Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dampingi Presiden Kelima RI, Gubernur Koster Kawal Lompatan HKI Bali, Dorong Perlindungan Karya dan Martabat Budaya Pulau Dewata

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KLUNGKUNG, Matakompas.com — Gubernur Bali Wayan Koster kembali menegaskan komitmennya dalam melindungi dan mengangkat nilai karya anak bangsa dengan mendampingi Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri pada penyerahan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Provinsi Bali Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Rabu (1/4), menjadi momentum penting dalam penguatan perlindungan karya intelektual di Pulau Dewata.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Wayan Koster, kesadaran masyarakat Bali terhadap pentingnya perlindungan HKI menunjukkan tren yang menggembirakan. Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 10.692 permohonan HKI. Sementara itu, hanya dalam tiga bulan pertama tahun 2026, angka permohonan telah mencapai 5.003. Lonjakan ini menjadi indikator kuat meningkatnya kepercayaan publik terhadap sistem perlindungan karya, sekaligus bukti keberhasilan edukasi dan sosialisasi yang masif.

Sebanyak 126 sertifikat HKI diserahkan dalam kesempatan tersebut, mencerminkan sinergi solid antara pemerintah kabupaten/kota se-Bali, Pemerintah Provinsi Bali, hingga pemerintah pusat. Dalam suasana penuh apresiasi, penyerahan simbolis dilakukan langsung oleh Megawati Soekarnoputri, didampingi Gubernur Wayan Koster, kepada para penerima dari berbagai bidang, mulai dari hak cipta, merek, hingga ekspresi budaya tradisional dan indikasi geografis.

Sejumlah karya yang menerima pengakuan HKI di antaranya “Gerakan Bangkit Hak Kekayaan Intelektual Bangli Bisa (GERBANG HAKI BISA)”, “Lukisan Gaya Batuan Gianyar Bali”, “Entil Sanda Tabanan”, hingga karya seni seperti “Tari Spirit of Janger” dan “Seni Motif Cedo Putrimas”. Tak hanya itu, kekayaan budaya Bali juga mendapat penguatan hukum melalui pencatatan “Ogoh-Ogoh”, “Tenun Cepuk Tanglad Nusa Penida”, hingga “Jegog Jembrana” sebagai bagian dari identitas budaya yang dilindungi.

Bagi Gubernur Wayan Koster, perlindungan HKI bukan sekadar aspek legalitas, melainkan bagian dari upaya menjaga roh kebudayaan Bali. Dengan adanya pencatatan resmi, karya-karya masyarakat tidak hanya terlindungi dari ancaman pembajakan, tetapi juga memiliki nilai tambah secara ekonomi. Produk budaya dan kreativitas lokal pun memiliki peluang lebih luas untuk menembus pasar global, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pencipta.

“Melalui pelindungan HKI, kita tidak hanya melestarikan warisan budaya, tetapi juga memberikan penghargaan yang layak kepada para penciptanya,” menjadi semangat yang tercermin dalam keseluruhan rangkaian acara tersebut.

Penyerahan sertifikat juga melibatkan Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas serta Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Arif Satria, yang turut menyerahkan HKI kepada berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, komunitas adat, hingga individu inovator. Serta turut dihadiri Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta.

Mengakhiri rangkaian kegiatan, Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas, beserta sejumlah rombongan lainnya, meninjau pameran UMKM berbasis kekayaan intelektual di lokasi acara. Di sana, beragam produk lokal ditampilkan, menjadi bukti nyata bahwa perlindungan HKI mampu menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi kreatif Bali.

Di tengah arus globalisasi yang kian deras, langkah strategis yang dikawal Gubernur Wayan Koster ini menjadi penegasan bahwa Bali tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga menguatkannya melalui perlindungan hukum yang modern, sebuah perpaduan antara warisan leluhur dan masa depan yang kuat dimata hukum.(rd)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sertifikasi Halal Jadi Kunci UMKM Bali Naik Kelas, Target 80 Persen Pelaku Usaha

    Sertifikasi Halal Jadi Kunci UMKM Bali Naik Kelas, Target 80 Persen Pelaku Usaha

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR — Pendampingan legalitas dan sertifikasi halal bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu langkah strategis untuk mendorong pelaku usaha di Bali naik kelas sekaligus memperluas pasar pariwisata. Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Pendampingan Legalitas dan Sertifikasi Halal (PLSH) UMKM Tahun 2026 yang berlangsung di Wistara Bali, Senin (5/10/2026). Kegiatan tersebut […]

  • Kapendam IX/Udayana Tanggapi Video Viral Terkait Pelayanan RSAD Bima, Tegaskan Tidak Ada Penolakan Pasien.

    Kapendam IX/Udayana Tanggapi Video Viral Terkait Pelayanan RSAD Bima, Tegaskan Tidak Ada Penolakan Pasien.

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DENPASAR, MataKompas.com – Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana, Kolonel Inf Widi Rahman, S.H., M.Si, memberikan tanggapan resmi terkait beredarnya video viral di media sosial yang menuding adanya penolakan pelayanan terhadap pasien di Rumkit Tk IV/Bima. Kapendam menegaskan bahwa informasi yang beredar perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat. Kapendam menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan dari […]

  • HUT Kejaksaan ke 81, Kejati Jateng Janji Lanjutkan Perjuangan Tegakkan Keadilan

    HUT Kejaksaan ke 81, Kejati Jateng Janji Lanjutkan Perjuangan Tegakkan Keadilan

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Matacompas.com Semarang – Suasana haru menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal, Semarang, Selasa (1/9/2026). Jajaran besar keluarga besar Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah berkumpul di tempat bersejarah ini, bukan sekadar untuk melaksanakan seremonial peringatan, melainkan untuk merenung, berjanji, dan mengambil kembali semangat luhur perjuangan dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia yang ke-81. Kegiatan […]

  • Polsek Babakan Polresta Cirebon Amankan 2 Pelaku Hendak Tawuran Konten melalui Medsos

    Polsek Babakan Polresta Cirebon Amankan 2 Pelaku Hendak Tawuran Konten melalui Medsos

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos com – Polsek Babakan Polresta Cirebon mengamankan dua orang diduga pelaku yang hendak melakukan aksi tawuran konten melalui medsos di Jalan Gili Asmat belakang Pabrik Gula Babakan Desa Kudukeras Kec. Babakan Kab. Cirebon pada Rabu (15/1/2025) sekitar jam 02.20 WIB. Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kapolsek Babakan, AKP Sugiharto, […]

  • Wagub Bali Nyoman Giri Prasta Ngayah dalam Rangkaian Karya di Pura Puseh Desa Adat Kuta

    Wagub Bali Nyoman Giri Prasta Ngayah dalam Rangkaian Karya di Pura Puseh Desa Adat Kuta

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta menghadiri sekaligus ngayah dalam rangkaian karya di Pura Puseh Desa Adat Kuta, Jumat (6/3). Kehadiran Wagub Bali tersebut menjadi bagian dari prosesi sakral yang dilaksanakan krama desa adat setempat. Dalam kesempatan itu, Giri Prasta menegaskan pentingnya dukungan pemerintah terhadap keberlangsungan kegiatan adat dan keagamaan masyarakat Hindu […]

  • Komisi II DPR RI Soroti Efisiensi Anggaran Kemendagri Untuk Daerah

    Komisi II DPR RI Soroti Efisiensi Anggaran Kemendagri Untuk Daerah

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf buka suara tentang efisiensi anggaran apa saja yang sudah dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengenai himbauan kepada pemerintah daerah terutama untuk kawan-kawan kita ini yang sedang menanti formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK-red). Karena, kata Dede Yusuf, sampai saat ini masih banyak […]

expand_less