Breaking News
light_mode
Trending Tags

Koster Kukuhkan Ribuan Kader PDIP Gianyar, Tegaskan Perjuangan Partai Harus Menyatu dengan Rakyat dan Alam Bali

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GIANYAR, Matakompas.com – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Ir Dr Wayan Koster M.M, mengukuhkan ribuan pengurus PAC, ranting, dan anak ranting PDI Perjuangan se-Kabupaten Gianyar masa bakti 2025–2030 dalam sebuah konsolidasi besar yang digelar di Alun-Alun Kota Gianyar, Minggu (29/3/2026).

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh partai, diantaranya Ketua DPRD Bali yang juga Bendahara DPD PDIP Bali Dewa Made Mahayadnya atau yang akrab disapa Dewa Jack, Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Bali Dr (C) I Made Supartha S.H., M.H, Ketua DPC PDI Perjuangan Gianyar yang juga Bupati Gianyar I Made Mahayastra, dan DPR RI Dapil Bali serta anggota DPRD Provinsi Bali dan DPRD Kabupaten Fraksi PDI Perjuangan.

Selain itu, hadir pula tokoh senior dan jajaran pengurus DPC, PAC, ranting hingga anak ranting se-Kabupaten Gianyar yang memenuhi Alun-Alun Kota Gianyar.

Dalam momentum tersebut, Koster bersama Mahayastra juga menerima sejumlah buku karya tokoh intelektual Bali sebagai simbol penguatan ideologi dan budaya dalam perjuangan politik.

Dalam sambutannya, Koster menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan amanah perjuangan yang harus dijalankan secara serius oleh seluruh kader partai.

“Saudara-saudara adalah ujung tombak perjuangan partai di tengah masyarakat. Tugasnya menjaga ideologi, memperkuat konsolidasi, dan menggerakkan rakyat dengan semangat menyama braya dan gotong royong,” tegasnya di hadapan ribuan kader.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai kearifan lokal Bali melalui konsep Sad Kerthi, yang mencakup Atma Kerthi, Segara Kerthi, Danu Kerthi, Wana Kerthi, Jana Kerthi, dan Jagat Kerthi. Menurutnya, seluruh perjuangan partai harus selaras dengan visi besar “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” demi menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali.

Koster mengaku bangga atas capaian konsolidasi PDIP di Bali yang dinilainya sebagai yang tercepat hingga ke tingkat akar rumput di Indonesia. Ia pun mendorong para kader untuk menjadi pemimpin yang mengabdi kepada rakyat dengan penuh tanggung jawab.

“Jabatan ini adalah kepercayaan, kebanggaan, sekaligus ruang pengabdian. Jalankan dengan integritas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Koster menekankan pentingnya peran kader dalam mengawal arah pembangunan Bali ke depan, khususnya dalam mewujudkan Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun (2025–2125). Ia meminta kader aktif membantu masyarakat rentan, menjaga lingkungan, serta mendorong kedaulatan pangan dan penggunaan produk lokal.

Tak hanya itu, Koster juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas kader dengan kembali menggemakan pesan Proklamator Sukarno melalui slogan “Jasmerah: Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah”.

“Kader harus jadi teladan, pemersatu, dan figur yang dirindukan masyarakat. Tidak boleh melanggar norma, tidak boleh sombong, dan haram hukumnya terlibat korupsi, narkoba, maupun judi,” tegasnya.

Sementara itu, Mahayastra menyebut jumlah pengurus yang dikukuhkan mencapai 3.388 orang, terdiri dari pengurus DPC, PAC, ranting, hingga anak ranting. Ia optimistis kekuatan organisasi tersebut akan semakin memperkokoh soliditas partai di Gianyar.

“Dengan jumlah ini, mesin partai semakin solid dan satu komando,” ujarnya.

Hal senada disampaikan I Made Supartha yang menilai pengukuhan tersebut merupakan hasil kerja kolektif kader dengan semangat gotong royong. Ia menegaskan bahwa jabatan pengurus merupakan amanah besar yang menuntut komitmen tinggi untuk kepentingan rakyat.

Konsolidasi ini menjadi penegasan bahwa PDI Perjuangan di Bali tidak hanya membangun kekuatan politik, tetapi juga meneguhkan arah perjuangan yang berpijak pada nilai budaya, lingkungan, dan kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bongkar Skandal dan Tumpas Korupsi Tiga Pemimpin, Satu Misi

    Bongkar Skandal dan Tumpas Korupsi Tiga Pemimpin, Satu Misi

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 871
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Korupsi adalah musuh terbesar bangsa. Dari era ke era, praktik penyalahgunaan wewenang dan penjarahan uang rakyat terus terjadi. Namun, kini momentum perubahan semakin nyata. Tiga tokoh nasional dengan latar belakang kepemimpinan yang berbeda—Joko Widodo, Prabowo Subianto, dan Susilo Bambang Yudhoyono—bersatu dalam misi besar: membongkar skandal dan membersihkan negeri dari korupsi. Presiden Joko Widodo […]

  • Penemuan Mayat Dalam Koper : Pelaku Mutilasi Dihadirkan dalam Konferensi Pers

    Penemuan Mayat Dalam Koper : Pelaku Mutilasi Dihadirkan dalam Konferensi Pers

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 206
    • 0Komentar

    SURABAYA, JARRSKPOS.COM – Polisi mengungkapkan sosok tersangka RTH alias A, pelaku pembunuhan dan mutilasi terhadap wanita berinisial UK. Dirreskrimum Polda Jawa Timur, Kombes Pol Farman mengungkapkan berdasarkan kartu tanda penduduk (KTP), tersangka berprofesi sebagai pelajar. Meski demikian, berdasarkan profiling yang dilakukan penyidik, tersangka merupakan ketua ranting dari salah satu perguruan silat di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. […]

  • Meski Dikawal dan Punya Hubungan Baik, Kejari Lebak Disebut Kecolongan Terkait Temuan BPK 8,3 Miliar Pada Dinas PUPR

    Meski Dikawal dan Punya Hubungan Baik, Kejari Lebak Disebut Kecolongan Terkait Temuan BPK 8,3 Miliar Pada Dinas PUPR

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Lebak dinilai telah kecolongan menyusul audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menemukan adanya kerugian negara Rp 8,3 miliar di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak. Pernyataan itu dikatakan Sekjen MataHukum, Mr Mukhsin Nasir, kepada wartawan, Rabu (09/07/2025). “Sampai saat ini belum ada tindak lanjut dari aparat […]

  • Ruko Mewah Berada di Lahan  Manggove, Ketua  Pansus TRAP DPRD Bali: Ini  Sudah Masuk  Ranah  Pidana

    Ruko Mewah Berada di Lahan  Manggove, Ketua  Pansus TRAP DPRD Bali: Ini  Sudah Masuk  Ranah  Pidana

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com | Panitia Khusus (Pansus) TRAP DPRD Provinsi Bali kembali melakukan langkah tegas dalam penegakan tata ruang dan pengawasan aset daerah di Bali. Pasalnya, Pansus TRAP DPRD Bali melakukan Sidak di wilayah Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Jumat, 24 Oktober 2025. Dalam Sidak, Tim Pansus TRAP DPRD Bali menemukan bangunanRuko Mewah berdiri […]

  • Gubernur Koster Tinjau Progres Turyapada Tower, Target Operasi Akhir 2026

    Gubernur Koster Tinjau Progres Turyapada Tower, Target Operasi Akhir 2026

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BULELENG, Matakompas.com | Gubernur Bali Wayan Koster meninjau langsung progres pembangunan fasilitas pendukung kawasan Taman Teknologi Turyapada Tower Komunikasi Bali Smart 6.0 Kerthi Bali di Desa Amerta Sari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Sabtu, 7 Pebruari 2026. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan proyek strategis daerah tersebut berjalan sesuai target penyelesaian. Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Koster menegaskan […]

  • Peringatan Harlah ke 3 Forum Penggarap Pelopor Sejahtera  Kabupaten Indramayu.

    Peringatan Harlah ke 3 Forum Penggarap Pelopor Sejahtera Kabupaten Indramayu.

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com-Petani penggarap memerankan peran yang penting dalam penyediaan bahan pangan yang menunjang program Ketahanan Pangan Nasional dalam rangka mewujudkan Swasembada Padi, namun kadang kala para petani selalu di benturkan oleh beberapa permasahan klasik yang terjadi di bumi Nusantara ini, kekurangan akses Informasi dan komunikasi menjadi penyebab terjadinya berbagai hal yang tidak di inginkan. Bertolak […]

expand_less