Breaking News
light_mode
Trending Tags

Progres Tahap II Turyapada Tower Capai 45 Persen, Gubernur Koster Tekankan Mutu dan Ketepatan Waktu

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BULELENG, Matakompas.com — Gubernur Bali Wayan Koster meninjau langsung progres pembangunan tahap kedua Turyapada Tower pada Minggu (5/4). Dalam kunjungan tersebut, Koster melihat sejumlah titik pekerjaan, mulai dari kawasan komunal, lintasan dan terminal gondola, hingga area pendukung seperti glamping, ruang pameran, dan museum telekomunikasi.

Perhatian khusus diberikan pada penataan lanskap, termasuk jalur menuju area parkir serta konektivitas antara terminal dan ruang tunggu gondola. Koster menegaskan pentingnya konsistensi penggunaan material berkualitas tinggi dalam seluruh elemen pembangunan plus pemanfaatan spesies bunga dan tumbuhan lokal untuk menghias seputar kawasan.

“Harus konsisten dengan bahan berkualitas. Kita rancang dengan bagus, maka tower ini akan jauh lebih unggul dibandingkan yang lain di dunia,” ujarnya.

Saat ini, progres pembangunan tahap kedua telah mencapai 45 persen. Koster menargetkan seluruh pekerjaan konstruksi rampung pada akhir November 2026, dilanjutkan dengan tahap perapian dan persiapan peresmian pada Desember.

Ia menekankan bahwa proyek ini tidak boleh mengalami penurunan spesifikasi teknis.

 “Saya minta tepat waktu, tapi tidak boleh menurunkan mutu. Ini bukan bangunan biasa, melainkan ikon. Penataannya tidak bisa standar,” kata Koster.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Ketua DPRD Bali Dewa Mahadnyana, yang berharap masyarakat Buleleng sebagai tuan rumah dapat merasakan manfaat langsung dari keberadaan kawasan ini. Ia mengusulkan adanya hari tertentu dengan akses gratis bagi warga lokal secara bergiliran.

Sejumlah pejabat daerah juga mendampingi, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Kepala Dinas Kominfos Bali, serta Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali.

Sebagai proyek strategis di Bali utara, Turyapada Tower dirancang sebagai menara multifungsi yang memadukan teknologi komunikasi dengan pariwisata. Selain berfungsi sebagai pemancar siaran TV digital, internet, dan radio komunitas, kawasan ini juga dikembangkan sebagai destinasi wisata edukatif.

Fasilitas yang disiapkan mencakup planetarium, skywalk, jembatan kaca, restoran putar di badan menara, serta restoran statis. Terdapat pula museum keunggulan kebudayaan Bali dan laboratorium pendidikan sebagai wahana edukasi.

Di area luar, pengunjung akan disuguhi kebun bunga, kebun buah, taman bermain anak, serta wahana outbound seperti flying fox. Untuk menunjang akses, disediakan area parkir seluas sekitar satu hektare dan gondola sepanjang 1,4 kilometer yang menghubungkan parkir dengan menara.

Kawasan ini juga dilengkapi pusat UMKM guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta gedung konvensi yang menyasar pasar wisata MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition). Dengan konsep “wisata di atas awan”, Turyapada Tower diharapkan menjadi ikon baru pariwisata Bali berkelas dunia.(*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Langgar Tata Tertib DPRD? Pansus TRAP Siapkan Laporan ke Badan Kehormatan, Sinyal Konflik Internal Makin Memanas

    Langgar Tata Tertib DPRD? Pansus TRAP Siapkan Laporan ke Badan Kehormatan, Sinyal Konflik Internal Makin Memanas

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 31
    • 0Komentar

    DENPASAR – Polemik penarikan anggota Fraksi Golkar dari Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali memasuki babak baru. Jika hasil pembahasan internal DPRD menyatakan surat penarikan tersebut tidak sesuai dengan Tata Tertib (Tatib) DPRD Provinsi Bali dan dinyatakan tidak sah, Pansus TRAP memastikan akan membawa persoalan itu ke Badan […]

  • Mobil ODOL Jadi Masalah, Cerminan Buruknya Sistem Logistik Nasional

    Mobil ODOL Jadi Masalah, Cerminan Buruknya Sistem Logistik Nasional

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Permasalahan menahun terkait Truk Over Dimension Over Loading (ODOL) menjadi isu kompleks di Indonesia yang belum terselesaikan hingga saat ini. Hal tersebut karena melibatkan dimensi keselamatan jalan, kerusakan infrastruktur, perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja. Pemerintah, melalui kebijakan “Zero ODOL” yang direncanakan berlaku penuh pada 2026, menyoroti truk ODOL sebagai penyebab kerugian negara […]

  • Rumah Bos Bakso, Disantroni Maling di Siang Bolong

    Rumah Bos Bakso, Disantroni Maling di Siang Bolong

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.145
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Kejahatan bisa terjadi dimana saja, kapan saja dan dalam kondisi apapun. Dibulan Ramadhan yang suci ini seseorang yang sudah mempunyai niat jahat tidak mengenal waktu dan situasi. Meskipun situasi di siang hari sekitar pukul 10:30 WIB, Kamis (13/03/2025) maling berhasil menggasak perhiasan emas dan uang belasan juta rupiah milik Mas Tenno (40) […]

  • Panas di DPRD Bali! Pansus TRAP Semprot Wakil Ketua Dewan: “Hukum Jangan Pakai Perasaan”

    Panas di DPRD Bali! Pansus TRAP Semprot Wakil Ketua Dewan: “Hukum Jangan Pakai Perasaan”

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    DENPASAR — Polemik proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali kembali memanaskan situasi politik di Bali. Kali ini, ketegangan terbuka terjadi di internal DPRD Bali setelah pernyataan Wakil Ketua I DPRD Bali, Desel Astawa, dinilai menghambat langkah Panitia Khusus (Pansus) TRAP DPRD Bali dalam menindak dugaan pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) di kawasan proyek yang dikelola […]

  • Kasus SPBU di Atas Sungai Jadi Cermin Lemahnya Pengawasan, Gede Harja Astawa: Pelanggar Tata Ruang Tindak Tegas 

    Kasus SPBU di Atas Sungai Jadi Cermin Lemahnya Pengawasan, Gede Harja Astawa: Pelanggar Tata Ruang Tindak Tegas 

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Kasus dugaan pelanggaran tata ruang berupa pembangunan SPBU di atas aliran sungai di kawasan Pemogan, Denpasar, memantik perhatian serius dari Ketua Fraksi Gerindra–PSI DPRD Provinsi Bali, Gede Harja Astawa. Ia menilai kasus ini bukan sekadar kelalaian teknis, melainkan cerminan lemahnya sistem pengawasan dan penerapan aturan di lapangan. Menurut Harja, pelanggaran seperti ini […]

  • Gawat, Kasus Silfester Matutina Sudah Inkracht Sejak 2019 Kini Heboh Lagi

    Gawat, Kasus Silfester Matutina Sudah Inkracht Sejak 2019 Kini Heboh Lagi

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Banyak keanehan dalam sejumlah kasus atau perkara yang ditangani Jaksa di era Joko Widodo. Salah satunya, kasus yang melibatkan Silfester Matutina yang merupakan Relawan Jokowi. Perkara ini mencuat lagi di era Presiden Prabowo Subianto ini, padahal, kasus Silfester Matutina itu sudah inkracht atau berkekuatan hukum tetap segera dieksekusi sejak tahun 2019 lalu. […]

expand_less