Breaking News
light_mode
Trending Tags

Soroti Devisa Pariwisata, LSM ARUN Bali Ungkap Dugaan Kebocoran Pajak hingga Triliunan Rupiah

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR — Isu kebocoran potensi pendapatan daerah kembali mencuat. Sekretaris LSM ARUN Bali, Anak Agung Gede Agung Aryawan, menyoroti belum optimalnya kontribusi sektor devisa pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Bali.

Dalam pernyataannya pada Jumat, 1 Mei 2026 di Denpasar, ia menegaskan bahwa jika pemerintah daerah serius mengelola devisa, maka pengawasan terhadap peredaran uang hasil penukaran valuta asing oleh wisatawan mancanegara (wisman) harus diperketat.

Menurutnya, aliran devisa yang masuk ke Bali melalui sektor pariwisata sangat besar. Ia mengungkapkan estimasi perputaran uang dari devisa mencapai Rp176 triliun. Dari angka tersebut, seharusnya terdapat potensi pajak sekitar 10 persen atau setara Rp17,6 triliun yang bisa menjadi kontribusi langsung terhadap PAD di Bali.

“Dolar yang ditukarkan menjadi rupiah oleh wisman itu beredar di Bali. Jika dikelola dengan baik, potensi pajaknya sangat besar,” ujarnya.

Namun, ia mempertanyakan realisasi PAD di Bali yang dinilai masih jauh dari potensi tersebut. Padahal, selain dari sektor devisa, pemerintah daerah juga memiliki sumber pendapatan lain seperti pajak kendaraan bermotor, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), serta sektor lainnya.

Kondisi ini, menurut Aryawan, mengindikasikan adanya potensi kebocoran pajak dalam jumlah signifikan yang perlu segera ditelusuri dan ditangani secara serius oleh pemerintah.

“Kalau dibandingkan dengan potensi yang ada, PAD kita masih sangat rendah. Ini patut diduga ada kebocoran pajak yang besar,” tegasnya.

Ia pun mendorong pemerintah daerah bersama instansi terkait untuk meningkatkan sistem pengawasan dan transparansi dalam pengelolaan pajak, khususnya yang berkaitan dengan aktivitas ekonomi dari sektor pariwisata internasional.

Pernyataan ini menambah daftar panjang sorotan terhadap tata kelola keuangan daerah Bali, di tengah tingginya ketergantungan ekonomi pada sektor pariwisata yang selama ini menjadi tulang punggung devisa daerah.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daya Beli Masyarakat NTT Tetap Terjaga, di tengah Fenomena Deflasi Januari 2025

    Daya Beli Masyarakat NTT Tetap Terjaga, di tengah Fenomena Deflasi Januari 2025

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Optimisme masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap kuat di tengah kondisi deflasi pada Januari 2025. Berdasarkan rilis Berita Resmi Statistik BPS Provinsi NTT pada Senin (03/02) Provinsi NTT mengalami defiasi sebesar -0,27% (mtm) atau -0,06% (yoy) pada Januari 2025. Deflasi terutama disebabkan oleh diskon tarif listrik yang diberikan PT Perusahaan Listrik Negara […]

  • Banjir Pancasari Disorot, Proyek Bali Handara dan Investor Rusia Dipertanyakan

    Banjir Pancasari Disorot, Proyek Bali Handara dan Investor Rusia Dipertanyakan

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BULELENG, Matakompas.com | Banjir yang berulang kali melanda Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, kini tak lagi dipandang sebagai sekadar fenomena alam. Sejumlah indikasi mengarah pada aktivitas pembangunan gorong-gorong berukuran besar di kawasan Bali Handara yang diduga menjadi pemicu utama berubahnya aliran air hingga merendam lahan warga. Dugaan tersebut menguat setelah Reydi Nobel, pemilik lahan […]

  • Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polresta Magelang Tanam Jagung Serentak

    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polresta Magelang Tanam Jagung Serentak

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Polresta Magelang Polda Jateng mendukung Program Swasembada Pangan Tahun 2025 dengan turut serta melaksanakan penanaman jagung serentak 1 juta hektar. Kegiatan tingkat Polresta Magelang ini dilaksanakan di Dusun Ngablak RT 01 RW 06 Desa/Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang, Selasa (21/01/2025). Kegiatan dihadiri oleh Kapolresta Magelang Kombes Pol Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar, S.I.K., S.H. dan […]

  • Gubernur Koster Tegaskan Kemasan Produk Arak Bali harus Tertib Gunakan Aksara Bali

    Gubernur Koster Tegaskan Kemasan Produk Arak Bali harus Tertib Gunakan Aksara Bali

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali, Wayan Koster meminta seluruh pelaku usaha arak Bali untuk tertib menggunakan Aksara Bali disetiap kemasan produknya. Hal itu disampaikan Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini saat bertatap muka dengan seluruh pelaku usaha dan koperasi Arak Bali di Gedung Kertha Sabha, Jayasabha, Denpasar pada, Rabu (Buda Paing, Wayang) 11 Maret […]

  • Bersama Warga Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bersihkan Tempat Ibadah di Perbatasan

    Bersama Warga Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bersihkan Tempat Ibadah di Perbatasan

    • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 739
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM  – Sebagai wujud kepedulian terhadap tempat ibadah dan kebersihan lingkungan, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Tembalang bersama warga melaksanakan kegiatan pembersihan Masjid Al Munawaroh di Desa Pembeliangan, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini mencakup pemasangan karpet masjid, pembersihan bagian dalam, serta membersihkan area sekitar masjid. Keterlibatan prajurit Satgas bersama masyarakat setempat mencerminkan semangat […]

  • PT BTID Kura – Kura Serangan Caplok 82 Hektar Hutan Mangrove Tahura

    PT BTID Kura – Kura Serangan Caplok 82 Hektar Hutan Mangrove Tahura

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Kawasan Hutan Mangrove Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, semakin terdesak. Banyak bisnis yang terus menggeser keberadaannya, tanpa memilikirkan fungsi ekologi penting keberadaan benteng hutan mangrove bagi Bali. Data penting terkuak, ternyata PT Bali Turtle Island Development alias Kura – Kura Serengan, ternyata mencaplok 82 hektar Hutan Mangrove Tahura Ngurah Rai. Yang […]

expand_less