Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ketua TP Posyandu Bali Ajak Kader di Dua Kelurahan Denpasar Perkuat Integrasi dan Pengabdian Masyarakat

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, mengajak seluruh kader Posyandu di dua kelurahan di Kota Denpasar untuk memperkuat integrasi lintas sektor dalam pengabdian kepada masyarakat serta turut menyukseskan berbagai program pemerintah. Hal tersebut disampaikannya pada kegiatan Aksi Sosial Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali bertajuk “Membina dan Berbagi” yang berlangsung di Gedung Serbaguna Kelurahan Pemecutan, Kecamatan Denpasar Barat, Senin (4/5).

Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa kehadiran tim pembina tidak hanya membawa semangat, tetapi juga dukungan konkret dari berbagai perangkat daerah, mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas PUPR, hingga Dinas Pendidikan, guna memastikan pelayanan Posyandu berjalan optimal dan menyentuh seluruh aspek kebutuhan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa Posyandu kini telah berkembang dengan mengampu enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), tidak lagi terbatas pada bidang kesehatan seperti sebelumnya. Kondisi ini menuntut peningkatan kapasitas dan jumlah kader agar mampu menjawab tantangan pelayanan yang semakin luas. Untuk itu, pada tahun 2026, TP Posyandu Provinsi Bali akan menyelenggarakan bimbingan teknis (bimtek) sebanyak 16 angkatan, masing-masing diikuti 111 peserta, yang dilaksanakan selama tiga hari dua malam di Bapelkes Pemprov Bali.

“Bimtek ini penting agar kader memahami tugas dan fungsi secara menyeluruh. Bagaimana bisa mengabdi dengan baik jika tidak memahami apa yang dikerjakan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa program Posyandu juga diarahkan untuk mendukung visi dan misi Gubernur Bali, Nangun Sat Kerthi Loka Bali, termasuk dalam penanganan isu lingkungan yang saat ini menjadi perhatian publik, seperti pengelolaan sampah. Melalui kolaborasi dengan TP PKK, berbagai kegiatan inovatif digelar, seperti lomba kebersihan tingkat sekolah, lomba telajakan bersih, serta gerakan kulkul PKK Posyandu untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Seluruh program tersebut diharapkan dapat dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat provinsi hingga desa/kelurahan, sehingga mampu berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris I TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, yang mewakili Ketua TP Posyandu Kota Denpasar, menyampaikan bahwa kegiatan ini menyasar 98 kader dari Kelurahan Pemecutan dan Peguyangan yang bergerak di bidang layanan kesehatan dan pendidikan. Di Kelurahan Pemecutan terdapat 14 kelompok Posyandu, sementara Peguyangan memiliki 13 kelompok yang telah melayani enam SPM.

Secara keseluruhan, Kota Denpasar memiliki 459 kelompok Posyandu dengan jumlah kader mencapai 4.011 orang. Setiap kelompok juga telah memiliki surat keputusan (SK) dari perbekel atau lurah setempat.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pembinaan berkelanjutan dari TP Posyandu Provinsi Bali. Menurutnya, TP Posyandu Kota Denpasar siap terus bersinergi dan mendukung penuh program-program provinsi dalam upaya membantu masyarakat.

“Kami sebagai tim pembina di daerah akan terus bergerak bersama, memperkuat kolaborasi untuk mewujudkan Posyandu era baru yang lebih adaptif, terpadu, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Tidak jauh berbeda dengan lokasi pertama, di Kelurahan Peguyangan, Denpasar Utara, Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali juga menyerahkan bantuan sembako berupa 30 kilogram beras, dua krat telur, dua kotak susu, serta majalah bina Posyandu kepada masing-masing kader TP Posyandu Denpasar Utara yang berjumlah 78 orang.

Keberhasilan Posyandu dinilai akan mempercepat pelayanan dasar kepada masyarakat menuju kesejahteraan yang lebih baik.

Khusus di bidang kesehatan, pelayanan Posyandu kini tidak hanya berfokus pada layanan lansia, balita, dan kegiatan penimbangan semata. Bidang kesehatan juga memfokuskan perhatian pada siklus hidup masyarakat, termasuk deteksi dini terhadap berbagai gangguan kesehatan.

Dalam hal ini, kader Posyandu memiliki peran penting untuk merujuk masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan ke fasilitas layanan kesehatan dengan tingkat pelayanan dan kelengkapan peralatan yang lebih memadai, seperti puskesmas maupun rumah sakit.

“Setiap masyarakat dapat menyampaikan permasalahan yang terjadi di sekitarnya sesuai dengan bidang yang ditangani oleh masing-masing kader.”

Ibu Putri Koster menegaskan bahwa setiap permasalahan yang ditemukan wajib dicatat dan disampaikan kepada pengurus TP Posyandu untuk selanjutnya ditentukan persyaratan tindak lanjutnya.

Namun, data dan kondisi masyarakat yang dilaporkan harus benar-benar jelas dan sesuai dengan keadaan di lapangan agar tidak menimbulkan pemborosan maupun ketidaksesuaian dalam penanganan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Dugaan Kekerasan Seksual KDTA Naik ke Penyidikan, Kuasa Hukum Soroti Trauma Korban dan Masa Depan yang Terganggu

    Kasus Dugaan Kekerasan Seksual KDTA Naik ke Penyidikan, Kuasa Hukum Soroti Trauma Korban dan Masa Depan yang Terganggu

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    TABANAN | Penanganan perkara dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan KDTA (22), peserta Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Dewi Baruna Amerta Sari, Kabupaten Tabanan, memasuki babak baru. Perkara yang dilaporkan ke Polres Tabanan pada 3 Juli 2026 melalui Laporan Nomor STP/213.a/VII/2026/SPKT/POLRES TBN/POLDA BALI tersebut kini telah naik ke tahap penyidikan. Kepastian itu ditandai dengan diterbitkannya Surat Pemberitahuan […]

  • Harmoni Pendekatan Adat, Humanis, dan Profesional, LPD Desa Adat Peliatan Sukses Tekan Kredit Macet Rp 30 Miliar dalam 8 Bulan

    Harmoni Pendekatan Adat, Humanis, dan Profesional, LPD Desa Adat Peliatan Sukses Tekan Kredit Macet Rp 30 Miliar dalam 8 Bulan

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    GIANYAR, Matakompas.com – Sebuah kabar menggembirakan datang dari LPD Desa Adat Peliatan. Melalui kerja keras, kekompakan tim, serta pendekatan humanis dan berlandaskan adat, lembaga keuangan kerakyatan ini berhasil menyelesaikan kredit macet hingga Rp30 miliar hanya dalam waktu 8 bulan sebuah pencapaian besar yang jarang terlihat dalam dunia perkreditan desa adat di Bali. Padahal, pada April […]

  • Rumah Bos Bakso, Disantroni Maling di Siang Bolong

    Rumah Bos Bakso, Disantroni Maling di Siang Bolong

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.162
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Kejahatan bisa terjadi dimana saja, kapan saja dan dalam kondisi apapun. Dibulan Ramadhan yang suci ini seseorang yang sudah mempunyai niat jahat tidak mengenal waktu dan situasi. Meskipun situasi di siang hari sekitar pukul 10:30 WIB, Kamis (13/03/2025) maling berhasil menggasak perhiasan emas dan uang belasan juta rupiah milik Mas Tenno (40) […]

  • Menjaga Adi Luhung Kebudayaan Bali, Gubernur Koster Terbitkan Pergub Baru Perkuat Pembelajaran Bahasa dan Kearifan Lokal

    Menjaga Adi Luhung Kebudayaan Bali, Gubernur Koster Terbitkan Pergub Baru Perkuat Pembelajaran Bahasa dan Kearifan Lokal

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya, bahasa, dan nilai-nilai kearifan lokal Bali melalui pengundangan Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 7 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Mata Pelajaran Muatan Lokal pada Pendidikan Formal dan Pendidikan Berbasis Masyarakat. Regulasi yang ditetapkan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, menjadi langkah strategis dalam memperkuat […]

  • Mewakili Ketua DPRD Bali, Agung Suyoga Hadiri Penanaman Mangrove Bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Gubernur Koster

    Mewakili Ketua DPRD Bali, Agung Suyoga Hadiri Penanaman Mangrove Bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Gubernur Koster

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 102
    • 0Komentar

    DENPASAR – Mewakili Ketua DPRD Provinsi Bali, Anak Agung Gede Agung Suyoga menghadiri aksi penanaman mangrove yang dipimpin Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Mohammad Jumhur Hidayat bersama Gubernur Bali Wayan Koster di kawasan Mangrove Arboretum Park, Pedungan, Denpasar Selatan, Rabu (10/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia […]

  • Diduga Beroperasi Tanpa Ijin Lengkap, LSM Jarrak Jembrana Laporkan PT BMS ke DPRD Jembrana

    Diduga Beroperasi Tanpa Ijin Lengkap, LSM Jarrak Jembrana Laporkan PT BMS ke DPRD Jembrana

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    JEMBRANA, Matakompas.com ! Diduga perijinan belum lengkap, DPC LSM Jarrak Jembrana melaporkan keberadaan PT. Balindo Marino Services (BMS) ke DPRD Jembrana. Surat laporan resmi ke DPRD Jembrana tersebut disampaikan langsung oleh Ketua LSM Jarrak Jembrana Dian Risdianto bersama Sekretaris I Putu Sumadi Erlangga,SE, Kamis 4 Desember 2025 lalu, diterima oleh sekretariat DPRD Jembrana. Ditemui usai […]

expand_less