Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Somvir: Jangan Saling Menyalahkan, Saatnya Benahi Tata Ruang Bali Bersama

Somvir: Jangan Saling Menyalahkan, Saatnya Benahi Tata Ruang Bali Bersama

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com — Isu krusial mengenai masa depan tata ruang Pulau Dewata kembali mencuat ke ruang publik. Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mengangkat tema strategis “Siapa Pengendali Tata Ruang Bali: Pemerintah atau Investor?” dalam diskusi publik yang digelar Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali, Sabtu (11/4/2026).

Diskusi yang berlangsung di Gedung Merdeka Warmadewa College ini menghadirkan sejumlah narasumber penting, di antaranya Anggota DPR RI Dapil Bali I Nyoman Parta, Ketua Pansus TRAP DPRD Bali I Made Supartha, Wakil Sekretaris Pansus TRAP DPRD Bali Dr Somvir, akademisi Fakultas Hukum Warmadewa I Wayan Rideng, serta perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Bali I Made Herman Susanto. Diskusi dipandu oleh moderator Dr Rhesa Anggara.

Dalam forum tersebut, Wakil Sekretaris Pansus TRAP, Dr Somvir, menekankan pentingnya sikap konstruktif dalam menyikapi berbagai persoalan tata ruang di Bali. Ia menyampaikan bahwa kritik terhadap pemerintah, termasuk Gubernur Bali Wayan Koster, perlu ditempatkan secara proporsional.

“Kalau kita mau kritik itu mudah, tetapi kami memilih untuk membantu. Karena ini salah satu pemimpin yang punya kepedulian terhadap Bali. Yang kita lakukan adalah memberikan solusi,” ujarnya.

Somvir juga menegaskan bahwa Pansus TRAP telah bekerja secara serius dengan melibatkan berbagai kalangan akademisi, termasuk dari Universitas Udayana dan sejumlah pakar lainnya. Berbagai rekomendasi telah disusun secara komprehensif, namun implementasinya tetap menjadi tanggung jawab pemerintah.

“Rekomendasi sudah kami buat bersama para ahli. Sekarang tinggal bagaimana itu diterapkan oleh pemerintah,” tegasnya.

Ia juga menyoroti persoalan perizinan dan tata kelola investasi yang dinilai belum tertata secara optimal. Menurutnya, persoalan yang muncul saat ini bukan semata kesalahan masyarakat atau investor, melainkan bagian dari sistem kebijakan yang perlu dibenahi.

“Pemerintah yang membuat regulasi. Jadi jangan semua kesalahan dibebankan kepada masyarakat atau investor,” tambahnya.

Lebih lanjut, Somvir mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu 2021 hingga 2025, Bali menerima investasi mencapai Rp123 triliun. Namun, besarnya angka tersebut belum sepenuhnya berbanding lurus dengan kualitas penataan ruang dan infrastruktur di lapangan.

“Kalau investasi sebesar itu ditata dengan baik, seharusnya kondisi Bali tidak seperti sekarang. Kemacetan masih terjadi, bahkan kita sering harus memilih jalan agar tidak terlihat buruk di hadapan tamu,” ungkapnya.

Meski demikian, ia tetap optimistis Bali mampu keluar dari berbagai persoalan tersebut. Ia mengajak seluruh pihak, termasuk generasi muda dan masyarakat, untuk tetap peduli dan berkontribusi dalam menjaga Bali.

“Bali masih produktif, masih banyak yang peduli. Jangan kecewa, kita harus optimis Bali akan kembali menjadi pulau surga seperti yang kita harapkan,” tutupnya.

Diskusi ini menjadi ruang refleksi bersama bahwa masa depan tata ruang Bali tidak hanya ditentukan oleh kebijakan, tetapi juga oleh sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku investasi dalam menjaga keseimbangan pembangunan dan kelestarian lingkungan. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek Jalan Hauling Tanpa AMDAL Ilegal, Harus Diperiksa

    Proyek Jalan Hauling Tanpa AMDAL Ilegal, Harus Diperiksa

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Proyek jalan khusus (hauling) batu bara yang digarap oleh PT PT Levi Bersaudara Abadi di Lahat, Sumatera Selatan, dinilai tidak sah atau ilegal karena sudah dibangun meski belum memiliki dokumen AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan). Menurut pakar lingkungan hidup Dr. Elviriadi, pembangunan proyek infrastruktur tambang tanpa AMDAL jelas melanggar Undang-Undang Nomor 32 Tahun […]

  • Aktivis Dorong Budi Djiwandono Maju Caketum Pengurus Nasional Karang Taruna

    Aktivis Dorong Budi Djiwandono Maju Caketum Pengurus Nasional Karang Taruna

    • calendar_month Minggu, 9 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Dukungan dari aktivis terus mengalir kepada Ketua Fraksi DPR RI dari Partai Gerindra Budisatrio Djiwandono atau yang dikenal Budi Djiwandono untuk maju sebagai calon Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) periode 2025-2030. Ketua Umum DPN Peradah Indonesia I Gede Ariawan menyambut baik dengan munculnya nama Budi Djiwandono yang layak menjadi ketua […]

  • ICCB Bali Mangkrak 22 Tahun, Dr. Somvir Ungkap Hubungan Istimewa Indonesia-India Ingatkan Peran Besar Biju Patnaik Selamatkan Tokoh RI Tembus Blokade Agresi Belanda

    ICCB Bali Mangkrak 22 Tahun, Dr. Somvir Ungkap Hubungan Istimewa Indonesia-India Ingatkan Peran Besar Biju Patnaik Selamatkan Tokoh RI Tembus Blokade Agresi Belanda

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    DENPASAR – Rencana pembangunan India Cultural Centre Bali (ICCB) di kawasan Renon, Denpasar kembali menjadi perhatian publik, setelah aset tanah milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali disebut belum terealisasi selama 22 tahun. Tokoh Masyarakat Bali, Dr. Somvir mengingatkan pentingnya penyelesaian proyek tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap hubungan historis Indonesia dan India. Dr. Somvir mengungkapkan hubungan Indonesia […]

  • Liga AAFI Sumut Bergulir, Arya Bakar Semangat Peserta

    Liga AAFI Sumut Bergulir, Arya Bakar Semangat Peserta

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 968
    • 0Komentar

    Medan – Liga Asosiasi Akademi Futsal Indonesia (AAFI) Sumatera Utara resmi bergulir. Ada 80 tim dari berbagai akademi futsal diSumatera Utara 80 tim tersebut dibagi dua kategori umur, yakni U-16 (40 tim) dan U-13 (40 tim). Kegiatan yang digelar di Gor Disporasu dimulai sejak, Minggu (7/4) dan dibuka Plt Asprov PSSI Sumut Arya Sinulingga. Dalam […]

  • Dispora Bengkulu Dukung Penuh Pelaksanaan MUSPROV PBVSI 2025

    Dispora Bengkulu Dukung Penuh Pelaksanaan MUSPROV PBVSI 2025

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 95
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga ( Dispora ) Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, S.Sos. , menghadiri Musyawarah Provinsi (MUSPROV) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia ( PBVSI ) tahun 2025 yang digelar di Aula Ditlantas Polda Bengkulu , Jumat (28/2/2025). MUSPROV PBVSI menjadi forum tertinggi dalam menentukan kebijakan strategi organisasi sekaligus memilih kepengurusan […]

  • Pererat Silaturahmi, Satgas Yonarmed 11 Kostrad Sholat Juma’t Bersama Warga

    Pererat Silaturahmi, Satgas Yonarmed 11 Kostrad Sholat Juma’t Bersama Warga

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM — Dalam upaya mempererat silaturahmi dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 11 Kostrad Pos Sei Ular melaksanakan ibadah Sholat Jumat berjamaah bersama masyarakat di Masjid Al Ikhlas, Desa Sekaduyan Taka, Kecamatan Sei Manggaris, Kabupaten Nunukan. Kegiatan ibadah rutin ini menjadi salah satu sarana efektif Satgas dalam menjalankan fungsi pembinaan teritorial […]

expand_less