Breaking News
light_mode
Trending Tags

Mengakhiri Warisan 1984: Ketegasan Koster Menutup Luka Lama TPA Suwung

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR , Matakompas.com — Selama lebih dari empat dekade, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung menjadi simbol persoalan klasik Bali yang tak kunjung terselesaikan. Sejak mulai beroperasi pada 1984, gunungan sampah di kawasan ini terus membesar, seolah menjadi warisan masalah lintas generasi yang tak tersentuh solusi nyata.

Namun, di era kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster, sejarah panjang itu akhirnya menemukan titik balik.

Dengan keberanian mengambil keputusan yang tidak populer, Koster tampil memutus rantai persoalan yang selama ini dibiarkan berlarut-larut. Ia tidak sekadar mengelola, tetapi memilih untuk mengakhiri sistem lama yang terbukti gagal.

Langkah strategis itu ditandai dengan kebijakan tegas: menutup TPA Suwung secara permanen dan menghentikan praktik open dumping yang selama ini menjadi sumber pencemaran lingkungan. Bahkan, keputusan ini bukan tanpa risiko, mengingat sistem lama tersebut telah berjalan puluhan tahun dan melibatkan banyak kepentingan.

Koster memahami betul bahwa mempertahankan status quo hanya akan memperparah krisis. TPA Suwung bahkan dinilai melanggar aturan lingkungan dan berpotensi menimbulkan dampak serius, termasuk pencemaran akibat air lindi yang membahayakan ekosistem dan kesehatan masyarakat.

Karena itu, pendekatan yang diambil tidak setengah hati.

Ia mendorong transformasi besar menuju pengelolaan sampah berbasis sumber, dengan melibatkan masyarakat dari tingkat rumah tangga hingga desa adat. Kebijakan ini dipadukan dengan pembatasan ketat terhadap jenis sampah yang boleh masuk ke TPA, sebagai bagian dari strategi mengurangi ketergantungan terhadap sistem pembuangan akhir.

Tak hanya itu, Koster juga menetapkan tenggat jelas penutupan TPA Suwung—sebuah langkah konkret yang selama ini tidak pernah benar-benar diwujudkan oleh kepemimpinan sebelumnya. Pemerintah daerah bahkan diminta menghentikan pengiriman sampah ke lokasi tersebut dan segera beralih ke sistem pengolahan mandiri.

Keputusan ini memang tidak mudah.

Di lapangan, dinamika dan resistensi sempat muncul, mulai dari protes hingga adaptasi yang belum sepenuhnya siap. Namun, di tengah tantangan tersebut, Koster tetap konsisten. Baginya, penyelesaian persoalan sampah bukan lagi pilihan, melainkan keharusan demi menjaga masa depan Bali.

Lebih jauh, langkah ini juga menjadi sinyal kuat bahwa tata kelola lingkungan di Bali sedang berbenah. Penanganan kasus hukum yang menyeret pengelolaan TPA Suwung di masa lalu justru mempertegas urgensi perubahan sistem yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Kini, penutupan TPA Suwung bukan hanya tentang menghentikan aktivitas pembuangan sampah. Ia menjadi simbol transformasi—bahwa Bali berani keluar dari pola lama menuju tata kelola lingkungan yang lebih modern, berbudaya, dan berkelanjutan.

Apa yang dilakukan Gubernur Wayan Koster adalah sebuah langkah berani: menyelesaikan masalah lama yang diwariskan sejak 1984, sekaligus meletakkan fondasi baru bagi masa depan Bali yang lebih bersih.

Dan untuk pertama kalinya, harapan itu tidak lagi sekadar wacana. (Van/Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gung Cok Warning Keras Soal Hibah Pemprov Bali: APBD Jangan Cuma Jadi Formalitas Anggaran

    Gung Cok Warning Keras Soal Hibah Pemprov Bali: APBD Jangan Cuma Jadi Formalitas Anggaran

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 27
    • 0Komentar

    DENPASAR — Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali, Anak Agung Bagus Tri Candra Arka alias Gung Cok, melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan belanja hibah Pemerintah Provinsi Bali dalam APBD 2026. Gung Cok mengingatkan pemerintah daerah agar anggaran hibah tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan untuk memenuhi daftar usulan kelompok atau lembaga penerima. Menurutnya, setiap rupiah yang bersumber […]

  • Buka Rakerda Satpol PP se-Bali, Sekda Dewa Indra Dorong Penguatan Deteksi Dini Gangguan Trantibumlinmas

    Buka Rakerda Satpol PP se-Bali, Sekda Dewa Indra Dorong Penguatan Deteksi Dini Gangguan Trantibumlinmas

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 28
    • 0Komentar

    DENPASAR – Sekretaris Daerah Provinsi Bali, I Dewa Made Indra, mendorong penguatan deteksi dini gangguan ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (trantibumlinmas) dalam pelaksanaan tugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Bali. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Satpol PP Kabupaten/Kota se-Bali di Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Denpasar, […]

  • Kanwil Kemenkum Jabar Perkuat Sinergi Lindungi Kekayaan Intelektual Komunal Kota Bandung

    Kanwil Kemenkum Jabar Perkuat Sinergi Lindungi Kekayaan Intelektual Komunal Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. BANDUNG – Kanwil Kementerian Hukum (Kemenkum) Jawa Barat menggandeng Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung untuk mengidentifikasi dan melindungi potensi Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) di wilayah tersebut. Langkah ini bertujuan memastikan warisan budaya lokal tidak hanya terlestarikan tetapi juga memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat. Kepala Bidang Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Jabar, […]

  • Demokrat Badung Gelar Jalan Sehat dan Lomba Rakyat, Made Sunarta: Bersama Rakyat, Demokrat Semakin Kuat

    Demokrat Badung Gelar Jalan Sehat dan Lomba Rakyat, Made Sunarta: Bersama Rakyat, Demokrat Semakin Kuat

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BADUNG – Semangat kebersamaan dan kegembiraan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Badung. Ribuan masyarakat bersama kader dan simpatisan mengikuti kegiatan Jalan Sehat dan Lomba Rakyat Berhadiah yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Badung di Lapangan Umum Kelurahan Abianbase, Kecamatan Kuta […]

  • HPN Tahun 2025, Wartawan Magelang Raya Gelar Silaturahmi dan Bhakti Sosial

    HPN Tahun 2025, Wartawan Magelang Raya Gelar Silaturahmi dan Bhakti Sosial

    • calendar_month Minggu, 9 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG, JARRAKPOS.COM – Peringati hari pers Nasional (HPN) Tahun 2025, beberapa wartawan di wilayah Kabupaten dan Kota Magelang (Magelang Raya) dari naungan Persatuan Pewarta Nasional (Satu Pena), Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (A-PPI), PWI dan lainya menggelar acara silaturahmi dan bhakti sosial dengan membagikan satu paket alat tulis untuk anak-anak yang masih duduk dibangku sekolah. […]

  • Jangan Marah Kepada Cermin: Pasar Modal, MSCI, dan Keberanian Mengoreksi Diri

    Jangan Marah Kepada Cermin: Pasar Modal, MSCI, dan Keberanian Mengoreksi Diri

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Oleh: Kolier L. Haryanto, Pendiri Peace Café Saya memiliki kursi favorit di ujung Peace Café. Dari sudut itu, saya dapat mengamati hampir semua orang. Ada yang datang tergesa-gesa, menyeruput kopi sambil mata tertuju pada berita di layar ponsel. Ada pula yang duduk santai, membiarkan kopinya agak dingin sebelum menyesapnya kembali. Kopinya sama. Cara menikmatinya berbeda. […]

expand_less