah satunya terkait pengaturan pungutan wisatawan asing yang dinilai perlu diperkuat dengan memasukkan landasan hukum yang lebih komprehensif dalam konsideran Raperda.

Selain itu, wacana pembatasan kuota wisatawan mendapat perhatian serius. Fraksi Demokrat–NasDem menilai kebijakan tersebut strategis, namun harus berbasis kajian ilmiah yang terukur, dilengkapi sistem monitoring transparan serta mekanisme pengendalian yang jelas.

Dalam sektor usaha, kewajiban keanggotaan asosiasi bagi pelaku usaha pariwisata juga disorot. Fraksi mengingatkan potensi munculnya praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat jika tidak dikaji secara mendalam.

“Regulasi harus tetap memberi ruang bagi persaingan yang sehat dan melindungi pelaku usaha kecil dan menengah,” tegas Ghumi saat membacakan pandangan fraksi.

Terkait pengaturan harga, Demokrat–NasDem berpandangan bahwa aturan tidak boleh bersifat kaku. Pengaturan harga sebaiknya menjadi pedoman, bukan pembatasan mutlak, agar tidak bertentangan dengan prinsip pasar.

Di sisi lain, fraksi juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah dan pengurangan penggunaan plastik. Peran Desa Adat pun dinilai krusial sebagai garda terdepan dalam menjaga budaya dan lingkungan Bali, sehingga diperlukan pembagian kewenangan yang jelas antara pemerintah daerah dan Desa Adat.

Sementara itu, dalam pandangan terhadap perubahan Perda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Fraksi Demokrat–NasDem mengapresiasi langkah pemerintah melakukan penyesuaian, meskipun regulasi tersebut baru berjalan sekitar dua tahun.

Perubahan yang difokuskan pada retribusi daerah dinilai sebagai langkah untuk menciptakan tarif yang lebih adil, proporsional, serta mencerminkan biaya layanan yang sebenarnya. Fraksi juga menekankan pentingnya mempertimbangkan kemampuan masyarakat dalam membayar.

Ketua Fraksi Demokrat–NasDem, Dr. Somvir, dalam sikap politiknya yang disampaikan melalui pandangan umum tersebut menegaskan bahwa kebijakan fiskal harus berorientasi pada peningkatan pelayanan publik yang efektif, transparan, dan berkeadilan.

Fraksi juga mendorong agar pembahasan lanjutan dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan legislatif, eksekutif, serta perangkat daerah terkait, guna memastikan struktur tarif dan objek layanan benar-benar tepat sasaran.

Mengakhiri pandangannya, Fraksi Demokrat–NasDem menyatakan sepakat untuk melanjutkan pembahasan kedua Raperda tersebut hingga ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Provinsi Bali.

Sikap ini menegaskan peran aktif Demokrat–NasDem di DPRD Bali dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keberlanjutan pariwisata, serta kepentingan masyarakat luas di Pulau Dewata. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Fraksi PDIP Tabanan Eka Nurcahyadi: Kuota Perempuan Tak Boleh Lagi Sekadar Formalitas

    Ketua Fraksi PDIP Tabanan Eka Nurcahyadi: Kuota Perempuan Tak Boleh Lagi Sekadar Formalitas

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    TABANAN – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mempertegas sanksi bagi partai politik yang tidak memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan dalam daftar calon legislatif (caleg) dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas demokrasi dan mendorong kesetaraan politik yang lebih substantif di Indonesia. Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tabanan, I Putu Eka Putra Nurcahyadi, menyambut […]

  • Ketua DPRD Bali Serahkan Rekomendasi Pansus TRAP soal PT BTID kepada Eksekutif, Ini 10 Poin Strategis yang Diminta Ditindaklanjuti

    Ketua DPRD Bali Serahkan Rekomendasi Pansus TRAP soal PT BTID kepada Eksekutif, Ini 10 Poin Strategis yang Diminta Ditindaklanjuti

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 58
    • 0Komentar

    DENPASAR – DPRD Provinsi Bali resmi menyerahkan Keputusan DPRD Provinsi Bali Nomor 11 Tahun 2026 tentang Rekomendasi atas Hasil Pengawasan Dampak Pengembangan Kawasan yang Dikelola PT Bali Turtle Island Development (PT BTID) terhadap Perlindungan Kawasan Pesisir dan Tahura Ngurah Rai kepada Pemerintah Provinsi Bali dalam Rapat Paripurna ke-41 DPRD Provinsi Bali Masa Persidangan III Tahun […]

  • Dana Bantuan Porang Rp26 Miliar Diduga Disalurkan Lewat Perusahaan Keluarga

    Dana Bantuan Porang Rp26 Miliar Diduga Disalurkan Lewat Perusahaan Keluarga

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta – Koalisi Sipil Masyarakat Anti Korupsi (KOSMAK) menemukan adanya dugaan korupsi terkait bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) Tahun Anggaran 2020-2022 untuk Pengembangan Tanaman Porang di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Dalam temuannya dugaan korupsi itu merugikan negara Rp.26 Miliar, yang diduga melibatkan Syahruddin Alrif, Hj Haslinda Hasan SPD dan Andre Ade Alrif, serta Dollah Mando. […]

  • Oka Antara Tegas Kritik Himbauan Penjor PLN: “Kalau Berbahaya, Kabel yang Diatur Bukan Penjor”

    Oka Antara Tegas Kritik Himbauan Penjor PLN: “Kalau Berbahaya, Kabel yang Diatur Bukan Penjor”

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Bali dari Dapil Karangasem, I Nyoman Oka Antara, menanggapi tegas imbauan PLN terkait jarak minimal pemasangan penjor dari kabel listrik.  Ia menilai aturan yang dikeluarkan bukan hanya menyentuh aspek teknis keamanan, tetapi telah memasuki ranah kultur dan tradisi yang hidup ratusan tahun dalam masyarakat Hindu Bali. Oka […]

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan di Hari Kemenangan

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan di Hari Kemenangan

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 866
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Dalam momentum Hari Kemenangan, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Gabma Simanggaris menerima penyerahan sukarela satu pucuk senjata api rakitan laras panjang jenis penabur tanpa amunisi dari seorang warga setempat. Senjata tersebut diserahkan langsung oleh NM (26 tahun), seorang petani yang berdomisili di Desa Sekaduyan Taka, Kecamatan Seimanggaris, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Keberhasilan […]

  • Pemprov NTT Terus Tingkatkan Tata Kelola Keuangan Daerah yang Efektif, Efisien, Transparan dan Akuntabel

    Pemprov NTT Terus Tingkatkan Tata Kelola Keuangan Daerah yang Efektif, Efisien, Transparan dan Akuntabel

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 258
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena hadir langsung dalam acara Entry Meeting Pemeriksaan serta koordinasi Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dan Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga (LKKL) Tahun 2024 di Lingkungan Direktorat Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara VI di Bali pada Selasa (15/4 2025). […]

expand_less