Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pemprov Bali Unggul Sementara, Gugatan Lift Kaca Kelingking ‘Rontok’ di Tahap Awal

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com — Pemerintah Provinsi Bali mencatat “keunggulan sementara” dalam sengketa proyek lift kaca di kawasan Kelingking Beach, Nusa Penida. Gugatan yang dilayangkan pihak investor resmi dicabut sebelum memasuki pokok perkara, menandai babak awal yang berpihak pada pemerintah.

Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Bali, Ngurah Satria Wardana, menegaskan bahwa perkara tersebut bahkan belum sempat menyentuh substansi. Proses masih berada pada tahap awal atau dismissal process, yakni fase pemeriksaan administratif oleh majelis hakim di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Dalam tahap ini, hakim hanya menilai kelengkapan formal gugatan, termasuk legal standing penggugat dan keabsahan dokumen yang diajukan. Hasilnya, ditemukan sejumlah kekurangan mendasar—salah satunya surat kuasa yang dinilai tidak sah karena tidak ditandatangani oleh pihak berwenang di perusahaan.

Kondisi tersebut membuat gugatan dinilai belum layak untuk dilanjutkan. Meski telah diberikan kesempatan untuk memperbaiki, pihak penggugat gagal memenuhi persyaratan hingga batas waktu yang ditentukan. Akhirnya, gugatan pun dicabut secara sukarela oleh penggugat sebelum berlanjut ke tahap pembahasan substansi.

“Ini bukan gugatan yang digugurkan pengadilan, melainkan dicabut karena syarat formil belum terpenuhi,” tegas Satria Wardana.

Meski demikian, pencabutan ini bukan akhir dari polemik. Secara hukum, pihak investor masih memiliki peluang untuk mengajukan gugatan baru dengan melengkapi seluruh persyaratan administratif yang sebelumnya bermasalah.

Di sisi lain, Pemprov Bali menyatakan siap menghadapi kemungkinan tersebut. Pemerintah menegaskan bahwa setiap kebijakan, termasuk penghentian proyek lift kaca, telah melalui kajian hukum dan prosedur yang berlaku.

Sengketa ini sendiri berakar dari penghentian proyek yang dinilai bermasalah secara perizinan dan tata ruang. Pemerintah menilai pembangunan yang menyentuh kawasan tebing hingga laut membutuhkan izin lebih kompleks, termasuk kewenangan provinsi dan pusat.

Dengan gugatan yang gugur di tahap awal ini, Pemprov Bali untuk sementara berada di atas angin. Namun, pertarungan hukum sesungguhnya bisa saja kembali bergulir—jika pihak investor memilih kembali ke meja hijau dengan berkas yang lebih solid.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Bali Nyoman Giri Prasta Ngayah dalam Rangkaian Karya di Pura Puseh Desa Adat Kuta

    Wagub Bali Nyoman Giri Prasta Ngayah dalam Rangkaian Karya di Pura Puseh Desa Adat Kuta

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta menghadiri sekaligus ngayah dalam rangkaian karya di Pura Puseh Desa Adat Kuta, Jumat (6/3). Kehadiran Wagub Bali tersebut menjadi bagian dari prosesi sakral yang dilaksanakan krama desa adat setempat. Dalam kesempatan itu, Giri Prasta menegaskan pentingnya dukungan pemerintah terhadap keberlangsungan kegiatan adat dan keagamaan masyarakat Hindu […]

  • Buang Sampah Sembarangan di Keramas Kena Denda, Pemdes Pasang CCTV di Titik Rawan

    Buang Sampah Sembarangan di Keramas Kena Denda, Pemdes Pasang CCTV di Titik Rawan

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    GIANYAR, Matakompas.com |  Pemerintah Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, semakin serius menjaga kebersihan dan keharmonisan lingkungan. Menyusul maraknya pembuangan sampah sembarangan, terutama di wilayah barat Patung Hanoman, Pemdes Keramas menerapkan sanksi tegas berupa denda serta kewajiban membersihkan lokasi sampah bagi para pelanggar. Kebijakan tersebut merupakan implementasi dari Peraturan Desa (Perdes) yang telah disepakati bersama. […]

  • Polresta Cirebon Gelar Patroli Gabungan Skala Besar untuk Ciptakan Situasi Kamtibmas Kondusif

    Polresta Cirebon Gelar Patroli Gabungan Skala Besar untuk Ciptakan Situasi Kamtibmas Kondusif

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Jajaran Polresta Cirebin patroli bersekala besar untuk  menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di wilayah hukum Polresta Cirebon, Polresta Cirebon menggelar patroli gabungan skala besar. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas dan memastikan situasi tetap aman serta terkendali di Kabupaten Cirebon. Patroli gabungan ini dipimpin oleh Kabag Ops Polresta […]

  • Bali Mulai Persiapkan Pembangunan PSEL, Gubernur Koster Tinjau Langsung Pematangan Lahan

    Bali Mulai Persiapkan Pembangunan PSEL, Gubernur Koster Tinjau Langsung Pematangan Lahan

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster mendampingi Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Maruli Simanjuntak meninjau Kick Off pematangan lahan lokasi Pengelohan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di lahan milik PT. Pelindo di Pesanggaran, Pedungan – Denpasar pada Jumat (22/5/2026) siang. Tampak juga hadir dalam peninjauan tersebut Bupati Badung, Walikota dan Wakil Walikota Denpasar, Pangdam IX […]

  • Pansus TRAP dan Pangdam IX/Udayana Sepakat Jaga Tata Ruang Bali untuk Generasi Mendatang

    Pansus TRAP dan Pangdam IX/Udayana Sepakat Jaga Tata Ruang Bali untuk Generasi Mendatang

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Komitmen menjaga masa depan Bali kian diperkuat melalui sinergi strategis antara Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali dengan jajaran Komando Daerah Militer IX/Udayana. Dalam audiensi yang digelar Senin (13/4/2026) di Makodam IX/Udayana, Denpasar, kedua pihak menegaskan kesepahaman untuk menjaga tata ruang Bali sebagai warisan bagi generasi […]

  • Warga “Mesadu” ke Pansus TRAP, Dugaan Pembabatan Mangrove Seret BTID di Serangan

    Warga “Mesadu” ke Pansus TRAP, Dugaan Pembabatan Mangrove Seret BTID di Serangan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com  — Suara warga pesisir Serangan akhirnya mencuat di tengah inspeksi mendadak yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali di kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, Kamis (23/4). Dalam momen tersebut, warga secara langsung “mesadu” atau mengadu kepada pansus, mengungkap dugaan kerusakan mangrove yang berdampak pada ruang […]

expand_less