Breaking News
light_mode
Trending Tags

Imigrasi Bentuk Satgas ‘Dharma Dewata’, Bali Diperketat dari Desa hingga Titik Rawan WNA

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com — Upaya memperkuat pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing (WNA) di Bali kini memasuki babak baru. Direktorat Jenderal Imigrasi resmi mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Patroli Imigrasi bertajuk “Dharma Dewata”, Rabu (15/4/2026), sebagai garda taktis dalam menjaga stabilitas dan keamanan Pulau Dewata.

Pengukuhan yang berlangsung di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Renon itu diikuti sekitar 100 personel Imigrasi, serta dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, hingga perangkat daerah Provinsi Bali.

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, menegaskan bahwa pembentukan Satgas ini merupakan langkah strategis dan konkret untuk memastikan Bali tetap aman dan kondusif, terutama sebagai destinasi wisata internasional unggulan.

“Ini adalah bentuk komitmen kami menjaga Bali tetap aman bagi masyarakat dan wisatawan. Pengawasan keimigrasian harus diperkuat seiring tingginya mobilitas orang asing,” ujarnya.

Nama “Dharma Dewata” sendiri mengandung makna filosofis mendalam—dharma sebagai kebenaran atau kebaikan, dan dewata yang merujuk pada Bali. Semangat ini menjadi landasan bagi Satgas untuk bergerak aktif melakukan patroli di titik-titik rawan pelanggaran keimigrasian.

Tak hanya fokus pada pengawasan, Satgas ini juga dibekali kemampuan respons cepat (quick response) dalam menangani berbagai potensi pelanggaran di lapangan. Kehadirannya diharapkan mampu menekan angka pelanggaran hukum oleh WNA sekaligus meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat.

Data terbaru mencatat, sepanjang 1 Januari hingga 12 April 2026, jajaran Imigrasi di Bali telah menjatuhkan 165 tindakan deportasi serta 62 pendetensian terhadap WNA yang melanggar aturan. Angka ini menjadi indikator meningkatnya intensitas pengawasan yang kini semakin diperkuat melalui Satgas Dharma Dewata.

“Operasi pengawasan akan terus kami tingkatkan, baik melalui patroli rutin maupun operasi skala nasional,” tegas Hendarsam.

Menariknya, dalam kesempatan yang sama, Ditjen Imigrasi juga mengukuhkan program Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA). Program ini menjadi pendekatan humanis berbasis komunitas, dengan melibatkan perangkat desa dan tokoh masyarakat dalam pengawasan orang asing.

Jika Satgas Dharma Dewata bergerak secara taktis di lapangan, maka PIMPASA hadir sebagai lini preventif di tingkat desa. Mereka bertugas memberikan edukasi keimigrasian serta menghimpun informasi awal terkait aktivitas WNA di lingkungan masing-masing.

Sinergi antara kedua pendekatan ini diyakini mampu menciptakan sistem pengawasan yang lebih komprehensif—dari tingkat desa hingga kawasan wisata yang padat aktivitas internasional.

“Bali harus tetap ramah bagi wisatawan berkualitas, namun juga tegas terhadap setiap pelanggaran hukum dan norma,” pungkas Hendarsam.

Dengan strategi berlapis ini, Bali tidak hanya menjaga citranya sebagai destinasi dunia, tetapi juga memperkuat kontrol terhadap dinamika global yang masuk ke wilayahnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dihadiri 46 Anggota DPRD, Gubernur Koster Jelaskan Raperda Penyertaan Modal BPD Bali

    Dihadiri 46 Anggota DPRD, Gubernur Koster Jelaskan Raperda Penyertaan Modal BPD Bali

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Gubernur Bali Wayan Koster memberikan penjelasan resmi atas Pandangan Umum (PU) Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Bali terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penambahan Penyertaan Modal Daerah kepada PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali. Penjelasan Gubernur Koster disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-24 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor […]

  • Koster Satukan Kekuatan, PSEL Denpasar Raya Jadi Harapan Baru Atasi Krisis Sampah Bali

    Koster Satukan Kekuatan, PSEL Denpasar Raya Jadi Harapan Baru Atasi Krisis Sampah Bali

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Gubernur Bali, Wayan Koster, menunjukkan langkah tegas dalam menjawab persoalan klasik Pulau Dewata: krisis sampah yang kian mendesak. Melalui penguatan kolaborasi lintas daerah, Koster mendorong percepatan pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Denpasar Raya sebagai solusi jangka panjang yang berkelanjutan. Langkah strategis ini tidak hanya menjadi proyek infrastruktur lingkungan, tetapi juga simbol […]

  • FLH “UNIKU” Teken MoU dengan Royal Botanica Garden Kew Tentang Penelitian Konservasi Tumbuhan Endemik

    FLH “UNIKU” Teken MoU dengan Royal Botanica Garden Kew Tentang Penelitian Konservasi Tumbuhan Endemik

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 251
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Rektor Universitas Kuningan, Prof. Dr. H. Dikdik Harjadi, S.E., M.Si., menandatangani perjanjian kerjasama dengan The Royal Botanica Gardens, KEW, U.K., yang ditanda tangani langsung oleh Deputy Director of Science, Prof. Monique Simmonds. Acara penandatangan ini berlangsung di Ruang Rapat Rektorat lt 2 Kampus I Uniku, pada Senin sore (14/04/2025), dan dihadiri oleh […]

  • Upacara Guru Piduka dan Penanaman Pohon Jadi Simbol Pemulihan Ekosistem di Bangli

    Upacara Guru Piduka dan Penanaman Pohon Jadi Simbol Pemulihan Ekosistem di Bangli

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    BANGLI, Matakompas.com | Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali melaksanakan Upacara Guru Piduka dan penanaman pohon di Taman Wisata Alam (TWA) Penelokan, Kintamani, Bangli, Kamis, 13 November 2025. Kegiatan ini menjadi simbol penghormatan terhadap alam sekaligus bentuk nyata upaya pemulihan ekosistem dengan melibatkan masyarakat adat dan generasi muda. Pelaksanaan kegiatan tersebut juga menandai tahap […]

  • Pemkab: Terima Kasih CihldFund dan Cita Madani, Peduli Kesehatan Ibu dan Anak di TTS

    Pemkab: Terima Kasih CihldFund dan Cita Madani, Peduli Kesehatan Ibu dan Anak di TTS

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 887
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- “Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) menyampaikan terima kasih yang tulus kepada lembaga ChildFund International di Indonesia bersama Yayasan Cita Masyarakat Madani (Cita Madani) yang sudah mau membantu pemerintah yang berfokus pada kesehatan ibu dan anak,” ucap Asisten III Setda TTS, Agnes L. S. Fobia mewakili Bupati dalam sambutan saat membuka […]

  • Soal Aksi Demo Wayan Bulat CS, PT JH Selamatkan Uang Negara, Bukan Halangi Ibadah

    Soal Aksi Demo Wayan Bulat CS, PT JH Selamatkan Uang Negara, Bukan Halangi Ibadah

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Sekitar 50 warga yang mengatasnamakan masyarakat Desa Adat Jimbaran melakukan aksi penyampaian aspirasi di Gedung DPRD Provinsi Bali, Rabu (5/11/2025). Mereka diterima langsung oleh Anggota Pansus Tata Ruang dan Perjanjian DPRD Bali I Ketut Tama Tenaya, didampingi Anggota DPRD Badung I Wayan Luwir Wiana yang memfasilitasi pertemuan ini, serta sejumlah staf ahli […]

expand_less