Breaking News
light_mode
Trending Tags

Mengakhiri Warisan 1984: Ketegasan Koster Menutup Luka Lama TPA Suwung

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR , Matakompas.com — Selama lebih dari empat dekade, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung menjadi simbol persoalan klasik Bali yang tak kunjung terselesaikan. Sejak mulai beroperasi pada 1984, gunungan sampah di kawasan ini terus membesar, seolah menjadi warisan masalah lintas generasi yang tak tersentuh solusi nyata.

Namun, di era kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster, sejarah panjang itu akhirnya menemukan titik balik.

Dengan keberanian mengambil keputusan yang tidak populer, Koster tampil memutus rantai persoalan yang selama ini dibiarkan berlarut-larut. Ia tidak sekadar mengelola, tetapi memilih untuk mengakhiri sistem lama yang terbukti gagal.

Langkah strategis itu ditandai dengan kebijakan tegas: menutup TPA Suwung secara permanen dan menghentikan praktik open dumping yang selama ini menjadi sumber pencemaran lingkungan. Bahkan, keputusan ini bukan tanpa risiko, mengingat sistem lama tersebut telah berjalan puluhan tahun dan melibatkan banyak kepentingan.

Koster memahami betul bahwa mempertahankan status quo hanya akan memperparah krisis. TPA Suwung bahkan dinilai melanggar aturan lingkungan dan berpotensi menimbulkan dampak serius, termasuk pencemaran akibat air lindi yang membahayakan ekosistem dan kesehatan masyarakat.

Karena itu, pendekatan yang diambil tidak setengah hati.

Ia mendorong transformasi besar menuju pengelolaan sampah berbasis sumber, dengan melibatkan masyarakat dari tingkat rumah tangga hingga desa adat. Kebijakan ini dipadukan dengan pembatasan ketat terhadap jenis sampah yang boleh masuk ke TPA, sebagai bagian dari strategi mengurangi ketergantungan terhadap sistem pembuangan akhir.

Tak hanya itu, Koster juga menetapkan tenggat jelas penutupan TPA Suwung—sebuah langkah konkret yang selama ini tidak pernah benar-benar diwujudkan oleh kepemimpinan sebelumnya. Pemerintah daerah bahkan diminta menghentikan pengiriman sampah ke lokasi tersebut dan segera beralih ke sistem pengolahan mandiri.

Keputusan ini memang tidak mudah.

Di lapangan, dinamika dan resistensi sempat muncul, mulai dari protes hingga adaptasi yang belum sepenuhnya siap. Namun, di tengah tantangan tersebut, Koster tetap konsisten. Baginya, penyelesaian persoalan sampah bukan lagi pilihan, melainkan keharusan demi menjaga masa depan Bali.

Lebih jauh, langkah ini juga menjadi sinyal kuat bahwa tata kelola lingkungan di Bali sedang berbenah. Penanganan kasus hukum yang menyeret pengelolaan TPA Suwung di masa lalu justru mempertegas urgensi perubahan sistem yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Kini, penutupan TPA Suwung bukan hanya tentang menghentikan aktivitas pembuangan sampah. Ia menjadi simbol transformasi—bahwa Bali berani keluar dari pola lama menuju tata kelola lingkungan yang lebih modern, berbudaya, dan berkelanjutan.

Apa yang dilakukan Gubernur Wayan Koster adalah sebuah langkah berani: menyelesaikan masalah lama yang diwariskan sejak 1984, sekaligus meletakkan fondasi baru bagi masa depan Bali yang lebih bersih.

Dan untuk pertama kalinya, harapan itu tidak lagi sekadar wacana. (Van/Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaksa Masuk Pesantren, Komitmen Kajari Kabupaten Cirebon Untuk Santri dan Masyarakat.

    Jaksa Masuk Pesantren, Komitmen Kajari Kabupaten Cirebon Untuk Santri dan Masyarakat.

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 319
    • 0Komentar

    CIREBON JarrakPos.Com-Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Cirebon menggelar program “Jaksa Bakti Pesantren” di Pondok Pesantren Al-Bahjah, Cirebon, Jumat (14/2/2025). Kegiatan perdana ini merupakan wujud kepedulian Kejaksaan terhadap pesantren. Sekaligus bentuk nyata pelayanan hukum bagi masyarakat, khususnya para santri. Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon, Yudhi Kurniawan, menegaskan bahwa program ini bertujuan mempererat hubungan antara Kejaksaan dengan komunitas […]

  • Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali Dukung Raperda Penambahan Modal BPD Bali

    Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali Dukung Raperda Penambahan Modal BPD Bali

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali secara resmi menyatakan dukungannya terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai Penambahan Penyertaan Modal Daerah kepada PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapasitas fiskal sekaligus mempertegas peran bank daerah sebagai mitra pembangunan masyarakat Bali. Pandangan umum fraksi yang dipimpin […]

  • Dukung Sport Tourism, Gubernur Koster Dorong Run ASITA Bali jadi Agenda Tahunan

    Dukung Sport Tourism, Gubernur Koster Dorong Run ASITA Bali jadi Agenda Tahunan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Bali di Jayasabha, Denpasar, Senin (6/4). Pertemuan tersebut membahas rencana pengembangan sport tourism melalui ajang lari bertajuk “road to 100 tahun pariwisata Bali”. Ketua DPD ASITA Bali I Putu Winastra menyampaikan bahwa pihaknya tengah menyiapkan kegiatan fun […]

  • Dari Sengketa Lahan ke Isu Negara, RDP Jadi Penentu Nasib Pura di Jimbaran

    Dari Sengketa Lahan ke Isu Negara, RDP Jadi Penentu Nasib Pura di Jimbaran

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mulai mengambil peran lebih tegas dalam konflik antara krama adat Jimbaran dan PT Jimbaran Hijau. Persoalan yang semula dianggap sengketa lahan kini berkembang menjadi isu strategis menyangkut perlindungan kawasan suci, hak krama adat serta wibawa negara dalam mengatur investasi. Langkah Gubernur Bali Wayan Koster mempersiapkan Rapat Dengar Pendapat […]

  • Program MBG di Jawa Barat Masih Wacana, Segera Realisasikan Dapur Sekolah

    Program MBG di Jawa Barat Masih Wacana, Segera Realisasikan Dapur Sekolah

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Provinsi Jawa Barat dengan 26 kabupaten/kota yang ada menargetkan membangun sebanyak 4.600 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Untuk mewujudkan hal tersebut pemerintah provinsi telah melakukan MoU dengan pemerintah kabupaten/kota. Menurut Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan beberapa waktu lalu, dari 4,600 dapur MBG yang bakal dibangun di Jawa Barat, sudah dimulai pengerjaanya […]

  • Wayan Koster Paparkan Strategi Besar Bali di DPR RI, Infrastruktur Jadi Kunci Jaga Daya Saing Pariwisata

    Wayan Koster Paparkan Strategi Besar Bali di DPR RI, Infrastruktur Jadi Kunci Jaga Daya Saing Pariwisata

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    JAKARTA, Matakompas.com – Gubernur Bali, Wayan Koster, memaparkan secara komprehensif arah pembangunan Pulau Dewata dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat Komisi V DPR RI bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perhubungan, Rabu (8/4/2026). Dalam forum yang dipimpin Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, tersebut, Koster menegaskan posisi strategis Bali sebagai destinasi pariwisata kelas dunia […]

expand_less