Breaking News
light_mode
Trending Tags

Wayan Koster Kobarkan Semangat Pendidikan di HUT SMKN 3 Kintamani, Ungkap Perjuangan dari Buruh hingga Gubernur Bali

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANGLI – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-17 SMKN 3 Kintamani yang berlangsung di Desa Dausa, Kintamani, Bangli, Senin (11/5). Kehadiran Gubernur Koster didampingi Sang Nyoman Sedana Arta serta dua mantan Bupati Bangli, I Nengah Arnawa dan Made Gianyar, disambut hangat ribuan siswa, guru, serta masyarakat setempat.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, Wayan Koster tidak hanya memberikan arahan sebagai kepala daerah, tetapi juga membagikan kisah hidupnya yang penuh perjuangan sejak kecil. Di hadapan para siswa, Koster mengenang masa kecilnya yang tumbuh dalam keterbatasan ekonomi di desa.

Ia mengaku sejak duduk di bangku kelas 4 SD sudah bekerja membantu orang tua, mulai dari memburuh nyangkul, membajak sawah, hingga mengangkut bata merah dan bahan bangunan dengan berjalan kaki sejauh tiga kilometer. Kehidupan keluarga saat itu sangat sederhana, bahkan makanan sehari-hari hanya ubi, talas, dan singkong.

“Waktu SD kelas 4 saya sudah bekerja membantu keluarga. Semua hasil kerja tidak pernah saya pakai sendiri, langsung diserahkan ke ibu untuk biaya sekolah,” ungkap Koster.

Koster mengatakan kehidupan keras yang dijalaninya sejak kecil justru membentuk karakter disiplin dan mental kuat. Dari lima bersaudara, hanya dirinya yang mampu menempuh pendidikan hingga perguruan tinggi karena keterbatasan biaya keluarga.

Namun keterbatasan itu tidak mematahkan semangatnya. Berbekal kemampuan akademik di bidang matematika, fisika, dan kimia, Koster diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) meski harus berangkat dengan bekal hasil menjual ayam, anak sapi, serta bantuan kerabat.

Untuk bertahan hidup di Bandung, ia mengajar les privat matematika sambil kuliah. Dari penghasilan itulah ia membiayai hidupnya, bahkan membantu keluarganya di kampung.

“Kalau hidup susah jangan menyerah. Saya bisa sampai di titik ini karena kerja keras, disiplin, dan ditolong banyak orang baik,” ujarnya disambut tepuk tangan para siswa.

*Koster Tak Ingin Anak Bali Putus Sekolah*

Dalam kesempatan tersebut, Koster juga menegaskan bahwa perhatian besarnya terhadap sektor pendidikan lahir dari pengalaman hidupnya sendiri. Ia mengaku tidak ingin ada anak-anak desa di Bali yang putus sekolah hanya karena tidak memiliki biaya.

Karena itu, saat menjadi anggota DPR RI, dirinya aktif memperjuangkan berbagai kebijakan pendidikan nasional, mulai dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS), bantuan siswa miskin, hingga penyusunan regulasi kesejahteraan guru dan dosen yang melahirkan tunjangan profesi guru.

“Guru-guru sekarang yang mendapat tunjangan profesi itu lahir dari perjuangan panjang. Dari nol menyusun konsepnya,” kata Koster.

Menurutnya, pendidikan merupakan jalan utama memutus rantai kemiskinan dan membangun masa depan bangsa. Ia juga menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan di Bali, termasuk perjuangannya menghadirkan minimal satu SMA dan satu SMK di setiap kecamatan.

Koster menyebut pembangunan sekolah di desa bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang membangun sumber daya manusia Bali yang unggul dan berdaya saing global.

Dalam arahannya kepada siswa, Koster memberi motivasi agar generasi muda Bali tidak minder berasal dari desa. Ia menilai lulusan SMK kini memiliki peluang besar bekerja di dunia internasional, terutama di sektor pariwisata dan hospitality.

Ia mengapresiasi perkembangan SMKN 3 Kintamani yang kini memiliki hampir 900 siswa dengan jurusan-jurusan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

“Jurusan hotel dan restoran ini sangat cocok karena Kintamani adalah kawasan wisata internasional,” ujarnya.

Menurut Koster, banyak lulusan sekolah vokasi Bali kini bekerja di Jepang, Korea Selatan, Eropa hingga kapal pesiar internasional. Ia menilai anak-anak Bali memiliki karakter unggul seperti disiplin, jujur, dan cepat beradaptasi sehingga sangat dihargai di luar negeri.

“Anak-anak Bali di mana pun bekerja selalu dinilai baik. Mereka disiplin, jujur, dan mau bekerja keras,” katanya.

Ia pun meminta para siswa serius mempersiapkan diri sejak dini dengan memperkuat keterampilan dan kemampuan bahasa asing seperti Bahasa Inggris, Jepang, Korea, maupun Mandarin.

“Kekayaan yang tidak pernah habis adalah ilmu pengetahuan,” tegasnya.

Dalam suasana yang hangat dan penuh canda, Koster juga sempat memanggil para siswa yang memiliki nama depan Komang dan Ketut. Momen tersebut menjadi perhatian karena Koster menegaskan pentingnya menjaga identitas budaya Bali, termasuk keberlangsungan sistem penamaan tradisional Bali yang berkaitan dengan kelahiran anak.

Sebagai bentuk kepeduliannya terhadap keberlangsungan keluarga Bali dengan empat keturunan, Koster secara pribadi menyerahkan santunan kepada siswa dengan urutan kelahiran anak ketiga yakni Komang dan anak keempat yakni Ketut. Bantuan tersebut diberikan langsung di hadapan para siswa dan guru yang hadir.

“Gunakan ini untuk membeli buku-buku pelajaran ya anak-anak,” ujar Koster.

Ucapan tersebut langsung dijawab kompak oleh para siswa penerima bantuan dengan kata “Iya”, yang disambut tepuk tangan dan senyum hangat para hadirin. Momen sederhana itu menghadirkan suasana emosional sekaligus memperlihatkan kedekatan Koster dengan generasi muda Bali.

Di akhir sambutannya, Koster meminta pihak sekolah terus meningkatkan kualitas pendidikan agar SMKN 3 Kintamani berkembang menjadi sekolah vokasi terbaik di Bali. Ia bahkan meminta berbagai kebutuhan pembangunan sekolah segera diajukan untuk diprogramkan pada tahun mendatang.

*Kepsek SMKN3: Koster Peduli Bangun Pendidikan Bangli Sejak Duduk di DPR RI*

Sementara itu, Kepala SMKN 3 Kintamani, I Komang Widiada, menyampaikan bahwa keberadaan sekolah tersebut lahir dari perjuangan masyarakat serta dukungan banyak pihak yang peduli terhadap pendidikan di Kintamani, termasuk peran Wayan Koster saat masih berada di legislatif.

 “Sejarah berdirinya SMKN 3 Kintamani adalah karena ada orang-orang baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perkembangan sekolah berlangsung sangat pesat. Dari awal berdiri dengan sekitar 119 siswa, kini jumlah peserta didik mencapai 897 orang dan banyak lulusan telah bekerja di luar negeri maupun menjadi wirausaha mandiri.(*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Investor Lift Kaca Pantai Kelingking Lakukan Pelanggaran Berat, Gubernur Koster: Stop dan Bongkar

    Investor Lift Kaca Pantai Kelingking Lakukan Pelanggaran Berat, Gubernur Koster: Stop dan Bongkar

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DENPASAR-Gubernur Bali Wayan Koster mengambil sikap tegas terhadap proyek pembangunan lift kaca di kawasan Pantai Kelingking, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung yang belakangan menuai polemik. Setelah melakukan kajian dan menemukan pelanggaran sangat berat, Gubernur Koster memerintahkan penyetopan dan pembongkaran lift kaca yang saat ini tengah dalam proses pengerjaan. Selain penyetopan dan pembongkaran proyek, pihak penyelenggara juga […]

  • KPK Geledah Kantor KONI dan Rumah Anggota DPD RI Terkait Korupsi Dana APBD

    KPK Geledah Kantor KONI dan Rumah Anggota DPD RI Terkait Korupsi Dana APBD

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    SURABAYA,JARRAKPOS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor KONI Jawa Timur di Surabaya sebagai bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi dana hibah kelompok masyarakat (pokmas) yang bersumber dari APBD Jatim 2021-2022. Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, membenarkan adanya penggeledahan dan menyebutkan bahwa detail lebih lanjut akan disampaikan setelah kegiatan selesai. Selasa,(15/4/2025). Sebelumnya, KPK juga menggeledah […]

  • Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polresta Magelang Tanam Jagung Serentak

    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polresta Magelang Tanam Jagung Serentak

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 174
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Polresta Magelang Polda Jateng mendukung Program Swasembada Pangan Tahun 2025 dengan turut serta melaksanakan penanaman jagung serentak 1 juta hektar. Kegiatan tingkat Polresta Magelang ini dilaksanakan di Dusun Ngablak RT 01 RW 06 Desa/Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang, Selasa (21/01/2025). Kegiatan dihadiri oleh Kapolresta Magelang Kombes Pol Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar, S.I.K., S.H. dan […]

  • Mengabdi 36 Tahun untuk Masjid, H. Sanusi Justru Dituduh Menggelapkan

    Mengabdi 36 Tahun untuk Masjid, H. Sanusi Justru Dituduh Menggelapkan

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta – Langkahnya kini tergontai, tenaganya sudah tak sekuat masa muda, namun tekadnya menjaga amanah tetap teguh berdiri. H. Sanusi, pria berusia 83 tahun, telah mencurahkan waktu, pikiran, dan tenaga selama lebih dari tiga dekade untuk membangun serta merawat Masjid Baitul Muhklisin di kawasan Karet Semanggi, Jakarta Selatan. Namun perjuangan mulia itu justru berujung […]

  • Tim Raga Polres Dumai Gagalkan Peredaran Ganja di Jalan Bahtera, Dua Tersangka Diciduk

    Tim Raga Polres Dumai Gagalkan Peredaran Ganja di Jalan Bahtera, Dua Tersangka Diciduk

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DUMAI,MATAKOMPAS.COM – Tim Raga Polres Dumai dan Satres Narkoba Polres Dumai berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis daun ganja kering di wilayah Dumai Barat. Dalam operasi tangkap tangan tersebut, petugas mengamankan dua orang tersangka beserta barang bukti ganja dengan berat kotor sekitar 300 gram. Kedua tersangka yang diamankan adalah EDP (40), seorang karyawan swasta, dan FH […]

  • Lapas Sukamiskin Bersinergi dengan PMI Kota BAndung Adakan Aksi Donor Darah

    Lapas Sukamiskin Bersinergi dengan PMI Kota BAndung Adakan Aksi Donor Darah

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Bandung, jarrakpos.com | Lapas Sukamiskin bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung adakan Aksi donor darah rutin pada Senin, (03/02/2025). Aksi donor darah dilaksanakan dalam rangka mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan mengenai Bakti Sosial dengan sasaran masyarakat di sekitar UPT Pemasyarakatan dan sebagai wujud cinta tanah air dan peduli terhadap sesama. […]

expand_less