Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gubernur Koster: Pemerintah Wajib Fasilitasi Kebutuhan Sulinggih demi Jaga Budaya Bali

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan keberadaan para Sulinggih merupakan bagian penting yang juga wajib mendapat perhatian dari pemerintah. Mengingat mereka memiliki tugas dan tanggung jawab cukup berat di bidang ritual, dalam menjaga kedamaian dan keselamatan Bali secara niskala. Hal ini disampaikannya saat perayaan Ulang Tahun Sabha ke-4 Kertha Hindu Dharma Nusantara Pusat (Dhira Sera Dharma Manah), di Sekretariat SKHDN Pusat, Denpasar, Minggu (22/2).

Pada kesempatan ini, Gubernur Koster juga menyampaikan bahwa Bali yang kecil dengan kepadatan penduduk berkisar 4,5 juta jiwa di bedakan dengan provinsi lain melalui budaya yang tampil sebagai cara hidup di Bali.

Salah satunya budaya dan adat istiadat dalam menjaga Bali melalui ritual dan spiritual, yang dijadikan kebiasaan hidup sehari-hari, mulai dari melaksanakan upacara dari tingkat paling kecil dan simpel (saiban dan sarana canang), sampai dengan tingkatan paling besar, yakni upacara Eka Dasa Ludra, yang dilaksanakan secara turun temurun sejak dulu.

Kebiasaan yang dilakukan sehari-hari dan menjadi budaya ini, menjadi magnet dan daya tarik kuat bagi wisatawan untuk datang ke Bali.

“Bali dibedakan oleh kebudayaan yang dimiliki, dilestarikan dan di jaga hingga saat ini. Jangan sampai kita kehilangan jati diri dan kebiasaan hidup lantaran mengimpor budaya asing, dan mematikan budaya lokal itu sendiri. Karena kekuatan itu letaknya ada pada kebudayaan, adat dan istiadat tersebut”, tegasnya.

Selanjutnya Gubernur Koster juga menggariskan dan menegaskan kepada semua pihak, dimana perekonomian Bali tumbuhnya dari kebudayaan. Sehingga adat istiadat dan budaya di Bali ini, harus dijaga dengan kekuatan yang terarah, sehingga dapat menghalau ancaman baik dari luar maupun dari dalam.

Melalui Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Koster mengajak semua krama Bali menjaga keselarasan hidup baik secara sekala dan niskala, oleh sebab itu harus terus mensosialisasikan dan memperluas semua tatanan adat istiadat, budaya dan kebiasaan-kebiasaan yang berdasarkan budaya ketimuran, penuh sopan santun, etika, moral, norma dan nilai-nilai toleransi untuk saling mendukung antara satu dengan yang lain.

“Agar tidak kehilangan jati diri dan magnet yang di miliki selama ini, berhubung Bali tidak memiliki sumber daya alam, kecuali budaya, maka Bali harus hidup dan terus berkembang dengan budaya yang dimilikinya. Oleh sebab itu Nangun Sat Kerthi Loka Bali dijalankan baik secara sekala dan niskala,” katanya.

Untuk itu, Koster tekankan agar tatanan secara niskala jangan diganggu, dan harus di jaga oleh para sulinggih. Sehingga yang harus dijaga adalah para sulinggih yang sudah melaksanakan swadarma sesuai dengan dresta Bali, yang memberikan efek Bali bisa ajeg, damai hidup berdampingan, serta pura bisa terpelihara dengan baik melalui cara yang sesuai.

“Untuk terus menjaga Bali dengan budaya, adat dan istiadatnya, saya harapkan para sulinggih terus menegakkan betul dresta Bali, dan jangan sampai meluntur agar saat melaksanakan pembenahan menuju hal yang lebih baik di bidang kebudayaan , adat dan istiadat kita tidak mengulang dari awal, oleh karenanya kita semua harus yakin dan turut serta untuk menjaganya melalui dresta,” jelasnya.

Dresta Bali untuk tetap di jaga dan tidak bertambah banyak, agar tidak hancur dan rusak. Desa adat terus ada untuk menjaga budaya Bali dan menjalankan ritualnya dengan sangat tertib. Terlebih diditengah menghadapi perkembangan jaman.

Sekali lagi, pihaknya mengingatkan bahwa para sulinggih adalah mereka yang menjaga Bali secara ritual. Sehingga sebagai pemerintahan (guru wisesa) berkewajiban memberikan perlindungan dan perhatian kepada para sulinggih, agar mereka dapat menjalankan tugas dan kewajibannya dengan baik dalam rangka menjaga Bali, dan mampu membawa arus kebaikan secara terus menerus.

Dang Dhira Rajya/ Rajya Rshi (Manggala Uttama) Sabha Kertha Hindu Dharma Nusantara Pusat, Ida Shri Bhagawan Putra Natha Nawa Wangsa Pemayun, menyampaikan bahwa para sulinggih se-Bali akan tetap konsisten melaksanakan tugas dan menjaga Bali secara niskala. Mengingat keseimbangan sekala dan niskala akan membawa semua pada kedamaian cara berpikir, berkata dan berbuat yang baik dalam menjaga Bali, melalui program-program pemerintah yang menjadi visi dan misi untuk diwujudkan.(red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Koster Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan Bangsa.

    Gubernur Koster Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan Bangsa.

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali, Wayan Koster memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Senin (17/8). Upacara berlangsung khidmat dan semarak, diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah, TNI/Polri, pelajar, organisasi kemasyarakatan serta masyarakat. Momentum peringatan kemerdekaan ditandai dengan pengibaran Bendera Merah Putih […]

  • Putu Diah Maharani: Putusan MK Harus Berujung pada Keterpilihan Perempuan di Parlemen

    Putu Diah Maharani: Putusan MK Harus Berujung pada Keterpilihan Perempuan di Parlemen

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DENPASAR – Anggota DPRD Provinsi Bali dari Fraksi PDI Perjuangan, Putu Diah Pradnya Maharani, B.Sc., menanggapi putusan MK nomor perkara 128/PUU-XXIV/2026 yang mempertegas sanksi bagi partai politik yang tidak memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan dalam daftar caleg. Secara prinsip, Anggota DPRD Provinsi Bali dari Fraksi PDI Perjuangan, Putu Diah Pradnya Maharani, B.Sc., menyambut baik […]

  • Mantan Pemain Persib, Jadi Pelatih Baru Pesik Kuningan

    Mantan Pemain Persib, Jadi Pelatih Baru Pesik Kuningan

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 972
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Untuk mengejar target promosi ke Liga 3 musim mendatang, Manajemen Pesik Kuningan ternyata benar benar serius. Salah satu bukti dari keseriusan itu Manajemen Pesik Kuningan mendatangkan mantan pemain Persib Bandung yang berjaya di kisaran tahun 2004-2007. Mantan pemain Persib itu adalah Boy Jati Asmara yang ditunjuk langsung oleh Manajemen sebagai Pelatih Kepala […]

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Panen Hasil Kebun di Perbatasan

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Panen Hasil Kebun di Perbatasan

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 721
    • 0Komentar

    SEBATIK,JARRAKPOS.COM – Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Aji Kuning terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan masyarakat perbatasan dengan memanfaatkan lahan kosong untuk ketahanan pangan di Desa Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan. Program ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan Pos Satgas sekaligus berbagi hasil panen dengan masyarakat setempat. Dalam kegiatan ini, personel Satgas melakukan […]

  • Dewa Rai Desak Kapolda Bali Pecat 5 Polisi yang Diduga Backup Kriminal di Kuta dan Nusa Dua

    Dewa Rai Desak Kapolda Bali Pecat 5 Polisi yang Diduga Backup Kriminal di Kuta dan Nusa Dua

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 46
    • 0Komentar

    DENPASAR — Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bali, Dewa Nyoman Rai, S.H., M.H., mendesak Kapolda Bali mengambil tindakan tegas terhadap lima anggota kepolisian yang saat ini disebut tengah menjalani proses pemeriksaan internal di Propam Polda Bali. Dewa Rai menyebut lima anggota tersebut diduga terlibat atau memberikan perlindungan terhadap aktivitas kriminal di kawasan pariwisata Bali, […]

  • Gala Dinner FKPTPKI di Jayasabha, Gubernur Koster Tegaskan Bali Konsisten Jalankan Pembangunan Berbasis Kearifan Lokal

    Gala Dinner FKPTPKI di Jayasabha, Gubernur Koster Tegaskan Bali Konsisten Jalankan Pembangunan Berbasis Kearifan Lokal

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmen Bali dalam menjalankan pembangunan berbasis kearifan lokal dan ramah lingkungan saat menghadiri gala dinner bersama Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan Indonesia (FKPTPKI) di Jayasabha, Rabu (20/5) petang. Dalam sambutannya, Koster menyampaikan apresiasi atas suksesnya forum nasional yang digelar selama dua hari di Universitas Udayana. Ia […]

expand_less